Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

FKH Universitas Udayana Gelar Yudisium dan Pelantikan Dokter Hewan 2022 secara Offline

BALIILU Tayang

:

de
FKH Universitas Udayana Gelar Yudisium dan Pelantikan Dokter Hewan 2022 secara Offline. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana (FKH Unud) menyelenggarakan Yudisium dan Pelantikan Dokter Hewan perdana secara offline tahun 2022, Rabu (20/4/2022). Acara dilaksanakan secara luring pada ruang Nusantara Gedung Agrokompleks Kampus Universitas Udayana Sudirman.

Dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19 secara ketat, kegiatan Yudisium dan Pelantikan ini dihadiri oleh Dekan, para Wakil Dekan, para Koordinator Program Studi, para Ketua Unit, para Kepala Laboratorium, para Sub-Koordinator di Lingkungan FKH Unud selain itu turut hadir juga Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Bali, Ketua Ikatan Alumni Veteriner Unud, Kepala Karantina Pertanian Bali, Kepala Balai Besar Veteriner Denpasar, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanina Provinsi Bali, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kab. Badung, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar, Perwakilan dari PT. Charoen Pockpand, PT, Wonokoyo.

Yudisium FKH Unud.

Adapun jumlah lulusan yang hadir sebanyak 1 orang lulusan Magister Kedokteran Hewan, 23 lulusan Dokter Hewan yang dimana 21 Dokter Hewan baru hadir secara offline sedangkan 2 orang secara online dan 3 orang Yudisium Sarjana Kedokteran Hewan. Sedangkan acara secara daring dilangsungkan melalui webex dan Youtube, bekerja sama dengan Udayana TV.

Acara diawali dengan pembacaan doa yang diwakili oleh I Wayan Sija yang selanjutnya disambung dengan laporan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan FKH Dr. drh. I Gusti Ngurah Sudisma, M.Si. Ia menyampaikan jumlah peserta yudisium adalah orang yang terdiri dari program sarjana berjumlah 3 orang, program profesi 23 orang, dan program magister 1 orang. Sampai saat ini jumlah lulusan drh. FKH Udayana adalah 2.619 orang. IPK tertinggi Program Magister adalah 3,88 IPK rata-rata 3,88 dengan masa studi rata-rata 5 semester. IPK tertinggi Program Profesi Dokter Hewan adalah 3,93 dan terendah adalah 3,47  dengan rata-rata 3,68,  IPK dan masa studi 3 sampai 7 semester IPK tertinggi Sarjana Kedokterahan Hewan adalah 3,56 dan IPK terendah adalah 3,27.

Baca Juga  FH Unud Gelar Yudisium Calon Wisudawan Periode April 2022
Kesan dan pesan dari calon wisudawan.

Acara dilanjutkan dengan mengukuhkan peserta yudisium program sarjana dan magister oleh Dekan FKH Unud Prof. Dr. drh. I Nyoman Suartha, M.Si. didampingi oleh para Wakil Dekan, dan koordinator masing-masing Program Studi yang dilakukan dengan memberikan ijazah dan transkrip nilai. Sedangkan bagi peserta pelantikan program profesi dilakukan penyumpahan dokter hewan kemudian diikuti dengan pemberian ijazah, transkrip nilai dan plakat.  

Dekan FKH Unud menyampaikan selamat kepada lulusan karena sudah dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik. Prof. Suartha juga menyampaikan pesan kepada para peserta yudisium agar para lulusan dokter hewan untuk menjalakan sumpah dan berpegangan pada kode etik dokter hewan. Karena tantangan ke depan semakin tinggi maka lulusan dokter hewan yang baru untuk memperkaya pengetahuan dan penguasaan teknologi serta segera bergabung dengan organisasi profesi dokter hewan baik Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang daerah masing-masing serta Ikatan Alumni Veteriner (IKAVet).

Peserta yudisium foto bersama.

Acara dilanjutkan dengan sambutan serta kesan pesan dari perwakilan orang tua peserta yudisium. Perwakilan orang tua lulusan menyampaikan terima kasih kepada Universitas Udayana khususnya FKH Unud telah membimbing dan mendidik putera puteri kami dengan sabar sehingga bisa mencapai kelulusan dengan baik. Kepada para lulusan dokter hewan diharapkan bisa mengimplementasikan ilmunya kepada masyarakat dengan tekun dan penuh komitmen. Acara disambung dengan sembutan serta kesan pesan dari perwakilan peserta yudisium oleh drh. Dyah Giana Paramita, S.KH. Ia lanjut menyampaikan terima kasih atas ilmu dan pengalaman yang telah diberikan serta fasilitas dalam mencapai semua itu kepada FKH Unud. Drh. Dyah Giana Paramita juga menyampaikan selamat kepada teman-teman para kolega yang dilantik pada hari ini dan mengharapkan kepada para lulusan untuk tetap mencintai almamater.

Baca Juga  Rayakan HUT Ke-32, Prodi Spesialis Ilmu Bedah Gelar Yudisium dan Syukuran Angkatan Ke-76

Acara yudisium sarjana dan magister serta pelantikan dokter hewan berlangsung dengan lancar. Acara diakhiri dengan melakukan sesi foto bersama Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas917-Fakultas-Kedokteran-Hewan-Universitas-Udayana-selenggarakan-Yudisium-dan-Pelantikan-Dokter-Hewan-Secara-Offline-Perdana-Tahun-2022.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Kurangi Kemacetan di Pecatu, Dishub Badung Mulai Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

Published

on

By

rekayasa pecatu
REKAYASA LALIN: Dinas Perhubungan Kabupaten Badung menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Desa Pecatu, Badung yang berlaku pada pukul 14.00-22.00 Wita yang diterapkan sejak Selasa (2/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Guna mengurangi kemacetan di wilayah Desa Pecatu, Kuta Selatan dan sekitarnya, Dinas Perhubungan Kabupaten Badung telah menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Perubahan arus ini pun berlaku pada pukul 14.00-22.00 Wita yang diterapkan sejak Selasa (2/6).

Dalam pelaksanaannya ada sejumlah perubahan, yakni ada ruah jalan yang tidak boleh dilewati kendaraan roda empat. Seperti kendaraan dari simpang Jalan Baler Setra – Jalan Belimbing sari menuju arah barat di Jalan Uluwatu hanya boleh sepeda motor. Kemudian untuk kendaraan dari Jalan Uluwatu dilarang menuju Jalan Toya Ning II. Selanjutnya kendaraan dari Jalan Toya Ning II dilarang menuju arah barat di Jalan Uluwatu. Seluruh rekayasa arus lalu lintas ini hanya berlaku pada pukul 14.00-22.00 Wita.

Kepala Dinas Perhubungan Badung, Anak Agung Gede Rahmadi mengatakan, rekayasa lalu lintas ini untuk mengurai kemacetan. Sebab sehari-harinya saat menuju Pura Uluwatu, di Desa Pecatu kondisi jalan akan mengalami kemacetan. Bahkan ia menyatakan, dalam perjalanan akan memakan waktu sekitar tiga jam.

“Untuk mengurangi kemacetan tersebut agar pariwisata merasa nyaman dan masyarakat juga merasa nyaman, maka kita mengurai dengan mengadakan rekayasa lalu lintas,” ujar Gung Rahmadi.

Pihaknya menyebutkan, perubahan arus lalu lintas ini akan berlaku pada pukul 14.00-22.00 Wita. Hal ini dipilih lantaran pada waktu tersebut kerap terjadi peningkatan kendaraan bermotor. Dalam penerapannya, akan dilakukan pengawasan di Simpang Kantor Perbekel, simpang Belimbing Sari, Simpang Toya Ning, Simpang Matsuka, Simpang Nirmala dan terakhir di Simpang Politeknik.

“Karena pagi agar masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa, sedangkan terjadi peningkatan itu ketika masyarakat, wisatawan menuju ke objek-objek wisata nonton kecak dan melihat sunset biasanya,” ungkapnya.

Baca Juga  FH Unud Gelar Yudisium Calon Wisudawan Periode April 2022

Gung Rahmadi pun berharap, seluruh pengendara kendaran bermotor dapat mengikuti ketentuan yang telah diterapkan. Meski ada kondisinya sedikit memutar, namun tujuannya agar menciptakan perjalanan yang lebih lancar.

“Jadi waktu singkat tapi jarak tempuhnya mungkin lebih panjang sedikit, tapi masyarakat dan wisatawan merasa nyaman menuju ke Uluwatu,” imbuhnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri Pembukaan Bina Posyandu VI Tahun 2026  

Perkuat Implementasi Posyandu 6 SPM di Tabanan

Loading

Published

on

By

Bunda Rai
HADIRI BINA POSYANDU: Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya saat menghadiri langsung Pembukaan Bina Posyandu Angkatan VI Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman, Denpasar, Selasa (2/6). (Foto: Hms Tbn)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelayanan Posyandu dengan menghadiri langsung Pembukaan Bina Posyandu Angkatan VI Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman, Denpasar, Selasa (2/6). Kehadiran Bunda Rai menjadi wujud sinergi dan dukungan nyata dalam akselerasi implementasi Posyandu 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang terintegrasi di seluruh Bali.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali tersebut menjadi wadah peningkatan kapasitas para pengurus dan kader Posyandu dalam mendukung pelayanan masyarakat yang lebih berkualitas. Turut hadir Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, para kepala OPD terkait dari Kabupaten Tabanan dan Badung, jajaran pengurus Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, serta para camat dan peserta pelatihan.

Mewakili Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata selaku Pengarah Posyandu menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan memperbarui pemahaman pengurus Posyandu, khususnya dalam tata kelola pelayanan di lapangan.

Ia menjelaskan, penguatan enam bidang SPM meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial menjadi langkah strategis untuk memastikan Posyandu mampu memberikan pelayanan yang terintegrasi dan berkualitas kepada masyarakat. “Kegiatan Bina Posyandu ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan para pembina di tingkat kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan. Tim Pembina Posyandu memiliki peran vital dalam mendampingi kader agar operasional Posyandu berjalan aktif dan berkualitas,” ujarnya.

Baca Juga  Rayakan HUT Ke-32, Prodi Spesialis Ilmu Bedah Gelar Yudisium dan Syukuran Angkatan Ke-76

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Rai menegaskan pentingnya penguatan kapasitas pengurus dan kader sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Menurutnya, Posyandu saat ini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi pusat layanan masyarakat yang mendukung enam bidang SPM secara terpadu.

Bunda Rai menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pembinaan yang berkelanjutan menjadi kunci dalam mewujudkan Posyandu yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pengurus dan kader Posyandu semakin memahami tugas dan fungsinya, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, terpadu, dan menjangkau kebutuhan masyarakat secara menyeluruh,” ungkap Bunda Rai.

Sementara itu, Ketua Panitia Bina Posyandu Tahun 2026, Ny. Ni Komang Sriani, menyampaikan kegiatan berlangsung pada 2–4 Juni 2026 dan bertujuan meningkatkan kompetensi pengurus Posyandu dalam pembinaan kader serta penguatan pelaksanaan Posyandu 6 SPM.

Pelaksanaan Bina Posyandu Angkatan VI diikuti oleh 112 peserta yang berasal dari Kabupaten Badung dan Kabupaten Tabanan. Dari Kabupaten Tabanan, peserta terdiri atas Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Selemadeg dan Selemadeg Timur beserta jajaran pengurus yang akan menjadi penggerak penguatan Posyandu di wilayah masing-masing. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Apresiasi Generasi Muda, Ketua TP PKK Badung Hadiri Malam Purna Paskibraka 2025v

Published

on

By

Ketua TP PKK Badung
MALAM PURNA PASKIBRAKA: Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025 di Hotel Made Bali, Senin (1/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025. Acara penuh kebanggaan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6), di Hotel Made Bali.

Momen ini menandai penutupan resmi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2025. Acara dilaksanakan setelah seluruh anggota Paskibraka Badung 2025 sukses menuntaskan tugas pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih dengan khidmat dan bertanggung jawab.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung beserta jajaran, Tim Perumus Kebijakan Pemkab Badung, perwakilan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Badung, orang tua murid, tim pelatih, serta seluruh anggota Purna Paskibraka Badung 2025.

Pada kesempatan tersebut, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan sertifikat penghargaan secara simbolis kepada perwakilan anggota Paskibraka. Penyerahan ini menjadi bentuk apresiasi resmi atas rampungnya masa pembinaan dan tugas negara oleh pemuda-pemudi pilihan Badung.

Rasniathi Adi Arnawa turut mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi, kedisiplinan, dan semangat juang seluruh peserta selama masa pendidikan hingga bertugas.

“Kepada seluruh Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025, kami sampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya. Kalian telah membuktikan bahwa generasi muda Badung memiliki karakter yang kuat, berintegritas, dan berjiwa nasionalis yang tinggi dalam mengemban amanah negara,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan ini merupakan kebanggaan besar bagi keluarga, sekolah, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Badung. Terima kasih tulus juga disampaikan kepada orang tua dan tim pelatih atas dukungan dan pendampingan yang menjadi kunci utama pembentukan karakter para anggota.

Baca Juga  Rayakan HUT Ke-32, Prodi Spesialis Ilmu Bedah Gelar Yudisium dan Syukuran Angkatan Ke-76

Dirinya berharap pengalaman, ilmu, dan nilai luhur selama pelatihan dapat menjadi bekal seumur hidup. Nilai Pancasila wajib dijaga dan dijadikan pedoman harian.

“Semoga pengalaman berharga ini menjadi bekal untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan, serta menjadi teladan di tengah masyarakat. Jadilah generasi yang berprestasi, berkarakter luhur, dan senantiasa memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa Indonesia tercinta,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca