Saturday, 3 December 2022
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

HOBIIS

Film Dokumenter Antrabez, Upaya Memanusiakan Manusia

BALIILU Tayang

:

eka
PEMUTARAN FILM DOKUMENTER: Pameran Seni Warga Binaan Pemasyarakatan serta Pemutaran Film Dokumenter Antrabez (Anak Terali Besi) diselenggarakan di Dharma Negara Alaya Art & Creative Hub, Denpasar, Rabu (5/1). (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Pameran Seni Warga Binaan Pemasyarakatan serta Pemutaran Film Dokumenter Antrabez (Anak Terali Besi) diselenggarakan di Dharma Negara Alaya Art & Creative Hub, Denpasar, Rabu (5/1). Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubenur Bali, Tjokorda Oka Artha  Ardhana Sukawati, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk, Walikota Denpasar IGN Jaya Negara, Kepala BNN Provinsi Bali Gde Sugianyar Dwi Putra, Kepala Divisi Pemasyarakatan Suprapto, Kapolresta Denpasar, Dandim 1611 Badung, Para Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Bali, Forkopimda Provinsi serta Forkopimda Kabupaten Badung dan Kota Denpasar.

Pameran Seni Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) ini menampilkan hasil karya berupa lukisan, kemben, vas bunga, tas jinjing, baju kaos atau t-shirt dan beberapa karya WBP lainnya.  Adapun bahan baku dari karya yang dihasilkan oleh WBP tersebut hampir semua berasal dari bahan limbah daur ulang.

Selain itu juga dilakukan pemutaran Film Dokumenter yang disutradarai oleh Erick Est di mana seluruh pemain dan video klipnya menggambarkan kehidupan Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Kelas IIA Kerobokan. Film dokumenter terkait pembentukan Antrabez itu memiliki makna bahwa kondisi Lapas yang dalam hal ini Lapas kelas II A Kerobokan tidak seseram dan mencekam seperti persepsi yang beredar di tengah masyarakat.

Dalam Film Dokumenter tersebut, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Bali, Suprapto menyampaikan, pembinaan di dalam Lapas adalah upaya untuk memanusiakan manusia, dalam hal ini warga binaan.  Salah satunya adalah dengan menggali kemampuan, bakat, dan minat para warga binaan dengan melibatkan masyarakat melalui program asimilasi. Asimilasi merupakan proses pembinaan narapidana dan anak didik pemasyarakatan yang dilaksanakan dengan membaurkan narapidana dan anak didik pemasyarakatan dalam kehidupan masyarakat. Program asimilasi terbagi menjadi 2 (dua) yaitu asimilasi ke dalam dan asimilasi keluar, asimilasi ke dalam yaitu pembinaan dengan mengundang pihak dari luar ke dalam Lapas. Awalnya, Antrabez mengikuti program asimilasi ke dalam, lalu setelah memenuhi syarat dilakukan asimilasi keluar agar masyarakat mengetahui secara langsung program pembinaan yang dilakukan oleh Lapas, untuk menghilangkan stigma negatif masyarakat bahwa di dalam Lapas banyak warga binaan yang memiliki bakat.

Kepala Kanwil Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk mengatakan, Antrabez Lapas Kerobokan dapat dijadikan contoh di Lapas lainnya di seluruh Indonesia karena telah membuktikan dapat menciptakan karya yang hebat walaupun dibatasi oleh Jeruji Besi dan Tembok yang besar di Lapas.

Dirinya sangat mengapresiasi dan mendukung atas pemutaran Film Dokumeter Lapas Kerobokan sehingga melalui Film tersebut dapat menciptakan stigma positif terhadap Kehidupan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) selama menjalani hukuman di dalam Lapas/Rutan.

Sementara itu dalam sambutannya, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha  Ardhana Sukawati menyampaikan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh Kanwil Kemenkumham Bali tentunya sejalan dengan Visi Pemerintah Provinsi Bali dalam upaya memuliakan manusia Bali untuk menjadi pribadi yang berlandaskan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal, sehingga mampu berperan aktif dalam pembangunan.

Kegiatan ini juga, imbuh Wakil Gubernur wujud nyata kontribusi Lembaga Pemasyarakatan dalam upaya pemajuan dan penguatan kebudayaan Bali. “Atas nama Pemerintah dan Masyarakat Bali, saya mengucapkan terima kasih serta memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kanwil Kemenkumham Bali beserta seluruh jajaran, atas segala usahanya dalam membina para Narapidana. Besar harapan saya program ini dapat menginspirasi Lapas-Lapas lainnya yang ada di Indonesia untuk terus berinovasi dalam proses pembinaan yang mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan, “tutup Tjokorda Oka Artha  Ardhana Sukawati. (eka/bi)

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HOBIIS

Dinas Perikanan Badung Gelar Mangupura Koi Festival

Published

on

By

kadis perikanan
Kadis Perikanan Badung I Nyoman Suardana. (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Serangkaian memeriahkan HUT Kota Mangupura Ke-13, Dinas Perikanan Kabupaten Badung menggelar Kontes Ikan Koi bertajuk “1st Mangupura Koi Festival”. Acara yang akan dilaksanakan selama 3 (tiga) dari tanggal 2-4 Desember 2022 di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung ini akan dimeriahkan dengan live akustik dan pameran ikan Koi dari penggiat ikan hias Koi di Kabupaten Badung serta stand kuliner dan UMKM Kabupaten Badung.

Kadis Perikanan Badung I Nyoman Suardana mengatakan, ada lima kategori yang dibagi dalam dua puluh satu kelas dan ukuran ikan yang dilombakan, mulai dari size 15 cm-65 cm. Kontes ikan Koi dilakukan secara open dimana peserta berasal dari berbagai daerah di tanah air yang bisa mendaftar melalui online di link : dekoishow.com/mangupura22. “Kontes ikan Koi ini untuk memeriahkan rangkaian HUT Mangupura Ke-13. Kontes ini momen untuk menumbuhkan kegemaran ikan Koi di Badung dan akan dinilai oleh tim juri nasional dari Asosiasi Pecinta Ikan Koi Indonesia (APKI). Kontes ini juga untuk membangkitkan minat dari generasi muda di Kabupaten Badung dalam membudidayakan ikan hias khususnya ikan Koi, karena komoditi ikan Koi sangat diminati oleh masyarakat kalangan umum. Dengan Kontes ini diharapkan budidaya ikan hias khususnya Koi bisa menjadi salah satu mata pencaharian di bidang usaha perikanan,” ujarnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

HOBIIS

Semarak HUT Ke-529 Kota Tabanan, Bupati Sanjaya Serahkan Piala Bergilir Kontes Ikan Mas Koki

Bupati Sanjaya Bersyukur Para Komunitas Memberi Dampak Baik bagi UMKM Tabanan

Published

on

By

kontes ikan mas koki
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., saat mengamati Ikan Mas Koki peserta kontes di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan, Minggu (27/11). (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Masih dalam rangkaian menyemarakkan perayaan HUT ke-529 Kota Tabanan “Jayaning Singasana“, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menghadiri dan menyerahkan Piala Bergilir Bupati Cup I Kontes Bemas Koki Tahun 2022 di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan, Minggu (27/11).

Kontes pertama kali digelar di Bali ini oleh Pelangi Koki Bali Tabanan (Pekat), diikuti oleh 170 peserta yang merupakan penggemar atau penggiat Ikan Mas Koki di seluruh Kabupaten/Kota se-Bali. Nampak juga hadir saat itu, Sekda, para Asisten dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, serta para peserta kontes.

Apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya disampaikan oleh Bupati Sanjaya atas terselenggaranya kontes Ikan Mas Koki ini. “Ini kontes yang sangat bagus sekali dengan menampilkan 270 ikan Mas Koki terbaik dari 170 orang peserta, ini sangat luar biasa sekali,” ujar Bupati Sanjaya dalam sambutannya saat itu.

Orang nomor satu di Tabanan itu juga menyampaikan rasa syukurnya bisa bertemu bertatap langsung dengan para penyelenggara dan peserta kontes. “Walaupun situasi masih lelah, semua OPD tadi ramai-ramai mengikuti Parade Budaya Nusantara. Walaupun masih capek, namun semangatnya masih luar biasa,” puji Sanjaya dan berpesan agar melakukan kegiatan apapun dengan penuh suka cita dan hati yang tulus layaknya semangat HUT Kota tahun ini.

kontes maskoki
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., foto bersama di tengah-tengah arena Kontes Ikan Mas Koki Tahun 2022 di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan, Minggu (27/11). (Foto: ist)

Terlepas dari itu, Sanjaya juga sangat menyadari bahwa banyak komunitas yang masih belum banyak diketahui eksistensinya. Untuk itu, dikatakannya disinilah tugas pemerintah untuk memfasilitasi, mengayomi, memberikan ruang waktu bagi komunitas yang ada di seluruh Tabanan, sehingga bisa muncul dengan jati diri masing-masing yang tentunya dengan potensi positif.

Pasalnya, dalam kegiatan semarak HUT Kota kali ini, Pemerintah Kabupaten melibatkan seluruh komponen masyarakat, termasuk para komunitas. Ke depan, Sanjaya mengajak para komunitas bersama-sama melaksanakan kegiatan yang bisa mengharumkan nama Kota Tabanan dan juga berdampak multiekonomi, seperti terselenggaranya kontes Ikan Mas Koki ini.

Bupati Sanjaya sangat berharap agar para komunitas bisa membangkitkan potensinya masing-masing, sehingga seluruh komponen masyarakat merasakan dampak baiknya. “Seperti kali ini, UMKM kita laris manis, habis, rakyat tersenyum bulan ini. Rakyat tersenyum dalam semarak perayaan HUT Kota Tabanan. Ini yang saya inginkan,” harap politisi asal Dauh Pala Tabanan itu.

Terlihat dalam kontes ini, selain nampak lucu, Ikan Mas Koki sudah menjadi ikan hias primadona di kalangan penghobi khususnya di Bali. Sesuai yang dikatakan oleh Ketua Panitia Penyelenggara I Made Wida Adi Putra, hal itu bisa dilihat dari antusias dan banyaknya peserta yang menurunkan ikannya untuk berlaga pada kontes kali ini mencapai 170 peserta.

Adapun kategori dalam kontes kali ini, meliputi Kelas Sepak 2 All Size, Kelas Sepak 3 All Size, dan Kelas Sepak 4 yang dibagi 2 yaitu remaja solid dan kombinasi, serta dewasa solid dan kombinasi. Penilaian kontes atas keproporsionalan antara kepala, badan, sirip ikan dan lainnya serta untuk Piala Bergilir dinilai berdasarkan poin terbanyak yang didapat oleh satu kelompok, group atau team yang ikut lomba. Dimana Piala bergilir kali ini diperoleh Kelompok Taman Koki Bali. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

HOBIIS

Gowes Sepeda Ontel, Bupati Sanjaya Satukan Seluruh Elemen Masyarakat

Published

on

By

sanjaya
Bupati Sanjaya saat mengayuh sepeda ontel dari kantor Bupati ke Gedung Mario untuk membuka lomba Senam Sicita. (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Salah satu bentuk penghargaan serta rasa cinta terhadap tanah kelahiran ditunjukkan oleh Bupati Tabanan Dr. Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., dengan mengayuh sepeda ontel keliling kota bersama Komunitas Ontel Tabanan, Minggu (13/11) pagi.

Bupati Sanjaya menggunakan sepeda ontel dari kantor Bupati menuju Gedung Kesenian I Ketut Maria didampingi Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, sekaligus menghadiri serta membuka kegiatan lomba Senam Sicita rangkaian semarak perayaan HUT ke-529 Kota Tabanan, Jayaning Singasana.

“Tepuk tangan untuk Komunitas Sepeda Ontel, tadi saya didorong naik sepeda ontel dari kantor Bupati sampai di sini. Lumayan masih berkeringat, betul-betul berkeringat, bagaimana asyiknya menaiki sepeda ontel,” ujar Sanjaya saat memberikan sambutan dalam kegiatan lomba Senam Sicita dirangkaikan dengan pameran sepeda ontel di Gedung Maria Tabanan.

Apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya disampaikan Bupati Sanjaya kepada seluruh pihak terkait atas terselenggaranya kegiatan ini. Ketika itu, Sanjaya turut didampingi Sekda, para Asisten dan OPD serta para Camat di lingkungan Pemkab Tabanan, Ketua beserta anggota Komunitas Sepeda Ontel Tabanan, senantiasa memberikan dukungan kepada peserta lomba Senam Sicita.

“Sebagaimana yang saya sampaikan, bahwa HUT Kota Tabanan tahun ini mengusung semangat gotong-royong dan melibatkan masyarakat maupun komunitas secara lebih luas. Hal ini dimaksudkan untuk menjadikan HUT Kota Tabanan pascapandemi, sebagai perayaan seluruh masyarakat Tabanan,” tegas Sanjaya.

Dan terbukti pada pagi ini, lomba Senam Sicita dan pameran sepeda ontel mampu menarik antusias masyarakat. Di sisi lain, melalui olahraga khususnya senam dan bersepeda tidak hanya membuat sehat, tetapi juga mampu menyegarkan ingatan dan juga pikiran, sehingga semakin paham akan sebuah nilai-nilai kebangsaan yang menyatukan seluruh komponen masyarakat.

Di samping itu, Sanjaya juga menegaskan, bahwa romantisme masa lalu dan juga semangat juang pendahulu sangat perlu diingat untuk lebih memahami arti perjuangan. Tidak selamanya masa lalu harus diabaikan, tetapi pada dasarnya juga dapat menjadi landasan melangkah untuk masa depan.

“Inilah salah satu poin penting yang coba kita angkat di HUT Kota tahun ini, bahwa peringatan yang kita lakukan bukan untuk kembali ke masa lalu, tetapi sebagai sebuah cermin bagaimana hebatnya leluhur kita pada masa itu yang telah berhasil membangun sebuah tatanan sosial dan hasil karya yang menakjubkan,” imbuh Sanjaya.

Politisi asal Banjar Dauh Pala Tabanan itu, juga tiada henti-hentinya meminta kepada hadirin untuk ikut serta mensosialisasikan dan menggaungkan nama Kota, yaitu Singasana dan sejarah yang mengiringinya. “Gaungkan terus semangat bangga sebagai orang Tabanan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Kalau bukan kita, siapa lagi. Kalau bukan sekarang, kapan lagi,” pinta Sanjaya.

Sesuai laporan Ketua Panitia, I Gede Urip Gunawan, bahwa kegiatan Senam Sicita rangkaian perayaan HUT Kota ini diikuti oleh sekitar 20 tim, dimana 2 tim mewakili tiap kecamatan yang setiap timnya terdiri dari 10 orang Guru SD dan Guru SMP di Kecamatan setempat. Sedangkan komunitas sepeda ontel yang turut berpartisipasi sebanyak 6 komunitas.

Adapun di sela-sela kegiatan, Bupati Sanjaya bersama Sekda mengikuti lelang sepeda ontel dan hasilnya diserahkan kepada panitia untuk dijadikan doorprize atau hadiah hiburan. Untuk memastikan hal tersebut, Bupati Sanjaya turut dalam pengundian serta menyerahkan hadiah berupa sebuah sepeda ontel kepada pemenang undian doorprize. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca