Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

FT Unud Lepas 217 Calon Wisudawan pada Yudisium Ke-146

BALIILU Tayang

:

de
Wakil calon wisudawan FT Unud. (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Fakultas Teknik Universitas Udayana melaksanakan kegiatan pelepasan 217 calon wisudawan periode Februari 2022, Rabu, 16 Februari 2022. Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid (luring dan daring) ini dikemas dalam bentuk seminar untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan lulusan Fakultas Teknik dengan menghadirkan pembicara yang merupakan alumni Program Studi Teknik Sipil bertempat di Ruang Sidang II Gedung Dekanat Fakultas Teknik Universitas Udayana Kampus Bukit Jimbaran.

Hadir pada kegiatan luring ini Dekan Fakultas Teknik didampingi oleh Ibu Dekan, dalam hal ini sebagai orang tua dari Putu Brahmanda Sudarsana, S.T. yang merupakan lulusan terbaik Program Sarjana dari Program Studi Teknik Mesin dengan predikat kelulusan dengan pujian, untuk menyampaikan kesan dan pesan mewakili orang tua/wali dari lulusan.

Hadir pula Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, lulusan terbaik Program Magister Teknik Elektro Gede Utama Laksana, S.T.,M.T. dengan predikat kelulusan dengan pujian dan Dr. Ir. Nuryanto, S.Pd.,M.T. lulusan  terbaik dari Program Doktor Ilmu Teknik dengan predikat kelulusan dengan pujian hadir secara daring.

Dekan FT Unud Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D. (Foto: Ist)

Sebanyak 217 calon wisudawan berasal dari 5 Program Studi Sarjana, 4 Program Magister dan 1 Program Doktor. Program Studi sarjana Teknologi Informasi berhasil meluluskan 44 lulusan pada periode ini. Berikutnya program Studi Sarjana Teknik Elektro sebanyak 43 lulusan, Program Studi Sarjana Teknik Sipil sebanyak 32 lulusan, Program Studi Sarjana Arsitektur sebanyak 30 orang dan 18 orang Sarjana Teknik Mesin. Lulusan dari Program Magister yaitu Magister Teknik Sipil meluluskan sebanyak 24 orang. Berikutnya 10 orang dari Program Magister Arsitektur, 7 orang berasal dari Magister Teknik Elektro serta 4 orang berasal dari Program Studi Magister Teknik Mesin. Program Doktor Ilmu Teknik berhasil meluluskan sebanyak 5 orang. Kegiatan ini merupakan yudisium pertama bagi semua Koordinator Program Studi di Fakultas Teknik yang baru dilantik pada 18 Januari 2022 untuk mendampingi lulusan wisudawan/wisudawati secara daring melalui aplikasi webex.

Baca Juga  FT Unud Jadi Tuan Rumah Raker Konsorsium Riset ‘’Automatic Identification System’’

Dekan Fakultas Teknik Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D. dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada semua orang tua/wali atas keberhasilan putra-putrinya menempuh pendidikan pada salah satu program studi di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Udayana serta merasa bahagia dan bangga atas keberhasilan  217 orang lulusan Fakultas Teknik ikut ambil bagian pada acara Wisuda ke-146. Dekan menekankan kepada lulusan untuk selalu mengedepankan “kejujuran dan bekerja dengan hati” ketika nanti para lulusan meniti karir dalam dunia kerja. Apa pun profesi yang nanti akan digeluti oleh para lulusan agar selalu mengingat 2 kunci kesuksesan tersebut. Sudarsana juga meminta agar para lulusan selalu  meningkatkan 6 (enam) kemampuan/skills utama untuk menghadapi persaingan di Era Revolusi Industri 4.0 yang dikenal dengan 6C-skills (communication, collaboration, critical thinking, creative thinking, computational logic dan compassion) serta penguasaan akan 3 literasi baru (literasi data, teknologi dan manusia).

Sebagai bekal awal para lulusan sebelum meniti karir di dunia industri sekaligus sebagai bentuk tanggung jawab akademis, Fakultas Teknik menyelengarakan kegiatan sharing alumni secara daring pada akhir sesi.

Ir. Djoko Witjaksono hadir sebagai pemateri pada periode ini. Djoko Witjaksono merupakan Deputi Division Manager of Businis and Development pada PT. Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi. Dalam pemaparan materinya, Alumni Program Studi Teknik Sipil angkatan 94 ini memberikan bekal pengetahuan tentang pengembangan profesi dan perjalanan karir yang telah ditempuh di dunia industri serta tips menghadapi dan menyiapkan diri dalam menerima peluang di dunia kerja. Sumber; www.unud.ac.id (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Hemat Biaya, Program Ngaben Massal Gratis Kembang-Ipat Sedot Ratusan Peserta

Published

on

By

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan hadir ngupasaksi pada karya ngaben massal di Lapangan Desa Adat Yeh Kuning.
NGUPESAKSI: Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat hadir ngupasaksi pada karya ngaben massal, yang dipusatkan di Lapangan Desa Adat Yeh Kuning, Selasa (28/7) malam. (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Ratusan peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Jembrana antusias mengikuti program Ngaben Massal (Atma Wedana) Gratis yang menjadi salah satu dari 24 Program Unggulan Kembang – Ipat.

Program ini terbukti menjadi angin segar bagi masyarakat karena mampu memangkas beban biaya upacara hingga jutaan rupiah.

Untuk tahun 2026, pelaksanaan program Ngaben Massal Gratis ini dilaksanakan di Kecamatan Jembrana, yang dipusatkan di Lapangan Desa Adat Yeh Kuning.

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan yang hadir ngupasaksi pada karya ngaben massal tersebut, Selasa (28/7) malam mengaku bahagia melihat antusiasme yang luar biasa dari masyarakat dalam menuntaskan salah satu baktinya terhadap leluhur.

Bupati Kembang yang didampingi Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi menambahkan, program ini hadir sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah daerah di tengah-tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga kelestarian adat dan budaya tanpa membebani perekonomian warga.

“Upacara adat dan keagamaan adalah kewajiban kita sebagai krama Bali, tetapi jangan sampai hal tersebut menjadi beban finansial yang berat bagi warga. Melalui program ngaben massal gratis ini, kita ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat bisa menunaikan kewajiban kepada leluhur dengan layak, khidmat, dan tanpa rasa cemas soal biaya,” ungkapnya.

Masyarakat mengaku sangat terbantu, mengingat krama Bali biasanya harus merogoh kocek yang cukup dalam untuk menggelar upacara Pitra Yadnya secara mandiri.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati Kembang dan Wabup Ipat. Kalau bikin sendiri biayanya sangat besar, bisa habis belasan hingga puluhan juta. Dengan adanya program gratis ini, kami benar-benar merasa diringankan,” ujar salah satu warga peserta ngaben massal di lokasi acara.

Baca Juga  FT Unud Melepas 286 Calon Wisudawan pada Yudisium Ke- 156

Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara menyampaikan program unggulan seperti ngaben massal dan metatah massal diampu oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana.

Ia mengatakan untuk tahun 2026 ini, dilaksanakan di Kecamatan Jembrana. Namun pesertanya seluruh Kabupaten Jembrana. Tahun lalu di Kecamatan Mendoyo juga seperti itu, pesertanya dari seluruh Kabupaten Jembrana.

“Jadi bergilir setiap kecamatan, namun untuk pesertanya terbuka untuk semua masyarakat Jembrana. Untuk total peserta sendiri yang nyekah itu ada 108 peserta, dan ngelungah sebanyak 79 sawa. Jadi rangkaian acara ngaben massal gratis ini, puncaknya di Purnama Sasih Karo ini,” pungkasnya.

Selain menghemat biaya hingga jutaan rupiah per keluarga, program ini juga dinilai efektif mempererat tali silaturahmi dan semangat gotong-royong antarwarga. Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus melanjutkan dan mengoptimalkan program-program sosial keagamaan serupa demi kesejahteraan masyarakat Jembrana. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Momentum Tumpek Krulut, Pemkab Buleleng Kerahkan Seluruh Faskes Layani Pemeriksaan Gratis

Published

on

By

Warga masyarakat memeriksakan kesehatannya secara gratis di fasilitas kesehatan Kabupaten Buleleng.
Warga masyarakat saat memeriksakan kesehatannya secara gratis di faskes. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng mengerahkan seluruh rumah sakit, puskesmas, dan klinik, baik milik pemerintah maupun swasta, untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat pada Sabtu, 1 Agustus 2026 sesuai jam layanan. Program yang digelar dalam rangka memperingati Rahina Tumpek Krulut ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Bali dalam semangat memuliakan manusia melalui peningkatan akses pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng dr. Sucipto, ditemui di ruang kerjanya, Kamis (30/7), menegaskan bahwa seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Buleleng telah disiapkan untuk menyukseskan program tersebut. Menurutnya, pelayanan kesehatan gratis ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya melalui pemeriksaan secara berkala.

“Kegiatan pelayanan kesehatan gratis ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Bapak Gubernur Bali dalam semangat memuliakan manusia. Melalui program ini, kami ingin memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan tanpa dipungut biaya. Seluruh rumah sakit, baik pemerintah maupun swasta, seluruh puskesmas, serta seluruh klinik di Kabupaten Buleleng ikut berpartisipasi memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat pada Sabtu, 1 Agustus,” ujar dr. Sucipto.

Lebih lanjut dijelaskan, layanan tersebut terbuka bagi seluruh masyarakat, baik peserta BPJS Kesehatan maupun non-BPJS, tanpa persyaratan administrasi yang rumit. Apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan lanjutan, pasien akan dirujuk sesuai indikasi medis dan prosedur yang berlaku. Sementara bagi peserta BPJS Kesehatan, mekanisme rujukan tetap mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan.

Ditekankan oleh Kadis Sucipto, pihaknya mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan ini sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai penyakit. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan tidak seharusnya dilakukan hanya ketika seseorang telah mengalami keluhan, melainkan menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas hidup sejak dini.

Baca Juga  Universitas Udayana ‘’Launching’’ Program Wirausaha Merdeka 2022

“Jangan menunggu sampai sakit untuk memeriksakan kesehatan. Datanglah meskipun dalam kondisi sehat agar kita mengetahui kondisi tubuh lebih awal. Dengan deteksi dini, penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga kualitas kesehatan masyarakat dapat terus meningkat. Mari manfaatkan layanan kesehatan gratis ini demi mewujudkan masyarakat Buleleng yang lebih sehat,” pungkasnya.

Pelayanan kesehatan gratis akan berlangsung serentak di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Buleleng pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap masyarakat dapat berbondong-bondong memanfaatkan layanan tersebut sebagai investasi untuk mewujudkan hidup yang lebih sehat, produktif, dan berkualitas. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gandeng Big Tech Hingga Festival UMKM, PWI Fest 2026 Siap Digelar di Jakarta Desember Mendatang

Published

on

By

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir dalam foto dokumentasi terkait pengumuman PWI Fest 2026.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir. (Foto: dok)

Jakarta, baliilu.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi mengumumkan penyelenggaraan PWI Fest 2026 yang akan digelar pada 4 – 5 Desember 2026 di Jakarta. Perhelatan nasional ini menjadi agenda strategis organisasi yang diproyeksikan sebagai event tetap tahunan PWI dan nantinya akan diselenggarakan secara berkala di berbagai kota di seluruh Indonesia.

​PWI Fest 2026 dirancang sebagai respons aktif pers nasional terhadap perubahan lanskap industri media yang dipicu oleh lompatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) dan platform digital. Selain itu, kegiatan ini secara resmi menandai dimulainya rangkaian (Kick-Off) menuju Hari Pers Nasional (HPN) 2027 yang akan dipusatkan di Provinsi Lampung pada April 2027.

​Ketua Panitia PWI Fest 2026, Auri Jaya, menjelaskan bahwa PWI Fest menggabungkan dua misi utama: penguatan kapasitas pekerja media dan kolaborasi sosial bersama masyarakat.

​”Selain menggelar workshop dengan pemateri dari platform-platform global seperti TikTok, Meta, dan Google, kita juga menggelar UMKM Festival. PWI Fest 2026 selain sebagai ajang untuk meng-upgrade kemampuan pekerja pers menyikapi perkembangan digital dan AI, tetapi juga sebagai arena untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat,” ujar Auri Jaya.

​Rangkaian acara PWI Fest 2026 meliputi Workshop Jurnalisme Digital & AI (membahas Mobile Journalism, verifikasi data/OSINT, hingga keamanan digital) yang melibatkan 250–500 wartawan, editor, dan content creator. Selain itu, acara dimeriahkan dengan UMKM Festival, Kompetisi E-Sports, serta Panggung Hiburan Rakyat melalui sinergi bersama Pemerintah, BUMN, Swasta, dan Platform Digital.

​Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menegaskan bahwa pers nasional saat ini berada dalam tantangan berat akibat pesatnya disrupsi teknologi digital dan AI. Menurutnya, PWI Fest 2026 hadir untuk menjawab tantangan tersebut secara nyata.

Baca Juga  FKP, Fakultas Termuda di Universitas Udayana Genap Berusia 12 Tahun

​”Perkembangan Artificial Intelligence dan ekosistem digital hari ini telah mengubah peta industri media secara fundamental. Pers Indonesia tidak boleh gagap, ragu, atau sekadar menjadi penonton. Melalui PWI Fest 2026, PWI mengambil langkah konkret untuk memastikan pekerja pers kita memiliki kapasitas, keterampilan teknis, dan pemahaman etis yang kuat agar mampu memimpin di era transformasi AI,” tegas Akhmad Munir.

​”Namun, transformasi teknologi tidak boleh mencabut pers dari akarnya. Pers yang kuat adalah pers yang tetap relevan dan menyatu dengan rakyat. Karena itu, PWI Fest tidak hanya kita desain sebagai ruang diskusi akademik atau pelatihan redaksi, tetapi juga sebagai ruang terbuka melalui UMKM Festival dan pesta rakyat. Ini adalah bentuk konsolidasi nasional antara masyarakat pers, pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan platform global dalam membangun industri media Indonesia yang independen, adidaya secara ekonomi, serta terus bermanfaat bagi bangsa,” tambahnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca