Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

 Hadiri Penilaian Inovasi persiapan ASCN di Jakarta, Sekda Alit Wiradana Paparkan Program Smart City Unggulan Denpasar

BALIILU Tayang

:

sekda alit wiradana
RAPAT PENILAIAN INOVASI: Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, menghadiri dan melaksanakan pemaparan dalam Rapat Penilaian Inovasi untuk persiapan ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Kamis (24/10) di Horison Ultima Menteng Jakarta. (Foto: Hms Dps)

Jakarta, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, menghadiri Rapat Penilaian Inovasi untuk persiapan ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Kamis (24/10) di Horison Ultima Menteng Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Alit Wiradana memaparkan berbagai program unggulan Smart City Kota Denpasar di hadapan Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi, dan Inovasi Pemerintahan Dalam Negeri RI, Afery Syamsidar, Kepala Pusat Keteknikan Kehutanan dan Lingkungan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Ir. Gatot Soebiantoro dan perwakilan-perwakilan Smart Cities ASEAN dari Kota Medan, Semarang, Mojokerto, Surakarta dan Kota Surabaya.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari 7th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting dan ASCN Conference yang diadakan pada 30 Juli – 1 Agustus 2024 di Luang Prabang, Laos, serta rangkuman rapat ASCN ke-5 pada 30 Agustus 2022. Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan RI mengadakan Rapat Penilaian Inovasi kepada beberapa pemerintah daerah terpilih. Kota Denpasar termasuk salah satu dari enam kota di Indonesia yang diusulkan menjadi anggota baru ASCN.

Sekda Alit Wiradana yang pada kesempatan ini didampingi Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik Kota Denpasar Dr. Ida Bagus Alit Adhi Merta dan Kepala Bappeda Kota Denpasar I Putu Wisnu Wijaya Kusuma, dalam paparannya menjelaskan, untuk mendukung pilar tata kelola birokrasi, beberapa inovasi yang dipresentasikan. Meliputi, Taring Dukcapil, Layanan daring 24 jam untuk pendaftaran dokumen kependudukan, yang bekerjasama dengan Gojek dan Grab untuk pengantaran dokumen, dan sampai saat ini telah menerima empat puluh dua ribu lebih permohonan.

Selain itu Pemkot Denpasar juga memberikan layanan bantuan hukum dan informasi penanganan perkara tanpa biaya yang terintegrasi dengan JDIH Kota Denpasar melalui inovasi “abhipraya”. Di samping itu ada pula, DIVOS atau Portal digital untuk ASN, memungkinkan pekerjaan dari mana saja, dengan fitur e-surat, e-kinerja, dan pelaporan realisasi kegiatan.

Baca Juga  Penampilan Scared of Bums dan Navicula Tutup Gelaran D'Youth Fest 4.0

“Sebanyak enam ribu tujuh ratus tiga puluh sembilan ASN di Kota Denpasar, dapat bekerja dari manapun menggunakan portal DIVOS, dan sangat efektif diimplementasikan saat pandemi Covid-19 dengan fitur e-surat, e-kinerja, pelaporan realisasi kegiatan dan pengelolaan pengaduan,” ujar Sekda Alit Wiradana.

Lebih lanjut disampaikan pula, dalam optimalisasi pembayaran nontunai di wilayah Renon, yang meningkatkan pendapatan pajak daerah melalui inovasi REDITIA (Renon Digital Area), Pemkot Denpasar mengoptimalkan pembayaran nontunai di seputaran wilayah Renon bagi pembeli dan pedagang. Saat ini telah dipasang 413 alat rekam pada wajib pajak dengan pendapatan pajak yang meningkat dari 193 miliar di tahun 2023 menjadi 249 miliar di tahun 2024.

Dalam memberikan layanan lebih optimal kepada wajib pajak daerah, dikembangkan aplikasi berbasis mobile on boarding pelayanan pajak daerah Kota Denpasar yang dikenal dengan Pagi Denpasar. Wajib pajak dapat melakukan layanan secara mandiri baik dari registrasi, pelaporan, penerbitan tagihan dan pembayaran pajak daerah. Sewakajaya sebagai inovasi Penjualan komoditas pokok secara online untuk membantu pengendalian inflasi, yang bersumber dari pedagang pasar lokal.

Selain itu, digitalisasi pada sektor keuangan berbasis lembaga perkreditan desa (basis desa adat) juga didorong untuk meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat desa adat. Dalam mendukung implementasi kehidupan perkotaan, Pemkot Denpasar telah meluncurkan aplikasi Denpasar Prama Sewaka (DPS) berbasis Android. Aplikasi ini mengusung konsep “Demi Denpasar – Denpasar Satu” yang menyatukan seluruh informasi dan layanan yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Denpasar. Fitur utama dari aplikasi DPS adalah layanan pengaduan, yang memungkinkan masyarakat untuk lebih mudah mengakses berbagai layanan dan menyampaikan keluhan atau masukan. Pemkot Denpasar juga telah mengadopsi Mandala Chain, sebuah teknologi blockchain yang dikembangkan untuk mendukung keamanan data digital pemerintah. Teknologi ini merupakan hasil karya startup Baliola, yang diinkubasi oleh BEKRAF Kota Denpasar.

Baca Juga  Peringatan Hari HAM Sedunia Ke-74

“Semua inovasi ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahan hidup bagi masyarakat Denpasar, sekaligus memperkuat pondasi digital kota dalam menghadapi tantangan modernisasi,” ujar Sekda Alit Wiradana.

Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Putu Wisnu Wijaya Kusuma, menjelaskan bahwa Kota Denpasar terpilih dalam Rapat Penilaian Inovasi karena telah meraih berbagai prestasi. Di antaranya, Denpasar memperoleh Kategori Kota Terinovatif pada Innovative Government Award 2023, dengan skor 3,4439 dan status Kinerja Tinggi dalam Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) secara Nasional tahun 2023. Selain itu, Denpasar juga memenangkan Digital Government Award 2024 sebagai penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Terbaik pada kategori kota mendapatkan skor 37,5.

Sementara pada pilar Kota Menuju Cerdas, skor 55,6 pada pilar smart economy, skor 31,6 pada pilar smart social, skor 34,2 pada pilar smart environment, skor 73,7 pada pilar smart infrastructure, skor 29,3 pada pilar smart health, skor 40,4 pada pilar smart mobility, skor 15,9 pada pilar safe dam secure cities, skor 33,1

“Pada pilar pengembangan dan pengelolaan kota, skor 22,6 pada pilar Ekonomi Sirkular, dan skor 56,1 pada pilar service quality index, serta Riset Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) 2023,” ujar Wisnu Wijaya.

Sementara Ketua Panitia yakni Plh. Direktur Jendral Bina Asministrasi Kewilayahan/Direktur Kawasan Perkotaan dan Batas Negara, Dr. Drs. Amran secara daring menjelaskan bahwa Kota Denpasar, Medan, Semarang, Mojokerto, Surakarta, dan Surabaya terpilih sebagai enam kota percontohan di Indonesia. Secara keseluruhan, ASCN kini memiliki 31 kota percontohan yang berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan perkotaan yang cerdas dan berkelanjutan.

Dalam penilaian tersebut, masing-masing Chief Smart City Officer (CSCO) mempresentasikan kemajuan, tantangan, dan rencana yang akan dijalankan melalui Smart City Action Plans (scaps).

Baca Juga  Wabup Suiasa Buka FGD Tata Kelola BUMDes yang Baik

“Perkembangan positif yang telah dicapai oleh kabupaten dan kota yang menjadi proyek percontohan, bersama dengan dukungan kolaborasi dari negara-negara anggota dan kota-kota serta mitra eksternal ASCN, akan semakin mendorong pengembangan kota cerdas. Hal ini juga akan mengakselerasi percepatan investasi berkelanjutan di Indonesia secara konkret,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp 3,091 Miliar

Published

on

By

Stand UMKM Buleleng Festival 2026
Suasana stand UMKM pada pelaksanaan Buleleng Festival 2026. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pelaksanaan Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Minggu (23/8). Selama lima hari penyelenggaraan, festival ini berhasil mencatatkan perputaran ekonomi sebesar Rp 3,091 miliar lebih. Diperkirakan sampai akhir kegiatan, perputaran ekonomi mencapai Rp 3,6 miliar lebih.

Angka tersebut menjadi bukti nyata bahwa produk UMKM lokal Buleleng sangat digemari masyarakat, wisatawan domestik maupun mancanegara. Buleleng Festival 2026 diikuti sebanyak 105 UMKM lokal dari berbagai sektor, antara lain kriya, kuliner, olahan pangan, dan fashion. Para pelaku usaha tersebut tersebar di tiga zona, yakni Zona A sebanyak 48 tenan, Zona B sebanyak 38 tenan, dan Zona C sebanyak 19 tenan.

“Selama enam hari ini masyarakat telah menyaksikan dan merasakan kekayaan seni, budaya, kuliner, dan kreativitas warga Buleleng yang memancarkan energi positif bagi pariwisata dan perekonomian daerah,” ujar Bupati Sutjidra.

Dari sisi ekonomi, Bupati menegaskan festival ini membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku UMKM untuk menampilkan produk kreatif dan kuliner khas Buleleng. Selain itu juga memperkuat jaringan pasar dan memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk berkarya. Sementara dari sisi budaya, pemerintah daerah berhasil memfasilitasi pelestarian dan inovasi, di mana tradisi bertemu kreativitas modern sehingga budaya Buleleng tetap relevan dan hidup.

Bupati Sutjidra menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, seniman, komunitas, pelaku usaha, hingga aparat keamanan dari Polres Buleleng dan Kodim 1609/Buleleng. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh perangkat daerah, Kelian Desa Adat Buleleng, Prajuru Banjar Adat, sponsor, relawan, dan seluruh pengunjung yang telah menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama festival berlangsung.

Baca Juga  Wabup Suiasa Serahkan Sertifikat Kompetensi kepada Pekerja Sektor Pariwisata di Badung

“Terima kasih kepada seluruh pengunjung Buleleng Festival yang telah menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan lingkungan, sehingga Buleleng Festival tahun 2026 dapat berjalan nyaman, aman, tertib dan asri,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membawa semangat “Uriping Rasa” ke kehidupan sehari-hari: terus melestarikan budaya, saling menghargai, memperkuat gotong royong, dan mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan. Pemkab Buleleng juga berkomitmen akan terus mendukung pengembangan kebudayaan dan ekonomi kreatif melalui program-program yang berpihak kepada pelaku seni dan UMKM.

“Semoga hasil dan semangat festival ini memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat Buleleng,” tutup Bupati Sutjidra. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Cegah Kriminalitas dan Trek-trekan, Polsek Dentim Intensifkan Patroli Subuh di Wilayah Denpasar

Published

on

By

Personel Polsek Denpasar Timur melaksanakan patroli subuh di kawasan Renon dan sekitarnya untuk cegah gangguan Kamtibmas.
PATROLI: Polsek Denpasar Timur (Dentim) mengintensifkan kegiatan patroli subuh di sejumlah wilayah yang dinilai rawan gangguan Kamtibmas, Senin (24/8/2026) dini hari. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif pada waktu dini hari, Polsek Denpasar Timur (Dentim) mengintensifkan kegiatan patroli subuh di sejumlah wilayah yang dinilai rawan gangguan Kamtibmas, Senin (24/8/2026) dini hari.

Dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Iptu I Ketut Sudarsana, S.H.,M.H., patroli menyasar sejumlah lokasi, di antaranya kawasan Renon, Jalur 11, Bundaran Renon, Lapangan Bajra Sandhi, Kantor KPU di Jalan Raya Puputan Renon, serta seputaran Jalan Tohpati.

Dalam kegiatan tersebut, personel melaksanakan patroli preventif sekaligus pemantauan terhadap aktivitas masyarakat, khususnya anak-anak muda yang masih berkumpul hingga dini hari. Petugas juga memberikan imbauan Kamtibmas agar tidak mengkonsumsi minuman beralkohol, tidak melakukan aksi trek-trekan, serta mengajak masyarakat untuk kembali ke rumah masing-masing demi menjaga keamanan dan ketertiban.

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., mengatakan kegiatan patroli secara rutin dan preventif akan terus ditingkatkan, khususnya pada jam-jam rawan, sebagai upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas.

“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi kriminalitas, trek-trekan maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu Kamtibmas. Kami mengimbau masyarakat, khususnya anak muda, agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Wabup Suiasa Buka FGD Tata Kelola BUMDes yang Baik
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bangkitkan Semangat Anak-anak Korban Gempa, Kapendam IX/Udayana Turun Langsung Dampingi Trauma Healing di Manggarai

Published

on

By

Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution berinteraksi dengan anak-anak korban gempa di posko pengungsian Lapangan Golo Congo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.
TRAUMA HEALING: Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution turut hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, melaksanakan trauma healing khususnya anak-anak di posko pengungsian Lapangan Golo Congo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, pada Senin (24/8/2026). (Foto: Pendam IX)

Manggarai, NTT, baliilu.com – Pascabencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), prajurit Kodam IX/Udayana terus menunjukkan komitmen dan kepedulian dalam membantu masyarakat terdampak. Tidak hanya dalam penanganan kondisi darurat, prajurit juga hadir memberikan dukungan sosial dan psikologis guna membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.

Berbagai upaya dilakukan jajaran Kodam IX/Udayana, mulai dari menyiapkan posko pengungsian, memberikan pelayanan kesehatan, mendirikan dapur lapangan, hingga menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat, termasuk menjangkau warga di wilayah pelosok dan lokasi yang sulit diakses. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk senantiasa hadir dan membantu masyarakat dalam setiap situasi, khususnya ketika menghadapi bencana.

Sejalan dengan upaya tersebut, Prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 834/WM pada Senin (24/8/2026) melaksanakan kegiatan pembersihan Posko Pengungsian Lapangan Golo Congo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, bersama warga setempat. Kegiatan dilakukan secara gotong-royong untuk menciptakan lingkungan pengungsian yang bersih dan sehat sekaligus meminimalkan risiko munculnya berbagai penyakit selama masyarakat masih berada di lokasi pengungsian.

Tidak berhenti pada aspek kebersihan lingkungan, prajurit Yonif TP 834/WM juga melaksanakan kegiatan trauma healing bagi para korban bencana, khususnya anak-anak. Melalui permainan, interaksi, dan berbagai kegiatan yang membangun suasana positif, prajurit berupaya membantu mengurangi rasa takut dan kecemasan yang dialami masyarakat, sekaligus menumbuhkan kembali semangat dan rasa percaya diri setelah menghadapi bencana.

Di tengah-tengah kegiatan tersebut, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution turut hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, khususnya anak-anak di posko pengungsian. Kapendam memberikan motivasi serta mengajak anak-anak untuk tetap bersemangat, bermain, dan tidak larut dalam kesedihan akibat bencana yang mereka alami.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Apresiasi RAPBD 2024 Sangat Fantastis

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan, penanganan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga bagaimana memastikan kondisi psikologis masyarakat, terutama anak-anak, mendapat perhatian.

“Pascabencana, kebutuhan masyarakat bukan hanya makanan, tempat tinggal dan pelayanan kesehatan. Kita juga harus memberikan perhatian terhadap kondisi psikologis mereka, khususnya anak-anak. Karena itu, kegiatan trauma healing menjadi bagian penting untuk membantu mengembalikan rasa aman, keceriaan dan semangat mereka,” ujar Kapendam.

Menurutnya, keterlibatan prajurit dalam berbagai kegiatan di posko pengungsian merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Kebersihan lingkungan, pelayanan kesehatan, distribusi bantuan hingga pendampingan psikologis dilaksanakan secara terpadu agar masyarakat dapat melalui masa pemulihan dengan lebih baik.

“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa mereka tidak sendiri. Prajurit Kodam IX/Udayana akan terus hadir bersama masyarakat, membantu sesuai kemampuan dan kewenangan yang dimiliki. Semangat gotong-royong seperti yang kita lihat hari ini menjadi kekuatan penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana,” tegasnya.

Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan semangat Kemanunggalan TNI dan rakyat, di mana prajurit bersama masyarakat bahu-membahu menjaga lingkungan, memberikan dukungan dan membangun kembali optimisme di tengah situasi pascabencana. Kehadiran prajurit di posko pengungsian diharapkan tidak hanya memberikan bantuan secara nyata, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan keyakinan bahwa masyarakat terdampak akan terus mendapatkan perhatian hingga proses pemulihan berjalan secara optimal. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca