Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Diplomasi Internasional Gubernur Wayan Koster Dapat Dukungan Lembaga Internasional Percepat Visi ‘‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali‘‘

Laconic Infrastructure Partners, WRI, Wolrd Bank Group, USAID, MCC, & Bloomberg Philanthropies Dukung Program Ramah Lingkungan Gubernur Koster

Loading

BALIILU Tayang

:

koster
Diplomasi internasional Gubernur Wayan Koster di Washington, D.C dan New York, Amerika Serikat usai Wayan Koster menjadi pembicara di Wolrd Bank Group tentang Transforming Transportation dengan memaparkan materi Filosofi Nangun Sat Kerthi Loka Bali untuk Ketahanan Transportasi (Transportasi Cerdas, Berkelanjutan, dan Tangguh). (Foto: ist)

Washington, D.C. dan New York, Amerika Serikat, baliilu.com –  Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang digagas Gubernur Bali Wayan Koster untuk membangun Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru dalam sejarah mendapatkan apresiasi dan dukungan dari lembaga internasional, saat Murdaning Jagat Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini melakukan diplomasi internasional dengan Laconic Infrastructure Partners, World Resources Institute (WRI), Bank Dunia/ Wolrd Bank Group, United States Agency for International Development (USAID), Millennium Challenge Corporation (MCC), dan Bloomberg Philanthropies untuk berpartisipasi mempercepat visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali khususnya di bidang Sistem Pertanian Organik, Bali Mandiri Energi Bersih, Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai, dan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber.

Diplomasi internasional Gubernur Wayan Koster ini dilaksanakan dari tanggal 14 – 16 Maret 2023 di Washington, D.C dan New York, Amerika Serikat, usai Wayan Koster menjadi pembicara di Wolrd Bank Group tentang Transforming Transportation dengan memaparkan materi Filosofi Nangun Sat Kerthi Loka Bali untuk Ketahanan Transportasi (Transportasi Cerdas, Berkelanjutan, dan Tangguh).

Pertemuan dengan Laconic Infrastructure Partners, pada Selasa (Anggara Wage, Matal) 14 Maret 2023 Pukul 20.00 – 22.00 WIB di Hotel Fairmont, Washington, D.C. Amerika Serikat. Gubernur Bali Wayan Koster diterima oleh Chief Executive Officer at Laconic Infrastructure Partners, Andrew Gilmour, Chief Operating Officer at Laconic Infrastructure Partners, Jacob Clayton, dan Team of Policy Experts, Ben Jackson. Hasil pertemuan, Laconic Infrastructure Partners : 1) Mengapresiasi konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali; 2) Konsep ini merupakan warisan adiluhung serta bernilai kearifan lokal Bali (mereka meyakini, konsep ini bukan dari Barat); 3) Berpandangan bahwa konsep Barat tidak selamanya bisa diterapkan di negara lain, termasuk di Bali; 4) Menilai Program Sistem Pertanian Organik memberi peluang untuk mengkapitalisasi dampak dekarbonisasi tanpa merusak alam, tanpa biaya tambahan apa pun; 5) Berkomitmen untuk bekerjasama dalam pengembangan program dekarbonisasi dan mengakses Pasar Perdagangan Karbon dengan resiko seminimal mungkin kepada Pemerintah Provinsi Bali dan memastikan pembeli karbon sudah melakukan kontrak pembelian jangka panjang 5-10 tahun sebelum program mulai dilaksanakan; 6) Akan menindaklanjuti kerja sama melalui Bali Development Fund sesuai arahan Gubernur Bali dengan target memulai pelaksanaan kerja sama di bulan Juli 2023; dan 7) Melaksanakan pengolahan data, dan data yang dihasilkan dari kerja sama dekarbonisasi akan menjadi hak yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Bali.

Baca Juga  Update Covid-19 (20/1) di Bali, Kasus Positif Tertinggi Dalam Sehari Tembus 494 Orang
koster
Diplomasi internasional Gubernur Wayan Koster di Washington, D.C dan New York, Amerika Serikat. (Foto: ist)

Pertemuan dengan World Resources Institute (WRI), pada Rabu (Buda Kliwon, Matal) 15 Maret 2023 Pukul 08.30 – 09.00 WIB di Gedung World Bank Group, Washington, D.C. Amerika Serikat. Gubernur Bali Wayan Koster diterima oleh President & CEO World Resources Institute, Aniruddha Dasgupta, Global Director WRI Cross Center for Sustainable Cities, Roger Van Den Berg, dan Country Director WRI Indonesia, Dr. Nirarta Samadhi. Hasil pertemuan, World Resources Institute : 1) Mengapresiasi visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali; 2) Membantu pencapaian Net Zero Emissions (NZE) Provinsi Bali tahun 2045 untuk sektor energi dan pemanfaatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), atau lebih cepat dari target nasional yang akan dicapai pada tahun 2060; 3) Mendukung penyiapan smart city di Kota Denpasar dan sekitarnya; dan 4) WRI Ross Center akan membantu upaya pengembangan kawasan di Perkotaan dalam kerangka implementasi Sustainable Urban Mobility Plan (SUMP) di Denpasar dan sekitarnya serta sebagai implementasi Pedestrian Oriented Design, dan Zona Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).

Pertemuan dengan jajaran Bank Dunia / Wolrd Bank Group, pada Rabu (Buda Kliwon, Matal) 15 Maret 2023 Pukul 11.30 – 13.00 WIB di Gedung World Bank Group, Washington, D.C. Amerika Serikat. Gubernur Wayan Koster diterima oleh Global Director, Infrastructure Finance, PPPs & Guarantees Global Practice, World Bank, Imad N. Fakhoury, Practice Manager Transport East Asia and Pacific at The World Bank, Benedict Eijbergen, Practice Manager of the PPP Group for the World Bank’s Infrastructure Finance, PPPs & Guarantees (IPG) Group, Fatouma Toure Ibrahima, dan Senior Transport Specialist at the World Bank, Daniel E. Moser. Hasil pertemuan, jajaran Bank Dunia Group : 1) Bank Dunia telah membantu pembangunan 3 unit Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Denpasar melalui Kementrian PUPR Republik Indonesia; 2) Bank Dunia akan membantu menuntaskan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kabupaten lain di Bali; 3) Bank Dunia membantu MassTransit Project untuk mengembangkan dan membiayai sistem angkutan cepat bus di Kota Denpasar; 4) Bank Dunia mempercepat pengembangan program infrastruktur Angkutan Massal Berbasis Bus BRT (Bus Rapid Transit) pada MassTransit Project (Masstrans) bekerjasama dengan beberapa lembaga internasional lainnya, yang sebelumnya masuk pada program fase 2 menjadi ke fase 1. Program MassTransit akan terintegrasi dengan Sistem Layanan Angkutan Antar-Perkotaan dan Antar-Kawasan di Pulau Bali guna mendukung pariwisata dan kebutuhan mobilitas masyarakat Bali; 5) Mempercepat proses konversi sepeda motor berbahan bakar minyak menjadi sepeda motor listrik berbasis baterai; dan 6) Bank Dunia akan menindaklanjuti usulan Gubernur Bali Wayan Koster terkait pembangunan Jalan Lingkar Bali, Pelabuhan, dan Pembangunan Geopark Batur dengan mengagendakan pembahasan secara intensif antara Gubernur Bali dengan Perwakilan Bank Dunia di Jakarta. Selanjutnya akan dilanjutkan dengan pembahasan teknis antara Gubernur Bali dengan World Bank Country Director for Indonesia and Timor-Leste, Satu Kahkonen.

Baca Juga  Berikan Apresiasi, Tim Juru Bicara Unud Gelar Media Gathering dan Awarding Night
koster
Diplomasi internasional Gubernur Wayan Koster di Washington, D.C dan New York, Amerika Serikat. (Foto: ist)

Pertemuan dengan United States Agency for International Development (USAID), pada Rabu (Buda Kliwon, Matal) 15 Maret 2023 Pukul 15.30 – 16.30 WIB di Kantor USAID, Washington, D.C. Amerika Serikat. Gubernur Bali Wayan Koster diterima oleh Acting Deputy Assistant Administrator USAID, Jeffrey Haeni, Energy Advisor USAID, Andrew Fang, dan Deputy Lead, Green Cities Division USAID, Cristina E. Vélez. Hasil pertemuan, United States Agency for International Development (USAID) : 1) Mengapresiasi visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang sangat sesuai dengan kegiatan yang dilaksanakan USAID; 2) Program Sinar yang dilaksanakan oleh USAID di Bali dan di Indonesia sangat sesuai dengan program energi bersih; 3) USAID akan berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan bahwa Program SINAR di Bali supaya disesuaikan dengan program Pemerintah Provinsi Bali, termasuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap; 4) USAID sedang mengembangkan program pengelolaan sampah padat; 5) Merencanakan program adaptasi perubahan iklim di kawasan perkotaan; dan 6) Mengharapkan pembangunan Bali agar diikuti oleh daerah lain.

Pertemuan dengan Millennium Challenge Corporation (MCC), pada Rabu (Buda Kliwon, Matal) 15 Maret 2023 Pukul 17.30 – 18.30 WIB di Kantor MCC, Washington, D.C. Amerika Serikat. Gubernur Bali Wayan Koster diterima oleh Vice President of Compact Operations at the U.S. MCC, Cameron Alford, Deputy Vice President of Europe, Asia, Pacific, and Latin America, Jonathan Brooks, Officer for Indonesia, Martha Bowen, dan Managing Director of Portfolio Administration in the MCC, Amanda Jennings. Hasil pertemuan, Millennium Challenge Corporation (MCC): 1) Program Compact-2 sudah disetujui oleh Kongres Amerika Serikat dan diharapkan Penandatanganan Perjanjian Hibah untuk 5 Provinsi di Indonesia, termasuk Bali dengan total nilai 649 Juta Dolar dapat ditandatangani pada bulan April 2023 mendatang. Untuk Bali diperkirakan akan memperoleh bantuan hibah sekitar 150 Juta Dolar untuk membiayai infrastruktur dan UMKM; 2) Berharap program Compact ini segera dapat dilaksanakan setelah penandatanganan perjanjian hibah; 3) Mengapresiasi visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, visi tersebut sangat sesuai dengan program yang dikembangkan dalam program hibah MCC Compact-2; dan 4) Berharap Gubernur Bali dapat memberikan komitmen dan memimpin langsung pelaksanaan program Hibah MCC compact 2 ini di Bali.

Baca Juga  Kebangkitan Pasemetonan Bali Mula: Bangun Kebersamaan dan Satukan Persepsi Satu Kawitan Ida Bujangga Sakti Luwih Bali

Pertemuan dengan Bloomberg Philanthropies, pada Kamis (Wraspati Umanis, Matal) 16 Maret 2023 Pukul 16.30 – 17.00 WIB di Kantor Bloomberg Philanthropies, New York City, Amerika Serikat. Gubernur Bali Wayan Koster diterima oleh Leads the Environment Program at Bloomberg Philanthropies, Antha N. Williams dan Manages the International Initiatives of the Environment Program at Bloomberg Philanthropies, Ailun Yang. Hasil pertemuan, Bloomberg Philanthropies : 1) Terkesan dengan visi dan kepemimpinan Bapak Gubernur di Bali dengan memiliki ambisi untuk mewujudkan Bali Net Zero Emissions (NZE) serta inisiatif yang dilakukan Gubernur Bali tentang perlindungan laut dari ancaman sampah plastik dan melakukan pembatasan sampah plastik sekali pakai; 2) Kami tertarik untuk bekerjasama dengan pemimpin di dunia, termasuk Bali; 3) Kami berkomitmen untuk mendukung pencapaian Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2045 dengan mengajak pelaku-pelaku bisnis internasional secara bersama-sama mendukung pembiayaan program Gubernur Bali Wayan Koster terkait : a. Net Zero Emissions berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap dan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai; dan b. Membantu percepatan program Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber serta membebaskan laut dari sampah plastik. Metode yang digunakan Bloomberg adalah dengan melakukan penguatan regulasi, mengembangkan jejaring dukungan financial, dan membantu memperkuat dukungan masyarakat melalui sosialisasi serta penguatan public wearnes terhadap percepatan Net Zero Emissions; 4) Kami akan membantu menarik pelaku usaha untuk dijadikan partner dalam mendanai program yang berkaitan dengan PLTS Atap, Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), pengelolaan sampah, dan program kelautan yang berhubungan dengan sampah plastik; 5) Kami juga berkomitmen membantu Pemerintah Provinsi Bali dalam Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai satu pilar transformasi ekonomi Bali yang tertuang pada konsep Ekonomi Kerthi Bali; dan 6) Bloomberg Philanthropies akan menjadikan Bali sebagai model pelaksanaan prakarsa untuk mengantisipasi perubahan iklim, serta model pelaksanaan penguatan ekonomi lokal, dan hal ini akan kami sampaikan dalam pertemuan tingkat tinggi pebisnis global. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

DPRD Badung Gelar Rapat Paripurna Penyampaian PU Fraksi-Fraksi

Soroti Krisis Air Bersih, Dorong Teknologi SWRO hingga Pelebaran Jalan

Loading

Published

on

By

Ketua DPRD Badung Serahkan Dokumen PU Fraksi kepada Bupati
SERAHKAN DOKUMEN: Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menyerahkan dokumen PU Fraksi-Fraksi DPRD Badung kepada Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa pada Rapat Paripurna Ke-10 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor DPRD Badung, Kamis (5/11/2026). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung pada Kamis, 5 November 2026, menggelar Rapat Paripurna Ke-10 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis.

Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor DPRD Badung ini dipimpin oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, didampingi para wakil ketua dan segenap anggota dewan.

Hadir pula dalam rapat tersebut Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I.B. Surya Suamba, pimpinan instansi vertikal, serta sejumlah pejabat daerah.

Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menjelaskan bahwa agenda utama rapat paripurna ini adalah mendengarkan pandangan umum dari tiga fraksi yang ada di DPRD Badung—yakni Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra, dan Fraksi PDI Perjuangan—terhadap empat Raperda, yang meliputi: Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mangutama; Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Bali Mandara; Raperda tentang Pencabutan Perda Nomor 10 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan; dan Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.

Dalam keterangannya usai rapat, Anom Gumanti menyoroti sejumlah catatan penting dari dewan, salah satunya terkait penuntasan krisis air bersih di wilayah Badung Selatan. Dewan mendorong Perumda Air Minum Tirta Mangutama tidak hanya bergantung pada sumber air konvensional, tetapi juga mulai mengkaji penerapan teknologi pengolahan air laut menjadi air bersih (Sea Water Reverse Osmosis / SWRO).

“Ketika melaksanakan penyelesaian kebutuhan air di Badung ini, dewan mendorong agar direksi melaksanakan atau mungkin melakukan teknologi SWRO, artinya bagaimana mengolah air laut untuk bisa menjadi air bersih,” ujar Anom Gumanti.

Baca Juga  Berikan Apresiasi, Tim Juru Bicara Unud Gelar Media Gathering dan Awarding Night

Ia menambahkan, sebelumnya pasokan air di Kuta Selatan hanya mengandalkan Dam Estuari. Dengan adanya tambahan penyertaan modal yang baru, pihak perumda kini berencana mengambil air di wilayah Tukad Mati guna menambah suplai ke wilayah selatan, di samping harapan agar teknologi SWRO dapat segera direalisasikan.

Selain masalah air bersih, rapat paripurna juga menyoroti persoalan infrastruktur dan kemacetan lalu lintas, khususnya di kawasan Kuta Selatan seperti Desa Pecatu. Dewan menerima usulan dari sejumlah fraksi agar jalan-jalan utama yang ada diperlebar atau dijadikan jalur operatif alternatif agar mobilitas pariwisata tidak terganggu.

Di sektor ketenagakerjaan dan keuangan, dewan mencatat adanya usulan untuk mengevaluasi dan meningkatkan nilai Upah Minimum Kabupaten (UMK). Terkait tren peningkatan pendapatan daerah, Anom Gumanti menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik serta perencanaan anggaran yang realistis.

“Intinya bahwa anggaran ini agar bisa tepat guna, tepat sasaran, dan kemudian lagi bisa dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Menutup keterangannya, Anom Gumanti memastikan pihak legislatif akan melakukan pengawasan ketat terhadap penggunaan dana penyertaan modal yang telah disetujui. Evaluasi akan terus dilakukan untuk memastikan kinerja pengelolaan sumber daya manusia dan program kerja benar-benar berada di jalur yang tepat (on the track) serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah selatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung Terima Empat Raperda Strategis, Krisis Air di Bukit Jadi Sorotan Utama

Published

on

By

Fraksi PDI Perjuangan Serahkan Pandangan Umum di DPRD Badung
SERAHKAN DOKUMEN PU FRAKSI: Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung, I Made Rai Wirata, S.H., M.I.Kom menyerahkan Pandangan Umum Fraksi PDI Perjuangan kepada Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti saat Rapat Paripurna Ke-10 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 yang digelar di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor DPRD Badung. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Badung menyatakan dapat menerima empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) untuk selanjutnya ditetapkan menjadi peraturan daerah. Kendati demikian, persetujuan tersebut disertai berbagai catatan, koreksi, serta rekomendasi rinci yang akan dibahas lebih mendalam melalui rapat alat kelengkapan dewan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Sikap politik tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Ke-10 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Badung terhadap empat Raperda strategis. Rapat yang digelar di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor DPRD Badung ini dipimpin oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, didampingi para wakil ketua serta segenap anggota dewan.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I.B. Surya Suamba, pimpinan instansi vertikal, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung, I Made Rai Wirata, S.H., M.I.Kom., memaparkan tanggapan fraksinya terhadap keempat Raperda yang meliputi: Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mangutama; Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Bali Mandara; Raperda tentang Pencabutan Perda Nomor 10 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan; dan Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.

Terkait penyertaan modal kepada Perumda Air Minum Tirta Mangutama sebesar Rp 150 miliar hingga tahun anggaran 2029—dengan alokasi Rp 37 miliar pada APBD 2027—Fraksi PDI Perjuangan menegaskan pentingnya landasan hukum yang kuat guna meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik. Fraksi PDI Perjuangan berharap penambahan modal ini dapat menyelesaikan masalah menahun di wilayah Bali Selatan.

Baca Juga  Teriakan Pak Yan Menggema, Generasi Muda Bali Antusias Sambut Gubernur Koster saat Saksikan Lomba Barong Ket PKB 2025

“Dengan adanya penambahan penyertaan modal ini, kami berharap Direksi Perumda Air Minum Tirta Mangutama mampu mengatasi krisis air di daerah Bukit, seperti Desa Ungasan, Desa Pecatu, dan sekitarnya di Kecamatan Kuta Selatan. Sehingga, tidak ada alasan lagi bagi direksi untuk mengeluhkan kekurangan modal guna menuntaskan krisis air tersebut,” tegas Rai Wirata.

Sementara itu, untuk Raperda penyertaan modal kepada PT Jamkrida Bali Mandara, fraksi menyetujui pemenuhan kewajiban Pemkab Badung pada Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp 10 miliar dari total rencana penyertaan modal Rp 150 miliar hingga 2030.

Terkait Raperda Pencabutan Perda No. 10 Tahun 2010 tentang Administrasi Kependudukan, fraksi menilai substansi aturan tersebut sudah tidak relevan dan berpotensi tumpang tindih. Pengaturan teknis kependudukan skala kabupaten dinilai cukup diatur melalui peraturan kepala daerah.

Rincian APBD Kabupaten Badung Tahun 2027

Dalam pandangannya terhadap Raperda APBD 2027, Fraksi PDI Perjuangan menyoroti pentingnya menjaga stabilitas perekonomian dan keuangan daerah dalam menunjang pelayanan publik. Komposisi keuangan daerah dirancang dengan rincian sebagai berikut: Pendapatan Daerah: dirancang sebesar Rp 11.634.722.053.183,00, yang terdiri atas: Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp 10.904.723.845.178,00, Pendapatan Transfer: Rp 729.998.208.005,00.

Belanja Daerah: Dirancang Rp 13.379.086.523.923,00, yang terdiri atas: Belanja Operasi: Rp 7.009.193.884.288,00, Belanja Modal: Rp 4.310.626.626.071,00, Belanja Tidak Terduga: Rp 145.421.455.883,00, dan Belanja Transfer: Rp 1.913.844.557.681,00.

Penerimaan Pembiayaan Daerah: Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya sebesar Rp 534.528.799.452,00 dan penerimaan pembiayaan utang daerah Rp 2.614.248.087.124,00 (termasuk pinjaman daerah Rp 2.079.719.287.672,00).

Pengeluaran Pembiayaan: Mencakup penyertaan modal pada Perumda Tirta Mangutama (Rp 37 miliar) dan PT Jamkrida Bali Mandara (Rp 10 miliar), serta pembayaran pembiayaan utang daerah sebesar Rp 822.883.616.384,00.

Baca Juga  Pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Laut Sanur Resmi Dimulai, Jaya Negara Berharap Jadi Destinasi Wisata Baru

Usulan Infrastruktur, Penataan Kawasan, dan Evaluasi Kebencanaan

Selain memberikan persetujuan, Fraksi PDI Perjuangan juga menyampaikan sejumlah usulan pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik, di antaranya:

Penuntasan pavingisasi gang, pelebaran serta pengaspalan Jalan Cemongkak menuju Buana Sari, pembuatan akses menurun ke Pantai Labuan Sait, dan pengaspalan Jalan Merpati di Desa Pecatu, Kuta Selatan.

Penataan Pantai Cemagi secara tuntas untuk kepentingan keagamaan, serta kelanjutan program trotoarisasi dari Mengening ke Munggu dan pembangunan jalan alternatif dari Banjar Seseh ke SD 2 Cemagi guna mengurai kemacetan.

Pembebasan lahan di sebelah utara Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala untuk dijadikan ruang terbuka hijau, sarana olahraga, rekreasi keluarga, serta wadah promosi bagi pelaku UMKM lokal.

Di sektor penanggulangan bencana, Fraksi menyampaikan duka mendalam atas tragedi tanah longsor di kawasan glamping eco park Desa Pelaga, Kecamatan Petang. Pemerintah Kabupaten Badung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) didorong untuk segera melakukan penanganan darurat serta mengevaluasi potensi kerawanan bencana alam guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang.

Menutup pandangannya, Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan apresiasi kepada Bupati Badung beserta jajaran eksekutif atas kerja keras dalam mengatasi kemacetan melalui pembukaan akses jalan baru di Kuta Selatan serta koordinasi intensif yang membuat pembahasan penyertaan modal dapat berjalan lebih cepat dari target. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wagub Giri Prasta Tinjau Bedah Rumah di Jembrana, Tekankan Kualitas Bangunan demi Kenyamanan Warga

Bersumber dari Perubahan APBD 2026, Bantuan Rp 75 Juta Diharapkan Hadirkan Hunian Layak bagi Keluarga Kurang Mampu

Loading

Published

on

By

Wagub Giri Prasta Tinjau Program Bedah Rumah di Jembrana
TINJAU BEDAH RUMAH: Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, didampingi Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, meninjau program bedah rumah Pemerintah Provinsi Bali di Kabupaten Jembrana, Kamis (5/11). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jembrana, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, didampingi Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, meninjau program bedah rumah Pemerintah Provinsi Bali di Kabupaten Jembrana, Kamis (5/11).

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah rumah keluarga I Gede Yogi Agus Cahaya di Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi hunian penerima manfaat sekaligus memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.Wagub Giri Prasta Tinjau Program Bedah Rumah di Jembrana

Program bedah rumah tersebut bersumber dari Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bali Tahun Anggaran 2026 dengan nilai bantuan sebesar Rp 75 juta.

Bantuan diperuntukkan bagi pembangunan rumah satu lantai seluas 30 meter persegi yang dilengkapi dua kamar tidur, teras, dan kamar mandi. Pembangunan rumah diharapkan dapat meningkatkan kualitas hunian sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat.

Saat meninjau kediaman I Gede Yogi Agus Cahaya, Wagub Giri Prasta mendapati kondisi rumah yang tergolong tidak layak huni. Salah satu kamar tidur juga difungsikan sebagai dapur, sementara atap genteng mengalami kebocoran dan lantai teras masih berupa tanah.

Kondisi sanitasi rumah tersebut juga belum memadai. Kamar mandi mengalami kerusakan berat dan tidak memiliki atap. Selain itu, rumah keluarga tersebut belum terhubung dengan jaringan air bersih PDAM sehingga masih mengandalkan sumur tradisional untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Melihat kondisi tersebut, Wagub Giri Prasta meminta agar pelaksanaan program bedah rumah benar-benar memperhatikan kualitas bangunan, mulai dari konstruksi hingga kelengkapan fasilitas dasar.

Ia menekankan bahwa pembangunan rumah tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik, tetapi juga harus memastikan hunian yang dihasilkan layak ditempati serta mampu memberikan rasa aman, sehat, dan nyaman bagi penghuninya.

Baca Juga  Update Covid-19 (4/11) Kota Denpasar, Jumlah Pasien Sembuh Capai 3.058 Orang atau 92,80 Persen

I Dewa Ayu Putu Mega Ariantini, istri I Gede Yogi Agus Cahaya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan bedah rumah yang diterima keluarganya. Ia mewakili suaminya yang saat kunjungan berlangsung masih bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Matur suksma, Bapak Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, atas bantuan bedah rumahnya. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi keluarga kami,” ungkapnya saat berdialog dengan Wagub Giri Prasta dan Bupati Jembrana.

Dalam kesehariannya, I Dewa Ayu Putu Mega Ariantini bekerja membuat perlengkapan upakara berupa tamas, sedangkan suaminya bekerja serabutan. Keduanya berupaya memenuhi kebutuhan keluarga di tengah keterbatasan ekonomi dan kondisi tempat tinggal yang belum layak.

Selain meninjau kondisi rumah, Wagub Giri Prasta juga memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 500.000 kepada Putu Bagus Andi Yoga Sulung, anak pasangan I Gede Yogi Agus Cahaya dan I Dewa Ayu Putu Mega Ariantini.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian sekaligus motivasi agar Putu Bagus, yang saat ini duduk di kelas II SD Negeri Banyubiru, terus rajin belajar dan bersemangat menempuh pendidikan.

Melalui program bedah rumah ini, Pemerintah Provinsi Bali berupaya membantu masyarakat yang masih tinggal di hunian tidak layak, sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga penerima manfaat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca