Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster Terima Bakti Inovasi Indonesia dari Menristek/BRIN RI

BALIILU Tayang

:

de
Gubernur Bali Wayan Koster menerima secara langsung penyerahan produk Bakti Inovasi Indonesia untuk wilayah Provinsi Bali oleh Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) RI sekaligus Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro di Ballroom Nusantara, The Westin Resort, Nusa Dua, Selasa (22/12).

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima secara langsung penyerahan produk Bakti Inovasi Indonesia untuk wilayah Provinsi Bali oleh Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) RI sekaligus Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro di Ballroom Nusantara, The Westin Resort, Nusa Dua, Selasa (22/12). Penyerahan digelar usai acara Lokakarya Desa Berinovasi bertajuk “Bakti Inovasi untuk Bali Kembali: Bali Berinovasi”.

Dalam sambutannya, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas gelaran acara tersebut. Sebagai Provinsi yang bertumpu dan mengandalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada sektor pariwisata, Bali menjadi daerah paling terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid – 19. Sehingga dengan adanya gelontoran inovasi – inovasi dari pemerintah pusat, diharapkan mampu memacu ekonomi Bali. 

“Dari segi temanya saja sudah sangat simpati, kepedulian kepada Bali yang sangat terdampak wabah Covid-19 terutama dunia pariwisata, yang menjadi sumber utama perekonomian Bali. Saat situasi normal – pariwisata normal, ekonomi Bali hidup bahkan di atas rata – rata nasional. Saat ada gangguan – gangguan seperti saat ini, ekonomi Bali pun melemah, itulah suka-dukanya. Ke depan semoga pemerintah pusat ikut terus mendukung pemulihan Bali, seperti halnya inovasi – inovasi yang dilaksanakkan saat ini,” pinta Gubernur Koster sambi menceritakan kilas balik pariwisata Bali dalam menghadapi hambatan – hambatan seperti ledakan Bom Bali, pandemi virus SARS, hingga erupsi Gunung Agung, yang mana Bali pulih dengan cepat karena wisatawan mancanegara masih tetap berkunjung.

Sedangkan menghadapi pandemi Covid – 19 yang sifatnya global seluruh dunia, pariwisata pun dikhawatirkan butuh waktu yang cukup lama. Sehingga dibutuhkan kebijakan – kebijakan inovatif baru untuk sektor lainnya.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Bangga dengan Etos Kerja Perempuan Bali yang tak Pernah Menyerah dan Putus Asa

Sebelum pandemi melanda, Gubernur Koster sejak terpilih telah mengembangkan kebijakan – kebijakan untuk membangun citra pariwisata Bali di mata wisatawan internasional, seperti pengurangan penggunaan plastik sekali pakai hingga mengurangi timbunan sampah plastik dengan mengajak seluruh komponen masyarakat turun langsung membersihkan lingkungan secara berkala, mengembangkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan yang ramah lingkungan, menjaga dan melestarikan sumber – sumber mata air dan laut, dan sebagainya. Program – program tersebut pun mampu mengangkat nama Bali, yang dibuktikan dengan banyaknya apresiasi yang disampaikan duta – duta besar negara, bahkan tingkat kunjungan wisatawan naik hingga 26% pada awal hingga akhir 2019 dibanding tahun sebelumnya.

“Terkendala pandemi ini, program – program yang sudah kami susun belum bisa terealisasi di tahun 2020. Sehingga saat ini fokus untuk penanganan pandemi,” beber Gubernur yang sebelumnya menjabat anggota DPR RI ini sembari menyatakan telah mengambil langkah untuk memulihkan pariwisata Bali dengan membuka kran wisatawan domestik sejak bulan Juli lalu, namun tetap harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat sebagai upaya pencegahan penyebaran pandemi. Serta menyatakan segera melaksanakan strategi lainnya dalam memulihkan ekonomi dan pariwisata Bali.

“Dalam waktu dekat, kita harus mencoba inovasi dengan pertanian, perdagangan dan industri. Memang tidak bisa instan dalam waktu cepat, tapi harus segera dilakukan, akan segera membentuk kelompok kerja untuk merancang dan merealisasikannya,” pungkasnya yang kala itu turut didampingi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali Made Gunaja dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya.

Sementara itu, Menristek/BRIN RI Bambang Brodjonegoro memberikan pemaparan dan melakukan diskusi kelompok terarah dengan tema “Struktur dan Fundamental Pereknomian Bali di Sektor Pariwisata, Pertanian, Kelautan, dan Industri” bersama dengan Sestama Bapenas/PPN Himawan Hariyoga Djojokusumo.

Baca Juga  Wabup Suiasa Ikuti Rapat Koordinasi Monitoring PEN

“Covid-19 memang berdampak besar bagi sektor perekonomian di Bali, namun sebenarnya Bali masih menyimpan potensi pariwisata, pertanian, dan kelautan yang besar. Saya optimis dengan kerja sama triple helix yang kuat antara pemerintah, akademisi, dan industri, perekonomian di Bali dapat segera pulih dan bangkit kembali,” ujar Menteri Bambang. (gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Warga Jaga Kebersihan Lingkungan, Dapat Apresiasi Beras 5 Kg dari TP PKK Provinsi Bali

Published

on

By

Ketua TP PKK Bali Tinjau Kebersihan Saat Car Free Day
MONEV: Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD), Minggu (6/9) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Aksi warga menjaga kebersihan lingkungan mendapat apresiasi. TP PKK Provinsi Bali melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Kota Denpasar, Minggu (6/9) pagi.

Gerakan ini tidak sekadar mengajak masyarakat menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial serta budaya gotong-royong di tengah masyarakat.

Menariknya, warga yang aktif melaksanakan kegiatan bersih-bersih di telajakan rumah masing-masing mendapatkan apresiasi berupa beras 5 kilogram dari Tim Monev.

Apresiasi tersebut diserahkan oleh Kadis PMD Dukcapil Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, Kepala Dinsos P3A Provinsi Bali A.A. Sagung Mas Dwipayani, serta Sekretaris II TP PKK Provinsi Bali I Nyoman Mendra.

Melalui Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu, masyarakat didorong untuk menjadikan kebersihan, gotong-royong, dan solidaritas sosial sebagai kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Bukan sekadar bersih-bersih, gerakan ini menjadi upaya menghidupkan kembali semangat gotong-royong, mulai dari lingkungan rumah hingga masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD).

Ia menyoroti masih banyaknya sampah yang berserakan dan belum mendapat perhatian maksimal. Untuk itu, ia mengajak para pedagang dan masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga kebersihan, terlebih saat pelaksanaan CFD. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Serap Aspirasi Pedagang di Pasar Poh Gading, Paslon Amerta Jika Terpilih Mesti Perhatikan Nasib Rakyat Kecil
Lanjutkan Membaca

NEWS

I Nengah Senantara Tolak Kadin Jadi Lembaga Negara, Soroti Potensi Dualisme  

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan Kadin disejajarkan dengan lembaga negara
Anggota Komisi VI DPR RI, I Nengah Senantara. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan agar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia disejajarkan atau menjadi bagian dari lembaga negara. Menurutnya, usulan tersebut berpotensi menimbulkan dualisme kewenangan dalam pengambilan keputusan pemerintah.

Nengah menjelaskan, dalam pembahasan terkait Kadin terdapat sejumlah usulan, mulai dari menjadikan Kadin sejajar dengan lembaga negara, sebagai mitra strategis pemerintah, hingga meminta keterlibatan Kadin dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah.

“Yang pertama itu, Kadin ingin disejajarkan dengan lembaga negara. Yang kedua, ada keinginan juga Kadin menjadi partner strategis negara. Dan yang ketiga, Kadin menginginkan bahwa setiap keputusan yang diambil, Kadin harus dilibatkan,” kata Nengah melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (5/9/2026).

Politisi Fraksi Partai Nasdem itu menegaskan Komisi VI tidak sepakat jika Kadin masuk ke dalam struktur lembaga pemerintahan. Ia menilai pemerintah telah memiliki kementerian dengan kewenangan masing-masing, termasuk Kementerian Perdagangan yang menangani urusan perdagangan.

“Kita nggak mau Kadin masuk ke lembaga pemerintahan yang justru akan memunculkan dualisme keputusan. Nah, itu kita benar-benar konsen, tidak setuju dengan usulan Kadin itu,” tegasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Meski demikian, ia menyatakan pihaknya tetap memandang Kadin sebagai mitra strategis pemerintah. Menurutnya, posisi tersebut penting untuk menjembatani kepentingan dunia usaha dengan pemerintah, tanpa mencampurkan kewenangan organisasi usaha dengan kewenangan negara.

Di sisi lain, Legislator dari dapil Bali itu juga menolak apabila Kadin harus dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan pemerintah. Ia menilai keterlibatan tersebut perlu ditempatkan secara proporsional agar tidak menggeser kewenangan lembaga negara, termasuk DPR RI.

“Kalau hal ini harus mengikutsertakan Kadin, apalagi dalam bentuk keputusan, itu tentu sama dengan fungsinya DPR. Saya nggak mau itu terjadi, karena lagi-lagi saya katakan ini ada dualisme keputusan,” ujarnya.

Baca Juga  FMIPA Unud Gelar Rapat Persiapan ON MIPA 2023

Menurutnya, kebijakan negara harus tetap berorientasi pada kepentingan publik dan tidak didominasi oleh kepentingan kelompok tertentu. Kadin sebagai representasi dunia usaha, lanjutnya, tetap memiliki ruang strategis untuk memberikan masukan dalam perumusan kebijakan ekonomi.

“Kita nggak mau keputusan negara, keputusan pemerintah justru dimonopoli oleh pihak-pihak tertentu. Kita berharap negara memutuskan sesuatu berdasarkan kepentingan publik. Ada sosialnya di sana, bukan business oriented,” katanya.

Pandangan tersebut, menurutnya, juga mendapat perhatian dari sejumlah pakar dan akademisi yang hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). Ia menyebut akademisi dari UGM dan Jember turut menyoroti pentingnya menjaga batas antara peran Kadin sebagai organisasi dunia usaha dan kewenangan pemerintahan.

“Jangan sampai Kadin masuk terlalu jauh ke pemerintahan, sehingga memunculkan dualisme. Ada Menteri Kadin, nanti kita khawatir itu. Atau ada DPR Kadin, kita nggak mau,” tuturnya.

Selain mengenai posisi Kadin dalam pemerintahan, Nengah menyebut mekanisme pemilihan Ketua Umum Kadin turut menjadi perhatian dalam pembahasan RUU tersebut. Ia menegaskan Musyawarah Nasional (Munas) harus tetap menjadi forum tertinggi dalam menentukan kepemimpinan organisasi.

“Yang tertinggi itu adalah Munas. Kalau sudah memutuskan, Munas memutuskan bahwa si A ketuanya, tidak ada lagi intervensi lain,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha, Bupati Adi Arnawa Ajak Sekaa Teruna Jaga Adat, Seni dan Budaya

Published

on

By

Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menghadiri HUT ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha Dalung Permai
HADIRI HUT STT: Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) menjadi momentum penting bagi Sekaa Teruna Teruni (STT) Yowana Dharma Kertha, Lingkungan Bumi Kertha, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kuta Utara untuk memperkuat komitmen pelestarian adat di tengah heterogenitas masyarakat.

Puncak perayaan HUT Ke-25 sekaligus serah terima jabatan pengurus baru ini ditandai dengan pemotongan kue oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9).

Dalam arahannya, Bupati Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi terhadap soliditas pemuda setempat. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga akar budaya, khususnya di kawasan perumahan padat yang dihuni oleh warga dari berbagai latar belakang.

“Yang terpenting melalui perayaan ini, STT. Yowana Dharma Kertha bisa lebih semangat dalam menjaga adat, tradisi, seni, dan budaya. Terlebih kalian berada di wilayah perumahan Dalung Permai yang masyarakatnya sangat heterogen,” ujarnya.

Tidak hanya urusan kepemudaan, Bupati Badung juga memanfaatkan momen ini untuk merespons langsung keluhan warga terkait polemik fasilitas publik di Dalung Permai. Mulai dari okupasi badan jalan oleh oknum pedagang dan parkir liar, hingga ancaman banjir musiman. Langkah taktis pun langsung diinstruksikan kepada jajaran camat dan lurah setempat.

“Kita sudah rancang Peraturan Daerah untuk menangani permasalahan parkir dan pedagang yang menggunakan badan jalan. Nantinya Dinas Perhubungan yang akan menindak tegas. Selain itu, Bapak Camat mohon segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk memetakan titik banjir yang harus segera ditangani, apalagi sekarang sudah memasuki musim hujan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Made Prana Aditya Karya melaporkan bahwa organisasi pemuda yang kini beranggotakan 195 orang tersebut siap menyalurkan kreativitasnya secara positif berkat dukungan penuh jajaran pemerintah. Ia pun berharap regenerasi pengurus baru ini membuat STT Yowana Dharma Kertha semakin kompak dan inovatif.

Baca Juga  Desa Dangin Puri Kangin Sidak Penduduk Pendatang dan Prokes

“Mulai bulan Desember 2026 ini, kami sudah bersiap menggarap ogoh-ogoh. Kami sangat berterima kasih karena dana kreativitas ini didukung penuh oleh Bapak Bupati melalui Dinas Kebudayaan Badung,” ungkap Prana Aditya.

Acara ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Badung I Wayan Sandra, Kabag Kerja Sama Setda Badung I Made Deddy Sandrawan, Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa bersama unsur Tripika, Lurah Kerobokan Kaja I Gusti Agung Ngurah Marhaena Yasana Putra, Kepala Lingkungan Banjar Bumi Kertha Kadek Udyana Putra, Kaling se-Kelurahan Kerobokan Kaja, serta Ketua STT. I Kadek Aditya Yudi Dharma. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca