Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster Bacakan Sambutan Menteri pada Pemberian Remisi di Lapas Kerobokan

BALIILU Tayang

:

Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan pada Upacara Pemberian Remisi di Lapas Kerobokan, Badung
PEMBERIAN REMISI: Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto pada Upacara Pemberian Remisi Umum bagi narapidana dan Pengurangan Masa Pidana bagi Anak Binaan dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Kerobokan, Badung, Senin (17/8/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto pada Upacara Pemberian Remisi Umum bagi narapidana dan Pengurangan Masa Pidana bagi Anak Binaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Kerobokan, Badung, Senin (17/8/2026).

Dalam sambutan Menteri yang dibacakan Gubernur Koster, disampaikan bahwa peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen dalam mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa. Tahun ini, peringatan kemerdekaan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, yang memiliki makna penting dalam penyelenggaraan Sistem Pemasyarakatan.

Menteri menegaskan, kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran merupakan tiga pilar yang saling berkaitan dalam membangun sistem hukum yang tegas dalam menegakkan aturan, sekaligus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk memperbaiki kehidupannya.

Pada kesempatan tersebut, Menteri menyampaikan bahwa pada tahun 2026 pemerintah memberikan Remisi Umum kepada 173.706 narapidana dan Pengurangan Masa Pidana kepada 1.085 Anak Binaan di seluruh Indonesia. Pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara atas keberhasilan mengikuti proses pembinaan sekaligus bagian dari upaya mempercepat reintegrasi sosial.

Kepada para penerima remisi, Menteri berpesan agar kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk membuka lembaran baru kehidupan. Para warga binaan didorong terus mengikuti program pembinaan, meningkatkan keterampilan, membangun karakter, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi tindak pidana.

Sementara kepada jajaran Pemasyarakatan, Menteri menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme serta membangun budaya kerja yang bersih, transparan, dan bebas dari penyimpangan. Menteri juga menegaskan tidak ada ruang bagi keterlibatan petugas dalam peredaran gelap narkotika, penyalahgunaan wewenang, pungutan liar, penyelundupan barang terlarang maupun berbagai bentuk pelanggaran hukum dan etik.

Baca Juga  Kerja Keras dan Bukti Gubernur Koster Urus Sampah Demi Bali Lestari, Ajak Warga Serius Kelola Sampah Berbasis Sumber

Menteri mengajak seluruh jajaran memperkuat kolaborasi untuk membangun Sistem Pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, humanis, dan berintegritas. Upaya tersebut diharapkan turut memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berkeadilan, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.

Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Bali Dr. Andi Wijata Rival, melaporkan, berdasarkan data pelaksanaan pemberian Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, terdapat sebanyak 3.060 orang narapidana dan Anak Binaan yang mendapatkan Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana di wilayah Bali.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.026 orang telah terealisasi, terdiri atas 2.925 narapidana dan Anak Binaan penerima RU I/PMPI I, serta 101 orang penerima RU II/PMPI II. Selain itu, terdapat 70 warga negara asing (WNA) yang menerima Remisi Umum, terdiri atas 66 orang penerima RU I dan 4 orang penerima RU II.

Kakanwil juga melaporkan bahwa pemberian remisi tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pembinaan dan pemenuhan hak warga binaan pemasyarakatan sesuai ketentuan yang berlaku. Remisi diharapkan menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus mengikuti program pembinaan dan menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.

Pada kesempatan tersebut juga dilalukan Peluncuran Program Bina Prima di Lapas Kelas IIA Kerobokan, yang merupakan strategi pembinaan khusus yang ditujukan bagi warga binaan pasca melakukan pelanggaran tata tertib. Program ini berfokus pada evaluasi, konseling, dan pembinaan karakter agar narapidana tidak mengulangi kesalahan dan bisa kembali mematuhi aturan.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Di Tengah Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Presiden Prabowo Pimpin Doa bagi Warga Terdampak Bencana

Published

on

By

Presiden Prabowo Pimpin Upacara HUT RI di Istana
PIMPIN UPACARA: Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 17 Agustus 2026, berlangsung dalam suasana khidmat sekaligus penuh rasa syukur. Di tengah perayaan kemerdekaan, perhatian Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih juga tertuju kepada masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah daerah, termasuk di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam rangkaian upacara, Presiden mengajak seluruh peserta untuk mengheningkan cipta guna mengenang jasa para pahlawan sekaligus mendoakan masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana di sejumlah wilayah Tanah Air.

“Saudara-saudara sekalian, marilah kita mengheningkan cipta, untuk mengenang arwah dan jasa para pahlawan kemerdekaan bangsa yang telah berkorban jiwa dan raga untuk kemerdekaan dan kehormatan bangsa Indonesia, serta mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di Sumatra, Nusa Tenggara Timur, dan wilayah-wilayah Indonesia lainnya. Mengheningkan Cipta, mulai,” ucap Presiden Prabowo.

Doa dan keprihatinan tersebut juga disampaikan sejumlah menteri yang hadir dalam upacara. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyampaikan bahwa peringatan 81 tahun kemerdekaan menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan bangsa, sekaligus mengingat warga yang tengah menghadapi kesulitan akibat bencana.

“Tentu saja pertama-tama kita harus menyampaikan rasa syukur yang mendalam, bahwa dalam usia Indonesia yang ke-81, kita terus makin bersatu, makin damai, dan juga insyaallah makin sejahtera. Namun, hari ini kita juga harus merasakan keprihatinan yang mendalam, dan dukacita yang mendalam karena sebagian warga negara kita dalam kondisi yang sulit,” ujar Rachmat.

Baca Juga  Kerja Keras dan Bukti Gubernur Koster Urus Sampah Demi Bali Lestari, Ajak Warga Serius Kelola Sampah Berbasis Sumber

Senada, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini menyampaikan duka cita bagi masyarakat NTT yang masih berada dalam kondisi sulit setelah bencana gempa bumi.

“Tentunya hari ini kita merayakan usia kemerdekaan kita ke-81 tahun, itu dalam keadaan yang tidak mudah. Masih ada saudara-saudara kita masih di pengungsian, karena kemarin kita baru saja ada gempa bumi di NTT. Tentunya saya juga ingin menyampaikan rasa duka cita, dan berharap saudara-saudara kita segera mendapatkan bantuan, dan diberikan kekuatan,” ujar Rini.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa sejumlah anggota Kabinet Merah Putih memang tidak mengikuti upacara di Jakarta karena menjalankan tugas di daerah, termasuk memastikan penanganan bencana di NTT. Ia menyebut sejumlah pejabat negara berada di NTT untuk memantau dan memastikan penanganan bencana berjalan.

“Contohnya adalah Menko PMK, kemudian Bapak Mendagri, kemudian Menteri PU, kemudian Wakil Menteri Kesehatan dan juga Wakil Menteri Sosial sekarang sedang berada di Nusa Tenggara Timur, dalam rangka memonitor dan memastikan menanggulangi bencana yang kemarin terjadi di Nusa Tenggara Timur,” katanya.

Menurut Menteri Pras, perayaan kemerdekaan tidak boleh mengesampingkan kondisi masyarakat yang tengah menghadapi musibah. Pemerintah, kata dia, tetap memastikan kebutuhan dan penanganan warga terdampak menjadi perhatian.

“Jadi di tengah-tengah kita merayakan HUT kemerdekaan, tentu saja di satu sisi kita tetap harus memastikan bahwa saudara-saudara kita yang kemarin terkena bencana itu semua tertangani dengan baik,” ucap Menteri Pras.

Mengheningkan cipta yang dipimpin Presiden Prabowo menjadi salah satu momen reflektif dalam peringatan 81 tahun Indonesia merdeka. Dari halaman Istana Merdeka, doa dipanjatkan untuk para pahlawan sekaligus untuk saudara-saudara sebangsa yang tengah menghadapi bencana.

Baca Juga  Gubernur Koster dan Wawali Arya Wibawa Hadiri Tradisi ‘’Ngerebong’’ Desa Adat Kesiman

Momentum tersebut sekaligus menegaskan makna kemerdekaan sebagai semangat untuk saling menjaga, saling menguatkan, dan bergotong-royong menghadapi setiap kesulitan sebagai satu bangsa. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polresta Denpasar Gelar Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Tanamkan Semangat Nasionalisme dan Pengabdian

Published

on

By

Polresta Denpasar Gelar Upacara HUT RI
INSPEKTUR UPACARA: Plt. Wakapolresta Denpasar AKBP I Ketut Widiarta, S.H., S.I.K., M.Si. selaku Inspektur Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang digelar Polresta Denpasar di Lapangan Apel Mako Polresta Denpasar, Senin (17/8/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan mewarnai pelaksanaan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang digelar Polresta Denpasar di Lapangan Apel Mako Polresta Denpasar, Senin (17/8/2026).

Upacara dipimpin oleh Plt. Wakapolresta Denpasar AKBP I Ketut Widiarta, S.H., S.I.K., M.Si. selaku Inspektur Upacara. Kegiatan diikuti jajaran Pejabat Utama (PJU) Polresta Denpasar, para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polresta Denpasar.

Rangkaian upacara berlangsung dengan penuh khidmat, diawali penghormatan kepada Inspektur Upacara dan laporan Komandan Upacara. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pengibaran Sang Merah Putih, mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, Teks Proklamasi, Andhika Bhayangkari, serta doa.

Sementara itu Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., mengatakan bahwa peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum penting bagi seluruh personel Polresta Denpasar untuk kembali meneguhkan semangat nasionalisme dan nilai-nilai pengabdian.

“Peringatan Kemerdekaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus mengingatkan kita semua akan tanggung jawab dalam melanjutkan perjuangan melalui pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ujarnya.

Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polresta Denpasar.

“Sebagai anggota Polri, semangat kemerdekaan harus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan yang humanis, profesional dan responsif, serta bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Ia menambahkan, momentum HUT Ke-81 Kemerdekaan RI juga menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk memperkuat soliditas, integritas dan semangat gotong royong dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Baca Juga  PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar

Seluruh rangkaian Upacara Bendera Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Polresta Denpasar selesai sekitar pukul 08.30 WITA. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, lancar dan kondusif. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kapolres Gianyar Hadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-81 di Alun-alun Gianyar

Published

on

By

Kapolres Gianyar Hadiri Upacara HUT RI
HADIRI UPACARA: Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., saat menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 yang digelar di Alun-alun Kabupaten Gianyar, Senin (17/8/2026). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Gianyar Ny. Yen James menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 yang digelar di Alun-alun Kabupaten Gianyar, Senin (17/8/2026).

Upacara yang berlangsung mulai pukul 07.45 hingga 08.50 WITA tersebut mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Bertindak sebagai Inspektur Upacara yakni Bupati Gianyar I Made Mahayastra.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gianyar, jajaran TNI-Polri, anggota DPRD, pejabat pemerintah daerah, veteran, tokoh masyarakat, tokoh adat dan agama, organisasi wanita, organisasi pemuda, serta undangan lainnya.

Rangkaian upacara diawali dengan laporan Perwira Upacara dan penghormatan pasukan kepada Inspektur Upacara. Selanjutnya dilaksanakan pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, hingga pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia oleh Ketua DPRD Kabupaten Gianyar.

Pengibaran Bendera Merah Putih dilaksanakan oleh Paskibraka Kabupaten Gianyar. Prosesi berlangsung khidmat dan diikuti seluruh peserta upacara dengan penuh penghormatan.

Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk mengatakan, peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, menjaga kebersamaan, serta meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

“Kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi menjadi momentum bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ujar AKBP James.

Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif, khususnya dalam momentum peringatan Hari Kemerdekaan.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Dampingi Gubernur Koster Tinjau Lokasi Terdampak Bencana Alam di Tabanan

“Polri bersama TNI, pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat akan terus bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban. Semangat kemerdekaan hendaknya kita wujudkan melalui kerja nyata, kepedulian dan kontribusi positif bagi kemajuan Kabupaten Gianyar,” tambahnya.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian hadiah kepada para pemenang lomba dalam rangkaian HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Selanjutnya dilaksanakan Resepsi HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Balai Budaya Gianyar.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat, tertib, aman dan lancar. Kehadiran Kapolres Gianyar bersama jajaran juga menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memperkuat sinergitas dengan pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Gianyar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca