Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Dukung Optimalisasi Pencegahan Stunting, Pemkot Denpasar Serahkan Alat Bantu BKB Kit Stunting

BALIILU Tayang

:

TP PKK
Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana dan Kepala Dinas P2AP3KB Kota Denpasar, I Gusti Agung Sri Wetrawati.saat menyerahkan alat bantu penyuluhan Bina Keluarga Balita (BKB) KIT Stunting, Senin (21/2). (Foto : ist)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas P2AP3KB bersinergi dengan TP. PKK Kota Denpasar menyerahkan alat bantu penyuluhan Bina Keluarga Balita (BKB) KIT Stunting. Bantuan tersebut diserahkan Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara yang tersebar di tiga lokasi, yakni Banjar Abian Kapas, Kelurahan Sumerta. Kemudian lokasi kedua penyerahan dilaksanakan di Banjar Abasan, Kelurahan Dangin Puri Kangin, dan Banjar Kaja, Kelurahan Serangan, Senin (21/8).

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana dan juga Kepala Dinas P2AP3KB Kota Denpasar, I Gusti Agung Sri Wetrawati.

Kepala Dinas P2AP3KB Kota Denpasar, Sri Wetrawati menjelaskan, BKB Kit Stunting adalah sarana atau alat bantu penyuluhan berupa seperangkat alat permainan edukatif dan seperangkat media serta materi yang digunakan kader untuk memberikan penyuluhan kepada keluarga yang mempunyai balita. BKB Kit Stunting ini adalah salah satu upaya untuk meningkatkan penerapan pengasuhan 1000 (seribu) hari pertama kehidupan untuk mencegah dan menurunkan prevalensi angka stunting.

“Hari ini kita menyerahkan di 3 lokasi di Kota Denpasar, dengan menyasar banjar- banjar yang biasanya digunakan untuk penyelenggaraan Posyandu,” ungkapnya.

Sri Wetrawati menambahkan, adapun seperangkat BKB Kit Stunting yang diserahkan adalah, Buku Bahan Penyuluhan, Alat Pantau Tumbuh Kembang Anak  yang terdiri atss Kalender Pengasuhan, Alat Permainan Edukatif, dan juga Media Penyuluhan Bagi Orang Tua.

Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara mengemukakan penyerahan alat bantu BKB Kit Stunting ini merupakan bentuk dukungan terhadap program di Kota Denpasar dalam upaya pembinaan karakter kepada anak-anak. Alat bantu ini diharapkan akan mendukung upaya peningkatan kegiatan pembinaan tumbuh kembang anak melalui pola asuh yang benar.

Baca Juga  Desa Dauh Puri Kauh Buka Bank Sampah Pertiwi Asri

“Semoga pelayanan pendidikan yang kita berikan kepada anak-anak usia dini ini dapat membuat mereka tumbuh dan berkembang secara optimal. Kami di TP PKK Kota Denpasar akan siap untuk bersinergi untuk bersama sama mendukung program pola asuh anak, utamanya untuk pencegahan stunting,” kata Ny. Antari Jaya Negara.

Langkah pencegahan stunting kedepannya, lanjut Ny. Antari Jaya Negara memerlukan pengawasan dan pendidikan dari orang tua.

“Sejalan dengan peningkatan SDM yang cerdas dan berkualitas menjadi tugas dan tanggungjawab kita selaku orang tua,” pungkas Ny. Antari Jaya Negara. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Buka Pelatihan PBB-P2, Sekda Surya Suamba Tegaskan Pentingnya Akurasi Pendataan

Published

on

By

Sekda Surya Suamba Buka Pelatihan PBB-P2 di BDK Denpasar
PELATIHAN: Sekda Surya Suamba membuka Pelatihan Penilaian Optimalisasi Pendapatan Daerah Sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun Anggaran 2026 oleh di Ruang Hybrid Lantai III Gedung BDK Denpasar, Senin (26/10). (Foto: Hms Badung)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung terus berkomitmen memperkuat tata kelola keuangan daerah dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah ini diwujudkan melalui pembukaan Pelatihan Penilaian Optimalisasi Pendapatan Daerah Sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun Anggaran 2026 oleh Sekda Badung IB Surya Suamba di Ruang Hybrid Lantai III Gedung BDK Denpasar, Senin (26/10).

Pelatihan hasil kerja sama BKPSDM Badung dengan Balai Diklat Keuangan (BDK) Denpasar ini diikuti 40 peserta dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Badung. Ajang ini bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur dalam menggali potensi perpajakan, memperbarui basis data, serta mengoptimalkan sistem pemungutan demi mendukung kemandirian fiskal daerah. Diklat dijadwalkan berlangsung dari 26-30 Oktober 2026.

Dalam arahannya, Sekda Badung Surya Suamba menegaskan pentingnya akurasi pendataan di lapangan. Ia menyoroti tantangan terkait perbedaan kondisi fisik bangunan di lapangan dengan luasan yang tercatat pada basis data PBB-P2. “Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat mengimplementasikan strategi pengelolaan serta penilaian pajak yang presisi di lapangan. Pendataan dan pendataan PBB-P2 yang optimal akan menguatkan pendapatan daerah, yang hasilnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Badung,” ujar Surya Suamba.

Sekda juga mendorong pemanfaatan teknologi serta sinergi lintas instansi, seperti integrasi sistem pendataan tata ruang dan perizinan untuk mempermudah proses verifikasi tanpa menyulitkan masyarakat maupun investor.

Sementara itu, Kepala BDK Denpasar Rakhmindyarto melaporkan pelatihan ini dirancang untuk membekali aparatur dengan teknik penilaian, pemetaan, dan integritas tinggi. Para peserta akan dibimbing langsung oleh tenaga ahli, di antaranya Penilai Pajak Ahli Madya Kanwil DJP Bali Susiana Rahmawati serta Kepala Seksi Pengawasan IV KPP Pratama Badung Utara Koharudin Abdillah. (gs/bi)

Baca Juga  Rapat Paripurna Ke-8 Masa Persidangan I DPRD Denpasar, Walikota Sampaikan LKPJ 2024

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Edukasi Pencegahan Kanker Sejak Dini, Ketua YKI Badung Ajak Siswa SMPN 3 Mengwi Terapkan Pola Hidup CERDIK

Published

on

By

Ketua YKI Badung Beri Pembinaan Kanker di SMPN 3 Mengwi
PEMBINAAN: Ketua YKI Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, melaksanakan Pembinaan Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna di SMP Negeri 3 Mengwi, Senin (26/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, melaksanakan Pembinaan Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) di SMP Negeri 3 Mengwi, Senin (26/10). Kegiatan ini dirangkaikan dengan peringatan HUT Ke-44 sekolah setempat dan Bulan Bahasa guna meningkatkan kesadaran pola hidup sehat sejak dini.

Dalam arahannya, Nyonya Rasniathi mengajak para siswa menerapkan pola hidup CERDIK (Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres) sebagai langkah preventif penanggulangan kanker.

“Anak-anak harus mulai membiasakan pola hidup sehat sejak dini. Mulai dari rutin memeriksakan kesehatan, menjauhi rokok dan vape, rajin beraktivitas fisik, menjaga pola makan, cukup beristirahat, hingga mampu mengelola stres. Kalian juga bisa menjadi duta kesehatan dengan menyampaikan informasi ini kepada keluarga dan lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Nyonya Rasniathi menekankan bahwa siswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan rumah. Selain edukasi kesehatan, ia turut mengingatkan para siswa untuk mengamalkan semangat Sumpah Pemuda dengan menjauhi perilaku perundungan (bullying) serta bahaya narkoba.

Sejalan dengan Bulan Bahasa, Ketua YKI Badung juga mengajak generasi muda menguasai bahasa asing untuk tantangan global, namun tetap wajib melestarikan Bahasa Indonesia dan Bahasa Bali alus sebagai identitas daerah.

Sementara itu, Wakil Kepala SMP Negeri 3 Mengwi, Ni Ketut Puji Astari, menyampaikan apresiasi mendalam atas pelaksanaan pembinaan PKTP ini. Pihaknya berharap kegiatan ini memberikan bimbingan konkret bagi siswa sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta pembentukan karakter peserta didik di sekolah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Desa Dauh Puri Kauh Buka Bank Sampah Pertiwi Asri
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa Luncurkan Inovasi ‘Badung Celang’

Kukuhkan Rasniathi Adi Arnawa Jadi Bunda Literasi Keuangan

Loading

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Luncurkan Program Badung Celang
BADUNG CELANG: Bupati Adi Arnawa bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) resmi meluncurkan program inovasi daerah bernama "Badung Celang" di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Senin (26/10). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bertepatan dengan momentum Bulan Inklusi Daerah 2026, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) resmi meluncurkan program inovasi daerah bernama “Badung Celang“ (Badung Cerdas Mengelola Keuangan). Agenda strategis ini dirangkaikan dengan pengukuhan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai Bunda Literasi Keuangan Kabupaten Badung yang diselenggarakan di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Senin (26/10).

Pencanangan program baru serta pengukuhan tersebut ditandai dengan prosesi penyematan selempang Bunda Literasi Keuangan secara langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa. Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar acara seremonial belaka, melainkan sebuah amanah dan tanggung jawab besar dalam membentengi ketahanan keluarga serta masyarakat dari risiko kejahatan keuangan digital maupun jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal.

“Pengukuhan hari ini bukanlah sekadar seremonial. Bunda Literasi Keuangan memiliki tanggung jawab besar untuk menyusun program-program nyata yang menjangkau tingkat kecamatan, desa hingga unit terkecil yaitu rumah tangga. Ibu rumah tangga memiliki peran sentral dalam mengelola tata kelola keuangan keluarga. Jika literasi keuangan keluarga kuat, kita dapat mempercepat terwujudnya Kabupaten Badung yang cerdas dan sejahtera,” tegas Bupati.

Adi Arnawa juga menyoroti pentingnya edukasi keuangan bagi kalangan ASN dan P3K agar lebih bijak dalam memanfaatkan layanan keuangan formal. Ia mendorong sinergi program TPAKD dengan sektor strategis daerah seperti pemberian insentif bagi para petani serta penguatan UMKM guna meminimalisir alih fungsi lahan di Gumi Keris.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Badung selaku Sekretaris TPAKD Kabupaten Badung I Made Agus Aryawan, menyampaikan laporan bahwa kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Tahun 2026 ini dilaksanakan untuk mendongkrak pemahaman serta perluasan akses masyarakat terhadap produk atau layanan jasa keuangan yang legal, aman, dan terjangkau. Keberhasilan program “Badung Celang” ini nantinya akan diukur secara berkala melalui perubahan pemahaman dan perilaku ekonomi masyarakat di lapangan.

Baca Juga  Lagi, Denpasar Raih 2 Penghargaan Tingkat Nasional dari KPAI

Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesra Luh Suryaniti, Asisten Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana, jajaran Kepala OPD di lingkup Pemkab Badung, para camat, perbekel, serta lurah se-Kabupaten Badung. Hadir pula Kepala OJK Provinsi Bali Parjiman, pimpinan PT Pegadaian Kantor Wilayah Provinsi Bali, Kepala BPD Bali Cabang Badung dan Mangupura, serta Ketua DWP Kabupaten Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba bersama jajaran pengurus PKK. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca