Di sela pertemuan, para delegasi dari FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha, FMIPA Universitas Mataram, FMIPA Universitas Cendrawasih, Fakultas Biologi Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, FMIPA Universitas Gorontalo, FMIPA Unud, dan Unsrat melakukan sesi foto bersama. (Foto: Ist)
Manado, baliilu.com – Dalam rangka membahas implementasi kerja sama antara Universitas Udayana dan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Udayana Dra. Ni Luh Watiniasih, M.Sc., Ph.D. menghadiri kegiatan kerja sama dengan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).
Pertemuan membahas kerja sama ini dihadiri langsung oleh Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Ellen J. Kumaat, M.Sc., DEA., Dekan FMIPA Unsrat Prof. Dr. Benny Pinontoan, M.Sc., jajaran pimpinan FMIPA Unsrat, berlangsung selama dua hari pada 25-26 Maret 2022, di FMIPA Unsrat Manado, Sulawesi Utara.
Foto bersama usai Seminar Nasional Sain dan Terapan VI FMIPA Unsrat Manado. (Foto: Ist)
Dalam kegiatan ini selain Dekan FMIPA Universitas Udayana, diundang pula pimpinan dari universitas lain yaitu Prof. Dr. I Nengah Suparta – Dekan FMIPA Undiksha, Prof. Dedy Suhendra – Ph.D. – Dekan FMIPA Unram, Dra. Lusiawati Dewi, M.Sc. – Dekan Fakultas Biologi UKSW Salatiga, serta Dr. Dirk. Y.P. Runtubol, M.Kes. – Dekan FMIPA Universitas Cendrawasih Jayapura.
Kuliah Umum oleh Dekan FMIPA Unud. (Foto: Ist)
Kegiatan kerja sama yang dilaksanakan selama dua hari ini membahas implementasi MoU antara Unud dan Unsrat yaitu program kegiatan ke depan, tentang isu-isu penelitian dan pengabdian yang memungkinkan dilaksanakan bersama-sama antara Unud, Unsrat, Undiksha, Unram, UKSW Salatiga, dan Uncen Jayapura. Sebagai salah satu rangkaian acara kerja sama, dilaksanakan Seminar Nasional Sains dan Terapan (Semnas-Sinta) VI, Kuliah Tamu, serta pembahasan The 3rd International Conference on Natural Sciences, Mathematics, Research, and Technology (ICON-SMART 2022) yang akan dilaksanakan di Bali pada 3 – 4 Juni 2022.
Dalam Seminar Nasional Sains dan Terapan (Semnas-Sinta) VI yang merupakan kerja sama antara FMIPA Unud, Unsrat, Undiksha, UKSW, dan Uncen dengan mengusung tema ‘’Optimasi Penataan dan Entrepreneur Lingkungan Pasca-Pandemi’’ dilaksanakan di kampus Unsrat pada 25 Maret 2022 secara hybrid ini, Watiniasih diundang sebagai salah satu narasumber utama berdampingan dengan narasumber lain yakni Dekan FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha, Dekan FMIPA Universitas Mataram, Dekan FMIPA Universitas Cendrawasih, dan Dekan Fakultas Biologi Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Hadir juga dalam kegiatan ini Dekan FMIPA Universitas Gorontalo.
Selanjutnya Watiniasih beserta dekan lainnya tersebut juga didaulat sebagai narasumber dalam kuliah tamu yang diperuntukkan bagi mahasiswa di FMIPA Unsrat dengan mengangkat topik Behavioural Ecology. Tidak luput rencana program bersama antara FMIPA Unud dan FMIPA Unsrat sebagai implementasi perjanjian kerja sama yang telah dibuat, akan diadakan The 3rd International Conference on Natural Sciences, Mathematics, Research, and Technology (ICON-SMART 2022) pada 3 – 4 Juni 2022 dengan mengambil venue di Bali.
Konferensi ini merupakan bentuk kegiatan kolaborasi antara Universitas Sam Ratulangi, Universitas Udayana, Universitas Pendidikan Ganesha, Universitas Cendrawasih, Universitas Mataram, Universitas Negeri Malang, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Universitas Negeri Gorontalo, Yokohama National University (Jepang), dan Prince of Songkla University (Thailand) yang diharapkan dapat menjadi ajang sharing pengetahuan terkait isu-isu terkini dalam bidang matematika dan ilmu pengetahuan alam. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas761-FMIPA-UNUD-UNSRAT-UNDIKSHA-UNRAM-UKSW-dan-UNCEN-lakukan-kolaborasi-Konferensi-Internasional.html(gs/bi)
HADIRI BINA POSYANDU: Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya saat menghadiri langsung Pembukaan Bina Posyandu Angkatan VI Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman, Denpasar, Selasa (2/6). (Foto: Hms Tbn)
Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelayanan Posyandu dengan menghadiri langsung Pembukaan Bina Posyandu Angkatan VI Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman, Denpasar, Selasa (2/6). Kehadiran Bunda Rai menjadi wujud sinergi dan dukungan nyata dalam akselerasi implementasi Posyandu 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang terintegrasi di seluruh Bali.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali tersebut menjadi wadah peningkatan kapasitas para pengurus dan kader Posyandu dalam mendukung pelayanan masyarakat yang lebih berkualitas. Turut hadir Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, para kepala OPD terkait dari Kabupaten Tabanan dan Badung, jajaran pengurus Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, serta para camat dan peserta pelatihan.
Mewakili Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata selaku Pengarah Posyandu menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan memperbarui pemahaman pengurus Posyandu, khususnya dalam tata kelola pelayanan di lapangan.
Ia menjelaskan, penguatan enam bidang SPM meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial menjadi langkah strategis untuk memastikan Posyandu mampu memberikan pelayanan yang terintegrasi dan berkualitas kepada masyarakat. “Kegiatan Bina Posyandu ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan para pembina di tingkat kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan. Tim Pembina Posyandu memiliki peran vital dalam mendampingi kader agar operasional Posyandu berjalan aktif dan berkualitas,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bunda Rai menegaskan pentingnya penguatan kapasitas pengurus dan kader sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Menurutnya, Posyandu saat ini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi pusat layanan masyarakat yang mendukung enam bidang SPM secara terpadu.
Bunda Rai menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pembinaan yang berkelanjutan menjadi kunci dalam mewujudkan Posyandu yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pengurus dan kader Posyandu semakin memahami tugas dan fungsinya, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, terpadu, dan menjangkau kebutuhan masyarakat secara menyeluruh,” ungkap Bunda Rai.
Sementara itu, Ketua Panitia Bina Posyandu Tahun 2026, Ny. Ni Komang Sriani, menyampaikan kegiatan berlangsung pada 2–4 Juni 2026 dan bertujuan meningkatkan kompetensi pengurus Posyandu dalam pembinaan kader serta penguatan pelaksanaan Posyandu 6 SPM.
Pelaksanaan Bina Posyandu Angkatan VI diikuti oleh 112 peserta yang berasal dari Kabupaten Badung dan Kabupaten Tabanan. Dari Kabupaten Tabanan, peserta terdiri atas Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Selemadeg dan Selemadeg Timur beserta jajaran pengurus yang akan menjadi penggerak penguatan Posyandu di wilayah masing-masing. (gs/bi)
MALAM PURNA PASKIBRAKA: Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025 di Hotel Made Bali, Senin (1/6). (Foto: Hms Badung)
Badung, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025. Acara penuh kebanggaan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6), di Hotel Made Bali.
Momen ini menandai penutupan resmi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2025. Acara dilaksanakan setelah seluruh anggota Paskibraka Badung 2025 sukses menuntaskan tugas pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih dengan khidmat dan bertanggung jawab.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung beserta jajaran, Tim Perumus Kebijakan Pemkab Badung, perwakilan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Badung, orang tua murid, tim pelatih, serta seluruh anggota Purna Paskibraka Badung 2025.
Pada kesempatan tersebut, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan sertifikat penghargaan secara simbolis kepada perwakilan anggota Paskibraka. Penyerahan ini menjadi bentuk apresiasi resmi atas rampungnya masa pembinaan dan tugas negara oleh pemuda-pemudi pilihan Badung.
Rasniathi Adi Arnawa turut mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi, kedisiplinan, dan semangat juang seluruh peserta selama masa pendidikan hingga bertugas.
“Kepada seluruh Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025, kami sampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya. Kalian telah membuktikan bahwa generasi muda Badung memiliki karakter yang kuat, berintegritas, dan berjiwa nasionalis yang tinggi dalam mengemban amanah negara,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan ini merupakan kebanggaan besar bagi keluarga, sekolah, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Badung. Terima kasih tulus juga disampaikan kepada orang tua dan tim pelatih atas dukungan dan pendampingan yang menjadi kunci utama pembentukan karakter para anggota.
Dirinya berharap pengalaman, ilmu, dan nilai luhur selama pelatihan dapat menjadi bekal seumur hidup. Nilai Pancasila wajib dijaga dan dijadikan pedoman harian.
“Semoga pengalaman berharga ini menjadi bekal untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan, serta menjadi teladan di tengah masyarakat. Jadilah generasi yang berprestasi, berkarakter luhur, dan senantiasa memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa Indonesia tercinta,” tutupnya. (gs/bi)
SOSIALISASI POSYANDU: Sekretaris I Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, membuka kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diikuti kader Posyandu se-Kota Denpasar yang berlangsung di Gedung Wanita Shanti Graha Denpasar, Selasa (2/6). (Foto: Hms Dps)
Denpasar, baliilu.com – Sekretaris I Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, membuka kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diikuti kader Posyandu se-Kota Denpasar. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Wanita Shanti Graha Denpasar, Selasa (2/6).
Dalam sambutannya, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk implementasi dari program Bina Posyandu TP Posyandu Provinsi Bali yang sebelumnya telah dilaksanakan bagi pengurus TP Posyandu dan kader Posyandu se-Bali.
Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman kader mengenai tugas dan fungsi mereka dalam melaksanakan layanan Posyandu 6 SPM di tengah masyarakat.
“Kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 SPM yang kita laksanakan pada hari ini merupakan bentuk implementasi Bina Posyandu TP Posyandu Provinsi Bali. Melalui kegiatan ini diharapkan kader akan semakin memahami tugas dan fungsinya dalam melaksanakan layanan Posyandu 6 SPM di masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, kader Posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan layanan sosial dasar kepada masyarakat. Oleh karena itu, melalui sosialisasi ini diharapkan para kader semakin memahami pola pelayanan yang diberikan saat hari buka Posyandu sehingga mampu memberikan layanan yang optimal dan tepat sasaran.
“Sehingga apa yang menjadi tujuan transformasi layanan Posyandu dapat kita wujudkan bersama, dimana melalui Posyandu 6 SPM dapat mendekatkan layanan guna mewujudkan masyarakat sejahtera menuju Denpasar MAJU,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa juga memohon dukungan dari pemerintah kecamatan serta desa/kelurahan agar dapat terus memfasilitasi pelaksanaan Posyandu 6 SPM, baik dari sisi pelayanan maupun upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kader Posyandu.
Ia berharap pembinaan dan sosialisasi serupa dapat terus dilakukan secara berjenjang di seluruh wilayah Kota Denpasar, mengingat jumlah kader Posyandu yang sangat banyak dan tersebar di empat kecamatan.
“Harapan kami, mengingat jumlah kader yang sangat banyak dan tersebar di empat kecamatan, hal serupa dapat terus digerakkan secara berjenjang. Sehingga percepatan peningkatan SDM kader Posyandu dapat kita capai bersama,” harapnya.
Melalui kegiatan ini, TP Posyandu Kota Denpasar berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas kader sebagai ujung tombak pelayanan dasar kepada masyarakat, sekaligus mendukung transformasi Posyandu dalam memberikan enam layanan dasar yang terintegrasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar. (eka/bi)