Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Distan Denpasar Gandeng Yayasan BAWA Sisir Anjing Liar di Kelurahan Serangan, Lakukan Vaksin Rabies dan Sterilisasi

BALIILU Tayang

:

vaksinasi rabies di serangan
LAKUKAN VAKSINASI: Pelaksanaan Vaksinasi Rabies dan Sterilisasi kepada anjing liar di Kelurahan Serangan yang dilaksanakan Dinas Pertanian Denpasar menggandeng Yayasan BAWA, Jumat (17/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pertanian (Distan) getol melaksanakan kegiatan vaksinasi rabies dan sterilisasi terhadap Hewan Penular Rabies (HPR). Kali ini pada Jumat (17/5), Dinas Pertanian Kota Denpasar menggandeng Yayasan BAWA menggelar vaksinasi rabies dan sterilisasi yang menyasar anjing liar di kawasan Kura-Kura Bali (KKB), Kelurahan Serangan.

Kadis Pertanian Kota Denpasar, Anak Agung Gde Bayu Brahmasta saat dikonfirmasi menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi rabies dan sterilisasi rutin digelar. Distan Denpasar menggandeng Yayasan BAWA, yang kali ini menyasar di areal KKB, Kelurahan Serangan. Terlebih lokasi ini menjadi areal acara World Water Forum (WWF), dengan langkah ansitipasi vaksinasi rabies dan sterilisasi menyisir anjing liar dengan jumlah  14 ekor.

“Penyisiran anjing liar diperoleh sebanyak 14 ekor, dilakukan sterilisasi sebanyak 7 ekor, dengan 5 betina dan 2 jantan. Sisanya  7 ekor sudah disterilisasi. Semua anjing dilakukan vaksinasi rabies, dan ditempatkan dalam kandang yang telah disiapkan oleh PT. Kura-Kura Bali menjelang acara WWF pada 18 Mei 2024,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pada tahun 2024 ini, populasi HPR khususnya anjing di Kota Denpasar diprediksi mencapai 82.195 ekor. Dimana dari jumlah ini, pelaksanaan vaksinasi rabies ditargetkan mampu menyasar 90 persen dari total populasi.

“Kami targetkan 90 persen dari prediksi populasi, sekitar 73.975 ekor, tentunya diperlukan kerjasama lintas sektor untuk menjangkau jumlah tersebut,” ujarnya.

Dikatakannya, untuk mendukung pencegahan rabies tersebut, Tim Dinas Pertanian, khususnya Bidang Kesehatan Hewan telah merancang berbagai upaya. Yakni pelaksanaan vaksinasi rabies secara door-to-door ke Desa/Kelurahan serta melaksanakan kontrol populasi dengan sterilisasi anjing liar.

Selain itu, lanjut Gung Bayu, pencegahan kasus rabies juga dilaksanakan dengan Kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) tentang bahaya penyakit rabies dan resiko yang ditimbulkan. Tak hanya itu, juga turut dilaksanakan kegiatan pengawasan lalu lintas HPR serta Pembentukan Tim Siaga Rabies (TISIRA).

Baca Juga  Cegah Penularan Rabies, Kelurahan Padangsambian Giatkan Vaksinasi

“Semoga upaya pencegahan rabies berkelanjutan di Kota Denpasar dapat terus dioptimalkan, terlebih Bali, khususnya Kota Denpasar dikenal sebagai daerah wisata,” ungkap Gung Bayu. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pemerintah Provinsi Bali Ucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81

Published

on

By

Ucapan Dirgahayu RI Ke-81 Pemprov Bali
Ucapan Dirgahayu RI Ke-81 Pemprov Bali. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta mewakili Pemerintah Provinsi Bali mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81. Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur. (bi/*)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Cegah Rabies, Pemkot Denpasar Gelar Vaksinasi pada Hewan Peliharaan Warga
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wagub Giri Prasta Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI di Lapangan Puputan Margarana

Published

on

By

Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta memimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar.
UPACARA PENURUNAN: Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta memimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, Senin (17/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta memimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, Senin (17/8).

Bertindak sebagai pembina upacara, Wagub Giri Prasta mengikuti seluruh rangkaian prosesi yang berlangsung khidmat dan tertib. Dalam kesempatan tersebut, Wagub Giri Prasta didampingi Ny. Seniasih Giri Prasta.

Prosesi penurunan Sang Merah Putih menjadi salah satu momen utama dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI di Bali. Di bawah komando Putu Gaga Pamungkas, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) menjalankan tugas penurunan bendera dengan penuh disiplin.

Tiga anggota Paskibraka yang mendapat kehormatan menurunkan bendera adalah I Komang Agus Dava Santanu Putra dari SMK Pariwisata Triatmajaya Tabanan, I Komang Aris Setiawan dari SMA Negeri 1 Dawan, Klungkung, serta I Gusti Ngurah Agung Avara Satrawan Wibisana dari SMA Negeri 3 Denpasar. Sementara itu, tugas sebagai pembawa baki dipercayakan kepada Vadeline Angelia dari SMA Jembatan Budaya Badung.

Upacara turut dihadiri Ketua DPRD Bali, Sekda Bali, Kasdam yang mewakili Pangdam, Irdam, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bali, Danlanud beserta Ibu, Danlanal beserta Ibu, perwakilan Kajati, perwakilan Kepala BNNP, serta perwakilan Kabinda.

Penurunan bendera Merah Putih menandai berakhirnya rangkaian upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di tingkat Provinsi Bali. Lebih dari sekadar seremoni, momentum tersebut menjadi pengingat akan perjuangan para pahlawan sekaligus pentingnya menjaga semangat persatuan dan nasionalisme dalam mengisi kemerdekaan.

Semangat kemerdekaan diharapkan terus hidup dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta menjadi energi bersama untuk menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (gs/bi)

Baca Juga  FKH Unud Bersama AFKHI dan FAO Laksanakan Percontohan Konsep ‘’One Health’’ Penanganan Rabies di Sanur

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Bacakan Sambutan Menteri pada Pemberian Remisi di Lapas Kerobokan

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan pada Upacara Pemberian Remisi di Lapas Kerobokan, Badung
PEMBERIAN REMISI: Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto pada Upacara Pemberian Remisi Umum bagi narapidana dan Pengurangan Masa Pidana bagi Anak Binaan dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Kerobokan, Badung, Senin (17/8/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto pada Upacara Pemberian Remisi Umum bagi narapidana dan Pengurangan Masa Pidana bagi Anak Binaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Kerobokan, Badung, Senin (17/8/2026).

Dalam sambutan Menteri yang dibacakan Gubernur Koster, disampaikan bahwa peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen dalam mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa. Tahun ini, peringatan kemerdekaan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, yang memiliki makna penting dalam penyelenggaraan Sistem Pemasyarakatan.

Menteri menegaskan, kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran merupakan tiga pilar yang saling berkaitan dalam membangun sistem hukum yang tegas dalam menegakkan aturan, sekaligus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk memperbaiki kehidupannya.

Pada kesempatan tersebut, Menteri menyampaikan bahwa pada tahun 2026 pemerintah memberikan Remisi Umum kepada 173.706 narapidana dan Pengurangan Masa Pidana kepada 1.085 Anak Binaan di seluruh Indonesia. Pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara atas keberhasilan mengikuti proses pembinaan sekaligus bagian dari upaya mempercepat reintegrasi sosial.

Kepada para penerima remisi, Menteri berpesan agar kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk membuka lembaran baru kehidupan. Para warga binaan didorong terus mengikuti program pembinaan, meningkatkan keterampilan, membangun karakter, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi tindak pidana.

Sementara kepada jajaran Pemasyarakatan, Menteri menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme serta membangun budaya kerja yang bersih, transparan, dan bebas dari penyimpangan. Menteri juga menegaskan tidak ada ruang bagi keterlibatan petugas dalam peredaran gelap narkotika, penyalahgunaan wewenang, pungutan liar, penyelundupan barang terlarang maupun berbagai bentuk pelanggaran hukum dan etik.

Baca Juga  Cegah Rabies, Pemkot Denpasar Gelar Vaksinasi pada Hewan Peliharaan Warga

Menteri mengajak seluruh jajaran memperkuat kolaborasi untuk membangun Sistem Pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, humanis, dan berintegritas. Upaya tersebut diharapkan turut memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berkeadilan, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.

Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Bali Dr. Andi Wijata Rival, melaporkan, berdasarkan data pelaksanaan pemberian Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, terdapat sebanyak 3.060 orang narapidana dan Anak Binaan yang mendapatkan Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana di wilayah Bali.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.026 orang telah terealisasi, terdiri atas 2.925 narapidana dan Anak Binaan penerima RU I/PMPI I, serta 101 orang penerima RU II/PMPI II. Selain itu, terdapat 70 warga negara asing (WNA) yang menerima Remisi Umum, terdiri atas 66 orang penerima RU I dan 4 orang penerima RU II.

Kakanwil juga melaporkan bahwa pemberian remisi tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pembinaan dan pemenuhan hak warga binaan pemasyarakatan sesuai ketentuan yang berlaku. Remisi diharapkan menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus mengikuti program pembinaan dan menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.

Pada kesempatan tersebut juga dilalukan Peluncuran Program Bina Prima di Lapas Kelas IIA Kerobokan, yang merupakan strategi pembinaan khusus yang ditujukan bagi warga binaan pasca melakukan pelanggaran tata tertib. Program ini berfokus pada evaluasi, konseling, dan pembinaan karakter agar narapidana tidak mengulangi kesalahan dan bisa kembali mematuhi aturan.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca