Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

FT Unud Gelar PKKMB 2022

Angkat Topik “Penguatan Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi Menuju FT Unud Berdaya Saing Global”

Loading

BALIILU Tayang

:

Fakultas Teknik
Fakultas Teknik Universitas Udayana menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru Tahun 2022 pada Selasa, 16 Agustus 2022. (Foto : Ist)

Jimbaran, Badung, baliilu.com – Fakultas Teknik Universitas Udayana menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru Tahun 2022 pada Selasa, 16 Agustus 2022. Kegiatan kali ini dilaksanakan secara tatap muka di Gedung Widyasaba Rektorat Kampus Bukit Jimbaran setelah dua tahun berturut-turut dilaksanakan secara daring.

Sebanyak 906 mahasiswa yang terdiri dari 867 peserta mahasiswa baru dan 39 mahasiswa lama terbagi dalam 20 gugus bergabung dalam acara ini. Pelaksanaan acara sendiri difokuskan pada dua kegiatan di tingkat fakultas dan di tingkat program studi. PKKMB merupakan acara rutin yang diselenggarakan setiap tahun bagi Mahasiswa Baru Fakultas Teknik. PKKMB tahun ini mengambil tema “Penguatan Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi Menuju FT-Unud Berdaya Saing Global”.

 Dengan dilaksanakan kegiatan PKKMB di tingkat fakultas, mahasiswa baru secara resmi telah diterima bergabung di Fakultas Teknik Universitas Udayana. Selama kurun waktu masa studi ke depan, mahasiswa Fakultas Teknik diharapkan menjadi insan yang mandiri dan bertanggung jawab selama menempuh keilmuan di Fakultas Teknik. Mengembangkan bidang keilmuan dan bidang minat di luar kompetensi keilmuan yang terdapat di lingkungan Fakultas Teknik maupun di lingkungan Universitas Udayana.

(Foto : Ist)

Topik-topik yang disajikan dalam PKKMB ini terdiri dari ceramah bidang umum meliputi visi dan misi, pengenalan organisasi dan menangkap peluang dan tantangan ke depan. Ceramah bidang umum dibawakan oleh Dekan Fakultas Teknik Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D. Ceramah akademik membahas tentang topik strategi pembelajaran dan implementasi MBKM di perguruan tinggi yang dibawakan langsung oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan Prof. I Nyoman Suprapta Winaya, S.T.,M.A.Sc.,Ph.D., Wakil Dekan Bidang  Umum dan Keuangan Dr. Ir. I Ketut Gede Sugita, M.T., membawakan topik tentang sarana dan prasana, norma, etika kampus dan sanksi-sanksi.

Baca Juga  Realisasikan PKKM, Prodi Teknik Mesin Unud Gelar Simposium Internasional ISTESM 2022

Ceramah bidang kemahasiswaan, Ir. I Nyoman Budiastra, M.Erg., membawakan topik struktur organisasi dan kegiatan kemahasiswaan. Ceramah terakhir tentang keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan (K3L) yang dibawakan oleh Made Dodiek Wirya Ardana, S.T., M.T.

Ir. I Ketut Sudarsana, ST., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Udayana merupakan calon teknokrat muda Indonesia. Di mana pembentukan karakter mahasiswa yang kreatif, inovatif, bertanggung jawab dan memiliki semangat berkompetisi merupakan poin penting selama menjadi Mahasiswa Fakultas Teknik. Mahasiswa diharapkan menguatkan jejaring dan bekerja sama di luar kegiatan akademik yang saling menghormati dan menghargai di dalam etika berorganisasi. Dekan Fakultas Teknik menegaskan sistem pendidikan di tingkat universitas berbeda dengan di tingkat sekolah menengah di mana mahasiswa dituntut untuk menjadi mahasiswa yang bertanggung jawab baik pada diri sendiri, keluarga, institusi dan bangsa. 

(Foto : Ist)

Acara PKKMB ini juga dihadiri oleh Rektor Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng., IPU. Rektor menyampaikan sambutan sebagai ucapan selamat datang kepada para mahasiswa baru Fakultas Teknik Udayana. Rektor menyebutkan bahwa PKKMB fakultas ini akan memberikan makna lebih setelah adanya PKKMB universitas. 

“Jaga nama baik Prodi dengan rasa tanggung jawab. Pahami setiap akademik dan juga kemahasiswaan di tingkat fakultas hingga mistra bestari. Target untuk mahasiswa yang lulus tepat waktu sangatlah tinggi. Lulus tidak tepat waktu hal yang tidak baik untuk pribadi, keluarga maupun institusi. Kenali kegiatan kemahasiswaan yang mendukung studi maupun di luar akademik. Kalian merupakan mahasiswa terbaik yang diterima di Fakultas Teknik. Akademik juga diseimbangi dengan kegiatan organisasi di kampus. Menjadi Sarjana Teknik yang memiliki kompetensi yang lain yang lebih unggul dari alumni teknik universitas lain,” kata Rektor, ditujukan kepada mahasiswa baru saat acara PKKMB berlangsung.

Baca Juga  Kolaborasi FK dan FMIPA Unud Sukses Raih Juara 3 Udayana Education Festival 2023

Hari pertama para mahasiswa diperkenalkan kehidupan kampus di Fakultas Teknik Universitas Udayana. Melalui penjelasan skema dan proses pembelajaran serta perkenalan terhadap struktur organisasi yang berada di tingkat fakultas. Materi pengenalan dibawakan oleh Dekan Fakultas Teknik Ir. Ketut Sudarsana S.T., Ph.D., dengan target secara umum bahwa setiap mahasiswa baru Fakultas Teknik mempunyai kapabilitas untuk mengukir prestasi di bidang kemahasiswaan serta dapat berperan aktif dalam kegiatan kemahasiswaan.

Selain itu, melalui penjelasan pengenalan Fakultas Teknik, Dekan Fakultas Teknik juga berharap para mahasiswa mampu diarahkan untuk senantiasa tidak hanya  kreatif dan inovatif akan tetapi bertanggung jawab dalam proses studi perkuliahannya yang berarti tidak menambah masa studi dan memiliki indeks prestasi kumulatif yang tinggi agar mampu menunjang akreditasi pada masing-masing Prodi di Fakultas Teknik menjadi program studi yang sangat unggul dan juga tentunya mampu mengukir prestasi baik dalam skala nasional maupun internasional.

Adapun penentuan kelulusan peserta PKKMB berdasarkan lima kriteria yakni kehadiran dalam setiap kegiatan, keseriusan mengikuti kegiatan, kedisiplinan memanfaatkan waktu, ketekunan dalam menyimak materi ketaatan dalam mengikuti tata tertib.

Acara PPKMB Fakultas Tenik diakhiri dengan penyerahan mahasiswa baru kepada masing-masing program studi. Penyerahan dilakukan secara simbolis dengan memberikan piagam oleh Dekan Fakultas Teknik kepada masing-masing koordinator program studi setelah sesi istirahat selesai.

Kegiatan setelahnya akan dilanjutkan dengan pengenalan masing-masing program studi yang disampaikan oleh masing-masing program studi. Sehingga mahasiswa baru bisa mengenal lebih dekat berdasarkan dari program studi serta bisa mengembangkan potensi diri disetiap jurusan yang menjadi pilihannya. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1607-Tri-Dharma-Perguruan-Tinggi-Menjadi-Tema-Pada-Kegiatan-PKKMB-Fakultas-Teknik-Universitas-Udayana.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

TPID Bali dan BI Jaga Stabilitas Harga untuk Mendukung Aktivitas Ekonomi di Tengah Keterbatasan Pasokan BBM di Bali

Published

on

By

Warga Antre BBM di SPBU
Suasana Warga saat mengantre BBM di sebuah SPBU. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Bank Indonesia Provinsi Bali terus mencermati perkembangan pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Bali serta memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Daerah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pertamina, dan pelaku usaha. Kecepatan dan keberhasilan dari berbagai langkah percepatan pemulihan pasokan yang dilakukan oleh Pertamina, pasokan BBM di Bali diyakini secara bertahap akan dapat mengurangi antrian dan memenuhi permintaan masyarakat. Sinergi seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat untuk menjaga kelancaran distribusi BBM, keberlangsungan aktivitas ekonomi, serta stabilitas harga barang dan jasa di Bali.

Kepala Perwakilan Kantor BI Provinsi Bali Achris Sarwani melalui siaran pers mengatakan bahwa hasil pemantauan dan komunikasi Bank Indonesia dengan pelaku usaha menunjukkan bahwa keterbatasan pasokan BBM dalam beberapa hari terakhir terutama berdampak pada kelancaran mobilitas masyarakat dan wisatawan serta menimbulkan keterlambatan sebagian aktivitas operasional usaha. Dampak yang dilaporkan antara lain keterlambatan layanan transportasi wisatawan, penjemputan dan pengantaran tamu hotel, serta pengiriman kebutuhan operasional seperti bahan makanan, minuman, dan jasa laundry.

Namun demikian, lanjut Achris Sarwani, aktivitas usaha secara umum masih berjalan dan belum terdapat indikasi gangguan yang signifikan terhadap keseluruhan kegiatan ekonomi Bali.

Achris Sarwani menyebutkan, berdasarkan simulasi Bank Indonesia, apabila keterbatasan BBM berlangsung selama 3-5 hari, dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi Bali diprakirakan sekitar 0,014%, dan meningkat menjadi sekitar 0,019% apabila berlangsung hingga 7 hari. Mengingat proses normalisasi pasokan dan distribusi BBM tengah berlangsung, dampak terhadap perekonomian daerah diprakirakan tetap terbatas dan bersifat sementara.

Dari sisi inflasi, katanya, hasil pemantauan Bank Indonesia di sejumlah pasar tradisional dan pelaku usaha menunjukkan bahwa pasokan barang kebutuhan masyarakat masih relatif terjaga dan harga komoditas pangan secara umum masih stabil. Hingga saat ini belum terdapat indikasi tekanan harga yang meluas akibat keterbatasan BBM mengingat persediaan bahan pangan masih mencukupi. Meskipun terdapat potensi peningkatan biaya distribusi dan logistik dalam jangka pendek, dampaknya terhadap inflasi Bali diprakirakan relatif terbatas.

Baca Juga  <strong>Tingkatkan Pengetahuan Diabetes, Unud Bekerja Sama dengan Yamaguchi University Gelar Kuliah Tamu</strong>

“Berdasarkan simulasi Bank Indonesia, keterbatasan BBM selama 3-5 hari diprakirakan berdampak sekitar 0,010% terhadap inflasi Bali, sedangkan apabila berlangsung sekitar 7 hari dampaknya diprakirakan mencapai 0,018%. Sejalan dengan percepatan pemulihan pasokan dan distribusi BBM yang sedang berlangsung, dampak terhadap inflasi Bali diperkirakan tetap terkendali,” ujar Achris Sarwani.

Ke depan, kata Achris Sarwani, penguatan sinergi TPID dan koordinasi dengan Pertamina menjadi langkah penting untuk menjaga kecukupan pasokan serta kelancaran distribusi BBM, khususnya BBM bersubsidi. Komunikasi publik yang efektif dan penyampaian informasi secara berkala juga perlu terus diperkuat untuk memberikan kejelasan kepada masyarakat, menjaga ketenangan, serta menghindari pembelian secara berlebihan (panic buying). Selain langkah jangka pendek tersebut, upaya jangka menengah dan panjang untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik perlu terus diperkuat sebagai bagian dari peningkatan efisiensi energi dan dukungan terhadap kelestarian lingkungan Bali.

Bank Indonesia Provinsi Bali mengapresiasi langkah-langkah percepatan pemulihan pasokan dan distribusi BBM yang dilakukan oleh Pertamina bersama Pemerintah Daerah. Bank Indonesia bersama TPID akan terus memperkuat koordinasi dan pemantauan terhadap perkembangan pasokan BBM, harga pangan, serta kelancaran distribusi barang dan jasa. Dengan dukungan pasokan tambahan yang telah tiba, optimalisasi distribusi BBM, serta sinergi seluruh pemangku kepentingan, dampak terhadap aktivitas perekonomian dan inflasi Bali diprakirakan tetap terbatas sehingga stabilitas ekonomi daerah dapat terus terjaga. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Puan Dorong Tambahan Pasokan BBM Guna Atasi Kelangkaan di Bali  

Published

on

By

Ketua DPR RI Puan Maharani
Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali yang menyebabkan warga antre hingga berjam-jam di SPBU. Puan pun meminta Pertamina bersama Kementerian terkait menyiapkan intervensi dengan menambah pasokan BBM guna mengatasi kelangkaan tersebut.

“Kesulitan warga memperoleh BBM di sejumlah SPBU di Bali perlu segera diselesaikan melalui penguatan distribusi sampai titik pelayanan. Pemerintah dan Pertamina perlu memastikan adanya tambahan pasokan BBM di Bali,” kata Puan, Rabu (14/10/2026). Seperti diketahui, kelangkaan BBM di Bali membuat warga harus berburu bensin hingga berjam-jam. Kondisi tersebut terjadi di Denpasar, Badung, Klungkung, Buleleng, hingga Bangli.

Akibat kelangkaan BBM ini, terjadi antrean kendaraan yang mengular hingga 1 kilometer di banyak SPBU di Bali. Bahkan seorang warga perempuan di Badung sampai pingsan karena mengantre di SPBU hingga berjam-jam.

Adapun Pertamina mengungkap kelangkaan BBM tersebut disebabkan salah satunya karena kendala bongkar muat kapal tanker. Pertamina menyatakan akan menyiapkan tambahan pasokan BBM di Bali.

Terkait hal ini, Puan mengingatkan agar tambahan pasokan BBM juga disertai dengan perbaikan sistem distribusi. “Tambahan pasokan yang tiba juga perlu diikuti kepastian pengiriman ke SPBU, terutama wilayah yang masih mengalami kekosongan BBM dan terjadi antrean panjang,” tuturnya.

Puan pun mendorong Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Pertamina memeriksa seluruh tahapan pemulihan. Mulai dari kedatangan kapal, pembongkaran, persediaan terminal, hingga pengiriman kepada penyalur.

“Pemeriksaan harus memperjelas hambatan yang masih terjadi dan keputusan yang diperlukan untuk mempercepat pelayanan kembali normal. “Warga membutuhkan kepastian BBM dapat diperoleh di tempat pelayanan. Setiap tambahan pasokan perlu segera diterjemahkan menjadi pengiriman yang sesuai kebutuhan dan pemulihan SPBU yang dapat dirasakan masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga  Himanika Unud Gelar AsIK 2023, Sambut Mahasiswa Baru

Lebih lanjut, Puan menilai Pertamina perlu memetakan kebutuhan berdasarkan jenis BBM dan wilayah pelayanan. “SPBU yang mengalami kekosongan berulang harus memperoleh perhatian khusus agar pengiriman berikutnya mampu menutup kebutuhan sampai pasokan lanjutan tersedia,” jelas Puan.

Menurut perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu, Pemerintah harus menetapkan sasaran pemulihan yang terukur. Puan menyebut ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian Pemerintah dan Pertamina.

“Evaluasi perlu melihat jumlah SPBU yang kembali melayani, lamanya kekosongan, kecukupan pasokan antarjadwal pengiriman, dan perkembangan waktu antrean. Informasi tersebut menjadi dasar penyesuaian operasi setiap hari,” paparnya.

Selama pemulihan berlangsung, Puan meminta Pemerintah menjaga akses energi untuk pelayanan darurat dan kegiatan penting masyarakat melalui mekanisme yang sah.  “Penanganan harus memperhitungkan kebutuhan fasilitas kesehatan, angkutan umum, dan distribusi kebutuhan pokok sesuai jenis BBM yang digunakan,” ungkap Puan.

Tak hanya itu, Puan menilai pemulihan kelangkaan BBM juga memerlukan pembagian tanggung jawab yang jelas. “Pemerintah dan Pertamina perlu mengetahui lokasi yang masih terkendala, pihak yang menanganinya, dan kapan pelayanan diperkirakan membaik,” tegas cucu Bung Karno tersebut.

Di sisi lain, Puan mengingatkan Bali merupakan salah satu daerah pariwisata dengan penopang industri ekonomi kreatif yang berperan besar bagi roda perekonomian Negara. “Kelangkaan BBM yang tidak segera diatasi dapat berdampak terhadap perekonomian di Bali yang pada akhirnya akan memengaruhi ekonomi kerakyatan dan pembangunan ekonomi Nasional,” ucap Puan.

Puan mengatakan, DPR melalui komisi terkait akan mengawal evaluasi ketahanan pasokan Bali, termasuk kebutuhan cadangan operasional dan alternatif pengiriman ketika jadwal berubah. “Perbaikan perlu memastikan gangguan pada satu tahapan dapat diantisipasi sebelum berdampak luas terhadap pelayanan,” pungkasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Pisah Sambut Anggota Dewan Pengawas Badan Layanan Umum Universitas Udayana

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polri Mutasi 12 Pati dan Pamen, Sejumlah Jabatan di Bareskrim hingga Kewilayahan Bergeser

Published

on

By

Kadiv Humas Polri Jelaskan Mutasi Pati dan Pamen
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/10/2026). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Polri melakukan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2262/X/KEP./2026 tertanggal 12 Oktober 2026. Mutasi ini mencakup sejumlah jabatan di lingkungan Divisi Hubungan Internasional, Bareskrim Polri, Korbrimob, Lemdiklat Polri, serta kepolisian kewilayahan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/10/2026), mengatakan mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, serta rekam jejak dan integritas personel. Hal ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab secara optimal,” ujar Johnny.

Sejumlah pergeseran jabatan di antaranya Brigjen Pol Herry Dian Dwiharto dari Widyaiswara Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang NCB/Interpol Divhubinter Polri. Sementara itu, Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak yang sebelumnya menjabat Dirtipideksus Bareskrim Polri dimutasi menjadi Widyaiswara Kepolisian Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri. Jabatan Dirtipideksus selanjutnya diemban Kombes Pol Suhasto, yang sebelumnya menjabat Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I Bareskrim Polri.

Di lingkungan Bareskrim Polri, Kombes Pol Afrisal yang sebelumnya menjabat Penyidik Madya Tingkat II diangkat menjadi Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I. Adapun Kombes Pol Dodi Ruyatman yang sebelumnya menjabat Dirreskrimsus Polda Jawa Timur dimutasi menjadi Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat II Bareskrim Polri.

Mutasi juga mencakup jabatan kewilayahan. Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan yang sebelumnya menjabat Kapolresta Banyuwangi dimutasi menjadi Dirreskrimsus Polda Jawa Timur. Jabatan Kapolresta Banyuwangi selanjutnya diemban Kombes Pol Muharman Arta, yang sebelumnya menjabat Kapolresta Pekanbaru. Sementara itu, Kombes Pol Ronny Riantoko Eppang yang sebelumnya menjabat Perancang Anggaran Madya Tingkat III Stamarena Polri diangkat menjadi Kapolresta Pekanbaru.

Baca Juga  Himanika Unud Gelar AsIK 2023, Sambut Mahasiswa Baru

Selain itu, Kombes Pol Taufik Nurmandia yang sebelumnya menjabat Dirreskrimsus Polda Jambi dimutasi menjadi Dosen Kepolisian Madya Tingkat III STIK Lemdiklat Polri. Jabatan Dirreskrimsus Polda Jambi selanjutnya diemban Kombes Pol Yakhob Silvana Delareskha, yang sebelumnya menjabat Kabidseum Pusjarah Polri.

Dalam mutasi tersebut, terdapat pula penugasan terhadap personel Korbrimob Polri. Brigjen Pol Deonijiu De Fatima dimutasi sebagai Pati Baintelkam Polri dalam rangka penugasan pada BIN. Sementara itu, Brigjen Pol Leonardus Simarmata juga dimutasi sebagai Pati Baintelkam Polri dalam rangka penugasan pada BIN. Adapun Kombes Pol. Robert Da Costa dan Kombes Pol. Dr. Irfan S.D.P. Marpaung dimutasi sebagai Pamen Korbrimob Polri dalam rangka penugasan di luar struktur.

Johnny menambahkan, para pejabat yang memperoleh penugasan baru diharapkan segera menyesuaikan diri dan melaksanakan tanggung jawab sesuai dengan tugas masing-masing.

Polri juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para pejabat sebelumnya atas dedikasi serta pengabdian selama menjalankan tugas. Pengalaman dan kontribusi yang telah diberikan diharapkan dapat terus mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di berbagai bidang.

Melalui mutasi ini, Polri terus melakukan pembinaan sumber daya manusia dan penataan organisasi guna mendukung pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca