Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

FMIPA Raih Tiga Apresiasi Prodi Unggul dan Gedung Baru pada Refleksi Akhir Tahun 2021 Unud

BALIILU Tayang

:

de
TERIMA PIAGAM: Dekan FMIPA Dra. Ni Luh Watiniasih, M.Sc., Ph.D. menerima piagam penghargaan dari Universitas Udayana menutup tahun 2021. (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Menyongsong tahun baru 2022, Universitas Udayana menggelar acara refleksi akhir tahun 2021 secara luring dari Gedung Widya Sabha Universitas Udayana serta secara daring melalui kanal youtube Udayana tv, Jumat, 31 Desember 2021.

Acara di akhir tahun 2021 ini diisi dengan penyerahan apresiasi kepada kinerja civitas yang secara totalitas memberikan kontribusi dan dukungan serta mendedikasikan diri untuk bersama-sama bekerja keras selama setahun ini dalam memajukan Universitas Udayana. Juga melakukan review terhadap kegiatan-kegiatan yang belum dicapai di tahun 2021 sehingga di tahun 2022 Universitas Udayana  dapat melaksanan semua target universitas dengan baik. 

Penghargaan-penghargaan tersebut diantaranya apresiasi kepada mahasiswa berprestasi dan dosen pembimbingnya, penyerahaan sertifikasi akreditasi internasional dan Program Studi Unggul, penghargaan Unud Journal Ranking (UJAR) dan bantuan pengelolaan, apresiasi pemberitaan terbaik dan terbanyak untuk unit kerja, penyerahan penghargaan kepada Kepala Biro Kemahasiswaan I Dewa Gede Oka, S.E yang akan memasuki masa purnatugas terhitung 1 Januari 2022, penandatanganan prasasti gedung baru serta launching beberapa sistem informasi oleh USDI.

Rektor Unud Prof. I Nyoman Gde Antara dalam refleksi akhir tahun ini menyampaikan dari delapan Indikator Kinerja Utama (IKU) Universitas Udayana di tahun 2021 terdapat lima IKU yang sudah berhasil tercapai, angka capaian kinerja tersebut tentunya merupakan kebanggaan dan hasil kerja keras bersama. Tiga IKU yang masih belum mencapai target merupakan pekerjaan besar yang harus dicapai pada tahun berikutnya. Dalam Renstra Unud menargetkan 80 persen pencapaian dalam kinerja anggaran dan sampai saat ini Unud sudah mencapai angka 81 persen. Pada tahun 2021 ini Universitas Udayana mampu meraih predikat A pada Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Akreditasi Institusi A kembali dipertahankan dan akan diajukan Intrumen Suplemen onversi (ISK) untuk meraih predikat Unggul yang menunjang Unud menuju (Perguruan Tinggi Negeri Berbada Hukum) PTN BH , serta kembali meraih predikat Badan Publik Informatif dari Komisi Informasi Pusat (KIP).

Di samping capaian tersebut, Universitas Udayana tetap berkomitmen untuk meraih predikat zona integritas Wilayah bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) untuk unit kerja, predikat Kampus Sehat dari Kementerian Kesehatan serta upaya dalam mewujudkan Green Campus dan ekosistem pendidikan yang aman, nyaman serta terintegrasi. 

Pada tahun 2021 ini pun Unud telah merampungkan sembilan pekerjaan konstruksi yakni lanjutan Gedung Fakultas MIPA di Kampus Denpasar, Gedung Laboratorium Engineering, rehabilitasi Gedung Perpustakaan, Ruang Terbuka Hijau Kampus Sudirman, renovasi atap Gedung Auditorium Widyasabha, Ruang CSSD dan FASUM RS PTN, pemagaran aset tanah tahap II, renovasi Gedung Kuliah Fapet dan penataan halaman, pos satpam serta hutan Gedung Rektorat. Tahun depan target pembangunan asrama mahasiswa dan delapan dekanat di Kampus Bukit Jimbaran diharapkan dapat rampung. Dekanat akan dilengkapi dengan ruang koprodi dan ruang dosen yang memadai.

Mengakhiri acara Refleksi Universitas Udayana Tahun 2021 ini, Rektor mengucapkan Selamat Menyambut Tahun Baru 2022 bagi seluruh civitas akademika Universitas Udayana. Semoga di tahun yang baru kita dapat berkinerja lebih baik lagi, dan mampu meraih lebih banyak capaian sehingga berbagai program yang sudah dirancang  untuk tahun 2022 dapat terwujud dan terlaksana dengan baik.

Tiga Prodi MIPA raih Akreditasi Unggul. (Foto: Ist)

Dihubungi terpisah, Dekan FMIPA Dra. Ni Luh Watiniasih, M.Sc., Ph.D. menyatakan apresiasi dan terima kasih atas segala fasilitas dan dukungan dari Universitas Udayana kepada Fakultas MIPA. FMIPA sebagai salah satu fakultas besar di Universitas Udayana selalu berkomitmen teguh mendukung semua kebijakan-kebijakan dan program kerja Rektor, bekerja bersama-sama memujudkan target IKU Universitas Udayana di tahun-tahun berikutnya.

Semua apresiasi yang diterima oleh FMIPA pada kesempatan ini yaitu tiga apresiasi akreditasi unggul untuk Program Studi S1 Biologi, S1 Farmasi, dan Profesi Apoteker merupakan salah satu bukti komitmen dan dukungan dari seluruh civitas FMIPA kepada Universitas Udayana. Watiniasih pada kesempatan itu juga mengucapkan terima kasih kepada rektor Unud atas selesainya gedung baru FMIPA di kampus Unud Sudirman. Gedung ini merupakan gedung yang sudah sejak lama dinanti-nanti oleh FMIPA yang akan digunakan secara maksimal untuk mendukung kinerja FMIPA dan Universitas Udayana. 

Tidak Lupa Witiniasih juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh civitas akademika FMIPA karena dengan dukungan yang luar biasa dari pimpinan fakultas, koordinator program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa mampu membuat FMIPA menutup akhir tahun 2021 manis. Sebagai akhir kata, Watiniasih mengucapkan selamat menyongsong tahun baru 2022 semoga di tahun yang baru FMIPA dapat meningkatkan kinerja sehingga lebih banyak capaian yang dapat terwujud dengan baik. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas515-FMIPA-Raih-Tiga-Apresiasi-Prodi-Unggul-dan-Gedung-Baru-Pada-Refleksi-Akhir-Tahun-2021-UNUD.html  (gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

KPU Bali Perkuat Kompetensi SDM melalui Implementasi “Learning Management System”

Published

on

By

Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan memimpin Rapat Koordinasi Penguatan Kompetensi SDM melalui Learning Management System di Ruang Rapat KPU Provinsi Bali.
RAKOR: Rapat Koordinasi Penguatan Kompetensi Sumber Daya Manusia melalui Learning Management System yang dilaksanakan secara hybrid di Ruang Rapat KPU Provinsi Bali, Selasa (11/8/2026). (Foto: Hms KPU Bali)

Denpasar, baliilu.com – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali memperkuat kompetensi sumber daya manusia (SDM) melalui penerapan Learning Management System (LMS) di lingkungan sekretariat KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Bali. Penguatan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Penguatan Kompetensi Sumber Daya Manusia melalui Learning Management System yang dilaksanakan secara hybrid di Ruang Rapat KPU Provinsi Bali, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan dihadiri Ketua Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan dan Penelitian dan Pengembangan KPU RI Parsadan Harahap, jajaran Pusat Pelatihan dan Pengembangan SDM KPU, Ketua dan Anggota KPU Provinsi Bali, Sekretaris KPU Provinsi Bali, Ketua KPU Kabupaten/Kota se-Bali, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Sekretaris/Plt. Sekretaris, serta jajaran pengelola SDM KPU Kabupaten/Kota se-Bali.

Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu perhatian utama dalam membangun organisasi yang profesional. Ia menegaskan, jajaran komisioner dan sekretariat harus memiliki semangat dan komitmen yang sama dalam menjalankan tugas kelembagaan. Menurutnya, pengembangan kompetensi perlu terus didorong, termasuk melalui peningkatan pendidikan formal serta pembelajaran mandiri. “Kita dorong untuk melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kualitas SDM KPU,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan dan Penelitian dan Pengembangan KPU RI Parsadan Harahap menjelaskan bahwa LMS merupakan program nasional yang akan diterapkan pada seluruh satuan kerja KPU. Melalui LMS, setiap ASN KPU didorong mengikuti pembelajaran mandiri dengan ketentuan minimal 20 jam pelajaran (JP) bagi PNS dan 24 JP bagi PPPK. Ia menekankan bahwa penerapan LMS bertujuan membangun standar pengembangan kompetensi yang sama di seluruh satuan kerja. Adapun LMS bagi komisioner saat ini masih dalam proses pemenuhan persyaratan administratif dan ditargetkan dapat diuji coba dalam waktu mendatang.

Parsadan juga menekankan pentingnya membangun sinergi antara komisioner dan sekretariat sebagai satu kesatuan kelembagaan, sekaligus menjaga budaya kerja, pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), serta tata kelola arsip sesuai ketentuan. Ia mengibaratkan KPU seperti kendaraan yang harus selalu siap digunakan kapan pun dibutuhkan. Karena itu, meskipun tidak sedang berada dalam tahapan pemilu, kinerja dan kompetensi jajaran harus tetap dijaga. Ia juga mendorong pengembangan materi pembelajaran yang lebih spesifik dan berbasis kearifan lokal.

Untuk KPU di Bali, pelaksanaan pembelajaran melalui sistem yang tersedia ditargetkan dapat mencapai 100 persen pada September 2026 dan selanjutnya dievaluasi pada November dan Desember. Melalui penguatan LMS, KPU diharapkan mampu membangun SDM yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi tantangan penyelenggaraan Pemilu 2029. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Libatkan 13 Negara, Gubernur Koster Buka Kompetisi Keamanan Siber Internasional C2C-CTF 2026

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster membuka Kompetisi Keamanan Siber Internasional C2C-CTF 2026 di Hotel Padma Resort, Legian, Kuta.
BUKA KOMPETISI: Gubernur Bali Wayan Koster membuka Kompetisi Keamanan Siber Internasional Country to Country Capture The Flag (C2C-CTF) 2026 yang berlangsung di Hotel Padma Resort, Legian Kuta, Selasa (11/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster membuka Kompetisi Keamanan Siber Internasional Country to Country Capture The Flag (C2C-CTF) 2026 yang berlangsung di Hotel Padma Resort, Legian Kuta, Selasa (11/8). Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Koster disaksikan sejumlah undangan. Untuk diketahui, kompetisi global yang berlangsung dari tanggal 10 hingga 14 Agustus 2026 diselenggarakan oleh Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) di bawah naungan International Cyber Security Center of Excellence (INCS-CoE).

Kompetisi ini merupakan bagian dari pengembangan Cyber Security Center of Excellence yang dibangun melalui kerja sama hibah Pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA). Program telah berjalan selama enam tahun dengan Universitas Indonesia sebagai pelaksana dan Kementerian Komunikasi dan Digital sebagai mitra pemerintah dalam pengembangannya.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Alexander Sabar dalam sambutan yang disampaikan secara daring menyampaikan bahwa ajang bergengsi ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kapasitas talenta siber nasional sekaligus memperluas kolaborasi internasional dalam menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks. Ia menegaskan, perkembangan geopolitik dunia membuat serangan siber terus meningkat dan melintasi batas negara. Karena itu, setiap negara perlu memperkuat kemampuan sumber daya manusia di bidang keamanan siber agar mampu menghadapi berbagai tantangan baru di era digital.

Alexander Sabar menilai, pengembangan talenta menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan siber nasional. Karena itu, Kemkomdigi mendukung penyelenggaraan C2C-CTF 2026 yang mempertemukan mahasiswa dan peneliti keamanan siber dari berbagai negara untuk bertukar pengetahuan serta menguji kemampuan teknis menghadapi berbagai skenario ancaman digital.

Rektor Universitas Indonesia Prof. Heri Hermansyah dalam sambutan yang disampaikan melalui tayangan video menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan Kompetisi Keamanan Siber Internasional Country to Country Capture The Flag (C2C-CTF) 2026.  Universitas Indonesia bangga bisa berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan ini.

Kompetisi diikuti 81 peserta dari 13 negara, yaitu Indonesia, Jepang, Australia, Hong Kong, Singapura, Bangladesh, Kamboja, Inggris, Kazakhstan, Laos, Filipina, Spanyol, dan Amerika Serikat. Ajang ini melibatkan perwakilan dari berbagai perguruan tinggi dunia, antara lain University of Cambridge, Keio University Jepang, Royal Holloway University of London, Edith Cowan University Australia, The University of Melbourne, Cambodia Academy of Digital Technology, National University of Laos, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Indonesia. Indonesia menjadi tuan rumah C2C-CTF 2026 melalui Universitas Indonesia dengan menggandeng Universitas Udayana sebagai mitra pelaksana di Bali.

Penyelenggaraan ini menjadi capaian penting karena sebelumnya kompetisi tersebut digelar di sejumlah universitas terkemuka dunia, seperti Royal Holloway University of London, Massachusetts Institute of Technology (MIT), Keio University Jepang, Edith Cowan University Australia, dan Northeastern University di Boston. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Butuh Bantuan di Jalan Tol? Layanan Polri 110 Kini Terintegrasi, Respons Lebih Cepat

Published

on

By

Kasubdit Wal dan PJR Korlantas Polri Kombes Pol. Ruben Verry Takaendengan memberikan arahan terkait integrasi layanan Polri 110 di jalan tol.
Kasubdit Wal dan PJR Korlantas Polri Kombes Pol. Ruben Verry Takaendengan, S.I.K. saat memberikan arahan kepada jajaran personel lalu lintas. (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com –  Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat dengan memanfaatkan teknologi digital. Salah satunya melalui layanan Polri 110 yang kini semakin mudah diakses, cepat dan responsif serta terintegrasi dalam pelayanan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan khususnya di ruas Tol.

Melalui layanan 110, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan kepolisian dalam satu platform secara lebih praktis. Kehadiran fitur layanan Polri 110 juga memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun membutuhkan bantuan kepolisian secara cepat.

Melalui sistem yang terintegrasi, laporan masyarakat mengenai kondisi darurat di jalan tol dapat diteruskan kepada jajaran kepolisian sesuai wilayah dan kebutuhan penanganannya. Dengan demikian, petugas yang berada paling dekat dengan lokasi kejadian dapat segera memberikan respons.

Kasubdit Wal dan PJR Korlantas Polri Kombes Pol. Ruben Verry Takaendengan, S.I.K. mengatakan, penguatan layanan berbasis digital 110 yang terintegrasi dengan layanan Ruas Tol merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kepolisian yang semakin mudah dan cepat.

“Korps Lalu Lintas Polri terus berupaya menghadirkan pelayanan yang mudah diakses, cepat dan responsif. Melalui 110 masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan kepolisian di Ruas Tol,” ujar Kombes Pol. Ruben.

Menurutnya, layanan Polri 110 menjadi salah satu sarana penting yang memungkinkan masyarakat berkomunikasi secara langsung dengan kepolisian ketika membutuhkan bantuan maupun menyampaikan informasi terkait situasi yang memerlukan kehadiran petugas.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan ketika membutuhkan pelayanan kepolisian. Di jalan tol dengan sistem yang terintegrasi, laporan atau kebutuhan masyarakat dapat diterima dan diteruskan kepada jajaran yang memiliki kewenangan dan kedekatan wilayah untuk segera ditindaklanjuti,” ucap Kombes Pol. Ruben.

Kombes Pol. Ruben menuturkan, pemanfaatan teknologi dalam pelayanan kepolisian juga menjadi bagian dari upaya Polri untuk membangun komunikasi yang semakin dekat dengan masyarakat.

Kata Kombes Pol. Ruben, masyarakat tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga memiliki ruang untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Partisipasi masyarakat sangat penting. Setiap informasi yang disampaikan melalui kanal pelayanan Polri 110 merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan keamanan keselamatan serta kelancaran lalu lintas. Karena itu, kami ingin memastikan setiap laporan masyarakat di jalan tol mendapatkan respons dan penanganan yang tepat,” kata Kombes Pol. Ruben.

Polri juga terus mendorong seluruh jajaran untuk memberikan respons yang cepat dan profesional terhadap setiap laporan yang diterima. Integrasi layanan di jalan tol diharapkan dapat memperpendek waktu respons sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan dari personel yang berada paling dekat dengan lokasi kejadian.

“Teknologi bukan sekadar soal aplikasi, tetapi bagaimana teknologi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Khususnya di jalan tol, Ukurannya adalah ketika masyarakat membutuhkan petugas, mereka (masyarakat) tahu harus menghubungi ke mana, mudah mengaksesnya, dan mendapatkan respons yang cepat,” tegasnya.

Adapun fitur layanan 110 Petugas dapat diunduh melalui Google Play Store pada perangkat Android. Masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia sesuai dengan kebutuhan pelayanan kepolisian.

Korps Lalu Lintas Polri mengajak masyarakat untuk memanfaatkan 110 Petugas secara bijak sebagai sarana komunikasi dan pelayanan kepolisian. Dengan dukungan masyarakat dan pemanfaatan teknologi yang terintegrasi, Korps Lalu Lintas Polri berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah, cepat, responsif dan dekat dengan masyarakat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca