Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

PARIWISATA

Gubernur Koster Sambut ‘’Charter Flight’’ Perdana Wisatawan Tiongkok ke Bali

BALIILU Tayang

:

gubernur
Gubernur Bali Wayan Koster saat mengalungkan bunga kepada wisatawan Tiongkok di depan Gate 1 terminal Kedatangan International Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu, 22 Januari 2023. (Foto: eka)

Badung, baliilu.com – Kedatangan wisatawan dari Tiongkok merupakan satu capaian luar biasa bagi Pariwisata Bali khususnya. Hal ini disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat menyambut charter flight perdana yang mengangkut wisatawan Tiongkok dari Shenzhen China ke Denpasar melalui Bandara International I Gusti Ngurah Rai, Minggu (22/1). Charter flight yang menggunakan pesawat Lion Air nomor penerbangan JT2648 mendarat pukul 10.40 Wita dengan mengangkut 210 orang penumpang  yang terdiri dari 191 penumpang dewasa, 17 anak, dan 2 infant.

Gubernur Bali Wayan Koster yang didampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) melakukan penyambutan di depan Gate 1 terminal Kedatangan International Bandara I Gusti Ngurah Rai melalui pengalungan bunga kepada penumpang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Deputi Pemasaran Kemenparekraf RI Made Ayu Marthini, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Tjok. Bagus Pemayun, General Manager Angkasa Pura Handy Heryudhitiawan, Consulat General China di Bali, serta undangan terkait.

Gubernur Wayan Koster dalam sambutannya menyampaikan, tanggal 22 Januari ini merupakan hari baik yang mana dalam visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali adalah sebuah angka kemenangan atau pencapaian prestasi yang terbaik.

“Di tanggal 22 Januari dengan hadirnya wisatawan dari Tiongkok di hari baik ini saya yakin pariwisata Bali akan bangkit. Mudah-mudahan akan terus berlanjut sampai bulan Desember 2023,” ungkap Putra Sembiran Buleleng tersebut.

Lebih lanjut orang nomor satu di Provinsi Bali ini menyampaikan bahwa tanggal 16 November 2022 yang lalu pada saat dirinya melepas Presiden China Xi Jinping, sempat mengungkapkan agar Presiden China tersebut berkenan membuka dan mengizinkan wisatawan Tiongkok berkunjung ke Bali. Dan hal ini disambut baik oleh Presiden China.

Baca Juga  BUMD dan Perseroda Pangan, Air, Energi dan Transportasi Segera Dibentuk, Gubernur Koster Komit Tata Fondasi Masa Depan Bali
gubernur
Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati saat menyambut wisatawan Tiongkok di depan Gate 1 terminal Kedatangan International Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu, 22 Januari 2023. (Foto: eka)
 

Gubernur mengungkapkan, pada situasi normal tahun 2019 jumlah wisatawan dari Tiongkok itu mencapai 1,2 juta, nomor 2 dibandingkan dengan Australia yakni  1,3 juta orang. Diharapkan tahun ini akan bangkit kembali sesuai dengan rencana tahun 2023, dan akan menjadi momentum bangkitnya pariwisata Bali. Di tahun 2019 jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali mencapai 6,3 juta orang, sementara pada tahun 2022, pascapandemi bulan Juli mulai pulih, kunjungan wisatawan meningkat bertahap sampai Desember kira-kira sudah mencapai 37 persen dari situasi normal. Diprediksi tahun ini bisa mencapai target sekitar 4,5 juta di situasi normal sehingga mencapai lebih dari 70 persen.

“Oleh karena itu, mari kita bekerja keras bersama baik itu Pemerintah Pusat, Kementerian Pariwisata Kementerian Perhubungan, Kementerian Hukum dan HAM, Pemerintah Provinsi Bali. Juga tentunya pihak maskapai akan memberikan layanan terbaik untuk para wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali dengan kualitas layanan yang prima supaya apa yang kita sajikan itu akan menjadi bagian dari daya saing kompetisi kita dalam percaturan pariwisata secara global,” tandasnya.

Sementara itu, Deputi Pemasaran Kemenparekraf Made Ayu Marthini mengucapkan terima kasih banyak atas perhatian yang diberikan Gubernur Bali dan seluruh jajaran yang ada di Bandara untuk menyambut wisatawan yang datang dengan charter flight pertama yang ke Bali secara official.  

gubernur
Wisatawan Tiongkok saat melakukan selfie dengan Gubernur Bali Wayan Koster. (Foto: eka)

“Semoga dengan kedatangan ini merupakan momentum yang baik bagi kebangkitan pariwisata di Indonesia termasuk Bali yang sebagai pintu gerbang utama di Indonesia. Target tahun ini dari pemerintah secara official adalah 255.300 wisatawan Tiongkok. Astungkara semoga dengan kerja bersama dan koordinasi kita bisa tingkatkan seperti sebelum Covid,” harapnya.

General Manager Angkasa Pura Handy Heryudhitiawan menyampaikan, dengan adanya penerbangan ini  diyakini pariwisata Tiongkok akan terus tumbuh karena memang secara historis Tiongkok ini sebagai penyumbang nomor 2 di tahun 2019 selain Australia. “Kami lihat bahwa ini juga peluang bagi kita semua. Ini merupakan bukti pemulihan dari masa pandemi dan pariwisata kita sudah mulai tumbuh,” ujarnya. (eka/bi)

Baca Juga  Gubernur Koster Saksikan Peluncuran Website Cakrawasi, WNA Diawasi secara Terpusat dan Real Time oleh Polda Bali

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

PARIWISATA

Hadiri BBTF Ke-12, Gubernur Koster Dorong Penguatan Pariwisata Indonesia di Tengah Tantangan Global

Published

on

By

buka bbtf
BUKA BBTF: Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri sekaligus turut membuka secara resmi gelaran Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) ke-12 yang berlangsung di Hotel The Westin Resort Nusa Dua, pada Kamis (28/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri sekaligus turut membuka secara resmi gelaran Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) ke-12 yang berlangsung di Hotel The Westin Resort Nusa Dua, pada Kamis (28/5). Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana, perwakilan Menteri Luar Negeri RI yang diwakili Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ketua BBTF 2026 sekaligus Ketua ASITA Bali, I Putu Winastra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa BBTF tahun ini mengusung tema Redefining Indonesia’s Gastronomy Journey: A Celebration of Taste, Culture, and Sustainable Heritage. Ia menegaskan BBTF bukan sekadar ajang business matching antara buyer dan seller, melainkan platform strategis untuk membangun kepercayaan pasar, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan membuka peluang bisnis nyata bagi industri pariwisata Indonesia.

Tahun ini, BBTF diikuti 407 buyers dari 44 negara dan 286 sellers, yang menjadi bukti tingginya kepercayaan dunia internasional terhadap Bali dan Indonesia sebagai destinasi unggulan di tengah dinamika global.

Sementara itu, Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan BBTF sebagai salah satu travel fair terbesar dan paling strategis di Indonesia. Menurutnya, penyelenggaraan BBTF merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah bersama seluruh pelaku industri pariwisata untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan mancanegara di tengah tantangan krisis global, ketidakpastian geopolitik, serta perubahan tren perjalanan dunia.

Ia menegaskan, ajang ini menjadi momentum penting untuk memperkuat promosi pariwisata Indonesia, memperluas jejaring pasar internasional, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional. (gs/bi)

Baca Juga  Gubernur Koster dan Wagub Tjok. Oka Sukawati Berikan Budayawan dan Seniman Penghargaan Bali Jani Nugraha dan Dharma Kusuma

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

PARIWISATA

Dorong Bali Jadi Pusat MICE Dunia, Gubernur Koster Tekankan Standar Berbasis Budaya dan UMKM Lokal

Published

on

By

gubernur koster
AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima audiensi jajaran pelaku pariwisata yang tergabung dalam Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) di Jayasabha, Denpasar, Rabu (27/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan Bali telah memiliki posisi kuat sebagai pusat pertemuan internasional dunia atau meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE). Untuk itu, ia mendorong pelaku industri pariwisata dan pemangku kepentingan MICE di Bali membangun standar penyelenggaraan yang berkarakter, berbasis budaya Bali, sekaligus memberi dampak nyata bagi pelaku ekonomi lokal.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster saat menerima audiensi jajaran pelaku pariwisata yang tergabung dalam Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) di Jayasabha, Denpasar, Rabu (27/5).

“Bali sudah secara de facto menjadi pusat meeting internasional. Selama ini begitu banyak pertemuan dunia diselenggarakan di Bali karena fasilitas kita kuat, SDM siap, keamanan dan kenyamanan VVIP terjaga,” ujar Koster.

Menurutnya, kekuatan utama Bali bukan hanya pada fasilitas ballroom, convention center, dan hotel berstandar internasional, melainkan budaya Bali yang unik dan tidak dapat ditiru daerah lain secara instan.

Ia mencontohkan keberhasilan Bali menjadi tuan rumah berbagai agenda dunia seperti G20 dan World Water Forum yang menghadirkan puluhan ribu delegasi dari ratusan negara. Dalam forum internasional tersebut, khususnya World Water Forum, Bali dinilai unggul karena mampu memadukan fasilitas modern dengan konsep budaya dan filosofi lokal seperti Sad Kerthi, Danu Kerthi, serta sistem subak.

“Kita jangan terlalu terbawa arus luar karena branding Bali sudah sangat kuat. Yang menjadi nilai jual utama adalah budaya Bali,” katanya.

Koster meminta BaliCEB merumuskan standar MICE khas Bali agar memiliki identitas dan karakter berbeda dibanding destinasi lain di dunia.

“Organisasi silakan rumuskan standar MICE di Bali yang unik supaya punya identitas. Kontennya harus orisinal, dipikirkan dan diurus dengan benar sehingga semua penyelenggara punya acuan,” ujarnya.

Baca Juga  Gubernur Koster Saksikan Peluncuran Website Cakrawasi, WNA Diawasi secara Terpusat dan Real Time oleh Polda Bali

Selain memperkuat identitas budaya, Koster juga menekankan pentingnya keterlibatan UMKM lokal dalam setiap kegiatan MICE di Bali, mulai dari transportasi, dekorasi hingga souvenir.

“MICE harus mampu mendukung UMKM lokal Bali. Bangkitkan spirit kelokalan agar dampaknya lebih optimal terhadap pelaku ekonomi Bali,” tegasnya.

Ia juga memastikan persoalan sampah dan kemacetan yang selama ini menjadi sorotan wisatawan akan terus dibenahi secara bertahap guna memperkuat daya tarik Bali sebagai destinasi global.

Ratusan Pelaku Industri Gabung BaliCEB

Sementara itu, Ketua Umum Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) Ketut Jaman mengungkapkan minat pelaku industri pariwisata Bali untuk bergabung dalam organisasi tersebut sangat tinggi.

“Sudah ratusan yang ancang-ancang bergabung dengan MICE ini. Kita ingin Bali menjadi pusat MICE dunia,” ujarnya.

Menurut Ketut Jaman, Bali memiliki ratusan fasilitas MICE dengan sekitar 30 ballroom berkapasitas di atas 200 orang yang tersebar di berbagai kawasan pariwisata.

Pelantikan pengurus BaliCEB dijadwalkan berlangsung pada 5 Juni mendatang di kawasan The Meru, Sanur. Organisasi tersebut menargetkan Bali menjadi destinasi utama penyelenggaraan meeting internasional yang jumlahnya mencapai ribuan agenda setiap tahun di berbagai negara.

Selain itu, BaliCEB juga menyatakan komitmennya mendukung program pungutan wisatawan asing melalui sosialisasi kepada peserta dan penyelenggara event MICE di Bali.

“MICE sangat membantu tingkat hunian hotel maupun kunjungan ke daya tarik wisata di Bali,” kata Ketut Jaman. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

PARIWISATA

Peringkat Satu Top Destinasi Pariwisata Dunia, Gubernur Koster: Bali Tetap Kuat Meski Digoyang Isu Sampah, Macet dan Sepi

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster mengalungkan bunga menyambut wisatawan yang datang ke Bali saat Tahun Baru 2026. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster gembira dan berterima kasih kepada semua stakeholders dan masyarakat yang terus aktif menjaga kualitas pariwisata Bali. Kerja keras semua pihak diapresiasi dunia. Bali Indonesia baru saja meraih peringkat 1 World’s Best Destination 2026, dalam ajang bergengsi Travelers’ Choice Awards: Best of the Best oleh TripAdvisor. Bali di posisi teratas, melampaui sembilan destinasi kenamaan dunia lainnya seperti London, Roma, Hanoi, Paris, New York (NY) hingga Dubai. 

Penghargaan dunia ini diakui Koster bahwa Bali tetap kuat dengan pariwisata berbasis budaya, tradisi, seni dan alam meskipun sering digoyang dengan isu sampah, macet dan sepi.

“Bali di posisi nomor 1 dari 10 Top Destinasi Pariwisata Dunia. Bali menempati posisi tertinggi di dunia sepanjang sejarah. Digoyang dengan isu sampah, macet, sepi dan lain ternyata tak bisa menggoyahkan posisi Bali,” kata Gubernur Koster, Jumat, 16 Januari 2026.

Tak hanya dianugerahi peringkat satu Top Destinasi Pariwisata Dunia oleh TripAdvisor, Bali juga diakui global dalam berbagai kategori lainnya seperti diakui sebagai peringkat pertama Honeymoon Destination. kemudian masuk Top 10 Cultural Destination, Top 10 Solo Travel Destination, Top 20 Trending Cities. 

Berikut ini data dan fakta Top 10 World’s Best Destinations Travelers’ Choice Awards Trip Advisor dan Bali Indonesia berada di posisi pertama. Setelah itu disusul urutan kedua London, Britania Raya, dan ketiga Dubai, Uni Emirat Arab, keempat Hanoi, Vietnam, kelima Paris, Prancis, keenam Roma, Italia, ketujuh Marrakesh, Maroko, kedelapan Bangkok, Thailand, kesembilan Kreta, Yunani dan sepuluh New York, Amerika Serikat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  BUMD dan Perseroda Pangan, Air, Energi dan Transportasi Segera Dibentuk, Gubernur Koster Komit Tata Fondasi Masa Depan Bali
Lanjutkan Membaca