Connect with us

EKONOMI & BISNIS

Gadai Harian dari Pegadaian, Pinjaman dengan Tarif Sewa Modal Mulai dari Rp 900 per Hari

BALIILU Tayang

:

de
Brosur ''Gadai Harian'' dari PT Pegadaian

Denpasar, baliilu.com – Pengeluaran di masa pandemi tidak dapat ditebak, ditambah lagi dengan adanya tambahan biaya untuk memenuhi kebutuhan menjelang hari raya. Menyadari hal ini, ada baiknya kita #PunyaRencana keuangan yang bijak dan terstruktur, agar tidak perlu khawatir dengan pengeluaran-pengeluaran tak terduga.

Kita dapat memulainya dengan mengatur budget dan mencatat semua kebutuhan supaya pengeluaran dan pemasukan lebih terorganisir. Namun dilansir Money Advice Service, kita juga perlu mempersiapkan dana darurat untuk mengantisipasi pengeluaran tak terduga, terutama kebutuhan yang mendesak. Namun, jika dana darurat tidak mencukupi dalam memenuhi kebutuhan tak terduga, maka kita harus cerdas dalam mencari solusi.

Demikian dikatakan Kepala Departemen Bisnis PT Pegadaian Wilayah VII Denpasar Ichwan Prasetiyo, S.E., M.M. soal pengelolaan keuangan yang bijak dan terstruktur kepada awak media, Selasa (12/10) di Denpasar.

Ichwan Prasetiyo menyampaikan, untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan tidak terduga, Pegadaian hadir dengan inovasi baru melalui fitur “Gadai Harian” dengan tarif sewa modal sistem harian. Bagaimana mekanismenya? Ichwan Prasetiyo menjelaskan secara rinci.

Pertama, tarif sewa modal harian hanya 0,09 persen saja. Gadai Harian adalah pinjaman dengan menjaminkan barang berharga di Pegadaian dengan sistem sewa modal yang lebih fleksibel. Bedanya dibanding gadai yang biasa, Gadai Harian memiliki tarif sewa modal yang dikenakan per hari, yaitu mulai dari 0,09 persen.

Sebagai ilustrasi, jika kita melakukan pinjaman uang sebanyak Rp 1 juta, tarif sewa modalnya hanya sebesar Rp 900 per hari. Dengan tarif yang lebih kecil, tentunya memberikan keuntungan bagi nasabah yang #PunyaRencana ingin melunasi gadaiannya di luar periode kelipatan 15 hari.

Kedua, menerima berbagai barang jaminan. Melalui fitur Gadai Harian yang memberikan fleksibilitas bagi nasabah, Pegadaian menerima berbagai jenis barang jaminan. Daftar barang yang bisa menjadi jaminan adalah jaminan emas meliputi perhiasan emas, logam mulia, atau berlian. Jaminan non-emas meliputi barang elektronik dan gawai. Kendaraan meliputi mobil dan sepeda motor.

Ketiga, prosedur pengajuan yang mudah. Sama seperti prosedur gadai pada umumnya, fitur Gadai Harian bisa didapatkan dengan mendatangi kantor cabang Pegadaian terdekat dengan membawa barang jaminan, dilengkapi Kartu Tanpa Penduduk (KTP) milik sendiri yang masih berlaku.

Ichwan Prasetiyo menjelaskan, sesampainya di Pegadaian, petugas akan melakukan taksiran. Dari sana, barulah disepakati besaran uang pinjaman yang dapat dibawa pulang. Setelah menyepakati jumlahnya, kita dapat memilih jangka waktu Gadai Harian yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

Untuk jaminan emas, ujar Ichwan Prasetiyo, jangka waktu pinjaman yang dapat diambil berkisar dari 15 hingga 120 hari. Sedangkan untuk jaminan non-emas, jangka waktunya sedikit lebih singkat, yakni 15 hingga 60 hari. Namun kita bisa melakukan perpanjang, cicil, atau tebus gadai sewaktu-waktu, menyesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan.

Keempat, transaksi pembayaran gadai di aplikasi Pegadaian Digital. Rumah kita jauh dari kantor cabang Pegadaian? Tidak perlu khawatir, kita dapat bertransaksi jarak jauh melalui aplikasi Pegadaian Digital. Jadi nantinya jika ingin melakukan perpanjangan masa gadai, kita bisa melakukan semuanya di rumah saja. Tak perlu repot atau khawatir harus meninggalkan rumah atau bahkan izin kerja hanya untuk memperpanjang masa gadai.

‘’Unduh aplikasi Pegadaian Digital dan lakukan registrasi data diri supaya kita dapat melihat portofolio kredit dan investasi yang kita miliki,’’ paparnya.

Dijelaskan secara rinci, pada menu “Pembayaran & Top Up” di halaman utama, pilih Pembayaran Gadai, lalu masukkan jenis dan nomor kredit sesuai yang tertera pada Surat Bukti Gadai (SBG). Setelah itu, kita bisa langsung melanjutkan ke proses pembayaran. Mudah, bukan? Dan perlu diingat, kelebihan pembayaran melalui aplikasi Pegadaian Digital ini tak perlu mengantre seperti di kantor cabang.

‘’Tidak hanya itu, proses tebus gadai, cicil dan permintaan tambah pinjaman juga dapat dilakukan dengan mudah lewat aplikasi yang sama,’’ katanya.

Dikatakan, biaya administrasi Gadai Harian baru akan dibayarkan pada saat pelunasan dengan besaran 1 persen dari uang pinjaman, minimal Rp 5 ribu hingga maksimal Rp 1 juta. ‘’Tenang saja, fitur ini sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Jadi, bukan hanya mudah dan cepat, tetapi juga terjamin keamanannya,’’ ucapnya.

Setelah mengenal fitur baru Pegadaian yang satu ini, kata Ichwan Prasetiyo, kita dapat mempersiapkan rencana keuangan dengan lebih matang. Selalu siaga di masa pandemi ini dengan kemudahan Gadai Harian. (gs/rls)

Advertisements
de

de
Advertisements
de
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKONOMI & BISNIS

Sekda Adi Arnawa Buka Musda Dekopinda Badung, Harapkan Bisa Merevitalisasi Semangat dan Tingkatkan Strategi Gerakan Koperasi

Published

on

By

de
BUKA MUSDA: Sekda Wayan Adi Arnawa saat membuka Musda Dekopinda Kabupaten Badung tahun 2021 di Gedung Kertha Gosana Puspem Badung, Sabtu (23/10).

Badung, baliilu.com – Sekretaris Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa membuka pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Badung tahun 2021 di Gedung Kertha Gosana Puspem Badung, Sabtu (23/10). Turut hadir Ketua Dekopinwil Bali I Wayan Murja, Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan Badung I Made Widiana, Ketua Dekopinda Badung I Wayan Reta, Majelis Pakar Dekopinda Badung dan para undangan lainnya.

Sekda Adi Arnawa menyampaikan Pemerintah Kabupaten Badung menyambut baik pelaksanaan Musda ini, dan mudah-mudahan pelaksanaan Musda ini tidak hanya membentuk pengurus, tetapi yang paling penting adalah pengurus yang baru nanti bisa membuat program kebijakan yang strategis terutama kebijakan yang berpihak kepada gerakan koperasi ini. “Kami dari Pemerintah Badung akan mensupport karena bagaimanapun juga koperasi ini adalah memberi kontribusi yang sangat besar terutama dalam rangka kesejahteraan dan dalam rangka pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Badung ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, koperasi memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam pemberdayaan UMKM untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, di Kabupaten Badung. Masih banyak perlu dibina dan ditingkatkan kondisinya agar benar-benar dapat beroperasional secara sehat, maka dari itu Musda Dekopinda Kabupaten Badung ini dijadikan wadah untuk merevitalisasi semangat perkoprasian dan sebagai upaya untuk meningkatkan strategi gerakan koperasi.

“Betapa strategisnya gerakan koperasi ini, sejarah perjuangan kemerdekaan karena kemerdekaan tonggak awal kebebasan kita dan di balik kebebasan itu, kita harus mengisi diri dan kita tidak bisa berdiri bebas tanpa sektor ekonomi, maka dari itu kita harus pahami dulu sebelum kita melakukan langkah ke depan untuk lebih memajukan koperasi ini, koperasi tidak bisa eksis tanpa peran serta pemerintah, apalagi dalam situasi pandemi tidak hanya fisik saja yang sakit tapi seluruhnya juga sakit termasuk perekonomian kita juga, apalagi  PAD Badung 85 % dari sektor pariwisata.

Meskipun demikian Pemerintah Badung selalu berupaya untuk tetap bisa membantu masyarakat yang terdampak pandemi ini, untuk langkah awal pertumbuhan ekonomi Kabupaten Badung, Bupati Badung akan mengambil langkah kebijakan memberi bantuan stimulus dana langsung kepada UMKM yang ada di Kabupaten Badung di luar yang sudah dibantu dari Kementerian,” terangnya.

Sementara itu Ketua Panitia I Putu Alit Suarsawan, yang juga Ketua Koperasi Jagadhita Badung menyampaikan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada pemerintah Kabupaten Badung yang sudah memfasilitasi tempat dan yang lainnya, dan juga sudah memberikan petunjuk sehingga melaksanakan Musda ini berjalan sesuai dengan ketentuan. “Beruntung sekali kita juga bisa memakai gedung yang luas ini untuk melaksanakan Musda, sehingga pelaksanaan kegiatan ini bisa berjalan baik dan lancar,’’ ungkapnya.

Ketua Dekopinwil Bali I Wayan Murja menambahkan Musda ini memiliki nilai yang sangat strategis dan pelaksanaan Musda ini paling tidak hanya 1 kali dalam 5 tahun. Dimana pelaksanaan Musda ini menentukan bagaimana jalannya koperasi di Kabupaten Badung 5 tahun ke depan. “Kami dari Dekopinwil Bali sangat mengapresiasi karena Musda ini sudah bisa berjalan sesuai yang diharapkan seiring dan sepemahaman dengan Provinsi, Dekopinda memiliki peran tugas yang strategis yaitu bagaimana koperasi sebagai identitas pelaku ekonomi di masyarakat. Saya berpesan untuk pengurus baru yang terpilih bahwa, sejatinya tantangan yang lain bagaimana kita dapat menjalankannya, bagaimana jati diri koperasi tidak bisa lepas dari nilai- nilai luhur, dan bagaimana kita bisa menjalankan koperasi ke depan agar terus lebih baik dan lancar sebagai yang kita harapkan,” imbuhnya. (gs)

Advertisements
de

de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca

EKONOMI & BISNIS

Sinergi Bersama Aplikasi Transportasi, Ny. Antari Jaya Negara Buka ‘’Workshop Digital Marketing’’ bagi IKM/UKM Denpasar

Published

on

By

de
BUKA WORKSHOP: Ketua Dekranasda Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara membuka workshop digital marketing bagi IKM/UKM Denpasar, Jumat (22/10/2021) di Colony Creative Hub, Plaza Renon.

Denpasar, baliilu.com – Untuk Penguatan IKM/UKM Kota Denpasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar bekerjasama dengan aplikasi transportasi yakni Grab Bali mengadakan workshop digital marketing bagi IKM/UKM Denpasar, Jumat (22/10/2021) di Colony Creative Hub, Plaza Renon.

Dengan tema “Tumbuh Kembang Warga IKM/UKM” kegiatan workshop ini berlangsung sehari dibuka Ketua Dekranasda Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua Dekranasda Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Wakil Ketua Harian Dekranasda Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana dan Kadis Perindag Denpasar Ni Nyoman Sri Utari. Hadir dalam kesempatan tersebut Leader Account Management Grab Bali Nusra, I Gede Wahyu Krisnanda.

Ketua Dekranasda Denpasar Ny. Antari Jaya Negara dalam sambutannya menyampaikan IKM/UKM memiliki peran dalam kegiatan ekonomi nasional, menunjang kegiatan terutama untuk mengatasi persoalan pengangguran dan kesenjangan antarsektor. Penguatan terhadap ekonomi skala kecil dan menengah menjadi prioritas menuju terciptanya fundamental ekonomi yang kokoh.

“Di era serba digital saat ini, akan ketinggalan zaman jika tidak memanfaatkan teknologi digital untuk berusaha. Mau tidak mau dengan perkembangan industri 4.0 dan transformasi digital menjadi kata kunci agar detak jantung bisnis tetap hidup, termasuk di dalamnya IKM/UKM,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan salah satu upaya Pemerintah Kota Denpasar melalui Disperindag bekerjasama dengan Grab Bali  dengan mengadakan workshop yang bertemakan ‘’Tumbuh Kembang Warga IKM/UKM’’. Dimana kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada pelaku IKM/UKM tentang digital marketing, yang diharapkan dapat menjadi peluang IKM/UKM meningkatkan penjualan melalui digital marketing, dimana digital marketing atau pemasaran online ini sangat penting untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Apalagi dengan adanya pandemi Covid-19 semakin sulit untuk melakukan aktivitas di luar rumah, karena kita harus mengikuti kebijakan pemerintah yaitu jaga jarak (social distancing).

Maka dari itu, momentum pandemi ini sangat tepat untuk memanfaatkan teknologi digital. Di samping itu pada era digital yang serba praktis dan cepat, diharapkan adanya sinergi antara penyedia platform digital dengan IKM/UKM Kota Denpasar dalam rangka meningkatkan akses pasar sehingga dapat bertahan pada masa pandemi Covid-19 yang sedang melanda dunia saat ini.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas sinergitas Disperindag dan Grab Bali dalam pemanfaatan aplikasi dalam memasarkan secara online produk IKM/UKM Denpasar,” ujarnya.

Kadis Perindag Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari didampingi Kepala Bidang Perdagangan Ida Bagus Yoga Endharta, menyampaikan workshop ini bertujuan untuk memperkenalkan GRAB MART, yang merupakan fitur baru dari aplikasi Grab yang sangat bermanfaat bagi pelaku IKM/UKM Kota Denpasar dalam memasarkan produknya secara online.

Selain itu kegiatan ini untuk memberikan IKM/UKM Kota Denpasar pengetahuan tentang digital marketing melalui aplikasi Grab, dan meningkatkan visibilitan dan permintaan akan produk IKM/UKM, memberikan pelatihan keterampilan pengembangan bisnis dalam ekosistem digital.

Workshop ini merupakan bentuk kontribusi Grab untuk membantu IKM/UKM Kota Denpasar agar bisa bangkit yang diikuti 100 orang perserta dari IKM/UKM Denpasar. “Hal ini merupakan inisiatif yang telah dan akan terus dilakukan dalam sinergitas Dekranasda, Disperindag, Grab Bali Nusra dan dukungan dari Plaza Renon melalui penyediaan teknologi dan pengembangan platform Grab untuk memastikan teknologi Grab dapat membawa dampak positif bagi IKM/UKM Kota Denpasar,” ujarnya.

Sementara Leader Account Management Grab Bali Nusra, I Gede Wahyu Krisnanda mengatakan masa pandemi segala ruang dan kesempatan dicoba untuk berkembang dan bertahan serta dapat  mengembangkan bisnis kita. Langkah ini dengan menjalankan bisnis kita dengan online. Kerjasama saat ini  dari Grab dan berkolaborasi dengan Dekranasda serta Disperindag Denpasar. Grab memiliki program IKM/UKM menjadi digitalisasi, serta bisa melihat dan menilai serta dapat bersinergi.

“Semoga dengan kegiatan ini serta bantuan Ketua Dekranasda dan Disperindag serta kerjasama Plaza Renon bisa membangkitkan semangat kita mendigitalisasikan usaha kita di Grab dan bisa mencari peluang bisnis untuk berkembang,” ujarnya. (eka)

Advertisements
de

de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca

EKONOMI & BISNIS

Prof. Ramantha: 6 Strategi Implementasi Ekonomi Kerthi Bali agar Terlaksana dengan Baik

Published

on

By

de
Prof. I Wayan Ramantha

Denpasar, baliilu.com – Ekonom Bali Prof. I Wayan Ramantha menyampaikan perlu 6 strategi agar Ekonomi Kerthi Bali bisa terlaksana dengan baik. Hal itu diungkapkan Prof. Ramantha saat membedah buku ‘’Ekonomi Kerthi Bali’’ yang disusun dan diluncurkan oleh Gubernur Bali Wayan Koster, di Gedung Ksirarnawa Art Centre Denpasar, Rabu (20/10).

Keenam strategi tersebut, ujar akedemisi ini, yakni knowledge, organizing, strong, trust, equilibrium, responsibility (KOSTER). “Perlu enam strategi untuk melaksanakan Ekonomi Kerthi Bali,” tegasnya seraya lanjut menguraikan satu per satu.

Knowladge, katanya, berupa peningkatan kualitas pengetahuan (baik yang berasal dari ilmu maupun wahyu) dari SDM Bali (Jana Kerthi) yang kreatif, inovatif dan berteknologi di segala sektor ekonomi yakni: 1) pertanian dalam arti luas, 2) perdagangan, 3) industri (termasuk IKM dan UMKM), 4) ekonomi kreatif dan digital, 5) pariwisata, dan 6) jasa keuangan.

Organizing (organizer/leadership), lanjutnya, peningkatan kualitas kepemimpinan unit-unit ekonomi dan kelembagaannya untuk siap mandiri dan menjadikan Bali berdikari secara ekonomi, sebagaimana dimaksud dalam Tri Sakti Bung Karno. Peningkatan kemandirian ini penting untuk mengurangi ketergantungan ekonomi Bali pada komoditas yang berasal dari luar Bali (yang tidak memiliki multiplier effect) bagi Ekonomi Kerthi Bali.

Strong, ungkapnya, penguatan jati diri yang kokoh berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal krama Bali (misi membangun Bali No. 6), penguatan moralitas dan integritas manusia Bali yang tekun, ulet, desiplin, produktif dan memiliki daya saing dengan semangat pantang menyerah (puputan). Melalui prinsip ini diharapkan dapat meningkatkan kewirausahaan/entrepreneurship orang Bali yang hingga kini masih menjadi tantangan dalam melaksanakan Ekonomi Kerthi Bali.

Trust, katanya, pengutan kepercayaan diri manusia Bali yang memiliki spririt jengah, jujur, beretika dan bangga sebagai krama Bali. Etika dan kejujuran merupakan modal dasar bagi pelaku ekonomi untuk sukses di kancah lokal, nasional maupun global. Manusia Bali seharusnya bangga sebagai krama Bali karena brand Bali telah terkenal di seluruh dunia.

Equilibrium, ungkapnya, keseimbangan pilar Ekonomi Kerthi Bali harus dijaga dari segala dimensi; apakah itu antar-sektor, maupun antar-wilayah. Bila dilihat dari antar-sektor; 6 pilar (simbul Kalpataru dalam logo), sektor pertanian dalam arti luas bisa dijadikan satu (nomor) dengan perikanan/kelautan, lalu ditambah sektor jasa (agar termasuk LPD) yang merupakan lembaga keuangan khas krama Bali. Bila dilihat dari antar-wilayah, keseimbangan ekonomi antar-Selatan dan Utara, Barat dan Timur masih memerlukan perjuangan panjang yang harus diawali dengan pembangunan infrastruktur sebagaimana yang telah dirintis saat ini.

Responsibility, ujarnya, Ekonomi Kerthi Bali harus dibangun secara inklusif dan bertanggung jawab dengan tetap menjaga ekosistem alam dan budaya secara berkelanjutan. Mindset/pola pikir pelaku Ekonomi Kerthi harus diarahkan agar berlandaskan Tri Hita Karana. Dalam mencari profit harus memperhatikan pray, people, planet yang kini prinsip 4P tersebut telah mendunia.

Mencari Artha untuk Dharma, Artha, Kama sesuai Sarasamuscaya 262 dan implementasi Catur Purusartha. (gs)

Advertisements
de

de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca