Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster Hadiri Pelantikan DPC PERADI SAI Denpasar

Jadi Momentum bagi Pemprov Bali dan PERADI SAI Perkuat Kolaborasi, Khususnya dalam Pendampingan Hukum bagi Desa Adat dan Lembaga Perkreditan Desa di Bali

Loading

BALIILU Tayang

:

Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri pelantikan Pengurus DPC PERADI SAI Denpasar masa bakti 2026–2030 di Riverside Convention Hall, Padangsambian, Denpasar.
HADIRI PELANTIKAN: Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERADI SAI (Suara Advokat Indonesia) Denpasar masa bakti 2026–2030 di Riverside Convention Hall, Padangsambian, Denpasar, Sabtu (22/8) malam. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERADI SAI (Suara Advokat Indonesia) Denpasar masa bakti 2026–2030 di Riverside Convention Hall, Padangsambian, Denpasar, Sabtu (22/8) malam.

Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Bali dan PERADI SAI untuk memperkuat kolaborasi, khususnya dalam pendampingan hukum bagi desa adat dan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Bali.

Pada kesempatan itu, Gubernur Koster menyambut positif kepengurusan baru DPC PERADI SAI Denpasar. Ia menilai semangat kepengurusan baru menjadi modal penting untuk membangun kolaborasi yang lebih konkret antara organisasi advokat dan Pemerintah Provinsi Bali.

Gubernur Koster menegaskan bahwa kolaborasi tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan dalam bentuk program yang nyata dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Bali. Ia membuka ruang pembahasan melalui Memorandum of Understanding (MoU) maupun Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Gubernur Koster juga memberikan apresiasi kepada PERADI SAI yang telah memberikan perhatian khusus pada penguatan desa adat dan LPD. “Saya mengapresiasi perhatian PERADI SAI terhadap keberadaan LPD dan desa adat sebagai bagian penting dari kehidupan masyarakat Bali,” ujarnya.

Gubernur Koster menyebutkan bahwa desa adat merupakan warisan kelembagaan Bali yang telah tumbuh sejak dahulu. “Karena itu, keberadaannya perlu terus diperkuat dan dilindungi sebagai bagian dari upaya membangun kehidupan Masyarakat Bali yang berlandaskan kearifan lokal,” ucapnya.

Gubernur Koster menyebutkan penguatan desa adat sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang menempatkan nilai-nilai kearifan lokal dan warisan adiluhung Bali sebagai fondasi pembangunan.

Oleh karena itu, Gubernur Koster mengajak PERADI SAI duduk bersama untuk merumuskan bentuk pendampingan hukum yang konkret bagi desa adat dan LPD. Ia juga meminta pengurus baru DPC PERADI SAI Denpasar menyiapkan kajian yang dapat menjadi dasar penguatan kelembagaan desa adat di Bali.

Baca Juga  Gubernur Bali Wayan Koster dan Wagub Cok Ace Mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2574

Sementara itu, Ketua Umum PERADI SAI Harry Ponto menyatakan kesiapan organisasinya mendukung langkah tersebut. Menurutnya, modernisasi tidak boleh membuat masyarakat meninggalkan akar, etika, dan nilai moral yang telah hidup sejak dahulu.

Harry Ponto menyampaikan bahwa advokat dinilai perlu hadir sebelum persoalan hukum terjadi, bukan hanya ketika sengketa sudah muncul. Pendampingan dan tata kelola hukum yang baik diharapkan dapat mencegah terjadinya persoalan serta memberikan kepastian bagi masyarakat.

Ditambahkan, LPD dinilai memiliki karakter khas sebagai lembaga yang tumbuh dari masyarakat Bali. Keberadaannya memiliki keterkaitan dengan kearifan lokal dan filosofi Tri Hita Karana, khususnya dalam membangun harmoni kehidupan masyarakat.

“PERADI SAI siap memperkuat pendampingan hukum desa adat dan LPD, termasuk membantu membangun tata kelola kelembagaan yang baik sehingga lembaga yang dibentuk masyarakat dapat berjalan secara sehat dan berkelanjutan,“ kata Harry Ponto.

Ketua DPC PERADI SAI Denpasar masa bakti 2026–2030, I Made Suardana, menyampaikan komitmen kepengurusan baru untuk meningkatkan kualitas pendidikan profesi advokat. Salah satunya melalui kerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Udayana serta penjajakan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi lainnya.

“DPC PERADI SAI Denpasar juga siap bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali dalam memberikan pendampingan hukum terhadap LPD di seluruh Bali,“ katanya.

Selain persoalan LPD dan desa adat, lanjut Suardana, DPC PERADI SAI Denpasar akan tetap memberi perhatian terhadap berbagai isu hukum aktual di Bali, termasuk komitmen pembelaan terhadap pers, masyarakat, serta mahasiswa yang menghadapi persoalan hukum.

I Made Suardana terpilih sebagai Ketua DPC PERADI SAI Denpasar melalui Musyawarah Cabang (Muscab) II yang berlangsung di Quest San Hotel Denpasar pada 3 Juli 2026. Ia menggantikan ketua sebelumnya, I Wayan Purwita.

Baca Juga  Resmi Dilantik Prabowo, Gubernur Koster Ajak Krama Bali Solid Jalankan Visi ‘‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali‘‘

Pelantikan pengurus baru menjadi awal bagi penguatan peran PERADI SAI Denpasar dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan hukum di Bali, sekaligus memperluas kerja sama dengan pemerintah dan masyarakat.

Gubernur Koster menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus DPC PERADI SAI Denpasar masa bakti 2026–2030. Ia berharap kepengurusan baru dapat segera menerjemahkan komitmennya ke dalam kerja nyata, terutama dalam penguatan desa adat dan LPD.

“Saya tunggu kajian konkretnya untuk penguatan desa adat di Bali. Kita duduk bersama, membangun Bali dan memajukan kesejahteraan masyarakat,” kata Gubernur Koster. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bawa 243 Orang, Kapal Virgo Transport 8 Terbalik di Area Masalembo

Published

on

By

Infografis Kapal Virgo Transport 8 Terbalik di Masalembo
Infografis Kapal Virgo Transport 8. (Foto: SAR)

Surabaya, Jatim, baliilu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya memberangkatkan KN SAR 249 Permadi dan Helikopter HR-3601 dalam rangka mendukung pencarian kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak saat dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin, Minggu (13/9).

Kapal Virgo Transport 8 dengan data penumpang 243 orang tersebut diketahui hilang kontak sekitar pukul 01.00 WIB setelah sebelumnya dilaporkan sedang menghadapi kondisi cuaca buruk dalam perjalanan menuju Banjarmasin.

Kantor SAR Banjarmasin yang menerima informasi ini langsung memberangkatkan satu tim rescue menuju Dermaga SAR Basirih pada pukul 04.30 WITA untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan menuju lokasi perkiraan posisi terakhir menggunakan KN SAR Laksmana 241, dengan estimasi waktu tempuh sekitar lima jam.

Guna mendukung upaya pencarian tersebut, Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M. memberangkatkan KN SAR 249 Permadi dari Dermaga Distrik Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak pada Minggu (13/9) pukul 08.30 WIB untuk menuju area pencarian Kapal Virgo Transport 8.

“KN SAR 249 Permadi berangkat diawaki oleh 11 orang kru kapal dan membawa 4 orang rescuer Kantor SAR Surabaya juga 2 orang Polairud Polda Jatim” jelas Nanang.

Tidak hanya KN SAR 249 Permadi, Helikopter HR 3601 juga diberangkatkan dari Skuadron 400 Lanudal Juanda pada pukul 08.22 WIB untuk mendukung Kantor SAR Banjarmasin dalam pencarian Kapal Virgo Transport 8. Helikopter dengan lima kru dan 2 rescuer Kantor SAR Surabaya diperkirakan tiba di Banjarmasin sekitar pukul 10.31 WIB dan akan berkoordinasi dengan SAR Mission Coordinator (SMC) operasi SAR ini yakni I Putu Sudayana, S.E., M.A.P., Kepala Kantor SAR Banjarmasin.

Sementara itu, update KM Virgo Transport 8 pada Minggu, 13 September 2026 pukul 11.35 WIB,

Baca Juga  Terbaik dalam Penyelenggaraan Manajemen ASN, Pemprov Bali Raih BKN Award 2022 di Empat Kategori

Kapal KM Virgo Transport 8 (RORO) tersebut melakukan perjalanan rute Surabaya ke Banjarmasin yang berangkat Sabtu, 12 September 2026 pukul 10.13 WIB. Kemudian hilang kontak Minggu, 13 September 2026 pukul 02.00 WITA / 01.00 WIB.

Dari informasi SAR bahwa kapal terbalik karena dihantam cuaca buruk yang mengakibatkan kapal miring ekstrem, lalu terbalik. Posisi terakhir kapal: 4°31’51.82″S 114°02’06.88″E — ±80 mil laut dari Banjarmasin (area Masalembo). Total di atas kapal: 243 orang (penumpang + ABK).

Data terkini jumlah korban dan berhasil dievakuasi yakni selamat dievakuasi 115 orang, ditemukan meninggal dunia 1 orang, dan masih dalam pencarian ±127 orang. Masih diverifikasi/diproses 70 orang (data awal).

SAR menginformasikan bahwa angka masih berkembang karena pendataan belum final. Perbedaan angka berasal dari proses verifikasi yang masih berlangsung di lapangan.

Sedangkan kapal yang membantu evakuasi di antaranya TB TCP sebanyak 38 orang, TB Majuhan IX sebanyak 16 orang (15 selamat + 1 meninggal) dan MV Handa sebanyak 32 orang.

Tim SAR Gabungan yang dikerahkan yakni KN SAR Laksmana 241 (Banjarmasin), KN SAR 249 Permadi + helikopter (Surabaya), Helikopter Dauphin AS 365 N3+ dari Lanudal Juanda, dan Posko keluarga: Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya & Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin melalui SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana menyampaikan bahwa pencarian akan dilakukan secara optimal dengan melibatkan seluruh unsur terkait. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sanjaya Buka Pangkung Karung Kite Festival III, Dorong Tabanan Jadi Titik Kumpul Komunitas

Published

on

By

Bupati Sanjaya Buka Pangkung Karung Kite Festival III
BUKA PKKF 2026: Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat membuka Pangkung Karung Kite Festival III Tahun 2026 di Area Subak Serongga, Desa Pangkung Karung, Kecamatan Kerambitan, Minggu (13/9). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam mendukung pelestarian adat, budaya, dan kreativitas masyarakat kembali diwujudkan melalui kehadiran Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya sekaligus membuka Pangkung Karung Kite Festival III Tahun 2026 di Area Subak Serongga, Desa Pangkung Karung, Kecamatan Kerambitan, Minggu (13/9). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya melestarikan permainan tradisional sekaligus mendorong aktivitas positif yang mampu menggerakkan masyarakat dan perekonomian lokal.

Pembukaan festival turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Tabanan beserta anggota, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, para kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat Kerambitan bersama unsur Forkopimcam, Perbekel Desa Pangkung Karung, Ketua Pelangi Tabanan, serta para peserta festival. Sejak pagi, Area Subak Serongga telah dipadati antusiasme masyarakat dan peserta yang datang untuk mengikuti maupun menyaksikan festival layang-layang yang telah memasuki penyelenggaraan tahun ketiga.

Tahun ini, sebanyak 920 peserta dari Kabupaten Tabanan, Badung, Gianyar, Jembrana, dan Kota Denpasar turut ambil bagian dalam perlombaan. Kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah tersebut menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat Bali terhadap permainan tradisional layang-layang, sekaligus memperlihatkan bahwa kegiatan budaya di tingkat desa mampu menjadi ruang berkumpul bagi berbagai komunitas.

Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia, tokoh masyarakat, serta para pemekas di Desa Dinas dan Desa Adat Pangkung Karung yang telah konsisten menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, jumlah peserta yang hampir mencapai seribu orang menjadi bukti bahwa festival ini memiliki daya tarik yang kuat dan mampu menghadirkan masyarakat dari berbagai kabupaten/kota ke Tabanan.

“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia, para tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah menggagas dan menyelenggarakan Pangkung Karung Kite Festival ini. Kehadiran peserta dari berbagai kabupaten dan kota menunjukkan bahwa kegiatan ini memiliki daya tarik yang luar biasa. Ribuan masyarakat datang ke Desa Pangkung Karung, dan tentu ini menjadi kebanggaan bagi kita sebagai masyarakat Tabanan,” ujar Bupati Sanjaya.

Baca Juga  Presiden Anugerahi Penghargaan PPKM Award 2023 kepada Gubernur Koster

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tabanan terus membuka ruang bagi berbagai komunitas untuk menjadikan Tabanan sebagai tempat berkumpul dan melaksanakan kegiatan positif. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan karakter masyarakat Tabanan yang terbuka dan ramah terhadap masyarakat dari berbagai daerah.

“Kami ingin Tabanan menjadi salah satu titik berkumpul bagi berbagai komunitas, baik komunitas layang-layang, mancing, otomotif, maupun komunitas lainnya. Silakan datang dan berkegiatan di Tabanan. Pemerintah bersama masyarakat Tabanan tentu sangat terbuka dan menyambut kehadiran masyarakat dari berbagai daerah. Inilah bagian dari keramahan dan semangat kebersamaan yang kita miliki,” ungkapnya.

Menurut Bupati Sanjaya, kegiatan yang mampu menghadirkan masyarakat dari berbagai daerah tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan. Lebih dari itu, festival layang-layang menjadi ruang untuk mempertahankan hobi, budaya, kearifan lokal, serta nilai gotong royong yang diwariskan secara turun-temurun.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga mampu menghidupkan perekonomian masyarakat, terutama UMKM di sekitar lokasi. Membuat sebuah layang-layang hingga dapat diterbangkan tinggi membutuhkan proses yang panjang, kreativitas, kerja sama, dan gotong royong. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita jaga,” jelasnya.

Bupati Sanjaya berharap Pangkung Karung Kite Festival dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun dan berkembang menjadi event yang mampu menarik lebih banyak pecinta layang-layang, bahkan hingga tingkat dunia. Ia juga mengapresiasi pemanfaatan hamparan persawahan sebagai lokasi kegiatan yang sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Pangkung Karung Kite Festival III, I Wayan Arjawa, menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, khususnya Bupati Sanjaya, terhadap pelestarian permainan tradisional layang-layang. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut digelar sebagai wadah pelestarian permainan tradisional, mempererat tali silaturahmi antarwarga, serta menumbuhkan kreativitas dan sportivitas generasi muda.

Baca Juga  Gubernur Bali Wayan Koster dan Wagub Cok Ace Mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2574

Dalam festival ini, terdapat 17 kategori layangan yang dilombakan dengan penilaian secara objektif oleh dewan juri. Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga menyiapkan dua piala bergilir Desa Pangkung Karung, piagam penghargaan bagi para juara, satu piala bagi pengirim peserta terbanyak, serta enam piala untuk masing-masing kategori dan penghargaan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

HUT Ke-47 STT Widya Dharma Banjar Sayan, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pendidikan dan SDM Unggul

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Hadiri HUT Ke-47 STT Widya Dharma
HADIRI HUT STT: Bupati Adi Arnawa saat menghadiri puncak HUT Ke-47 STT. Widya Dharma, Banjar Sayan Baleran, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Sayan, Desa Werdi Bhuwana, Mengwi, Sabtu (12/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan pembangunan daerah tidak boleh hanya bertumpu pada pertumbuhan ekonomi dan fisik. Kemajuan harus beriringan dengan penguatan sumber daya manusia (SDM) serta pelestarian adat dan budaya Bali.

Hal itu disampaikan Bupati Adi Arnawa saat menghadiri puncak HUT Ke-47 Sekaa Teruna Teruni (STT) Widya Dharma, Banjar Sayan Baleran, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Sayan, Desa Werdi Bhuwana, Mengwi, Sabtu (12/9). Acara dihadiri Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Perbekel Werdi Bhuwana I Ketut Sadia Wijaya, Bendesa Adat I Made Bangur, serta tokoh masyarakat setempat.

Di hadapan generasi muda, Bupati menempatkan pendidikan sebagai investasi strategis agar masyarakat Badung mampu menjadi pelaku utama pembangunan di tengah berkembangnya pariwisata. “Buat apa infrastruktur kita hebat, tetapi kita tidak menjadi tuan rumah di negeri kita sendiri. Untuk mewujudkannya, satu-satunya jalan adalah menyiapkan SDM unggul,” tegas Adi Arnawa.

Guna mendukung hal itu, Pemerintah Kabupaten Badung memperkuat akses pendidikan lewat sekolah gratis jenjang SD hingga SMA/SMK, termasuk swasta. Langkah konkret ini diperluas dengan penyediaan beasiswa S1 hingga wisuda bagi kelompok prioritas.

“Mulai tahun 2026 ini, kami memberikan bantuan beasiswa S1 gratis selama 4 tahun sampai wisuda bagi anak petani, warga kurang mampu, hingga anak ketiga dan keempat,” ujarnya.

Kebijakan ini memiliki dimensi sosial dan kultural. Melalui organisasi Sekaa Teruna, ia mengingatkan pemuda agar tidak sekadar mengejar orientasi ekonomi, melainkan memanfaatkannya sebagai ruang belajar kepemimpinan dan pengabdian.

“Mumpung masih ada kesempatan, belajar! Jangan cepat-cepat berpikir hanya mencari uang. Berorganisasi di Sekaa Teruna adalah tempat belajar mempersiapkan diri menjadi generasi penerus adat dan budaya Bali,” ucap Bupati.

Baca Juga  Presiden Anugerahi Penghargaan PPKM Award 2023 kepada Gubernur Koster

Lebih lanjut, Adi Arnawa memaparkan bahwa pariwisata Badung tidak terpisahkan dari budaya Bali. Penguatan generasi muda krusial untuk menjaga keberlanjutan tersebut di tengah tantangan daerah saat ini.

“Seperti diketahui, saya saat ini sedang fokus ke infrastruktur untuk memperkuat konektivitas sekaligus menjawab persoalan kemacetan yang berpotensi mempengaruhi daya saing pariwisata. Kita semua tahu bahwa Kabupaten Badung ini hidup dari sektor pariwisata, dan tantangan di depan mata adalah isu kemacetan tersebut,” jelasnya.

Selain fisik, Pemkab Badung memperkuat program sosial yang humanis, mulai dari perhatian terhadap penyandang disabilitas, lansia, hingga penguatan desa adat. “Pembangunan tidak hanya berbicara tentang jalan dan infrastruktur, tetapi bagaimana pemerintah hadir memberikan manfaat dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua STT Widya Dharma I Made Untung Wistika mengapresiasi dukungan dari pemerintah. Ia berharap organisasi pemuda ini bisa terus menjadi wadah kreativitas, inovasi, dan pengabdian generasi muda. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca