Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Fraksi Partai Golkar DPRD Badung Kritisi KUA-PPAS 2023 Kabupaten Badung

BALIILU Tayang

:

mediastuti
Pembicara Fraksi Partai Golkar Ni Luh Gede Sri Mediastuti, S.E. (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Meski sependapat dan menyetujui untuk ditetapkan menjadi perda, Fraksi Partai Golkar DPRD Badung mengkritisi dan memberikan beberapa catatan terhadap Kebijakan Umum APBD Badung (KUA) 2023 dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD (PPAS) Kabupaten Badung 2023 yang disampaikan oleh Bupati Badung pada pembukaan Sidang Paripurna DPRD Badung pada Selasa, 2 Agustus 2022.

Fraksi Partai Golkar juga menyetujui untuk ditetapkan dan diundangkan terhadap Ranperda tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha; Ranperda tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah; Ranperda tentang Penyelenggaraan Pelayanan Ketenagakerjaan; dan Ranperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 9 Tahun 2015.

‘’Setelah mendengar, menyimak, memperhatikan dan menelaah penjelasan bapak Bupati Badung pada pembukaan Sidang Paripurna hari Selasa, 2 Agustus 2022, kami Fraksi Partai Golkar juga sependapat dan dapat disetujui untuk menjadikan perda tentang Kebijakan Umum Anggaran tahun 2023. Namun, ada beberapa menjadi catatan strategis,’’ ujar pembicara Fraksi Partai Golkar Ni Luh Gede Sri Mediastuti, S.E. saat Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi-fraksi pada Rabu, 3 Agustus 2022 di Ruang Sidang Utama Gosana Kantor DPRD Badung.

Mediastuti menyampaikan beberapa catatan terkait KUA Badung 2023 yakni optimalisasi pemungutan pajak daerah dan meminimalkan piutang pajak, dan masih cukup besarnya piutang pajak daerah yang tak tertagih perlu adanya upaya-upaya maksimal penagihan piutang tersebut. Meningkatkan validitas dan integritas data perpajakan daerah. Adanya upaya paksa penagihan terhadap penunggak pajak daerah, karena sejatinya pajak daerah tersebut merupakan titipan piskus kepada pemerintah melalui perusahaan. Kapasitas fiskal yang salah satu indikatornya pendapatan asli daerah yang dari tahun 2020 sampai sekarang mengalami kontraksi yang sangat dalam, di sisi lain kebutuhan fiskal mengalami peningkatan maka dapat dijadikan momentum untuk memanfaatkan celah fiskal ini untuk mendapatkan alokasi dana pusat.

Baca Juga  Soal Pajak SPA Naik 40 Persen, Begini Penjelasan Ketua DPRD Badung Putu Parwata 

Selain itu, belanja daerah yang sifatnya mandatory spending dimana tujuannya adalah untuk mengurangi masalah ketimpangan sosial dan ekonomi daerah, diantaranya di bidang pendidikan maupun di bidang kesehatan, tetap menjadi prioritas utama. Kebijakan peningkatan pendapatan daerah terutama organisasi perangkat daerah penghasil agar mendapatkan skala prioritas penganggaran.

Terhadap Rancangan PPAS APBD Kabupaten Badung 2023 yang disebutkan pendapatan daerah dirancang Rp.3.874.804.126.903,00 meningkat sebesar Rp.885.592.886.951,00 atau 29,63 % dari APBD (induk) tahun anggaran 2022 sebesar Rp.2.989.211.239.952,00. Pendapatan daerah tersebut terdiri dari : pendapatan asli daerah dirancang Rp.3.152.310.774.457,00 meningkat Rp. 1.071.090.434.951, atau 51,46 % dari APBD (induk) tahun anggaran 2022 sebesar Rp.2.081.220.339.506,00; pendapatan transfer dirancang sebesar Rp.722.493.352.446,00 menurun Rp. 185.497.548.000,00 atau 20,43 % dari APBD (induk) tahun anggaran 2022 sebesar Rp. 907.990.900.446,00:  

Sedangkan Belanja Daerah pada Rancangan KUA-PPAS 2023 dirancang Rp. 3.874.804.126.903,00  meningkat Rp.622.146.012.951,00 atau 19,13% dari APBD (induk) 2022 sebesar Rp.252.658.113.952,00. Belanja Daerah tersebut terdiri dari: belanja operasi dirancang Rp.3.210.181.691.503,; belanja modal dirancang Rp. 204.169.916.118,00; belanja tidak terduga dirancang Rp.64.990.959.398,00; belanja transfer dirancang Rp.395.461.559.884,00. Maka Fraksi Partai Golkar dapat menyetujui untuk menjadikan peraturan daerah namun mengkritisi dengan memberikan beberapa saran dan masukan.

Fraksi Partai Golkar menyarankan menjadikan proyeksi pendapatan asli daerah tahun 2022 sebagai tolok ukur proyeksi pendapatan daerah tahun 2023, benar-benar menggunakan indikator yang tepat, karena ketidakakuratan memproyeksi akan berdampak pada perencanaan pembangunan Badung.

‘’Dalam peningkatan ketahanan pangan, melalui program penyediaan dan pengembangan sarana pertanian dengan alokasi dana yang cukup besar, di sektor ini kita ingin mengetahui kondisi riil bidang pangan kita apakah dapat dikatakan dalam kondisi swasembada?’’ tanya Mediastuti.

Mediastuti lanjut mengatakan perlunya upaya-upaya atau langkah strategis dalam penanggulangan penyakit kuku dan mulut, terlebih Badung memiliki pasar hewan terbesar di Bali, juga memperhatikan kesejahteraan nelayan melalui program pengelolaan perikanan tangkap.

Baca Juga  Anggota DPRD Badung Wayan Sugita Putra Hadiri “Karya Pangeratep Mapedudusan Agung” di Pura Segara Ungasan

Selain itu, program penataan bangunan dan lingkungannya dialokasikan anggarannya pada kawasan-kawasan lingkungan pariwisata sehingga memberikan multiplayer efek, antara lain kawasan Pura Geger, kawasan Sawangan, kawasan Ungasan Kuta Selatan dan kawasan Tibubeneng Kuta Utara.

‘’Kami mendorong normalisasi insentif para kepala lingkungan yang selama ini terjadi pemotongan, karena mereka itu adalah ujung tombak pemerintah paling bawah, demikian juga normalisasi terhadap pemotongan lembaga yang lainnya,’’ ujarnya dan meminta memfasilitasi dan membantu pengurusan izin hak kekayaan intelektual.

Demikian juga pengembangan daerah tujuan pariwisata utamanya pariwisata budaya yang berbasis pedesaan, dengan penataan lingkungannya dan pelestarian tradisinya. Program pelestarian dan pengelolaan cagar budaya sehingga ke depan tidak ada lagi pemanfaatan situs-situs (goa) dimanfaatkan untuk kepentingan komersial oleh pihak tertentu.

‘’Keberadaan Sekolah Dasar (SD) Negeri 5 dan Sekolah Dasar 2 Kuta yang selama ini tidak bisa dilakukan renovasi/ perbaikan akibat sekolah tersebut berada di atas tanah investor, maka diperlukan langkah-langkah penyelesaiannya,’’ ujar Mediastuti.

Terkait komposisi belanja daerah berdasarkan kelompok belanja yaitu belanja operasi sebesar 82,85%, belanja modal sebesar 5,27%, belanja tidak terduga sebesar 1,68% dan belanja transfer sebesar 10,21% dari total belanja daerah, Fraksi Partai Golkar mencermati dengan kecilnya rancangan anggaran terhadap belanja modal, kemungkinan akan berpengaruh terhadap kecilnya peningkatan pada capaian pendapatan daerah di tahun-tahun berikutnya.

Fraksi Partai Golkar juga mendorong pembangunan rumah sakit di wilayah Kuta Selatan yang merupakan pengembangan investasi (BLUD) di bidang kesehatan untuk memfasilitasi pelayanan di bidang kesehatan di wilayah Kuta Selatan. Juga mendorong peningkatan fasilitas dan kualitas mutu pendidikan pada SMP Negeri 4 Petang yang terletak di Desa Carangsari, untuk mengurangi terjadi eksodus siswa ke SMP lainnya.

Baca Juga  Segenap Pimpinan DPRD Badung Hadiri Pelantikan Sekda Badung

‘’Kami mendorong pemberian penghargaan terhadap guru-guru dan tenaga kependidikan yang telah bersedia bertugas pada daerah terpencil di Kabupaten Badung, sehingga diharapkan terjadi pemerataan kualitas sumber daya guru dan tenaga pendidikan di seluruh Kabupaten Badung,’’ ujar Mediastuti seraya mendorong pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata terutama trotoarisasi, normalisasi sungai dan penataan pantai di Kuta Utara. Penyediaan alat berat pembersih pantai di wilayah pantai Kuta Utara, Kuta maupun di wilayah Kuta Selatan terutama pada saat-saat musim angin barat. Dan mendorong dilanjutkannya pembangunan taman sintetis Bung Karno, sehingga dapat dijadikan ikon ibu kota Mangupura, dan sekaligus sebagai penghargaan terhadap Bapak Bangsa, Bapak Proklamator Republik Indonesia di Kabupaten Badung. taman ini dapat dijadikan objek pariwisata desa, dimana lokasi ini terletak di Desa Penarungan.

parwata
Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat membuka Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Badung terkait beberapa ranperda. (Foto:Ist)

Rapat Paripurna dibuka Ketua DPRD Badung Putu Parwata, hadir Bupati Badung, Wakil Bupati Badung, Forkopimda, para wakil ketua dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Badung, Sekda Badung serta seluruh pejabat lengkap di lingkungan Pemkab badung, Sekwan DPRD Badung, pimpnan instansi vertikal, para direksi perusahaan daerah Kabupaten Badung, kepala BPD Cabang Badung dan Mangupura, ketua KPU dan staf ahli.

Mengawali pemandangan umum, Fraksi Partai Golkar mengucapkan dirgahayu Provinsi Bali ke- 64 yang jatuh pada tanggal 14 Agustus 2022, dan dirgahayu Republik Indonesia yang ke-77. Semoga pada momentum perayaan hari bersejarah ini, bangsa dan rakyat Indonesia selalu diberikan kekuatan, yang sejalan dengan tema peringatannya “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat”. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bedah Buku Rocky Gerung, Gubernur Koster Dorong Generasi Muda Rawat Semangat Marhaenisme di Era Digital

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Bedah Buku Rocky Gerung di Auditorium Unmas Denpasar
BEDAH BUKU: Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri Bedah Buku karya Rocky Gerung berjudul “Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z“ yang digelar di Auditorium Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar, Selasa (21/7). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk merawat semangat Marhaenisme sebagai landasan berpikir kritis, berkeadilan, dan berpihak kepada rakyat di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Bedah Buku karya Rocky Gerung berjudul “Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z“ yang digelar di Auditorium Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar, Selasa (21/7).

Kegiatan yang dihadiri ratusan mahasiswa tersebut menghadirkan Rocky Gerung selaku akademisi sekaligus penulis buku “Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z“ dan Dr. Airlangga Pribadi Kusman sebagai akademisi dan penulis buku sebagai narasumber. Diskusi berlangsung hangat dengan mengangkat relevansi nilai-nilai Marhaenisme dalam menjawab tantangan yang dihadapi Generasi Z di era digital.

Dalam sambutannya, Gubernur Koster mengatakan, bedah buku tersebut bukan sekadar agenda akademik, melainkan ruang pencarian makna untuk menjawab pertanyaan besar mengenai relevansi nilai-nilai perjuangan para pendiri bangsa bagi Generasi Z yang tumbuh di era algoritma, media sosial, dan kecerdasan buatan.

“Ini adalah forum pencarian makna. Sebuah upaya kolektif untuk menemukan benang merah antara masa lalu yang kaya dengan pengalaman perjuangan dan masa depan yang penuh dengan berbagai kemungkinan baru,” ujar Gubernur Koster.

Menurut Gubernur, Marhaenisme lahir dari kegelisahan Bung Karno terhadap ketimpangan sosial dan menjadi ideologi kerakyatan yang tumbuh dari realitas masyarakat Indonesia. Kini, melalui buku karya Rocky Gerung tersebut, semangat Marhaenisme diajak untuk dimaknai kembali agar tetap relevan bagi generasi yang menghadapi tantangan zaman yang berbeda.

Gubernur Koster juga menepis anggapan bahwa Generasi Z merupakan generasi yang apatis dan individualistis. Menurutnya, justru di tengah tantangan pandemi, krisis ekonomi, perubahan iklim, hingga derasnya arus informasi, banyak anak muda tetap menunjukkan kepedulian terhadap isu keadilan, kesetaraan, dan masa depan bangsa.

Baca Juga  Segenap Pimpinan dan Seluruh Anggota DPRD Badung Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

“Kehadiran mahasiswa dalam forum bedah buku seperti ini merupakan bukti bahwa generasi muda masih memiliki semangat untuk berpikir, membaca, berdiskusi, dan mencari jawaban atas berbagai persoalan kebangsaan,” katanya.

Ia menegaskan, forum akademik seperti bedah buku harus menjadi ruang latihan demokrasi yang sehat, di mana setiap gagasan diuji melalui argumentasi, bukan kemarahan, dan perbedaan pendapat dipandang sebagai kesempatan untuk saling belajar.

Lebih lanjut, Gubernur Koster mengingatkan bahwa pembangunan Bali tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan nilai, budaya, moralitas, dan harmoni. Prinsip tersebut menjadi landasan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru, yang bertujuan menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta seluruh isinya demi mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera dan bahagia, baik secara sekala maupun niskala.

Menurutnya, semangat bedah buku tersebut memiliki keterkaitan erat dengan implementasi nilai-nilai Sad Kerthi. Melalui budaya membaca dan berpikir kritis, mahasiswa turut membangun Atma Kerthi melalui penyucian pikiran dan jiwa. Melalui kepedulian terhadap sesama, nilai Jana Kerthi diwujudkan sebagai penghormatan terhadap kemanusiaan. Sementara komitmen membangun dunia yang lebih baik bagi seluruh makhluk hidup merupakan implementasi Jagat Kerthi, yakni menjaga keseimbangan dan keharmonisan alam semesta.

Gubernur Koster menekankan bahwa Bali membutuhkan generasi muda bukan sebagai penonton pembangunan, melainkan sebagai subjek yang aktif merancang, membangun, dan merawat masa depan Bali. Namun, keterlibatan tersebut harus tetap berpijak pada kearifan lokal yang menjadi identitas Pulau Dewata.

“Kearifan lokal Bali bukan berarti menolak modernitas. Justru Bali harus mampu menyerap hal-hal baik dari luar tanpa kehilangan jati dirinya. Nilai-nilai seperti Tri Hita Karana, Tat Twam Asi, dan Menyama Braya harus tetap menjadi fondasi dalam membangun masa depan Bali,” tegasnya.

Baca Juga  Segenap Pimpinan dan Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Badung Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster turut memberikan sentuhan budaya dengan membacakan puisi berjudul “Agustus” karya Yudhistira Massardi. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari para peserta dan semakin memperkaya suasana intelektual serta kebudayaan dalam rangkaian kegiatan bedah buku.

Gubernur Koster juga menyampaikan tiga pesan kepada mahasiswa. Pertama, menjadikan membaca sebagai kebiasaan yang tidak dapat ditawar di tengah derasnya arus informasi. Kedua, membangun budaya diskusi yang sehat dengan menghormati perbedaan pendapat. Ketiga, mengimplementasikan ilmu pengetahuan dalam kehidupan nyata sehingga nilai-nilai keadilan, kemanusiaan, dan keberpihakan kepada masyarakat menjadi pedoman dalam berkarya maupun memimpin di masa depan.

Di akhir sambutannya, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi kepada Rocky Gerung atas kontribusi pemikirannya melalui buku “Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z“, yang dinilai mampu menghidupkan kembali diskursus kebangsaan di kalangan generasi muda. Apresiasi juga diberikan kepada Universitas Mahasaraswati Denpasar yang terus menghadirkan ruang akademik sebagai tempat lahirnya pemikiran kritis, dialog yang sehat, serta pembentukan karakter mahasiswa.

Gubernur berharap bedah buku tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan budaya literasi, memperkuat tradisi intelektual, serta berkontribusi nyata dalam mewujudkan Bali yang maju, berdaya saing, dan tetap berakar kuat pada nilai-nilai budaya serta kearifan lokal. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Denpasar Arya Wibawa Terima Kunjungan Atase Perdagangan dan Perindustrian Konjen Timor Leste

Bahas Peluang Kerja Sama Berbagai Bidang

Loading

Published

on

By

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menerima kunjungan Atase Perdagangan dan Industri Konjen Timor Leste Apolo Justino Franca da Silva
TERIMA KUNKER: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menerima secara resmi kunjungan kerja Atase Perdagangan dan Industri Konsulat Jenderal Timor Leste di Denpasar, Apolo Justino Franca da Silva, di kantor Walikota Denpasar, Selasa (21/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menerima secara resmi kunjungan kerja Atase Perdagangan dan Industri Konsulat Jenderal Timor Leste di Denpasar, Apolo Justino Franca da Silva, di kantor Walikota Denpasar, Selasa (21/7).

Pertemuan ini juga turut dihadiri oleh Asisten Atase Perdagangan dan Industri, Ricardo de Araujo, dan staf lokal mereka, Theresia Nur Hayati. Pada kesempatan itu, kedua pihak membahas tentang peluang kerja sama antara Pemerintah Kota Denpasar dengan Pemerintah Timor Leste, yang berkaitan dengan perdagangan, sektor industri, pariwisata, budaya, serta sektor potensial lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Wawali Arya Wibawa menyampaikan harapan perihal potensi kerja sama kedua belah pihak. Untuk itu, penjajakan lanjutan antara keduanya sangat diperlukan. Diharapkan, potensi kerja sama di bidang ekonomi kreatif, bisnis, budaya, serta pendidikan dapat terjalin antara Pemkot Denpasar dan Pemerintah Timor Leste.

“Saat ini Pemkot Denpasar memang tengah fokus pada penjajakan kerja sama dengan banyak pihak kota kota di dunia sebagai langkah pengembangan Kota Denpasar,” kata Wawali Arya Wibawa.

Sementara itu, Atase Perdagangan dan Industri di Denpasar, Apolo Justino Franca da Silva, mengapresiasi langkah Pemkot Denpasar yang telah berkenan menerima kunjungan dan berdiskusi untuk kemungkinan Kerjasama kedua pihak.

“Terima kasih atas sambutan Bapak Wakil Walikota Denpasar yang luar biasa. Kami mengapresiasi langkah Pemkot Denpasar dalam rencana kerja sama dengan Negara kami,” tutur Apolo Justino.

Melalui pembentukan jalinan kerjasama itu, tak menutup kemungkinan kata Apolo Justino akan semakin membuka peluang kerjasama di bidang lainnya.

“Kami optimis pertemuan ini akan membuahkan kesepakatan yang akan memberikan manfaat yang baik bagi kedua belah pihak. Untuk itu kami menunggu,” katanya. (eka/bi)

Baca Juga  Segenap Pimpinan DPRD Badung Hadiri Pelantikan Sekda Badung

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buka Rakerprov KONI Bali 2026, Gubernur Koster Minta Fokus Porprov dan Berjuang Rebut Posisi Kelima PON

Published

on

By

Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta selaku Ketua Umum KONI Bali menyampaikan sambutan pada Rakerprov KONI Bali 2026
SAMBUTAN: Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali, yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menyampaikan sambutan pada Rakerprov KONI Bali 2026, di Gedung Wiswa Sabha Utama, Selasa (21/7). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan dukungannya terhadap para atlet yang sedang bersiap tanding pada Porprov 2027, yang sesuai rencana akan dilaksanakan di Kabupaten Buleleng.

“Saya minta pembinaan atlet lebih serius dilakukan, baik kesiapan fisik, strategi dan terutama kesehatan. Apabila semua itu sudah dimiliki, maka saya yakin semua atlet akan bertanding dengan fokus, dan berupaya memberikan yang terbaik untuk tanah kelahirannya,” ungkap Gubernur Koster saat membuka Rakerprov KONI Bali 2026, di Gedung Wiswa Sabha Utama, Selasa (21/7).

Rakerprov bertujuan untuk menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan program kerja serta memantapkan program kerja Tahun 2026 maupun hal-hal lain yang dianggap perlu guna perkembangan prestasi olahraga di Bali.

Diharapkan dengan adanya Rakerprov dapat menghasilkan gagasan atau ide-ide yang lebih baik untuk program kerja KONI dan cabang olahraga di Tahun 2026 dan Tahun 2027 demi pengembangan dan peningkatan prestasi olahraga di Bali.

Pada kesempatan ini, pihaknya juga menitipkan pesan agar seluruh atlet Bali yang berkompetisi dan berlaga, baik Porprov 2027 (di Kabupaten Buleleng) dan PON XXII pada tahun 2028 di NTB-NTT nanti untuk tetap bersemangat dan memberikan yang terbaik untuk Bali, jika sebelumnya menduduki peringkat ke-7, harapannya ke depan akan semakin meningkat.

“Khususnya PON mendatang, Bali dapat menduduki posisi ke-5, atau setidaknya tetap bertahan di posisi ke-7,” tegas Gubernur Koster.

Melalui Rakerprov hari ini, Gubernur Koster harap mampu melakukan perubahan mulai dari sistem pembinaan, sarana dan prasarana serta pendukung lainnya ke tingkat yang lebih baik.

“Perlu digarisbawahi bahwa sebuah organisasi tanpa perencanaan yang matang, tanpa komitmen bersama yang baik, tanpa kesadaran yang baik akan mustahil organisasi itu dapat berjalan maksimal dan optimal. Namun saya yakin, KONI yang sekarang memiliki komitmen, kerangka berpikir dan cara kerja yang berbeda, sehingga KONI saat ini lebih siap pada tahun ini dan pada tahun-tahun mendatang,” imbuh Gubernur Koster.

Baca Juga  Segenap Pimpinan dan Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Badung Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali, yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menyampaikan bahwa KONI berprinsip untuk bersiap melangkah bersama, membangun olahraga khususnya di pulau Bali.

Melalui Rakerprov ini, pihaknya sedang melakukan tatanan agar tidak ada lagi persoalan ketika melaksanakan Porprov.

Dalam Rakerprov juga akan dibahas kesiapan untuk melaksanakan Porprov pada tahun 2027 mendatang, agar lebih semakin matang dan siap sehingga saat maju ke PON XXII nanti, Bali memiliki daya saing yang lebih kuat, dan mampu menjadi personal yang tangguh bagi lawannya.

Porprov kali ini diharapkan akan semakin berkualitas dengan salah satunya upaya melibatkan tim kecil atau KONI Kabupaten/ Kota. Dimana para atlet yang sudah masuk pada tatanan internasional bisa ikut di PON nantinya, dan Porprov ini adalah salah satu ajang untuk meningkatkan prestasi para atlet.

Oleh sebab itu, pihaknya akan mengadakan pelatihan daerah dan pelatihan nasional menjelang PON, sehingga pada pra PON nanti bisa memberikan hasil yang maksimal.

“Tatanan ini juga menutup kepentingan politik yang masuk, dan ini real untuk olahraga, dan berkomitmen untuk Bali yang berprestasi,” ungkap Giri Prasta.

Untuk itu, pihaknya memegang teguh prinsip untuk menghindari masalah dan tidak melanggar aturan, dan tata pendanaan, siap bertanggungjawab sepenuhnya,

“Seribu rupiah pun akan dipertanggungjawabkan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang dilaksanakan,” tegas Giri Prasta. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca