Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Fapet Unud Luluskan 31 Calon Wisudawan pada Yudisium Ke-150

BALIILU Tayang

:

yudisium fapet
Yudisium ke-150 Fakultas Peternakan Universitas Udayana diakhiri foto bersama pada Kamis, 13 Oktober 2022 di Kampus Jimbaran Badung. (Foto: Ist)

Jimbaran, Badung, baliilu.com – Fakultas Peternakan Universitas Udayana meluluskan 31 calon wisudawan pada acara Yudisium ke-150 yang digelar secara offline pada Kamis, 13 Oktober 2022 di Kampus Jimbaran Badung.

Acara Yudisium dihadiri oleh Dekan, Ketua Senat, para Wakil Dekan, Sekretaris Senat, para Koprodi, para Koordinat Unit, Pembimbing Akademik, para Dosen Pembimbing, Koordinator Tata Usaha, para Sub-Koordinator, serta Calon Wisudawan ke-150 Fakultas Peternakan Universitas Udayana. 

 Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan, Dr. Ir. Dewi Ayu Warmadewi, S.Pt., M.Si., IPM. melamporkan Yudisium periode ke-150 ini diikuti oleh dua orang lulusan Program Studi S3 Ilmu Peternakan dan 29 orang lulusan Program Studi S1 Peternakan. Sehingga total lulusan sebanyak 31 orang.

Nama para lulusan yang dilepas pada acara Yudisium Calon Wisudawan ke-150 Fakultas Peternakan Universitas Udayana yaitu (1) Program Doktor Ilmu Peternakan: Dr. Ir. Anthonius Wayan Puger, M.S.; Dr. Anak Agung Putu Putra Wibawa, S.Pt., M.Si; (2) Program Sarjana Peternakan: I Wayan Putra Widnyana, S.Pt.; Kd Jony Wiranatha, S.Pt.; Sharon Olivia, S.Pt.; Clara Angelique Moniaga, S.Pt.; Putu Adi Ananta Yoga, S.Pt.; I Putu Riski Yoga Pradana, S.Pt.; Sepvita Hani Pitaloka, S.Pt.; R. Falah Ginarwansyah, S.Pt.; Beatrice Batti Lebang, S.Pt.; I Komang Agus Sumarjana, S.Pt.; I Made Abra Rahastra, S.Pt.; Nissi Mileniarta Theresa Nainggolan, S.Pt.; I Kadek Bayu Darmawan, S.Pt.; I Gusti Made Denny Angga Wijaya, S.Pt.; Veri Eldo Putra, S.Pt; Ade Anedya Sastra, S.Pt.; Pande Made Agus Gunantika, S.Pt.; I Nengah Dwika Darma, S.Pt.; Muhammad Dhiyaa Izzuddin Zaki, S.Pt.; Ni Wayan Eka Febriyanti, S.Pt.; I Kadek Widya Sanjaya, S.Pt.; Afan Fauzi, S.Pt.; Damar Wicaksono, S.Pt.; I Gusti Agung Alit Mustika Dwipayana, S.Pt.; Christine Clarisa, S.Pt.; Imam Rudianto Putra, S.Pt.; Siti Maryam, S.Pt.; Ahmad Fajar Al Banna, S.Pt.; dan Moch. Aji Ardiyansyah, S.Pt.

Baca Juga  Fapet Unud Gelar Yudisium Calon Wisudawan Ke-152

Ayu Warmadewi lanjut memaparkan, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan Program Studi S3 Ilmu Peternakan terendah adalah 3,86 dan tertinggi 3,87 dengan rata-rata IPK 3,86. IPK lulusan Program Studi Sarjana Peternakan terendah adalah 3,32 dan tertinggi 3,88 dengan rata-rata IPK yaitu 3,72. Berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Udayana Nomor 915/UN14/HK/2022 tanggal 15 Oktober 2022 tentang Lulusan Terbaik Fakultas Peternakan Universitas Udayana Periode ke-150 Tanggal 15 Oktober 2022 untuk Program Studi Doktor Ilmu Peternakan adalah Dr. Anak Agung Putu Putra Wibawa, S.Pt., M.Si., dengan IPK 3,87 dengan predikat kelulusan Sangat Memuaskan. Lulusan terbaik Program Sarjana Peternakan adalah Sharon Olivia, S.Pt., dengan IPK 3,80 dengan predikat lulusan Dengan Pujian.

Sementara itu, Dekan Fakultas Peternakan Universitas Udayana Dr. Ir. I Nyoman Tirta Ariana, M.S., IPU., ASEAN Eng. dalam sambutannya menyatakan, sangat mengapresiasi kepada seluruh panitia sehingga acara yudisium dapat berlangsung dengan baik. Selain itu juga menyampaikan pesan kepada para lulusan bahwa kelulusan dan menyandang gelar Doktor serta Sarjana adalah bekal untuk meningkatkan kualitas diri dan khususnya untuk Sarjana sebagai salah satu syarat memulai kehidupan baru yaitu dalam dunia kerja. ‘’Semoga apa yang diharapkan saat memulai awal perkuliahan di Fakultas Peternakan Universitas Udayana telah tercapai dan dapat menjadi tauladan bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Acara yudisium selanjutnya ditutup dengan sesi foto bersama dan pemberian ucapan selamat oleh Dekan dan para undangan lainnya. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1987-YUDISIUM-CALON-WISUDAWAN-KE-150-FAKULTAS-PETERNAKAN-UNIVERSITAS-UDAYANA.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Demer: Bali Siap Menjadi Wajah Baru Investasi Global Indonesia

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur.
KUNKER: Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026). (Foto: dpr.go.id)

Surabaya, Jatim, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih menilai Bali memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui implementasi Undang-Undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (UU PFII). Menurutnya, regulasi tersebut akan menjadi instrumen penting untuk menarik investasi langsung dari luar negeri (foreign direct investment/FDI) yang berdampak luas terhadap perekonomian nasional, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai gerbang investasi global.

“Pada prinsipnya kita sangat memerlukan sekali yang namanya foreign direct investment atau investasi langsung dari luar negeri, di mana itu nantinya akan menjadi sebuah kekuatan baru dalam perekonomian kita, untuk pertumbuhan kita, dan juga untuk Bali pada khususnya,” ujar Demer, sapaan akrabnya, di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026).

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menjelaskan, kehadiran pusat finansial internasional di Bali akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Selain membuka peluang penyerapan produk-produk dalam negeri, kawasan tersebut juga diyakini mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja serta mendorong masuknya investasi ke berbagai daerah yang memiliki potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

“Banyak hal nanti produksi yang akan diserap oleh kawasan daripada International Finance Center itu, dan juga tentu sumber daya manusia kita akan terserap. Bahkan investasinya tidak hanya di Bali, tetapi meluas ke seluruh Indonesia yang kaya akan potensi sumber daya alam maupun manusia,” jelasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Lebih lanjut, Demer menekankan bahwa pengembangan pusat finansial internasional harus menjadi momentum untuk menciptakan pemerataan pembangunan di Pulau Dewata. Ia mengingatkan agar kawasan tersebut tidak kembali terpusat di wilayah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan), melainkan diarahkan ke Bali Utara, Bali Timur, atau Bali Barat.

Baca Juga  Semarakkan HUT Ke-60, BEM-KM Fapet Unud Gelar Panggung Apresiasi dan Festival Karya Produk

“Pertumbuhan di Bali saat ini tidak merata, hanya di selatan saja. Saya minta financial center itu keberadaannya jangan di kawasan Sarbagita, tetapi mengarah ke wilayah Bali Utara, Bali Timur, dan Bali Barat agar tercipta pertumbuhan yang berkualitas,” tegasnya.

Menurut Demer, pemerataan investasi juga harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur strategis. Ia menilai kapasitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sudah mendekati batas maksimal sehingga diperlukan bandara baru untuk mendukung mobilitas pelaku bisnis dan wisatawan mancanegara.

“Kapasitas Bandara Ngurah Rai saat ini sudah sangat penuh, sehingga perlu segera ada airport baru untuk menunjang pergerakan bisnis dan wisatawan internasional. Dengan daya tarik pariwisata serta reputasi Bali di kancah dunia, saya sangat optimistis kawasan finance center ini akan dipercaya oleh para pelaku bisnis internasional,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Kedua Lovina Festival, Gemarikan Jadi Daya Tarik Pengunjung

Published

on

By

Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian kuliner olahan ikan laut Gemarikan di Pantai Tasik Madu, Lovina, Buleleng.
Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian Gemarikan. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Setelah resmi dibuka oleh Bupati Buleleng kemarin, Hari kedua Lovina Festival digelar Gemar Makan Ikan (Gemarikan) yang menyediakan 500 porsi makanan dari olahan ikan bertempat di Pantai Tasik Madu Lovina. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (Distankan) Kabupaten Buleleng Gede Melandrat, Sabtu (25/7).

Kadis Melandrat lanjut menjelaskan bahwa rangkaian Lovina Festival hari kedua menyediakan kuliner laut yaitu olahan ikan berupa bakso, sate, ikan panggang sebanyak 500 porsi dengan tujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar gemar makan ikan laut, karena seperti diketahui gizi ikan laut itu sangat tinggi.

“Ini upaya promosi kita untuk perbaikan gizi masyarakat utamanya anak-anak, ibu hamil dan orang tua, karena kandungan gizi protein ikan laut sangat baik bagi tumbuh kembang anak dan tentu dapat mencegah stunting,” ujarnya.

Kadis Lingkungan Hidup ini menambahkan, tema Lovina Festival sekarang selaras dengan aktivitas bahari wilayah Buleleng yang memiliki garis pantai terpanjang. Dengan potensi laut yang dimiliki berlimpah, melalui kegiatan inilah kita mengajak seluruh masyarakat untuk gemar makan ikan laut beserta olahannya.

Salah satu pengunjung bernama Sri Yulianti mengatakan acara Lovina sangat keren, konsepnya sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dengan berbagai inovasi.

Disinggung terkait menu gemarikan, Yuli mengakui sangat suka dengan olahan ikan laut terutama sate.”Masakan Bali sangat suka, karena bumbunya, sate ini sangat menggoda dengan bumbunya enak banget pasti,” imbuhnya.

Di akhir Yulianti menilai suasana Lovina saat ini sudah tertata dengan baik, menurutnya kawasan ini sangat bagus terutama saat sunsetnya, keren sekali. Ia berharap event Lovina Festival makin bagus lagi kedepannya. (gs/bi)

Baca Juga  Rangkaian Dies Natalis Unud Ke-61, Fapet Unud Sukses Gelar The 3rd ICAPFS

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya Sampaikan Duka Mendalam atas Peristiwa di Juwuk Legi, Baturiti

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati Dirga.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wabup Dirga. (Foto: dok)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menyampaikan rasa duka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa yang terjadi di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, yang mengakibatkan hilangnya nyawa salah seorang warga.

“Sebagai Bupati Tabanan, sekaligus sebagai bagian dari masyarakat Tabanan, saya turut prihatin dan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kehilangan satu nyawa adalah duka bagi kita semua. Doa dan simpati kami menyertai keluarga yang ditinggalkan serta seluruh pihak yang terdampak,” ujar Sanjaya.

Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan, keamanan, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat yang selama ini menjadi kekuatan Tabanan.

Di tengah suasana duka, Bupati Sanjaya mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

“Indonesia adalah negara hukum. Sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi adat, etika, dan nilai-nilai susila, mari kita bersama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Berikan ruang kepada aparat yang berwenang untuk bekerja secara profesional sehingga nantinya dapat menghasilkan keputusan yang adil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sebagai wujud kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga telah menyiapkan santunan bagi keluarga korban yang terdampak sebagai bentuk tali kasih. Santunan tersebut merupakan ungkapan empati dan perhatian pemerintah kepada keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.

Bupati Sanjaya berharap seluruh masyarakat Tabanan tetap menjaga persatuan, saling menghormati, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif, sehingga proses hukum dapat berlangsung dengan baik dan kehidupan bermasyarakat kembali berjalan dalam semangat kebersamaan, kedamaian, dan saling menghargai. (gs/bi)

Baca Juga  Semarakkan HUT Ke-60, BEM-KM Fapet Unud Gelar Panggung Apresiasi dan Festival Karya Produk

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca