Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster Wakili Keluarga Bung Karno Menerima Penghargaan Outstanding Lifetime Achievement Award untuk Ir. Soekarno

BALIILU Tayang

:

de
PENGHARGAAN: Gubernur Koster mewakili keluarga Bung Karno menerima Penghargaan Outstanding Lifetime Achievement Award untuk Presiden I Ir. Soekarno, diberikan secara langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma’ruf Amin dalam acara Peresmian Pembukaan Kongres PII Tahun 2021 yang berlangsung di Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Jumat (Sukra Paing, Pahang) 17 Desember 2021. (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendapatkan kehormatan mewakili keluarga Bung Karno menerima penghargaan Outstanding Lifetime Achievement Award yang diberikan oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII) kepada Presiden RI pertama, Ir. Soekarno.

Penghargaan Outstanding Lifetime Achievement Award ini diberikan secara langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma’ruf Amin dalam acara Peresmian Pembukaan Kongres PII Tahun 2021 yang berlangsung di Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Jumat (Sukra Paing, Pahang) 17 Desember 2021.

Ir. Soekarno yang merupakan Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, dinilai sebagai Tokoh Insinyur Indonesia yang telah berjasa dan berkomitmen mewujudkan tugasnya sebagai seorang Insinyur sejati, dengan membangun infrastruktur ke-insinyuran, membangun peradaban Bangsa dan sekaligus menjadi Bapak Bangsa. Selain Ir. Soekarno, penghargaan serupa juga diberikan kepada dua tokoh bangsa lainnya, seperti mantan Perdana Menteri, Ir. Djuanda Kartawidjaja dan Presiden ke-III Republik Indonesia, Dr. Ing. BJ Habibie.

Ketua Umum PII periode 2018-2021, Heru Dewanto dalam sambutannya mengungkapkan penghargaan Outstanding Lifetime Achievement Award ini diberikan sebagai wujud kami mengenang dan menghargai para bapak Bangsa, khususnya dalam bidang ke-insinyuran.

Kata Heru Dewanto, Presiden RI Ir. Soekarno selain sebagai seorang arsitek yang ahli dalam bidang rancang bangun, Bung Karno juga dinilainya sebagai pemimpin yang mempunyai peran luar biasa dalam perjuangan bangsa, karena beliau adalah arsitek kemerdekaan Bangsa Indonesia.

Kepemimpinan Ir. Soekarno dikatakan Heru Dewanto, telah mewariskan karya-karya ke-insiyuran yang luar biasa ikonik, seperti Masjid Istiqlal, Monumen Nasional (Monas), Gedung DPR/MPR, Gedung Sarinah, Wisma Nusantara, Hotel Indonesia, Tugu Selamat Datang, Monumen Pembebasan Irian Barat, serta Patung Dirgantara. Di luar Ibu Kota, ada Jembatan Ampera di atas Sungai Musi, Palembang dan Waduk Jatiluhur di Purwakarta Jawa Barat, yang selain berfungsi sebagai PLTA juga mengairi lebih dari 242.000 hektar sawah.

‘’Jadi, PII menyerahkan penghargaan pengabdian seumur hidup yang luar biasa atau outstanding lifetime achievement awards kepada para bapak bangsa ini, merupakan Insinyur (Ir. Soekarno, Ir. Djuanda Kartawidjaja, dan Dr. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie, red) yang kami banggakan sepanjang sejarah kemerdekaan Indonesia hingga kini,” jelas Ketua Umum PII periode 2018-2021, Heru Dewanto.

Sementara itu, Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma’ruf Amin dalam pidatonya menyatakan Ir. Soekarno di dalam pengabdiannya sebagai seorang Insinyur telah meninggalkan beberapa bukti, salah satunya seperti Istana Tampaksiring yang pernah menjadi tempat peristirahatan saya (Wapres Ma’ruf Amin, red). “Belum lama ini saya beristirahat di Istana Tampaksiring dan Istana Negara ini berada di tempat yang sangat sejuk serta dibangun atas prakarsa seorang Insinyur, yakni Presiden Pertama RI, Bapak Ir. Soekarno,” kata Wapres RI, Ma’ruf Amin yang didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Gubernur Bali Wayan Koster, Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Jhon Wempi Wetipo, Ketua Umum PII periode 2018-2021 Heru Dewanto, Plt. Kepala Sekretariat Wapres, Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Administrasi, Guntur Iman Nefianto, Staf Khusus Wapres, Bambang Widianto dan Masduki Baidlowi, serta Tim Ahli Wapres, M. Noor Marzuki.

Mengenai Kongres PII Tahun 2021 yang mengusung tema ‘’Penguatan Insinyur Profesional Menuju Kepemimpinan Indonesia di Panggung Dunia”, KH Ma’ruf Amin mengucapkan terima kasih kepada PII yang telah berkontribusi dalam dunia ke-insinyuran dan pembangunan di Indonesia. Dihadapan peserta Kongres PII Tahun 2021, Ma’ruf Amin mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia maju dan sejahtera. Untuk itu, diperlukan kolaborasi dari para pihak terkait dalam rangka memperkuat ekosistem riset dan inovasi kemajuan bangsa. “Inisiasi kolaborasi berbagai pemangku kepentingan sangat diperlukan, terutama untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi,” ucap Wapres K. H. Ma’ruf Amin.

Wapres menambahkan adanya inovasi dan rekayasa teknologi merupakan kontribusi dari para insinyur yang sangat membantu dalam mempercepat pembangunan. “Insinyur memainkan peranan penting dalam menciptakan inovasi dan rekayasa teknologi yang akan mempercepat pembangunan,” jelas Wapres seraya mengungkapkan jumlah insinyur profesional Indonesia masih tertinggal dibandingkan beberapa negara seperti Vietnam 9.000 insinyur dan Korea Selatan 25.000 insinyur. Untuk itu, diperlukan sertifikasi profesi sebagai upaya percepatan penambahan jumlah insinyur profesional dan kita mendorong percepatan penambahan jumlah insinyur profesional agar sejajar dengan negara-negara maju, antara lain melalui sertifikasi profesi.

Lebih lanjut pendamping Presiden RI, Joko Widodo ini meminta kepada PII untuk memberikan kontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia maju dan sejahtera, yaitu dengan cara memberikan rekomendasi kebijakan serta pengembangan kompetensi untuk berkontribusi dalam berbagai bidang.

Selain itu, Wapres Ma’ruf Amin juga menyampaikan arahan Presiden RI Joko Widodo terkait G20. Dimana Indonesia, diungkapkannya telah berkesempatan menjadi tuan rumah dan presidensi G20, sehingga momentum ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk pengembangan pada tiga hal, yaitu penanganan kesehatan inklusif, transformasi digital dan transformasi menuju energi berkelanjutan.

“Hal ini sangat erat kaitannya dengan profesi Insinyur dan saudara-saudara diharapkan mampu berperan aktif dalam upaya tersebut,” urai Wapres Republik Indonesia seraya mengatakan sejarah mencatat dari 3 Presiden yang memimpin Indonesia, ketiga Presiden itu adalah seorang Insinyur. Saya berharap agar muncul lebih banyak lagi sosok Insinyur untuk berkontribusi lebih besar dalam pembangunan Bangsa ini,” tambahnya sembari mengungkapkan Menko Perekonomian dan Gubernur Bali juga merupakan Insinyur.

Sedangkan, Gubernur Bali, Wayan Koster dalam keterangan persnya memberikan apresiasi kepada PII yang telah memberikan penghargaan Outstanding Lifetime Achievement Award kepada Presiden Republik Indonesia pertama, Ir. Soekarno.

“Semoga penghargaan yang diterima Bapak Bangsa, Ir. Soekarno menjadi pelecut kami di Provinsi Bali untuk menjalankan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru pada khususnya, dan dijadikan inspirasi sekaligus semangat oleh pemerintahan di Indonesia pada umumnya untuk mewujudkan pembangunan yang berprinsip pada Trisakti Bung Karno: Berdaulat secara Politik, Berdikari secara Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan melalui Pembangunan Secara Terpola, Menyeluruh, Terencana, Terarah, dan Terintegrasi Dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia Berdasarkan Nilai-nilai Pancasila 1 Juni 1945,” jelas mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari PDI Perjuangan ini sembari mengucapkan terima kasih kepada PII yang telah mengadakan acara Peresmian Pembukaan Kongres PII Tahun 2021 di Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali. (gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Pangdam IX/Udayana Pimpin Panen Raya TNI di Tabanan

Published

on

By

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melakukan panen raya bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Tabanan.
PANEN RAYA: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melakukan panen raya bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Desa Adat Wangaya Betan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7/2026). (Foto: Pendam IX)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui Panen Raya Bersama TNI yang dipimpin Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Desa Adat Wangaya Betan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Panen Raya Serentak Tebu, Padi, dan Kedelai yang dipimpin secara daring oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto dari Kabupaten Malang, Jawa Timur. Panen raya dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia sebagai bentuk sinergi nasional dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan.

Secara nasional, panen raya meliputi panen tebu yang didampingi TNI Angkatan Udara di delapan lokasi, panen padi yang didampingi TNI Angkatan Darat di 31 lokasi, serta panen kedelai yang didampingi TNI Angkatan Laut di empat lokasi. Kegiatan tersebut mencerminkan kolaborasi nyata seluruh matra TNI dalam mendukung peningkatan produksi pangan nasional.

Melalui kegiatan ini, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya penguatan sektor pangan secara terpadu, mulai dari peningkatan produksi, pendampingan kepada petani, hingga hilirisasi hasil pertanian agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam arahannya, Presiden juga menekankan bahwa keberhasilan ketahanan pangan merupakan hasil kerja gotong royong seluruh komponen bangsa. Pelibatan TNI dan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan menunjukkan bahwa kedua institusi tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan negara, tetapi juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat serta memiliki tanggung jawab bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di Bali, kegiatan Panen Raya Kodam IX/Udayana dihadiri Forkopimda Provinsi Bali, Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Asrendam IX/Udayana, para Asisten Kasdam, LO TNI AL, LO TNI AU, para Dan/Kabalakdam IX/Udayana, Forkopimda Kabupaten Tabanan, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta kelompok tani.

Dalam sambutannya, Pangdam IX/Udayana menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga panen raya dapat terlaksana dengan baik.

“Keberhasilan panen hari ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi semua pihak. Untuk itu saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat yang terus berkomitmen menjaga produktivitas sektor pertanian,” ujar Pangdam.

Pangdam menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada petani, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan-lahan produktif guna meningkatkan hasil pertanian.

Lebih lanjut, Pangdam mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan inovasi dan teknologi modern.

“Kedepan kita harus berani berinovasi. Optimalisasi teknologi pertanian, penggunaan benih unggul seperti Merah Cendana, pengelolaan irigasi yang baik, hingga manajemen pascapanen yang tepat harus terus kita dorong agar hasil pertanian semakin meningkat, berkualitas, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi petani,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Pangdam berharap Panen Raya Bersama TNI tidak hanya menjadi simbol keberhasilan musim tanam, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong-royong dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri Bila Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato usai memimpin panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
BERIKAN PIDATO: Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato usai memimpin panen raya serentak yang digelar di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Malang, Jateng, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan efisiensi anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Presiden bahkan menyatakan bahwa apabila diperlukan, anggaran pertahanan dan kepolisian dapat dikurangi untuk memastikan kebutuhan dasar rakyat terpenuhi.

“Kita harus hilangkan kelaparan. Kita harus hilangkan kemiskinan. Kemiskinan, apalagi kemiskinan ekstrem harus kita hilangkan. Insyaallah kita akan hilangkan. Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien. Bila perlu, anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi, untuk menghilangkan kemiskinan,” tegas Presiden dalam pidatonya usai memimpin panen raya serentak yang digelar di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026.

Presiden menyampaikan bahwa langkah efisiensi tersebut menjadi bagian dari upaya besar mempersiapkan masa depan Indonesia di mana Indonesia diproyeksikan sebagai salah satu negara terbesar di dunia pada 2045–2050. Menurut Presiden, cita-cita Indonesia menjadi negara maju hanya dapat terwujud apabila generasi muda saat ini benar-benar dipersiapkan dengan baik.

“Jadi anak-anak yang sekarang umur 10 tahun, yang di SD, dia nanti 25 tahun lagi dia 35 tahun, dia intinya bangsa Indonesia. Jadi kalau kita sekarang tidak urus anak-anak itu, dia bagaimana akan menjadi negara keempat terbesar di dunia?” ujar Presiden.

Dalam konteks tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan negara tidak hanya ditentukan oleh pertahanan dan keamanan dalam arti sempit, tetapi juga oleh kesejahteraan rakyat. Menurut Presiden, rakyat yang kuat, sehat, dan sejahtera merupakan fondasi utama pertahanan nasional.

“Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Kalau ada yang macam-macam sama bangsa Indonesia, seluruh rakyat, seluruh rakyat akan membela bangsa ini. Makanya dari sekarang TNI dan Polri di tengah-tengah rakyat, di tengah-tengah petani dan nelayan,” kata Presiden.

Presiden juga menyampaikan apresiasi terhadap peran TNI dan Polri yang telah membantu masyarakat melalui berbagai program nyata, termasuk pembangunan jembatan dan penyediaan titik air. Menurut Presiden, kesulitan rakyat harus menjadi perhatian bersama seluruh unsur negara.

“Hari ini saya bangga, hari ini saya bahagia. Saya sungguh bahagia dan saya sungguh merasa terharu. TNI bangun berapa ribu jembatan, Polri juga, berapa ribu titik air. Kita atasi, kesulitan rakyat kita atasi,” ungkap Presiden.

Menutup pidatonya, Presiden menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan milik rakyat, sehingga keberadaannya harus selalu diarahkan untuk membantu rakyat dan mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat.

“Ini Indonesia, TNI, Polri milik rakyat, kesulitan rakyat harus kita atasi. TNI, Polri harus mengatasi kesulitan rakyat,” pungkas Presiden. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak Tiga Komoditas, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan panen raya tebu di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
PANEN RAYA: Presiden Prabowo Subianto menyaksikan secara langsung panen raya tebu di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Malang, Jateng, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto memimpin panen raya serentak yang digelar di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui panen tiga komoditas strategis yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia, yakni tebu oleh TNI Angkatan Udara, kedelai oleh TNI Angkatan Laut, serta padi oleh TNI Angkatan Darat.

Setibanya di lokasi, Kepala Negara meninjau insinerator atau alat pembakar sampah, serta melihat berbagai hasil dan inisiatif hilirisasi yang dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian sekaligus memperkuat industri nasional. Kedatangan Kepala Negara disambut dengan pertunjukan Tari Beskalan Putri, sebelum kemudian meninjau sejumlah stan yang menampilkan program-program unggulan TNI di bidang ketahanan pangan.

Presiden Prabowo kemudian menyaksikan secara langsung proses panen raya tebu yang dilaksanakan di Lanud Abdulrachman Saleh. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari panen raya serentak yang dilaksanakan secara nasional sebagai wujud kolaborasi TNI dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

Dalam laporannya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan bahwa panen raya serentak tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pendampingan terpadu oleh seluruh matra TNI.

“Menindaklanjuti arahan Bapak Presiden, TNI melaksanakan pendampingan terpadu, TNI Angkatan Udara pada komoditas tebu, TNI Angkatan Laut pada komoditas kedelai, dan TNI Angkatan Darat pada komoditas padi,” ujar Panglima TNI.

Secara khusus, Panglima TNI menjelaskan bahwa panen tebu di Lanud Abdulrachman Saleh mencakup lahan seluas 800,5 hektare dengan estimasi hasil panen mencapai 72.045 ton.

“Luas siap panen mencapai 800,5 hektare dengan estimasi hasil 72.045 ton dengan nilai diterima pabrik rata-rata Rp720 ribu per ton. Hilirisasi tebu turut menghasilkan molase, bioetanol, industri ataupun farmasi, pupuk organik, dan produk turunan lainnya yang meningkatkan nilai bagi perekonomian nasional,” lanjutnya.

Selanjutnya, Presiden Prabowo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Panen Raya TNI Terintegrasi yang dilaksanakan secara serentak di 43 titik di seluruh Indonesia. Menurut Kepala Negara, kegiatan tersebut mencerminkan bahwa upaya mewujudkan ketahanan pangan merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh komponen bangsa.

“Saya ucapkan selamat atas terselenggaranya Panen Raya TNI terintegrasi yang dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan Kementerian Pertanian, tetapi merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam mendukung sektor pangan merupakan wujud nyata pengabdian kepada rakyat. Kepala Negara menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Ini menunjukkan bahwa TNI dan Polri tidak hanya merupakan penjaga pertahanan dan keamanan negara, tapi TNI dan Polri adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari rakyat Indonesia. TNI dan Polri adalah anak kandung rakyat. TNI dan Polri harus selalu bersama rakyat di tengah-tengah rakyat. Kesulitan rakyat adalah kesulitan TNI dan Polri,” tegas Presiden. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca