Parepare, Sulsel, baliilu.com – Bali United sukses mengalahkan tuan rumah PSM Makassar hari Jumat (9/1) malam di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Dua gol berhasil bersarang ke gawang tuan rumah melalui gol cepat Mirza Mustafic dan gol pengujung laga Thijmen Goppel.
Gol cepat terjadi dari Bali United atas saat peluit pertama baru berjalan selama 30 detik. Upaya serangan balik cepat berhasil dimanfaatkan di sektor kanan penyerangan yang dibangun oleh Thijmen Goppel.
Melewati beberapa pemain tuan rumah, dengan tenang pemain nomor punggung 7 tersebut langsung memberikan umpan matang yang diselesaikan dengan sempurna oleh Mirza Mustafic. Gol pertama pun terjadi yang mengubah skor untuk Bali United atas tuan rumah PSM Makassar.
Peluang kembali tercipta pada menit ketujuh melalui upaya Boris Kopitovic yang melepaskan umpan cut back ke Jordy Bruijn yang masih dibaca oleh Reza Arya Pratama. Babak pertama pun ditutup untuk keunggulan Bali United.
Memasuki babak kedua, tekanan dari tuan rumah semakin terlihat. Namun disiplinnya duet pertahanan Joao Ferrari dan Kadek Arel dalam mengawal garis gawang Mike Hauptmeijer masih terlindungi dari ancaman tuan rumah.
Beberapa upaya dari set piece bola mati coba dimanfaatkan PSM Makassar, tetapi masih mampu dijangkau lini pertahanan Serdadu Tridatu.
Gol kedua pun kembali tercipta pada pengujung babak kedua melalui Thijmen Goppel yang menerima umpan terobosan Rahmat Arjuna. Goppel yang tanpa pengawalan berhadapan dengan Reza Arya Pratama berhasil melepaskan bola lob yang berujung diselesaikan menjadi gol kedua untuk Bali United. Skor 0-2 menjadi milik Bali United atas tuan rumah menutup putaran pertama BRI Super League 2025/26.
Usai pertandingan, pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen pun memberikan komentarnya. “Pertandingan yang tidak mudah di lapangan. Kami sempat melakukan beberapa kesalahan sehingga pertandingan terhenti di saat kami menciptakan banyak peluang. Saat PSM mendapat kartu merah di awal babak, kami juga tidak mampu menambah gol tambahan sebelum gol kedua hadir di akhir babak,” ungkap Coach Johnny.
Tim tuan rumah sendiri harus bermain dengan 10 pemain sejak menit 23 setelah Syahrul Lasinari mendapatkan kartu kuning keduanya.
Unggul jumlah pemain tersebut nyatanya tidak membuat Bali United bisa menggandakan keunggulan. Hingga pengujung babak kedua gol tambahan berhasil dilesatkan untuk mengunci kemenangan Bali United.
Dan kembali lagi, pemain PSM Makassar diusir keluar oleh wasit Erfan Efendi setelah ruang VAR memberikan sinyal sebelum terjadinya gol kedua Bali United.
Ananda Raehan terlihat melakukan pelanggaran keras terhadap Made Tito saat perebutan bola di lini tengah lapangan permainan. Hal itu membuat PSM Makassar kembali kehilangan pemain mereka di saat waktu normal akan berakhir.
Kemenangan 2 gol milik Bali United menutup pertandingan pekan 17 ini dan Serdadu Tridatu kembali mencatatkan tinta positif sebagai tim yang konsisten nirbobol selama enam pertandingan terakhir.
“Bagaimanapun, saya senang dengan kemenangan ini dan tim kembali tanpa kebobolan. Saya bangga dengan tim ini,” tutup Coach Johnny. Dengan hasil ini, Bali United menutup putaran pertama dengan 27 poin dari 7 kemenangan, 6 imbang dan 4 kekalahan. (gs/bi)