Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster Minta CPNS Mampu Mengeksplorasi Potensi Diri

BALIILU Tayang

:

de
Gubernur Bali Wayan Koster saat membuka secara resmi Pelatihan Dasar CPNS Tahun 2021, yang digelar secara daring di ruang rapat Gedung Gajah, Kediaman Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Senin (1/3).

Denpasar, baliilu.com – Para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang baru lulus seleksi serta akan mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS diminta mampu mengeksplorasi potensi diri dengan membangun jiwa dan semangat pekerja keras. Khususnya mengembangkan diri agar mampu bertanggung jawab, berdisiplin, bekerja secara tulus ikhlas, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) sesuai bidangnya masing-masing. Sehingga bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat luas, hingga bangsa dan negara.

Demikian penegasan yang disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat membuka secara resmi Pelatihan Dasar CPNS Tahun 2021, yang digelar secara daring di ruang rapat Gedung Gajah, Kediaman Gubernur  Bali, Jayasabha, Denpasar, Senin (1/3).

“Sebagai orang Bali, kita harus membiasakan diri bekerja sesuai kultur kita, bekerja berdasar norma hukum karma phala. Berbuat baik kita percaya hasilnya baik, begitu pula sebaliknya. Artinya kita harus menanamkan diri untuk bekerja keras, disiplin dan bertanggung jawab, serta tulus ikhlas tanpa mengharapkan imbalan sebelumnya. Jangan karena belum bisa mendapatkan apa yang diinginkan, lantas kita menjadi tidak bekerja. Tapi tetaplah bekerja dengan baik, astungkara hasilnya sesuai yang diharapkan,” ujar Gubernur Bali  lulusan ITB yang sebelumnya menjabat anggota DPR RI tiga periode ini.

Persaingan yang tidak mudah dalam tiap tahapan seleksi CPNS kali ini, karena diikuti oleh puluhan ribuan orang peserta diharapkan mampu melahirkan para CPNS yang berkompeten dan menjadi pekerja yang membawa perubahan dan memiliki visi terarah guna mewujudkan pelayanan yang prima dan kemajuan daerah beserta masyarakatnya.

“Ini kompetisi yang sangat ketat, puluhan ribu peserta yang ikut, yang lolos di provinsi itu kurang lebih 700 orang. Itu enggak gampang. Setelah lolos harus bisa menunjukkannya, memiliki pola pikir sebagai seorang PNS, apa saja program yang bisa dibuat dan dilaksanakan guna mendukung pembangunan sepanjang sesuai peraturan perundang – undangan sebagai bagian dari penyelenggara negara,” ujarnya.

Sedangkan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bali (BPSDM) Gede Darmawa dalam laporannya  mengatakan bahwa Latsar CPNS Tahun 2021 diikuti oleh CPNS di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan kabupaten/kota se-Bali.

Ditambahkannya, kegiatan ini berlangsung dari tanggal 1 Maret sampai dengan 27 Oktober 2021. Pelatihan yang dilaksanakan dalam 9 (sembilan) gelombang, diikuti oleh peserta sebanyak  1.492 orang.  Di antaranya berasal dari Pemprov Bali 679 orang, Pemkot Denpasar 363 orang, Pemkab Klungkung 119 orang, Pemkab Jembrana 160 orang, Pemkab Buleleng 170 orang, serta Pemkab Gianyar 1 orang.

Adapun tenaga pengajar yang disiapkan dalam program ini adalah para Widyaiswara BPSDM Provinsi Bali, pejabat struktural di lingkungan Pemprov Bali yang telah memiliki sertifikasi kompetensi TOF maupun workshop, serta pakar/praktisi yang memiliki bidang keilmuan yang sesuai dan relevan dengan materi ajar dalam Latsar CPNS ini. (gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Nurul Arifin: Status Lanud Ngurah Rai Harus Naik Standar ke Tipe A

Published

on

By

bandara ngurah rai
KUNJUNGAN KERJA: Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin, dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI ke Pangkalan Udara (Lanud) I Gusti Ngurah Rai, Badung, Provinsi Bali, (26/6/2026). (Foto: dpr.go.id)

Badung, baliilu.com – Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin mendorong peningkatan status Pangkalan Udara (Lanud) I Gusti Ngurah Rai dari tipe B menjadi tipe A. Langkah strategis ini dinilai krusial guna memperkuat sistem pertahanan sekaligus menjaga citra Indonesia di mata internasional.

“Tadi kita melihat bahwa (Lanud) I Gusti Ngurah Rai ini sebetulnya lanudnya sangat memiliki peranan sangat penting begitu. Karena satu berada di posisi yang strategis, kemudian juga beririsan dengan bandara internasional dan komersial,” ujar Nurul Arifin dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI ke Pangkalan Udara (Lanud) I Gusti Ngurah Rai, Badung, Provinsi Bali, (26/6/2026).

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menyoroti status pangkalan udara tersebut yang masih bertahan di tipe B sejak tahun 2012. Ia menilai kondisi yang sudah berjalan selama 14 tahun ini perlu segera diperbarui karena berkaitan erat dengan dukungan sistem anggaran pertahanan.

“Kita menginginkan bahwa Lanud ini naik ke peringkat menjadi standar A begitu ya, tidak B lagi. Karena ini penting terkait dengan suatu sistem, begitu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Nurul mengingatkan perlunya keharmonisan berbagai elemen dalam menghadapi potensi ancaman kedirgantaraan. Aspek manusia dan kelestarian lingkungan. Lalu, pemanfaatan teknologi serta kesiapan masyarakat sekitar.

“Ada kolaborasi bagaimana menjaga Lanud I Gusti Ngurah Rai ini, tetap merepresentasikan sebagai bandara internasional yang tidak hanya untuk komersil, tapi juga untuk tamu-tamu kenegaraan dan dalam posisi hubungan diplomasi dengan negara-negara lainnya,” imbuhnya.

Terkait hal itu, wakil rakyat dari Dapil Jabar I tersebut memastikan akan membawa usulan transisi status Lanud I Gusti Ngurah Rai sebagai skala prioritas pribadinya dalam rapat kerja bersama Menteri Pertahanan mendatang. Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI ke Provinsi Bali ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan terhadap kesiapan infrastruktur pertahanan negara. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Terjebak Air Pasang di Uluwatu, Evakuasi Tiga Buruh Proyek Berlangsung Dramatis

Published

on

By

evakuasi buruh di uluwatu
Tim SAR saat mengevakuasi korban terjebak air pasang di Pecatu. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Tiga orang buruh proyek terjebak air pasang di bawah tebing kawasan Pura Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung pada Sabtu (27/6/2026). Ketiga korban tersebut ialah Rendi (L/20), Mansur (L/47) dan Tarmuji (L/50).

Dari informasi yang dihimpun di lokasi, kejadian bermula ketika ketiga korban berjalan menyusuri pantai dari pantai Nyang – Nyang menuju arah utara hingga lokasi kejadian. Namun setibanya di lokasi air laut tiba – tiba pasang. Ketiganya kemudian berlindung di atas karang. Satu orang korban bernama, Mansur kemudian berenang ke laut hingga berhasil selamat dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib.

“Benar, laporan kita terima sekitar pukul 20.40 Wita dan langsung kita terjunkan tim rescue menuju lokasi kejadian,” terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya.

Ia menjelaskan, setibanya di lokasi, tim rescue kemudian melakukan koordinasi dengan pihak terkait serta meninjau lokasi tebing yang akan digunakan untuk proses evakuasi. Ketinggian tebing yang mencapai 100 meter dan jarak pandang yang terbatas serta hasil evaluasi maka evakuasi akan dilakukan esok hari pada tanggal 28 Juni 2026 sekitar pukul 06.00 Wita.

“Kita terkendala jarak pandang, namun korban masih berada pada posisi aman dan masih dapat berkomunikasi, maka evakuasi akan kita laksanakan pagi ini,” imbuhnya.

Tim SAR akhirnya menurunkan satu orang penolong untuk menjangkau korban menggunakan teknik lowering sekira pukul 06.15 Wita. Korban pertama, Tarmuji berhasil dievakuasi pada Minggu pagi, (28/6/2026) sekitar pukul 07.24 Wita menggunakan teknik lifting. Selanjutkan tim rescue berhasil mengevakuasi korban kedua, Rendi sekitar pukul 07.48 Wita.

“Seluruh korban sudah berhasil dievakuasi dengan selamat, kondisi keduanya masih stabil, selanjutnya langsung dibawa menuju Balai Desa Pecatu,” imbuhnya.

Upaya evakuasi ini turut melibatkan unsur SAR gabungan diantaranya, Basarnas Bali, Bhabinkamtibmas Desa Pecatu, Linmas Desa Pecatu, Pecalang Desa Pecatu, rekan korban dan masyarakat sekitar. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Menkeu Purbaya: Likuiditas Perbankan Diperkuat, Kredit Berpotensi Tumbuh hingga 14-15 Persen

Published

on

By

purbaya
Gedung Kemenkeu di Jakarta. (Foto: Hms Kemenkeu)

Jakarta, baliilu.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah memperkuat likuiditas perbankan melalui penempatan dana hingga Rp 400 triliun ke bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Langkah ini dilakukan untuk menjaga fungsi intermediasi perbankan, mendorong penyaluran kredit ke sektor riil, serta memperkuat momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Menkeu meyakini kebijakan tersebut dapat mendorong pertumbuhan kredit hingga 14-15 persen pada tahun ini.

Menkeu menjelaskan pemerintah mengembalikan sekaligus menambah penempatan dana pemerintah di Himbara sebagai respons atas kondisi likuiditas perbankan yang mulai mengetat. Dengan likuiditas yang lebih memadai, sektor perbankan diharapkan memiliki ruang lebih besar untuk menyalurkan kredit kepada dunia usaha.

“Jadi akan cukup likuiditas di sektor perbankan kita. Jadi harusnya bunga di pasar akan turun. Ekonomi siap lari lagi,” ujar Menkeu dalam media briefing di Jakarta, Jumat (26/6).

Menurut Menkeu, langkah tersebut merupakan arahan Presiden agar berbagai hambatan terhadap pertumbuhan ekonomi dapat segera diatasi. Penambahan likuiditas diyakini akan memperkuat kepercayaan pelaku usaha, meningkatkan investasi, sekaligus mendukung penguatan ekonomi nasional.

“Pak Presiden ingin ekonominya tetap jalan, semua gangguan dihilangkan. Kalau kita balikkan perspektif ekonomi, ekonomi akan lari lagi. Orang cenderung investasi di negara yang ekonominya akan lari,” jelasnya.

Menkeu menilai penguatan likuiditas akan mendorong mekanisme pasar kembali bekerja secara optimal sehingga fungsi intermediasi perbankan dapat berjalan lebih efektif.

“Jadi saya memaksa market mechanism berjalan,” ujar Menkeu.

Berdasarkan komunikasi dengan perbankan, Menkeu mengungkapkan tambahan likuiditas tersebut akan memberikan ruang bagi perbankan untuk kembali menjalankan rencana ekspansi kredit yang sebelumnya sempat tertahan.

“Mereka bilang kalau nggak dibantu, kredit akan tumbuh turun pertumbuhannya ke 8 persen, 7 persen, 6 persen. Ketika kita balikin lagi, rencana kredit yang mereka selama ini tahan karena antisipasi kurangnya likuiditas akan dijalankan lagi. Pasti kreditnya tumbuh double digit, mungkin 13-14 persen,” katanya.

Apabila kondisi likuiditas tetap terjaga sesuai desain pemerintah, Menkeu optimistis pertumbuhan kredit nasional dapat meningkat lebih tinggi hingga mencapai kisaran 14-15 persen pada tahun ini.

“Kalau uangnya diatur cukup seperti yang kita desain, pertumbuhan kredit tahun ini tebakan saya bisa 14-15 persen,” ujarnya.

Selain menjaga likuiditas perbankan, Menkeu memastikan penguatan likuiditas perbankan tidak mengganggu kesehatan fiskal. Ia menegaskan defisit APBN 2026 tetap berada dalam batas yang aman dan terkendali.

“Yang jelas, kondisi fiskal aman, defisit tidak akan lebih 3 persen, hampir pasti. Kita bisa kendalikan dengan baik karena ruangnya semakin terbuka lebar,” pungkas Menkeu. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca