Tuesday, 5 July 2022
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

HOBIIS

Film Dokumenter Antrabez, Upaya Memanusiakan Manusia

BALIILU Tayang

:

eka
PEMUTARAN FILM DOKUMENTER: Pameran Seni Warga Binaan Pemasyarakatan serta Pemutaran Film Dokumenter Antrabez (Anak Terali Besi) diselenggarakan di Dharma Negara Alaya Art & Creative Hub, Denpasar, Rabu (5/1). (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Pameran Seni Warga Binaan Pemasyarakatan serta Pemutaran Film Dokumenter Antrabez (Anak Terali Besi) diselenggarakan di Dharma Negara Alaya Art & Creative Hub, Denpasar, Rabu (5/1). Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubenur Bali, Tjokorda Oka Artha  Ardhana Sukawati, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk, Walikota Denpasar IGN Jaya Negara, Kepala BNN Provinsi Bali Gde Sugianyar Dwi Putra, Kepala Divisi Pemasyarakatan Suprapto, Kapolresta Denpasar, Dandim 1611 Badung, Para Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Bali, Forkopimda Provinsi serta Forkopimda Kabupaten Badung dan Kota Denpasar.

Pameran Seni Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) ini menampilkan hasil karya berupa lukisan, kemben, vas bunga, tas jinjing, baju kaos atau t-shirt dan beberapa karya WBP lainnya.  Adapun bahan baku dari karya yang dihasilkan oleh WBP tersebut hampir semua berasal dari bahan limbah daur ulang.

Selain itu juga dilakukan pemutaran Film Dokumenter yang disutradarai oleh Erick Est di mana seluruh pemain dan video klipnya menggambarkan kehidupan Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Kelas IIA Kerobokan. Film dokumenter terkait pembentukan Antrabez itu memiliki makna bahwa kondisi Lapas yang dalam hal ini Lapas kelas II A Kerobokan tidak seseram dan mencekam seperti persepsi yang beredar di tengah masyarakat.

Dalam Film Dokumenter tersebut, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Bali, Suprapto menyampaikan, pembinaan di dalam Lapas adalah upaya untuk memanusiakan manusia, dalam hal ini warga binaan.  Salah satunya adalah dengan menggali kemampuan, bakat, dan minat para warga binaan dengan melibatkan masyarakat melalui program asimilasi. Asimilasi merupakan proses pembinaan narapidana dan anak didik pemasyarakatan yang dilaksanakan dengan membaurkan narapidana dan anak didik pemasyarakatan dalam kehidupan masyarakat. Program asimilasi terbagi menjadi 2 (dua) yaitu asimilasi ke dalam dan asimilasi keluar, asimilasi ke dalam yaitu pembinaan dengan mengundang pihak dari luar ke dalam Lapas. Awalnya, Antrabez mengikuti program asimilasi ke dalam, lalu setelah memenuhi syarat dilakukan asimilasi keluar agar masyarakat mengetahui secara langsung program pembinaan yang dilakukan oleh Lapas, untuk menghilangkan stigma negatif masyarakat bahwa di dalam Lapas banyak warga binaan yang memiliki bakat.

Kepala Kanwil Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk mengatakan, Antrabez Lapas Kerobokan dapat dijadikan contoh di Lapas lainnya di seluruh Indonesia karena telah membuktikan dapat menciptakan karya yang hebat walaupun dibatasi oleh Jeruji Besi dan Tembok yang besar di Lapas.

Dirinya sangat mengapresiasi dan mendukung atas pemutaran Film Dokumeter Lapas Kerobokan sehingga melalui Film tersebut dapat menciptakan stigma positif terhadap Kehidupan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) selama menjalani hukuman di dalam Lapas/Rutan.

Sementara itu dalam sambutannya, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha  Ardhana Sukawati menyampaikan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh Kanwil Kemenkumham Bali tentunya sejalan dengan Visi Pemerintah Provinsi Bali dalam upaya memuliakan manusia Bali untuk menjadi pribadi yang berlandaskan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal, sehingga mampu berperan aktif dalam pembangunan.

Kegiatan ini juga, imbuh Wakil Gubernur wujud nyata kontribusi Lembaga Pemasyarakatan dalam upaya pemajuan dan penguatan kebudayaan Bali. “Atas nama Pemerintah dan Masyarakat Bali, saya mengucapkan terima kasih serta memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kanwil Kemenkumham Bali beserta seluruh jajaran, atas segala usahanya dalam membina para Narapidana. Besar harapan saya program ini dapat menginspirasi Lapas-Lapas lainnya yang ada di Indonesia untuk terus berinovasi dalam proses pembinaan yang mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan, “tutup Tjokorda Oka Artha  Ardhana Sukawati. (eka/bi)

Advertisements
iklan galungan pemkot

iklan galungan pemprov
Advertisements
iklan galungan dprd bali
Advertisements
iklan galungan dprd badung
Advertisements
de
Advertisements
iklan stikom terbaru
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HOBIIS

Hadiri Pameran Bonsai di Gianyar, Bupati Giri Prasta Sebut Potensi Ekonomi Bonsai Menjanjikan

Published

on

By

bupati giri prasta
Bupati Nyoman Giri Prasta saat menghadiri Pameran dan Kontes Bonsai Nasional serangkaian HUT ke-251 Kota Gianyar di Lapangan Astina Gianyar, Selasa (10/5). (Foto: Ist)

Gianyar, baliilu.com – Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyebut pelaksanaan pameran dan Kontes Bonsai Nasional memiliki nilai dan daya tarik yang sangat tinggi. Selain itu jika ditekuni dengan baik, bonsai akan menjadi potensi ekonomi yang menjanjikan bagi masyarakat.

“Selaku pemerintah dan Penasehat Bali Adenium Dewata kami mengapresiasi atas dilaksanakannya Pameran Bonsai Nasional ini. Kegiatan ini bisa menjadi hiburan bagi masyarakat yang datang dan bagi pecinta bonsai, ini juga merupakan aktivitas penuh estetika dengan cita rasa seni yang jika ditekuni bonsai itu akan memiliki potensi ekonomi untuk mendongkrak perekonomian masyarakat,’’ demikian disampaikan Bupati Giri Prasta saat menghadiri Pameran dan Kontes Bonsai Nasional serangkaian HUT ke-251 Kota Gianyar di Lapangan Astina Gianyar, Selasa (10/5).

Dalam acara yang turut dihadiri oleh Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra beserta Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Mayun, Sekda Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya, Kapolres Gianyar AKBP I Made Bayu Sutha Sartana dan Ketua Umum PPBI Haji Erwin Lismar tersebut, Bupati Giri Prasta diberi kehormatan untuk menancapkan bendera penilaian di Kelas Adenium kategori Best in Show dan di kelas Bonsai kategori Best In Show.

Lebih lanjut Giri Prasta mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung juga sangat siap menjadi tuan rumah pameran dan kontes bonsai nasional di event berikutnya. “Kabupaten Badung juga akan berusaha sebaik mungkin menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan pameran bonsai nasional berikutnya. Karena pameran dan kontes bonsai dapat menggairahkan generasi muda untuk peduli terhadap kelestarian lingkungan, sekaligus sebagai event daya tarik wisata,” pungkas Giri Prasta.

Sementara itu, Ketua Panitia Wayan Artana menerangkan Pemeran dan Kontes Bonsai Nasional serangkaian HUT ke-251 Kota Gianyar diikuti oleh 1.161 peserta dengan rincian Adenium 102 peserta dan Bonsai 1.059 peserta dan melibatkan juri dari luar Bali. (gs/bi)

Advertisements
iklan galungan pemkot

iklan galungan pemprov
Advertisements
iklan galungan dprd bali
Advertisements
iklan galungan dprd badung
Advertisements
de
Advertisements
iklan stikom terbaru
Lanjutkan Membaca

HOBIIS

Obati Kerinduan Pemancing Mania, Walikota Buka Ujung Fun Fishing

Published

on

By

de
Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat ikut memancing dalam lomba Ujung Fun Fishing. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Lomba mancing yang bertajuk “Ujung Fun Fishing” diselenggarakan Banjar Ujung, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur, Minggu (10/4) di Tukad Bindu.

Acara yang diikuti ribuan peserta ini dibuka Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara ditandai dengan pelepasan ikan lele. Turut hadir Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Anggota DPRD Provinsi Bali AA Ngurah Adhi Ardhana, Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana, serta tokoh masyarakat desa setempat.


Walikota Jaya Negara menyambut baik pelaksanaan lomba mancing Ujung Fun Fishing di tengah situasi pandemi yang tetap menerapkan disiplin prokes. Jaya Negara berharap dalam kegiatan lomba mancing di Tukad Bindu dapat menjadi media edukasi kepada masyarakat untuk turut dapat menjaga kelestarian ekosistem sungai dari sampah.

“Mari kita bersama-sama untuk dapat menjaga kelestarian sungai sehingga tetap bersih serta terjaga keasriannya, dan yang terpenting sekali jangan membuang sampah ke sungai terlebih sampah plastik. Jika sampah plastik sampai di laut otomatis ekosistem laut juga akan terganggu tidak saja kepariwisataan namun juga perekonomian kita juga otomatis terganggu,” kata Jaya Negara.

Sementara Ketua Panitia, I Gusti Ketut Ari Sudewa menyampaikan kegiatan Ujung Fun Fishing diikuti hampir ribuan peserta untuk mengobati kerinduan pemancing mania di Denpasar karena sudah lama tidak digelar lomba mancing. Keikutsertaan peserta ini dapat dilihat dari jumlah kupon yang terjual mencapai 3.000 kupon. Antusiasme masyarakat mengikuti lomba mancing ini di samping dalam rangka edukasi keasrian sungai juga dalam agenda penggalangan dana pembangunan Balai Banjar Ujung.

“Kami gelar dalam rangka penggalian dana perbaikan balai Banjar Ujung serta kami mengucapkan terima kasih antusias peserta yang mengikuti,” ujarnya.

Disampaikan pula bahwa pelaksanaan lomba ini tidak terlepas dari visi Denpasar dalam motto Vasudaiva Khutumbakam atau menyama braya. Pihak panitia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Denpasar dan semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan lomba ini yang memperebutkan hadiah utama satu buah sepeda motor dan puluhan hadiah hiburan. Kriteria lomba juga telah ditentukan yakni peserta wajib melakukan registrasi, menjaga kebersihan hingga disiplin mengikuti prokes. (eka/bi)

Advertisements
iklan galungan pemkot

iklan galungan pemprov
Advertisements
iklan galungan dprd bali
Advertisements
iklan galungan dprd badung
Advertisements
de
Advertisements
iklan stikom terbaru
Lanjutkan Membaca

HOBIIS

Hadiri HUT PPMKI Bali, Wagub Cok Ace Apresiasi Solidaritas Penggemar Mobil Kuno

Published

on

By

Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menghadiri peringatan HUT ke-17 Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Provinsi Bali. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menghadiri peringatan HUT ke-17 Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Provinsi Bali yang berlangsung di Kebon Vintage Cars Bali, Minggu (10/4/2022).

Mengawali sambutan singkatnya, Wagub Cok Ace menyampaikan selamat hari jadi ke-17 untuk PPMKI Bali. Menurutnya, 17 tahun adalah usia yang cantik. “Tak mudah merawat dan menjaga persahabatan dalam kurun waktu yang sedemikian lama, tapi saya menilai penggemar mobil kuno yang tergabung dalam PPMKI menunjukkan solidaritas yang kuat. Ini tak terlepas dari tumbuhnya kesadaran menjaga wadah ini dan paham akan pentingnya kebersamaan sebagai kunci kebahagiaan,” urainya.

Ia berpendapat, hal ini tak terlepas dari peran dan sumbangsih sosok Yos Darmawan selaku Penasehat PPMKI Bali yang juga kolektor mobil kuno. Dalam pengamatannya, selama masa pandemi Covid-19, Yos tetap berupaya mengadakan kegiatan dengan jumlah peserta terbatas. Kegiatan-kegiatan itulah yang bisa tetap menjaga nyala api semangat anggota PPMKI Bali.

Pada bagian lain, ia juga menyambut baik kegiatan pameran UMKM yang memeriahkan hari jadi PPMKI ke-17. Menurutnya, ini merupakan bentuk sumbangsih nyata membantu UMKM Bali.

Masih dalam sambutannya, Panglingsir Puri Ubud ini menginformasikan bahwa Covid-19 di daerah Bali relatif sudah terkendali. “Banyak event yang menghadirkan orang banyak digelar, tapi syukur penambahan kasus harian terkendali di dua digit dan relatif sangat rendah,” terangnya.

Meskipun demikian, ia tetap mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dengan penerapan prokes. “Situasi terkendali, tapi bukan berarti kita bisa bebas sebebas-bebasnya,” lanjutnya.

Sementara itu, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. Drs.Gde Sugianyar Dwi Putra yang turut hadir dalam perayaan HUT ke-17 PPMKI memanfaatkan momen tersebut untuk menyosialisasikan program penanggulangan narkotika. Ia menjelaskan bahwa BNN memasuki paradigma baru dalam penanganan narkoba yaitu dengan metode soft power. Langkah yang ditempuh BNNP Bali adalah dengan masuk ke komunitas seni atau komunitas lainnya seperti PPMKI. Melalui komunitas ini, BNNP Bali terus mendorong kesadaran korban penyalahgunaan narkoba untuk melakukan rehabilitasi. Upaya ini terus diintensifkan oleh BNNP karena masih kecilnya persentase korban penyalahgunaan narkoba yang melakukan rehabilitasi.

Peringatan HUT ke-17 PPMKI Bali juga diwarnai penyerahan penghargan kepada sejumlah tokoh yang dinilai memiliki sumbangsih terhadap organisasi ini. Selain Wagub Cok Ace, kegiatan juga dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab dan undangan lainnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan galungan pemkot

iklan galungan pemprov
Advertisements
iklan galungan dprd bali
Advertisements
iklan galungan dprd badung
Advertisements
de
Advertisements
iklan stikom terbaru
Lanjutkan Membaca