Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

FEB Unud Jadi Tuan Rumah Kongres Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia Ke-10

BALIILU Tayang

:

Rektor Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M. Eng, IPU bersama Ketua DPN AFEBI Prof. Dr. Suharnomo, S.E.,M.Si didampingi Dekan FEB Unud membuka Kongres Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI) Ke-10 Tahun 2022 yang dilaksanakan di Prime Plaza Hotel Sanur – Bali, Selasa (6/12/22). (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (FEB Unud) Bali ditunjuk selaku tuan rumah dalam kegiatan Pemilihan, Penetapan dan Pelantikan Dewan Pengurus Nasional dan Kongres Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI) Ke-10 Tahun 2022 yang dilaksanakan di Prime Plaza Hotel Sanur – Bali, Selasa (6/12/22).

Kongres ini dibuka secara resmi oleh Rektor Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M. Eng, IPU, serta turut dihadiri Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Pemerintah Provinsi Bali, Ketua Dewan Pengurus Nasional AFEBI, Pengurus DPN AFEBI, Dewan Eksekutif LAMEMBA, Ketua Ikatan Akuntan Indonesia Wilayah Bali, Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Wilayah Bali, Pimpinan Fakultas FEB seluruh Indonesia, para Narasumber serta undangan lainnya.

dekan
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud Agoes Ganesha Rahyuda, S.E.,M.T.,Ph.D. (Foto: ist)

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud Agoes Ganesha Rahyuda, S.E.,M.T.,Ph.D dalam laporannya menyampaikan, AFEBI merupakan sebuah organisasi kumpulan penyelenggara pendidikan di bidang EMBA yang memiliki komitmen untuk terus berinovasi dan mengembangkan diri untuk menghasilkan lulusan yang mampu merespon kebutuhan masyarakat dan mampu mengikuti kebutuhan jaman melalui kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kongres AFEBI ke-10 tahun 2022 menjadi spesial karena memiliki 2 agenda kegiatan yakni Pemilihan Dewan Pengurus Nasional periode 2023 – 2025 dan Kegiatan Seminar Nasional. Kegiatan Pemilihan Dewan Pengurus Nasional menjadi agenda pertama pada Kongres AFEBI ke-10 yang telah dilakukan pada Senin, 5 Desember 2022 dan hari ini dilaksanakan Seminar Nasional yang mengambil tema “Toward Green and Digital Economics and Business Faculties for Sustainable Future”.

Ada 2 kata kunci pada tema Kongres AFEBI tahun 2022 ini, yaitu Green and Digital. Keduannya merupakan fenomena yang sedang dikembangkan di hampir seluruh belahan dunia. Green Transformation mengacu pada efisiensi pemanfaatan sumber daya alam, adaptasi prilaku dan pengetahuan ramah lingkungan. Sedangkan Digital Transformation merupakan integrasi teknologi digital pada semua ruang lingkup usaha. Memadukan konsep Green dan Digital pada penyelenggaraan pendidikan di perguruan tinggi akan menciptakan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan transformasi Pendidikan 4.0. Kegiatan Kongres AFEBI ke-10 diikuti oleh hampir 350 delegasi yang berasal dari 70 Fakultas Ekonomi dan Bisnis di seluruh Indonesia.

Baca Juga  BSO KSPM FEB Unud Raih Penghargaan Galeri Investasi Terbaik di Bali
feb
Rektor Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M. Eng, IPU foto bersama Ketua DPN AFEBI Prof. Dr. Suharnomo, S.E.,M.Si dan Dekan FEB Unud saat pembukaan Kongres AFEBI Ke-10 Tahun 2022 di Prime Plaza Hotel Sanur – Bali, Selasa (6/12/22). (Foto: Ist)

Sementara itu Ketua DPN AFEBI Prof. Dr. Suharnomo, S.E.,M.Si mengatakan, AFEBI telah menjadi organisasi yang sangat solid dan yang paling jelas, tidak ada sekat lagi antara universitas untuk bekerja sama dalam rangka MBKM maupun yang lainnya. Respon dari AFEBI terhadap banyak hal sudah memadai, AFEBI juga merespon adanya digitalisasi dengan ikut terlibat aktif di ICE Institute menjadi satu-satunya dari asosiasi yang tergabung bersama dengan 10 universitas yang ada di Indonesia. Di banyak universitas Fakultas Ekonomi selalu menjadi contoh bagi fakultas-fakultas yang lainnya terutama dalam hal kemandirian, hal yang terkait dengan tracer study serta hal yang terkait dengan digitalisasi. AFEBI bersama IAI dan ICE telah membentuk LAMEMBA, kita sepakat secara bersama untuk mensupport terus untuk sampai pada bentuk yang terbaik bagi kita semua.

“Kami sangat berharap bahwa rumah besar FEB ini terus menjadi rumah yang sangat nyaman bagi seluruh anggota AFEBI, kita harus menjadi yang paling maju untuk kerja sama, kolaborasi baik untuk MBKM maupun yang lainnya. Mari bersama partisipasi seluruh dekan di Indonesia kita jadikan AFEBI ini betul-betul berkontribusi pada pendidikan tinggi di Indonesia,” ucapnya.

rektor
Rektor Unud Prof. Antara. (Foto: ist)

Rektor Unud Prof. Antara dalam sambutannya menyampaikan, dengan mengusung tema di atas diharapkan akan terjalin kerja sama dan sinergi antaranggota AFEBI dalam meningkatkan kapabilitas kepemimpinan, sehingga mampu menghadapi dan merespon berbagai tantangan global secara cepat dan fleksibel, menuju institusi pendidikan yang berbasis Green and Digital. “Kami segenap civitas akademika Universitas Udayana tentunya sangat siap untuk menjalin sinergi dengan berbagai pihak guna mewujudkan lembaga pendidikan yang siap menyongsong segala perubahan di masa mendatang,” ujarnya.

Selain itu, Rektor juga menyampaikan informasi singkat tentang arah pengembangan Unud dimana pada tahun 2023 mendatang Unud berencana untuk bertranformasi menuju PTN-BH. Melalui status PTN-BH, nantinya Unud diharapkan dapat tumbuh dan berkembang menjadi lembaga pendidikan tinggi yang berkualitas ke depannya. PTN BH juga menjadi salah satu syarat bagi Unud untuk nantinya dapat meraih status world class university. Salah satu upaya yang tengah ditempuh oleh Universitas Udayana ialah mengembangkan program international advisory board (IAB).

Baca Juga  FEB Unud Terima Kunjungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangka Raya

Selain IAB, Unud melalui LPPM telah melaunching hibah UNISERF (Udayana University International Senior Researcher Fellowship) yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peneliti di seluruh dunia untuk melakukan riset selama 6 bulan di Unud. Program ini menonjolkan daya tarik Bali karena di samping melakukan penelitian di Unud, mereka diharapkan dapat menikmati budaya, adat istiadat dan hal-hal yang berkaitan dengan kepariwisataan Bali. Sehingga secara tidak langsung akan menjadi promosi bagi pariwisata Bali yang baru bangkit kembali dari pandemi. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita5230-Fakultas-Ekonomi-dan-Bisnis-Universitas-Udayana-Tuan-Rumah-Kongres-Asosiasi-Fakultas-Ekonomi-dan-Bisnis-Indonesia-AFEBI-ke-10.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

K3S Badung Buka Pelatihan Membuat Kue untuk PPKS di Kabupaten Badung

Published

on

By

SERAHKAN BANTUAN: Ketua K3S Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan bantuan usai membuka Pelatihan Membuat Kue untuk PPKS Anak Yatim, Piatu, dan Yatim Piatu (Yapi), Senin (6/7/2026) di Gedung Yayasan MBM Kelurahan Kapal Mengwi. (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Koordinator Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi membuka Pelatihan Membuat Kue untuk Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Anak Yatim, Piatu, dan Yatim Piatu (Yapi) yang berada di lingkungan panti asuhan se‑Kabupaten Badung, Senin (6/7/2026).  Kegiatan ini berlangsung di Gedung Yayasan Maha Bhoga Marga (MBM), Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, dan dilaksanakan secara bertahap mulai tanggal 6 hingga 11 Juli 2026.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, Kepala Pengurus Yayasan Maha Bhoga Marga, Ketua dan pengelola panti asuhan se‑wilayah Badung, narasumber serta tenaga pelatih ahli membuat kue, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua K3S Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan apresiasi yang setinggi‑tingginya dan menyambut baik terselenggaranya program ini. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wujud nyata upaya pemberdayaan yang tidak bersifat sesaat, melainkan dirancang agar dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang.

“Anak‑anak yatim, piatu, maupun yatim piatu yang tinggal di panti asuhan adalah generasi yang kehilangan sosok orang tua, namun tetap berhak mendapatkan pembinaan, kasih sayang, pendidikan, serta penghidupan yang layak sebagaimana anak lainnya. Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali mereka dengan keterampilan praktis yang bisa dikembangkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa berharap materi pembuatan kue yang disampaikan dapat meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri anak‑anak didik. “Tujuannya agar mereka memiliki bekal keterampilan untuk memenuhi haknya menuju kemandirian, bisa berusaha sendiri, serta memiliki masa depan yang lebih cerah dan tidak tergantung selamanya pada bantuan orang lain,” tambahnya.

Selama enam hari pelatihan, peserta akan diajarkan cara membuat berbagai jenis kue kering, kue basah, dan olahan roti yang banyak diminati pasar, mulai dari pemilihan bahan berkualitas, teknik pengolahan yang higienis, hingga cara pengemasan dan pemasaran sederhana.

Baca Juga  FEB Unud Terima Kunjungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangka Raya

Setelah rangkaian acara pembukaan selesai, Ketua K3S Badung beserta rombongan melanjutkan kunjungan langsung ke dua rumah warga yang tergolong rentan di wilayah Kelurahan Kapal. Pertama, mengunjungi Ni Ketut Rai Alit Artini di Lingkungan Banjar Titih, dan kedua menemui Ni Luh Putu Trisnayanti, penyandang disabilitas di Lingkungan Banjar Belulang. Dalam kunjungan tersebut, diserahkan bantuan berupa kursi roda dan paket sembako lengkap guna meringankan beban kebutuhan sehari‑hari serta mendukung aksesibilitas dan kenyamanan hidup mereka.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen K3S Badung dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya melalui peningkatan keterampilan bagi anak‑anak panti, tetapi juga melalui bantuan langsung bagi warga rentan dan penyandang disabilitas sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan sosial yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ketua GOW Badung Terima Kunjungan Kerja GOW Kabupaten Sekadau

Perkuat Silaturahmi dan Berbagi Pengalaman Organisasi

Loading

Published

on

By

TERIMA KUNKER: Ketua GOW Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta saling bertukar cinderamata saat menerima kunjungan kerja GOW Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, di Sekretariat Balai Budaya Lantai III, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (6/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, menerima kunjungan kerja Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, di Sekretariat Balai Budaya Lantai III, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (6/7/2026).

Rombongan GOW Kabupaten Sekadau dipimpin langsung oleh Ketua GOW Kabupaten Sekadau, Ny. Wiwin Atriana, beserta jajaran pengurus. Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh para pengurus GOW Kabupaten Badung sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan organisasi perempuan.

Ketua GOW Kabupaten Sekadau, Ny. Wiwin Atriana, menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan untuk mempererat hubungan antarlembaga sekaligus mempelajari berbagai program dan kegiatan yang telah dijalankan GOW Kabupaten Badung.

Menurutnya, GOW Kabupaten Badung dinilai berhasil mengembangkan berbagai program organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat, sehingga dapat menjadi referensi dalam pengembangan program GOW Kabupaten Sekadau.

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja tersebut. Pihaknya menjelaskan berbagai kebijakan dan program yang telah dilaksanakan GOW Kabupaten Badung sejak terbentuk tiga tahun lalu, mulai dari kegiatan sosial kemasyarakatan hingga agenda rutin organisasi.

Ny. Yunita, yang juga menjabat sebagai Ketua WHDI Kabupaten Badung, menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan berbagai program tersebut tidak terlepas dari soliditas, kekompakan, dan semangat kebersamaan seluruh jajaran pengurus GOW Kabupaten Badung.

“Melalui kunjungan ini, semoga kita dapat saling berbagi pengalaman dan bertukar pengetahuan dalam menjalankan organisasi yang kita cintai agar semakin maju ke depannya. Semoga pula tali silaturahmi yang telah terjalin dapat terus dipererat melalui wadah organisasi ini,” ujarnya.

Ketua GOW Kabupaten Sekadau mengaku merasa senang dan mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan GOW Kabupaten Badung. Ia menilai kunjungan tersebut memberikan banyak wawasan, informasi, serta kesempatan untuk saling bertukar gagasan mengenai berbagai program dan strategi pengembangan organisasi.

Baca Juga  FEB Unud Gelar Yudisium Bersama I 2023, Tetapkan 109 Calon Wisudawan

Sebagai penutup rangkaian kunjungan kerja, kedua ketua GOW saling bertukar cinderamata khas daerah masing-masing sebagai simbol persahabatan, kerja sama, dan komitmen untuk terus mempererat hubungan antardaerah melalui organisasi perempuan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Rapat Paripurna DPRD Badung, Bupati Sampaikan Penjelasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Published

on

By

RAPAT PARIPURNA: Bupati Adi Arnawa menyampaikan penjelasan terhadap Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Kabupaten Badung dalam rapat paripurna, di Ruang Sidang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Senin (6/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Kabupaten Badung dalam rapat paripurna, sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah yang telah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI,  bertempat di Ruang Sidang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Senin (6/7/2026).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, serta dihadiri Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Pimpinan beserta Anggota DPRD Badung, Forkopimda Badung, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Badung.

Dalam penjelasannya, Bupati Adi Arnawa mengatakan, penyampaian Ranperda tersebut merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 yang mengatur Kepala Daerah wajib menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD setelah laporan keuangan diaudit BPK.

“Seluruh rangkaian pengelolaan keuangan daerah, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban hingga pengawasan merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas dan partisipatif,” kata Adi Arnawa.

Ia menjelaskan pula, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Badung Tahun 2025 kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Provinsi Bali. Capaian tersebut menjadi opini WTP ke-14 yang diraih Badung sejak pertama kali diperoleh pada laporan keuangan tahun 2011 serta mempertahankan predikat tersebut selama 12 tahun berturut-turut sejak 2014 hingga 2025.

Berdasarkan hasil audit, realisasi pendapatan daerah pada 2025 mencapai Rp. 9,107 triliun atau 81,13 persen dari target sebesar Rp. 11,226 triliun. Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sebesar Rp. 8,063 triliun atau 79,20 persen dari target, sedangkan pendapatan transfer mencapai Rp. 1,043 triliun atau 99,94 persen dari target.

Baca Juga  Nyoman Dwika Ayu Amrita Raih Gelar Doktor Manajemen di FEB Unud

“Memang dilihat realisasi PAD perlu lakukan evaluasi menyeluruh. Nanti kita memasang target tetap berdasarkan potensi, tetapi juga tidak pesimistis. Karena di balik kita memasang target yang mungkin melebihi realisasi sekarang itu sebagai upaya kita memotivasi Bapenda semakin agresif melakukan pendataan potensi pajak di badung,” terangnya.

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp. 8,301 triliun atau 64,56 persen dari pagu anggaran sebesar Rp. 12,857 triliun. Belanja meliputi belanja operasi Rp. 4,866 triliun, belanja modal Rp. 2,082 triliun, belanja transfer Rp. 1,341 triliun, dan belanja tidak terduga Rp. 10,73 miliar.

Dengan capaian tersebut, APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 mencatat surplus sebesar Rp. 806,53 miliar, berbalik dari target awal yang direncanakan mengalami defisit Rp 1,63 triliun. Selain itu, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tercatat sebesar Rp. 1,192 triliun.

Adi Arnawa berharap pembahasan Ranperda pertanggungjawaban APBD 2025 dapat berjalan sesuai mekanisme yang berlaku hingga memperoleh persetujuan DPRD. “Kami berharap dokumen pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 ini dapat dibahas dan disetujui dalam masa persidangan ini sehingga semakin memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel serta memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Badung,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca