Sunday, 5 February 2023
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

FT Unud Gelar PKKMB 2022

Angkat Topik “Penguatan Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi Menuju FT Unud Berdaya Saing Global”

BALIILU Tayang

:

Fakultas Teknik
Fakultas Teknik Universitas Udayana menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru Tahun 2022 pada Selasa, 16 Agustus 2022. (Foto : Ist)

Jimbaran, Badung, baliilu.com – Fakultas Teknik Universitas Udayana menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru Tahun 2022 pada Selasa, 16 Agustus 2022. Kegiatan kali ini dilaksanakan secara tatap muka di Gedung Widyasaba Rektorat Kampus Bukit Jimbaran setelah dua tahun berturut-turut dilaksanakan secara daring.

Sebanyak 906 mahasiswa yang terdiri dari 867 peserta mahasiswa baru dan 39 mahasiswa lama terbagi dalam 20 gugus bergabung dalam acara ini. Pelaksanaan acara sendiri difokuskan pada dua kegiatan di tingkat fakultas dan di tingkat program studi. PKKMB merupakan acara rutin yang diselenggarakan setiap tahun bagi Mahasiswa Baru Fakultas Teknik. PKKMB tahun ini mengambil tema “Penguatan Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi Menuju FT-Unud Berdaya Saing Global”.

 Dengan dilaksanakan kegiatan PKKMB di tingkat fakultas, mahasiswa baru secara resmi telah diterima bergabung di Fakultas Teknik Universitas Udayana. Selama kurun waktu masa studi ke depan, mahasiswa Fakultas Teknik diharapkan menjadi insan yang mandiri dan bertanggung jawab selama menempuh keilmuan di Fakultas Teknik. Mengembangkan bidang keilmuan dan bidang minat di luar kompetensi keilmuan yang terdapat di lingkungan Fakultas Teknik maupun di lingkungan Universitas Udayana.

(Foto : Ist)

Topik-topik yang disajikan dalam PKKMB ini terdiri dari ceramah bidang umum meliputi visi dan misi, pengenalan organisasi dan menangkap peluang dan tantangan ke depan. Ceramah bidang umum dibawakan oleh Dekan Fakultas Teknik Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D. Ceramah akademik membahas tentang topik strategi pembelajaran dan implementasi MBKM di perguruan tinggi yang dibawakan langsung oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan Prof. I Nyoman Suprapta Winaya, S.T.,M.A.Sc.,Ph.D., Wakil Dekan Bidang  Umum dan Keuangan Dr. Ir. I Ketut Gede Sugita, M.T., membawakan topik tentang sarana dan prasana, norma, etika kampus dan sanksi-sanksi.

Baca Juga  BEM FK Unud Berikan Edukasi Seputar Penyakit Hepatitis Akut

Ceramah bidang kemahasiswaan, Ir. I Nyoman Budiastra, M.Erg., membawakan topik struktur organisasi dan kegiatan kemahasiswaan. Ceramah terakhir tentang keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan (K3L) yang dibawakan oleh Made Dodiek Wirya Ardana, S.T., M.T.

Ir. I Ketut Sudarsana, ST., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Udayana merupakan calon teknokrat muda Indonesia. Di mana pembentukan karakter mahasiswa yang kreatif, inovatif, bertanggung jawab dan memiliki semangat berkompetisi merupakan poin penting selama menjadi Mahasiswa Fakultas Teknik. Mahasiswa diharapkan menguatkan jejaring dan bekerja sama di luar kegiatan akademik yang saling menghormati dan menghargai di dalam etika berorganisasi. Dekan Fakultas Teknik menegaskan sistem pendidikan di tingkat universitas berbeda dengan di tingkat sekolah menengah di mana mahasiswa dituntut untuk menjadi mahasiswa yang bertanggung jawab baik pada diri sendiri, keluarga, institusi dan bangsa. 

(Foto : Ist)

Acara PKKMB ini juga dihadiri oleh Rektor Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng., IPU. Rektor menyampaikan sambutan sebagai ucapan selamat datang kepada para mahasiswa baru Fakultas Teknik Udayana. Rektor menyebutkan bahwa PKKMB fakultas ini akan memberikan makna lebih setelah adanya PKKMB universitas. 

“Jaga nama baik Prodi dengan rasa tanggung jawab. Pahami setiap akademik dan juga kemahasiswaan di tingkat fakultas hingga mistra bestari. Target untuk mahasiswa yang lulus tepat waktu sangatlah tinggi. Lulus tidak tepat waktu hal yang tidak baik untuk pribadi, keluarga maupun institusi. Kenali kegiatan kemahasiswaan yang mendukung studi maupun di luar akademik. Kalian merupakan mahasiswa terbaik yang diterima di Fakultas Teknik. Akademik juga diseimbangi dengan kegiatan organisasi di kampus. Menjadi Sarjana Teknik yang memiliki kompetensi yang lain yang lebih unggul dari alumni teknik universitas lain,” kata Rektor, ditujukan kepada mahasiswa baru saat acara PKKMB berlangsung.

Baca Juga  FISIP Unud Optimalisasi Program MBKM Mandiri

Hari pertama para mahasiswa diperkenalkan kehidupan kampus di Fakultas Teknik Universitas Udayana. Melalui penjelasan skema dan proses pembelajaran serta perkenalan terhadap struktur organisasi yang berada di tingkat fakultas. Materi pengenalan dibawakan oleh Dekan Fakultas Teknik Ir. Ketut Sudarsana S.T., Ph.D., dengan target secara umum bahwa setiap mahasiswa baru Fakultas Teknik mempunyai kapabilitas untuk mengukir prestasi di bidang kemahasiswaan serta dapat berperan aktif dalam kegiatan kemahasiswaan.

Selain itu, melalui penjelasan pengenalan Fakultas Teknik, Dekan Fakultas Teknik juga berharap para mahasiswa mampu diarahkan untuk senantiasa tidak hanya  kreatif dan inovatif akan tetapi bertanggung jawab dalam proses studi perkuliahannya yang berarti tidak menambah masa studi dan memiliki indeks prestasi kumulatif yang tinggi agar mampu menunjang akreditasi pada masing-masing Prodi di Fakultas Teknik menjadi program studi yang sangat unggul dan juga tentunya mampu mengukir prestasi baik dalam skala nasional maupun internasional.

Adapun penentuan kelulusan peserta PKKMB berdasarkan lima kriteria yakni kehadiran dalam setiap kegiatan, keseriusan mengikuti kegiatan, kedisiplinan memanfaatkan waktu, ketekunan dalam menyimak materi ketaatan dalam mengikuti tata tertib.

Acara PPKMB Fakultas Tenik diakhiri dengan penyerahan mahasiswa baru kepada masing-masing program studi. Penyerahan dilakukan secara simbolis dengan memberikan piagam oleh Dekan Fakultas Teknik kepada masing-masing koordinator program studi setelah sesi istirahat selesai.

Kegiatan setelahnya akan dilanjutkan dengan pengenalan masing-masing program studi yang disampaikan oleh masing-masing program studi. Sehingga mahasiswa baru bisa mengenal lebih dekat berdasarkan dari program studi serta bisa mengembangkan potensi diri disetiap jurusan yang menjadi pilihannya. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1607-Tri-Dharma-Perguruan-Tinggi-Menjadi-Tema-Pada-Kegiatan-PKKMB-Fakultas-Teknik-Universitas-Udayana.html (gs/bi)

Advertisements
iklan natal dprd badung
Advertisements
dprd bali
Advertisements
dprd badung
Advertisements
walikota galungan kuningan
Advertisements
galungan pemprov
Advertisements
ucapan DPC PDI P Badung
Advertisements
imlek dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Walikota Jaya Negara Dampingi Kunker Mendag Zulkifli Hasan di Pasar Kreneng

Pantau Stabilitas Harga Bahan Pokok Dukung Pengendalian Inflasi Berkelanjutan

Published

on

By

Operasi Pasar
Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan di Pasar Kreneng, Denpasar, Sabtu (4/2) pagi. (Foto : ist)

Denpasar, baliilu.com – Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan melaksanakan kunjungan kerja di Pasar Kreneng, Denpasar, Sabtu (4/2) pagi. Kunjungan ini dilaksanakan untuk meninjau serta memastikan stabilitas harga bahan pokok penyebab inflasi. Kedatangan Mendag, Zulkifli Hasan disambut Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar IB Kompyang Wiranata, Kadisperindag Nyoman Sri Utari serta OPD terkait lainya.

Sejak tiba, rombongan langsung meninjau pedagang pasar. Di tengah hiruk pikuk suasana pasar, tak jarang, Mendag Zulkifli Hasan berdialog langsung kepada pedagang terkait harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Kreneng. Sembari mengecek, pihaknya turut berbelanja beragam komoditi yang dijual di Pasar Kreneng.

Dalam kesempatan tersebut Mendag Zulkifli Hasan mengatakan, kunjungan kerja di pasar rakyat merupakan agenda rutin dalam rangka memantau perkembangan harga bahan pokok. Di mana, berdasarkan pemantauan di Pasar Kreneng Kota Denpasar ini diketahui harga bahan pokok tergolong stabil.

“Tadi kami berbelanja, dan juga langsung memantau, jadi di Pasar Kreneng ini tergolong stabil, untuk stok saya kira aman, sekarang kita akan atur terkait minyak goreng  agar bisa stoknya  ditambah untuk pasar rakyat,” ujarnya sembari mengingatkan semua pihak agar tidak mempermainkan harga bahan pokok lantaran diawasi oleh Satgas Pangan.

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengucapkan terimakasih atas kunjungan Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan di Pasar Kreneng Kota Denpasar. Di mana, kunjungan ini dilaksanakan guna meninjau dan memastikan stabilitas harga bahan pokok yang menjadi indikator inflasi.

Terkait inflasi, Jaya Negara menjelaskan, dalam rangka percepatan pengendalian inflasi daerah, Pemkot Denpasar bersama TPID Kota Denpasar akan menggencarkan beragam langkah strategis. Yakni melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan akan menggelar Bazar Pangan, Pemantauan Stok, Pasokan dan Harga Pangan, Gerakan Menanam (April – Mei 2023), Bantuan Sarana dan Prasarana Budidaya Ikan (Mei – Juni 2023) dan Bantuan Pakan Ikan (Juli – Agustus 2023).

Baca Juga  Prodi Sarjana Peternakan Unud Gelar Program Praktisi Mengajar untuk PBM

Selanjutnya Jaya Negara menambahkan, melalui Dinas Pertanian akan melaksanakan kegiatan pengawasan penggunaan sarana pendukung pertanian, sesuai dengan komoditas, teknologi dan spesifik lokasi. Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan melaksanakan operasi pasar/ pasar murah, pemantauan harga di 5 pasar yaitu  Pasar Ketapean, Pasar Badung, Pasar Kreneng, Pasar Agung , dan Pasar Nyanggelan (setiap hari). Serta kegiatan rutin monev informasi harga bahan makanan pokok dan strategis lainnya di pasar tradisional setiap Senin dan Kamis.

“Saat ini kita sudah memiliki Sewaka Jaya Mart, dengan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dengan memberikan subsidi bagi pedagang, sehingga masyarakat tetap membeli dengan harga yang terjangkau, selain juga turut menggelar operasi pasar, subsidi bagi pedagang pasar, bazar pangan, serta kerjasama lintas daerah untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi stok pangan,” ujarnya.

“Sinergitas antar OPD akan terus digencarkan, termasuk Perumda Pasar Sewakadarma yang akan menggencarkan  operasi pasar, pasar murah, pasar rakyat, dan menjalin kerjasama bisnis dengan penyedia barang kebutuhan pokok, semoga upaya pengendalian inflasi bisa kita wujudkan bersama,” imbuhnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan natal dprd badung
Advertisements
dprd bali
Advertisements
dprd badung
Advertisements
walikota galungan kuningan
Advertisements
galungan pemprov
Advertisements
ucapan DPC PDI P Badung
Advertisements
imlek dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Terbaik Se-Indonesia, Komisi I DPR RI Panja Kebocoran Data Minta Masukan Pemprov Bali Soal Keamanan Data

Published

on

By

pemprov bali
Kunjungan Kerja Panja Kebocoran Data Komisi I DPR RI ditutup tukar menukar cinderamata, di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Jumat (3/2/2023) pagi. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bali I Wayan Serinah menyampaikan Pemprov Bali selalu konsisten mengikuti perkembangan teknologi informasi, terutama dalam menghadirkan layanan publik yang bersih, akuntabel, efektif, efisien, dan berkualitas bagi masyarakat.

“Ini merupakan prioritas dan sejalan dengan visi pembangunan kami, Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Bali era baru,” kata Serinah saat membacakan sambutan Gubernur Bali Wayan Koster dalam acara Kunjungan Kerja Panja Kebocoran Data Komisi I DPR RI di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Jumat (3/2/2023) pagi.

Serinah menerangkan, dalam rangka mempermudah akses dan layanan informasi kepada masyarakat pihaknya telah mendorong penggunaan teknologi informasi yakni melalui pemasangan Wi-fi gratis Bali Smart Island di 1.834 titik di Bali. Bahkan di tahun 2023, fasilitas yang menyasar tempat umum, balai desa/balai banjar hingga tempat wisata tersebut akan ditambah sebanyak 469 titik serta diberikan penambahan kecepatan akses hingga 30 Mbps.

“Hal ini guna memberikan rasa keadilan, sebuah usaha untuk berikan akses informasi tanpa halangan ketiadaan internet kepada masyarakat Bali, agar akses kepada info publik dan informasi lain bisa diperoleh dengan cepat,” tandasnya.

Di sisi lain, Serinah juga menekankan pesatnya perkembangan teknologi juga menghadirkan sisi negatif seperti hujatan, hoax hingga praktek penipuan atau kriminalitas berbasis siber yang tentu harus direspons bijak semua pihak. “Kami sadar tidak ada yang bisa menjamin 100 persen keamanannya, namun kami juga terus memberikan usaha-usaha literasi kepada masyarakat agar masyarakat Bali mampu menjadi netizen yang cerdas dengan UU ITE sebagai acuan dasarnya. Saya apresiasi pula kunjungan ini yang merupakan bukti keseriusan DPR dalam peningkatan keamanan data masyarakat,” imbuh Serinah. 

Baca Juga  Sesuaikan dengan Pedoman PKM 2022, Unud Gelar Updating Proposal PKM dan Coaching Clinic

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPR RI yang juga pimpinan rombongan Utut Adianto menjelaskan maksud dan tujuan Kunjungan Kerja Panja Kebocoran Data Komisi I DPR RI ke Pulau Dewata adalah melihat dan mendapatkan masukan di lapangan mengenai faktor dan kasus kebocoran data. Terlebih setelah dikeluarkannya Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) yang baru disahkan yakni Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022.

“UU ini cukup panjang prosesnya dan kita ingin lihat praktik di lapangan seperti apa, karena kita pembuat sistem atau Undang-Undangnya bukan pemakainya,” kata Utut.

“Kita buat sistem yang bisa melindungi setiap warga negara, keterbukaan adalah keniscayaan namun sekarang bagaimana kita melindungi data-data pribadi kita,” imbuhnya lagi.

Utut mengakui sebelum disahkannya UU tersebut, Indonesia termasuk negara yang banyak mengemuka kasus kebocoran datanya. Bahkan hingga ke tingkat instansi pemerintah seperti Kementerian yang tidak luput dari kebobolan data. “Jadi kami perlu mendengar langkah (Pemprov, red) Bali untuk menangkis hal tersebut. Kami ingin dapat saran dan kalau boleh dibilang derajat rapat ini sama dengan rapat-rapat di Senayan karena derajat Pemprov Bali sama dengan mitra kami di DPR RI. Pemprov Bali sangat responsif dan Bali termasuk sangat baik di Indonesia soal ini,” tukas Utut.

pemprov
Panja Kebocoran Data Komisi I DPR RI bersama Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemprov Bali dan Kadiskominfo Bali foto bersama usai kunjungan kerja di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Jumat (3/2/2023) pagi. (Foto: ist)

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Bali Gede Pramana, menjabarkan langkah strategis keamanan data di Pemprov Bali yang dilakukan berupa Confidentiality atau data hanya bagi yang berhak dan bukan akses siapa saja. Lalu Integrity, yakni isi data tidak rusak dan tidak kurang atau terbaca jelas serta Availability yakni data bisa diakses kapan pun bagi yang membutuhkan plus dipastikan keaslian dan kenirsangkalan data/dokumen tersebut.

Baca Juga  Angkat Tema Air, Unit Lontar Universitas Udayana Gelar Ulas Lontar III

“Selain itu, kami juga memasang antivirus terpusat di Diskominfos sehingga bisa mendeteksi komputer mana yang terserang. Sistem ini ke depan akan kami aplikasikan ke semua OPD,” jelasnya.

Lalu Pramana juga menjelaskan upaya sosialisasi terus dilaksanakan dengan literasi-literasi ke sekolah, anak-anak muda hingga kalangan ibu-ibu PKK. “Juga melalui sosialisasi cyber awareness lewat video, komik dan sebagainya serta penguatan – penguatan agen perubahan,” tandasnya.

Pramana juga menekankan pihaknya terus bersinergi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) RI dan menjalankan landasan berupa Peraturan Gubernur Bali Nomor 44 Tahun 2021 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Pemerintah Provinsi Bali. Hasilnya, Pemerintah Provinsi Bali mendapatkan penilaian dengan indeks tertinggi (3,68) se-Indonesia dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Tahun 2021. Capaian itu sebagai upaya melaksanakan akselerasi transformasi digital, khususnya di sektor pemerintahan digital. (gs/bi)

Advertisements
iklan natal dprd badung
Advertisements
dprd bali
Advertisements
dprd badung
Advertisements
walikota galungan kuningan
Advertisements
galungan pemprov
Advertisements
ucapan DPC PDI P Badung
Advertisements
imlek dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tingkatkan Capaian IKU, Prodi Ilmu Sejarah FIB Unud Gelar Workshop RPS dan Kurikulum

Published

on

By

iku
Foto bersama Koordinator Program Studi, Dosen, dan Mahasiswa dalam rangkaian kegiatan Workshop RPS dan Kurikulum Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya “Metode Pembelajaran Studi Kasus dan Project Base untuk Mendukung Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka” (Foto: nhw)

Denpasar, baliilu.com – Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana menyelenggarakan Workshop RPS dan Kurikulum dengan tema “Metode Pembelajaran Studi Kasus dan Project Base untuk mendukung Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka”. Acara diadakan secara hybrid selama dua hari, yaitu pada 30—31 Januari 2023 bertempat di Ruang Soekarno, Gedung Poerbatjaraka, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana.

Panitia mengundang Prof. Dr. Ni Nyoman Parwati, M.Pd., Guru Besar Universtas Pendidikan Ganesha sebagai pemateri, dan Prof. Dr. Made Sri Satyawati, S.S., M.Hum. selaku Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana.

iku
Pemberian materi oleh Prof. Dr. Ni Nyoman Parwati, M. Pd., selaku pemateri dalam memberikan pemahaman mengenai CBL dan PBL kepada dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana. (Foto: nhw)

Workshop RPS dan Kurikulum ini dihadiri oleh dosen dan mahasiswa. Acara ini diselenggarakan untuk merumuskan kembali capaian pembelajaran lulusan prodi yang ingin dicapai agar menjadi efisien dan sesuai dengan apa yang ditentukan sebagai acuan.

Prof. Dr. Ni Nyoman Parwati, M. Pd., memaparkan bahwa Case-Based Learning (CBL) atau pembelajaran berbasis kasus (PBK) merupakan sebuah model instruksional yang melibatkan pembelajaran faktual dan investigasi isu up to date di kehidupan sehari-hari. CBL adalah sebuah rancangan model instruksional yang merupakan sebuah varian dari pembelajaran berbasis projek (Project Based Learning).

Perangkat pembelajaran yang diperlukan dalam menyusun perencanaan belajar ini, antara lain silabus, RPS, Kontrak Kuliah, Rencana Tugas Mahasiswa, dan Metode Pembelajaran.  Dalam silabus setidaknya memuat mengenai identitas mata kuliah, deskripsi mata kuliah, capaian pembelajaran (CP), dan garis besar rencana pembelajaran (GBRP).

Pada rencana tugas mahasiswa fungsi tugas dalam pembelajaran adalah meningkatkan penguasaan materi perkuliahan, melatih berpikir kritis dan kreatif, membuat mahasiswa aktif belajar, dan mendorong mahasiswa untuk mencari dan mengelola sendiri informasi. 

iku
Koordinator Program Studi Ilmu Sejarah, Anak Agung Inten Asmariati, S.S., M.Si. (Foto: ist)

Koordinator Program Studi Ilmu Sejarah Anak Agung Inten Asmariati, S.S., M.Si. dalam sambutannya mengharapkan dengan terselenggaranya workshop RPS ini akan dapat meningkatkan capaian IKU dan membantu bapak dan ibu dosen dalam menentukan tingkat capaian pembelajaran dalam perkuliahan yang ingin dituju. Mahasiswa tidak hanya mampu menjelaskan dan memahami materi namun juga mampu untuk membuat, mengkonstruksi atau mendesain dalam high order thinking skill (HOTS). Sumber: www.unud.ac.id (gs/bi)

Baca Juga  Sesuaikan dengan Pedoman PKM 2022, Unud Gelar Updating Proposal PKM dan Coaching Clinic

Advertisements
iklan natal dprd badung
Advertisements
dprd bali
Advertisements
dprd badung
Advertisements
walikota galungan kuningan
Advertisements
galungan pemprov
Advertisements
ucapan DPC PDI P Badung
Advertisements
imlek dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca