Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

POLITIK

Dua Jam Diskusi Wayan Koster dan Agung Gde Agung di Puri Ageng Mengwi, Disambut Hangat Keluarga, Bahas Bali Terkini

BALIILU Tayang

:

koster-giri
BERKUNJUNG KE PURI: Cagub Bali Nomor 2 Wayan Koster yang berpasangan dengan Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri), ketika berkunjung ke Puri Ageng Mengwi Selasa, 15 Oktober 2024. Koster dan tim diterima langsung Penglingsir Puri Ageng Mengwi, Anak Agung Gde Agung dan keluarga puri. (Foto: ist)

Mengwi, Badung, baliilu.com – Calon Gubernur Bali nomor 2 Wayan Koster dan tim Koster-Giri disambut hangat penuh kekeluargaan oleh Penglingsir Puri Ageng Mengwi Anak Agung Gde Agung beserta keluarga Puri, Selasa (15/10/2024) di Mengwi, Badung.

Wayan Koster yang juga Gubernur Bali 2018-2023 didampingi Ketua Tim Pemenangam Koster-Giri Provinsi Bali IGN Kusuma Kelakan (Alit Kelakan).

Tampak Anak Agung Gde Agung yang juga mantan Bupati Badung dua periode ini mengajak Wayan Koster berkeliling Puri Mengwi sembari memperkenalkan  ejumlah bangunan bersejarah di salah satu bekas kerajaan terkuat di Pulau Dewata tersebut.

“Semua bangunan di sini masih menggunakan atap dari ambengan,” tuturnya.

Selain itu, Anak Agung Gde Agung juga menunjukkan lokasi bangunan kamar tempat peristirahatannya.

Anak Agung Gde Agung juga menjelaskan bahwa sebagian lahan puri seluas 18 are dipinjam pakai secara percuma untuk Pasar Adat Mengwi. “Untuk menghidupkan UMKM dan ekonomi kerakyatan di desa,” terang Bupati Badung Dua Dua Periode (2005-2015).

Setelah itu, Calon Gubernur Wayan Koster yang diusung PDI Perjuangan ini disambut pula oleh istri dari Anak Agung Gde Agung.

Koster dan Ketua Tim Koster-Giri diterima di Bale Sumanggen Puri Ageng Mengwi. Tampak   perbincangan penuh keakraban disertai tawa lepas diantara kedua tokoh tersebut.

Wayan Koster pun menanyakan tentang kesehatan mantan Anggota DPD RI dan semua anggota Puri. “Sudah 75 tahun tetap kelihatan bugar,” ujar Koster.

Koster dan Alit Kelakan tiba di Puri Ageng Mengwi pukul 18.00 Wita. Diskusi penuh kekeluargaan antara kedua tokoh Bali ini berlangsung hingga pukul 20.00 Wita.

Sekitar dua jam lamanya, mereka bertukar pikiran tentang sejumlah kondisi dan situasi terkini Bali jelang Pilkada Serentak Bali, Rabu 27 November 2024. Banyak pesan disampaikan langsung kepada Koster dan tim.

Baca Juga  Lestarikan Budaya Bali, Koster-Giri Siap Perjuangkan Rp 500 Juta untuk Desa Adat, Bersumber dari PAD Baru

Keakraban sangat terlihat dengan sajian makanan dan minuman tradisional berupa kacang rebus, pisang kepok, kacang edamame, dan kopi Bali.

Sebagai Gubernur Bali 2018-2023, Koster juga diharapkan tetap menjaga dan melestarikan adat, seni budaya, tradisi dan kearifan lokal di Bali seperti yang selama ini dijalankan Puri Ageng Mengwi.

Hadir juga pengurus PDI Perjuangan yang juga Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack, Anggota DPRD Badung dari PDI Perjuangan Badung, Nyoman Satria.

Setelah dua jam berdiskusi, selanjutnya Penglingsir Puri Ageng Mengwi beserta keluarga besar mengajak Cagub Bali Nomor 2 Wayan Koster beserta tim Koster-Giri mengikuti persembahyangan di Pura Taman Ayun.

Menarik disimak moment ini. Karena situasi pura yang padat pemedek, Agung Gde Agung mengajak Wayan Koster dan rombongan berjalan kaki dari Puri ke Pura. Kendaraan rombongan dan keluarga tetap diparkir di halaman Puri.

Sepanjang jalan menuju Pura, Koster ditemani Agung Gde Agung. Para pedagang antusias melihat kedua tokoh. Bahkan, terdengar suara dukungan dari para pedagang sate babi. Pekikan terdengar yang berbunyi, lanjutkan perjuangan Pak (Koster). Maju terus, begitu seruannya. Koster mendekati para pedagang dan memberi salam dengan menyatukan kedua telapak, kemudian menunjukkan simbol dua jari.

Selain itu, Koster juga memberi salam kepada para pemedek yang berpapasan saat masuk ke area Pura. Pria asal Sembiran ini juga melayani permintaan foto dan selfie. Hadir juga pasangan calon Bupati Badung Nomor 2 Adi Arnawa dan Bagus Alit Sucipta (Adi-Cipta).

Setelah persembahyangan, tim Koster-Giri dan Adi-Cipta dijamu makan oleh keluarga Puri di salah satu area Pura Taman Ayun. Setelah itu, rombongan meninggalkan Pura dan Puri. (*/gs)

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Pimpin Rapat ‘’Karya Pemelaspasan’’ Pura Punduk Dawa

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POLITIK

Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta Buka Musancab Se-Badung

Published

on

By

dpc badung
MUSANCAB: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta berfoto bersama usai membuka Musancab PDI-P se-Kabupaten Badung di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung yang dilaksanakan di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1).

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Wayan Adi Arnawa, Bendahara DPC PDI Perjuangan Badung Bagus Alit Sucipta beserta seluruh fraksi dan pengurus PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung.

Musancab merupakan agenda penting partai dalam rangka konsolidasi organisasi dan penguatan struktur kepengurusan di tingkat anak cabang. Kegiatan ini juga menjadi wadah evaluasi kinerja organisasi sekaligus penyusunan langkah strategis partai ke depan.

Dalam arahannya, I Nyoman Giri Prasta menekankan pentingnya soliditas, kedisiplinan, serta loyalitas kader terhadap garis perjuangan partai. Ia menyampaikan bahwa kekuatan PDI Perjuangan terletak pada kerja gotong-royong dan kedekatan kader dengan rakyat, sehingga seluruh jajaran partai diharapkan terus hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi rakyat secara konsisten.

“Saya ingatkan agar Musancab tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan kepengurusan anak cabang yang kuat, solid, dan siap bekerja untuk membesarkan partai serta mengawal program-program kerakyatan. Saya harapkan agar kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen PDI Perjuangan dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Rapat Koordinasi PDIP di Bali, Megawati Bakar Semangat Kader
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Pertemuan Koster dan De Gadjah Penuh Kekeluargaan

Ajak Krama Bali Bersatu Dukung Pembangunan Pro Rakyat

Loading

Published

on

By

koster de gadjah
PERTEMUAN: Pertemuan Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster dengan cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025 di Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster akhirnya menepati janji untuk bertemu cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025. Gubernur Koster mendatangi kediaman De Gadjah di Denpasar. Pertemuan kedua tokoh politik Bali ini dilakukan penuh kekeluargaan.

Jalinan persahabatan, kekeluargaan, penuh ramah, dan canda tampak dalam diskusi yang berlangsung dua jam itu. Gubernur Koster dan De Gadjah yang juga Ketua DPD Gerindra Bali mengajak agar krama Bali bersatu dan kondusif sehingga pembangunan Bali ke depan berjalan lancar, nyaman dan sukses.

“Pertemuan hanya berdua sebagai sesama sahabat, sifatnya kekeluargaan, ramah, dan penuh canda sama seperti suasana sebelum Pilkada 2024, karena memang berdua bersahabat baik sejak lama,” kata Gubernur Koster usai pertemuan.

Dalam durasi waktu pertemuan selama dua jam itu, Koster dan De Gadjah juga santap siang bersama dan ngopi bareng. Suasananya terasa begitu hidup dan bersemangat.

“Suasana menjadi semakin hidup, karena ngobrol sambil menikmati hidangan kopi dan nasi goreng,” tambah Ketua DPD PDIP Bali ini.

De Gadjah secara langsung mengucapkan selamat kepada Wayan Koster atas terpilihnya sebagai Gubernur Bali lima tahun. Moment ini digunakan untuk penyampaian langsung meski sebelumnya telah disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp pada 27 November 2024 lalu.

Kemudian, baik Koster dan De Gadjah sepakat dan berkomitmen Pilkada telah selesai, dan saatnya masyarakat Bali diajak bersatu, agar Bali kondusif. Krama Bali juga diajak untuk mendukung program pembangunan Bali ke depan agar berjalan sesuai harapan bersama.

De Gadjah juga mengaku akan mendukung program kerja Gubernur Koster selama program ini demi kemajuan dan kebaikan Bali. De Gadjah berharap Gubernur Koster berkomitmen menjalankan program-program yang disampaikan saat kampanye dan simakrama bersama krama Bali.

Baca Juga  Rapat Koordinasi PDIP di Bali, Megawati Bakar Semangat Kader

Gubernur Koster juga menyampaikan, keduanya sepakat segera mengatasi masalah serius dan mendesak di Bali, seperti sampah, macet, infrastruktur dan air. Serta sangat mendukung pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi agar bisa terlaksana ke depan. (*/gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Komisi II Bersama Mitra Segera Bahas Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada 2024

Published

on

By

jadwal pelantikan kepala daerah
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda. (Foto : dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan pihaknya akan membahas tentang jadwal pelantikan Kepala dan wakil kepala daerah terpilih dalam Pilkada serentak 2024. Pembahasan tersebut akan dilakukan Komisi II bersama dengan mitra, yaitu Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mendatang.

“Komisi II DPR RI akan segera mengundang saudara Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP untuk merumuskan opsi-opsi pelantikan sebagaimana yang kita tahu,” kata Rifqinizamy kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Dijelaskannya, ada dua opsi usulan jadwal pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024, baik kepala daerah terpilih yang bersengketa maupun yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Pertama, pelantikan seluruh kepala daerah terpilih dilaksanakan serentak setelah seluruh putusan MK berkekuatan hukum (incratch). Diperkirakan proses sengketa pilkada di MK akan selesai pada 12 Maret 2025 mendatang.

Selain itu, lanjut Politisi dari Fraksi Partai Nasdem ini, ada opsi kedua di mana pelantikan akan dilaksanakan serentak terlebih dahulu, hanya untuk kepala daerah terpilih yang tidak bersengketa, yakni pada 7 Februari 2025 untuk gubernur dan 10 Februari 2025 untuk bupati dan walikota. Hal itu berdasarkan peraturan presiden yang ada, pelantikan gubernur dan wakil gubernur digelar pada 7 Februari 2025 dan pelantikan bupati-wakil bupati serta walikota-wakil walikota digelar pada 10 Februari 2025.

Meski demikian, Politisi Fraksi Partai NasDem ini mengakui bahwa dinamika menuju proses pelantikan kepala daerah secara serentak hasil Pilkada 2024 terdapat dilema atau problematika hukum. Di mana Putusan MK Nomor 46 Tahun 2024 menyatakan bahwa pelantikan baru bisa dilaksanakan setelah seluruh sengketa di MK selesai atau telah mendapatkan putusan yang berkekuatan hukum, kecuali yang akan melaksanakan pemilihan ulang, penghitungan suara ulang atau pengulangan pilkada karena adanya keadaan mendesak.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Pimpin Rapat ‘’Karya Pemelaspasan’’ Pura Punduk Dawa

Namun, di sisi lain ada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, Pasal 160 dan 160A yang menyebutkan bahwa tahapan pelantikan adalah satu konsekuensi dari penetapan yang dilakukan KPU di provinsi, kabupaten, kota, yang waktunya telah diatur sedemikian rupa.

“Sehingga kalau menunggu putusan MK usai semua pada pertengahan Maret 2024, maka ada kecenderungan juga melanggar dua pasal undang-undang ini,” jelasnya yang dikutip dari laman dpr.go.id. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca