Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menginginkan Barista Kopi Lokal Tabanan meningkatkan kemampuan agar menjadi barista yang terampil dan profesional, dalam mengolah kopi yang merupakan warisan dari leluhur. Sehingga mampu meningkatkan kepopuleran kopi lokal Tabanan hingga ke mancanegara.
Hal itu disampaikan Bupati Sanjaya, dalam lomba Barista Kopi Bali yang digelar di pedepokan SMI Beladiri, Banjar Batungsel, Kecamatan Pupuan, sekaligus melakukan kunjungan kerja ke Taman Teknologi Pertanian (TTP) di Desa Sanda, Sabtu (20/3). Turut ambil bagian dalam lomba ini sekitar 12 orang barista terlatih asal Tabanan, yang akan menunjukkan kemampuan untuk menjadi yang terbaik.
Pada kesempatan itu, Bupati Sanjaya juga didampingi oleh Sekda I Gede Susila, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Ekonomi Pembangunan Setda Kabupaten Tabanan, serta OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, meninjau pembuatan kopi oleh para barista.
Bupati Sanjaya juga sangat mengapresiasi lomba yang baru pertama kali digelar di Kecamatan Pupuan ini yang sangat memperhatikan protokol kesehatan di masa pandemi ini. “Tadi saya baru masuk ditest rapid antigen, begitu pun dengan seluruh yang hadir di sini,” ucapnya.
Dengan diadakannya event ini langsung di pusatnya kopi, Bupati Sanjaya juga berharap ini menjadi momentum menuju meningkatnya pamor potensi-potensi lokal di Tabanan. Sehingga dengan diolah, dibranded dan diexplore dengan lebih baik lagi, kopi Bali Tabanan mampu menembus pasar dunia dan menguntungkan para petani, khususnya petani kopi Tabanan.
Dia juga mengatakan, sejarah dan perjalanan kopi Bali sangat panjang dan memiliki sejarah di era kolonial. Dan sekarang, kopi telah menjadi suatu budaya, khususnya di kalangan masyarakat Tabanan. Sehingga kopi ini dikatakannya sangat perlu lebih diexplore lagi untuk meningkatkan pamornya.
“Kopi ini luar biasa, sangat luar biasa. Bayangkan saja dulu, kita dijajah karena salah satunya kopi ini. Karena rasanya yang enak,” imbuhnya.
Karena itu, Komang Sanjaya berharap kopi ini dengan diolah tenaga terampil dan kompeten, mampu memiliki keunggulan dan memiliki daya saing yang tinggi, sehingga menuju kejayaannya sesuai dengan visi misi Tabanan, yakni menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani.
Sebelumnya, Ketua Panitia Lomba I Made Suamanta melaporkan, lomba ini mengambil tema “Indonesia Berkepribadian Dalam Kebudayaan” memantapkan implementasi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Dan diharapkan bisa memberi manfaat bagi petani kopi Tabanan dan lahir barista andal di Tabanan.
Usai dari kegiatan Lomba Barista Kopi Bali, Bupati Sanjaya langsung menuju TTP Desa Sanda. Di sana ia meninjau perkembangan pembangunan yang ada di TTP tersebut sembari melakukan perbincangan dengan Kepala Dinas Pertanian I Made Budana. Banyak hal yang dibicarakan saat itu terkait keberlanjutan pembangunan dan pengembangan dari TTP tersebut akan seperti apa.
Pada saat itu, Bupati Sanjaya menegaskan, apa pun yang dilakukan dan program apa pun yang dijalankan baik di TTP maupun di tempat lain di bawah naungan Pemkab Tabanan harus direncanakan dengan matang dan diskusikan dengan berbagai pihak. Sehingga rencana dan program yang dibuat sangat berdampak positif dan bermanfaat bagi masyarakat. (hms/gs)