Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

BUDAYA

Gubernur Koster Gelar Upacara Jana Kerthi pada Rahina Tumpek Landep di Pura Pangukur-ukur

BALIILU Tayang

:

de
Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati saat melaksanakan persembahyangan di Pura Pangukur-ukur, Desa Adat Sawa Gunung, Desa Pejeng Kelod, Tampaksiring, Gianyar. (Foto: Ist)

Gianyar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati melaksanakan persembahyangan Rahina Tumpek Landep dengan Upacara Jana Kerthi di Pura Pangukur-ukur, Desa Adat Sawa Gunung, Desa Pejeng Kelod, Tampaksiring, Gianyar pada, Sabtu (Saniscara Kliwon, Landep) 9 April 2022. 

Persembahyangan Rahina Tumpek Landep ini juga dihadiri oleh Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, Bupati Gianyar, Made Mahayastra, Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta, hingga seluruh jajaran OPD di Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Gianyar. 

Dalam sambutannya, Gubernur Bali menyampaikan sebagai implementasi Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2022 tentang Tata-titi Kehidupan Masyarakat Bali Berdasarkan Nilai-nilai Kearifan Lokal Sad Kerthi dalam Bali Era Baru, Pemerintah Provinsi menginisiasi Perayaan Rahina Tumpek Landep dengan Upacara Jana Kerthi melalui Instruksi Gubernur Bali Nomor 05 Tahun 2022. 

Nilai-nilai adiluhung Sad Kerthi perlu dipahami, dihayati, diterapkan, dan dilaksanakan secara menyeluruh, konsisten, berkelanjutan dengan tertib, disiplin, dan penuh rasa tanggung jawab oleh seluruh masyarakat Bali secara niskala dan sakala.

Kata Wayan Koster, Tumpek merupakan hari yang sakral karena pertemuan dua waktu transisi, yaitu: Kliwon (waktu terakhir dalam siklus Panca Wara) dan Saniscara (waktu terakhir dalam siklus Sapta Wara). Tumpek Landep adalah tumpek yang pertama dari enam tumpek yang ada dalam siklus kalender Bali.

“Secara filosofis makna perayaan Tumpek Landep adalah mengasah batin dan pikiran manusia melalui penyucian diri dan perbuatan mulia agar pikiran tetap tajam dan kuat seperti gunung atau wukir,” ujar orang nomor satu di Pemprov Bali ini.

Pada Rahina Tumpek Landep, kita memuja Dewa Siwa dalam manifestasinya sebagai Sang Hyang Pasupati, memohon waranugraha agar kita terus-menerus diberi kecerdasan dan keteguhan dalam menghadapi dinamika hidup. 

Baca Juga  Gubernur Koster: Bale Kertha Adhyaksa Dukung Revitalisasi Kearifan Lokal Bali

Manusia adalah makhluk yang paling beruntung karena dianugrahi Manah (pikiran), Cita (angan-angan) dan Budhi (buah Pikiran). Pikiran merupakan cikal bakal timbulnya perkataan dan perbuatan seseorang. Pikiran juga sebagai sumbernya nafsu yang menggerakkan perbuatan baik maupun buruk, oleh karena itu pikiran harus terus dikendalikan. 

Berbagai cara telah dilakukan masyarakat Bali dalam memaknai Tumpek Landep. Secara Niskala dilakukan persembahyangan dan upacara yadnya, sebagai wujud rasa syukur atas anugrah Tuhan. Secara Sakala, kita memuliakan dan merawat berbagai hasil produk pikiran atau karya cipta-rasa-karsa manusia seperti keris, tombak, patung, senjata, mesin, termasuk hasil karya teknologi digital.

Untuk mengapresiasi hasil karya teknologi digital yang dilakukan oleh generasi Bali, Pemerintah Provinsi Bali dalam suasana Rahina Tumpek Landep juga menyelenggarakan kegiatan Sakala berupa Bali Digital Festival 2022 yang telah berlangsung pada tanggal 8 sampai 10 April 2022 di Grand Inna Bali Beach, Sanur dengan menghadirkan berbagai konten seperti startup, games, musik, film, animasi, konten kreatif dan digital art.

“Luar biasa komunitas digital kita di Bali, harus diwadahi dan difasilitasi supaya ia menjadi satu kekuatan kolektif masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan perekonomian di Bali yang saat ini sedang bergerak maju bertransformasi ke Ekonomi Kerthi Bali sebagai salah satu sektor unggulan,” jelas Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini seraya menyatakan orang Bali sangat hebat, untuk itu saya rancang program SDM Bali unggul dan kita harus bangga menjadi orang Bali dengan memiliki kearifan lokal yang diwariskan pada kita. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

BUDAYA

Wawali Arya Wibawa Hadiri “Pemelaspasan” Bale Kulkul dan “Piodalan Nadi” Banjar Bun

Published

on

By

warga Banjar Bun, Desa Adat Denpasar, Kelurahan Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur melaksanakan Karya Pemelaspasan Bale Kulkul
KARYA PEMELASPASAN: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat hadiri Karya Pemelaspasan Bale Kulkul sekaligus Piodalan Nadi di Banjar Bun, Sabtu (24/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Bertepatan dengan rahina Saniscara Kliwon Wuku Wariga, warga Banjar Bun, Desa Adat Denpasar, Kelurahan Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur melaksanakan Karya Pemelaspasan Bale Kulkul sekaligus Piodalan Nadi di Banjar Bun, Sabtu (23/5).

Prosesi sakral tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna sebagai wujud bhakti masyarakat dalam menjaga adat, budaya, dan keharmonisan banjar.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, yang turut membunyikan kulkul, menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya Bale Kulkul. Acara dilanjutkan dengan persembahyangan bersama serta menyerahkan punia dan bantuan hibah sebesar Rp 300 juta untuk pembangunan bale kulkul tersebut.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Mahendra Jaya, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas terlaksananya upacara pemelaspasan Bale Kulkul tersebut. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong serta kecintaan masyarakat terhadap adat dan budaya Bali yang patut dijaga dan dilestarikan.

“Setelah usai diupacarai melaspas, dumogi masyarakat Banjar Bun semakin erat dan kompak,” ujar Arya Wibawa.

Sementara itu, Ketua Panitia, I Gede Anom Pawira Suta menjelaskan bahwa Karya Pemelaspasan dilaksanakan seiring rampungnya pembangunan Bale Kulkul Banjar Bun. Prosesi tersebut kemudian dirangkaikan dengan Piodalan Nadi di Pura Merajan Banjar Bun sehingga kedua upacara dapat berlangsung bersamaan dalam satu hari yang penuh makna.

Upacara dipuput oleh Ida Pedanda Putra Keniten dari Griya Keniten, Banjar Tainsiat, Denpasar. Dengan jumlah sekitar 200 Kepala Keluarga yang tergabung dalam Banjar Bun, pihak panitia berharap keberadaan Bale Kulkul ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh krama untuk senantiasa sadar berbanjar serta aktif dalam setiap kegiatan adat dan sosial kemasyarakatan.

Baca Juga  Koster Torehkan Tinta Pengabdian di Pura Kawitan Kayuselem Songan

Astungkara semoga dengan selesainya pemelaspasan bale kulkul ini akan semakin menambah manfaat bagi umat,” katanya.

Lebih lanjut, Bale Kulkul ini juga diharapkan menjadi simbol pemersatu masyarakat adat Banjar Bun sekaligus memperkuat keharmonisan kehidupan adat dan budaya di Kota Denpasar. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Bupati Adi Arnawa Hadiri “Karya Ngenteg Linggih” di Desa Adat Semana Abiansemal

Published

on

By

ngenteg linggih
HADIRI KARYA: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri pelaksanaan “Karya Ngenteg Linggih” di Pura Dalem dan Prajapati, Desa Adat Semana, Mambal, Kecamatan Abiansemal, Selasa (19/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan dan Mapedudusan Agung Menawa Ratna, serta Tawur Balik Sumpah yang digelar di Pura Dalem dan Prajapati, Desa Adat Semana, Mambal, Kecamatan Abiansemal, Selasa (19/5).

Kehadiran Bupati turut didampingi anggota DPRD Badung Made Ponda Wirawan, Kepala Dinas Kebudayaan I Gede Sukadana, Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta Gunawan, serta prajuru dan tokoh masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa menyerahkan bantuan hibah Pemerintah Kabupaten Badung secara simbolis sebesar Rp 1,35 miliar, yang dirangkaikan dengan penandatanganan prasasti pura. Selain itu, juga diserahkan dana punia sebesar Rp 25 juta sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan karya.

Bupati Wayan Adi Arnawa mengapresiasi semangat gotong-royong krama Desa Adat Semana sehingga seluruh rangkaian karya dapat terlaksana dengan baik dan lancar. “Pelaksanaan yadnya ini bukan hanya wujud sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tetapi juga sarana memperkuat keharmonisan di tengah masyarakat. Pemerintah Kabupaten Badung senantiasa mendukung upaya masyarakat dalam menjaga kelestarian adat dan budaya. Semoga upacara ini berjalan lancar, labda karya, sida sidaning don,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Badung sepanjang tahun 2025 serta program-program strategis yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Program tersebut mencakup berbagai sektor, diantaranya pembangunan infrastruktur, olahraga, pelestarian adat dan budaya, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia I Wayan Suwen melaporkan bahwa Karya Ngenteg Linggih ini telah direncanakan sejak tahun sebelumnya dan diawali dengan matur piuning pada 16 Februari 2026.

Baca Juga  Gubernur Koster: Bale Kertha Adhyaksa Dukung Revitalisasi Kearifan Lokal Bali

“Untuk rangkaian karya pada 19 Mei 2026, dilaksanakan upacara Tawur dan Pedanan yang dipuput oleh lima sulinggih, yakni Ida Pedanda dari Griya Pada Mambal, Ida Pedanda Griya Gede Baha, Ida Pedanda Putra Mayun Griya Babakan Baleran, Ida Pedanda Budha Saraswati, Bujangga Sibanggede dan Ida Bagus Putra Padang Tegal,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Walikota Denpasar Jaya Negara Ngupasaksi Pemelaspasan Gedung Serbaguna Banjar Batanpoh Sanur Kaja 

Published

on

By

walikota denpasar
NGUPESAKSI: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri sekaligus ngupasaksi karya Upacara Pemelaspasan Pewaregan dan Gedung Serbaguna Balai Banjar Batanpoh, Sanur Kaja, yang bertepatan dengan Rahina Tilem Jiyestha, Sabtu (16/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara hadir sekaligus ngupasaksi karya Upacara Pemelaspasan Pewaregan dan Gedung Serbaguna Balai Banjar Batanpoh, Sanur Kaja, yang bertepatan dengan Rahina Tilem Jiyestha, Sabtu (16/5).

Turut hadir pula pada kesempatan itu, anggota DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra, tokoh Penglingsir Sanur, Ida Bagus Ngurah Mudita, dan tamu undangan lainnya.

Suara tetabuhan mengiringi tari-tarian persembahan, berpadu dengan lantunan kidung suci, menambah khidmat dan sakral proses rangkaian upacara yang sejak pagi telah dilaksanakan itu.

Pada momentum itu, Walikota Denpasar Jaya Negara, usai meninjau gedung serbaguna Balai Banjar Batanpoh itu, menyampaikan rasa syukurnya dapat hadir menyaksikan langsung pelaksanaan upacara pemelaspas bangunan tersebut.

Jaya Negara juga berharap, bangunan baru ini, utamanya gedung serbaguna nantinya akan dapat bermanfaat bagi para warga, tak terkecuali Sekaa Teruna-teruni yang bisa digunakan untuk berbagai kegiatan positif.

Astungkara, nantinya pewaregan dan gedung serbaguna ini bisa memberi manfaat agar bisa digunakan untuk tempat latihan seni, atau kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya,” ungkap Jaya Negara.

Sementara itu, Ketua Panitia acara, I Wayan Sudiarta mengatakan, adapun pembangunan pewaregan dan gedung serbaguna ini sudah dilaksanakan sejak bulan September 2025 lalu.

“Kami segenap warga Banjar Batanpoh, Sanur Kaja mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Denpasar sehingga bangunan ini dapat diselesaikan,” katanya.

Pihaknya juga akan mendorong para warga terutama Teruna-Teruni Banjar Batanpoh agar bisa menggunakan gedung serbaguna ini untuk latihan kesenian, ataupun kegiatan kreativitas anak muda lainnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Gubernur Koster Perkuat Sinergi Bersama Media Massa, Ajak Dukung Implementasi Haluan Bali 100 Tahun
Lanjutkan Membaca