Connect with us

NEWS

Implementasikan Program Kedaireka, Godevi Gelar Workshop Akselerasi Desa Wisata Digital

BALIILU Tayang

:

eka
WORKSHOP: Implementasikan Program Kedaireka, Godevi gelar workshop akselerasi desa wisata digital.

Denpasar, baliilu.com – Godevi bekerjasama dengan Fakultas Pariwisata Universitas Udayana kembali menggelar workshop akselerasi desa wisata digital, Sabtu (23/10). Workshop seri ke 3 ini merupakan kegiatan lanjutan dari serangkaian workshop yang telah dilaksanakan pada periode sebelumnya. Adapun peserta yang hadir sebanyak 33 yang dihadiri secara hybrid, baik daring maupun luring. Workshop yang mengambil tema Pelatihan Digital Marketing bagi Desa Wisata Melalui Sistem Marketplace Godevi tersebut merupakan implementasi kegiatan Kedaireka antara Universitas Udayana dan Godevi.

Hadir mewakili Wakil Gubernur Bali, Ida Ayu Indah Yustikarini, S.S.,M.Hum. selaku Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Provinsi Bali mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Godevi dan Fakultas Pariwisata. Ia juga menambahkan, di era sekarang ini, digitalisasi mutlak diperlukan guna menjawab tantangan yang semakin kompleks dan desa wisata tidak boleh tertinggal dengan kemajuan teknologi, sehingga memiliki peluang yang lebih luas dalam mengangkes pasar, dimana hal tersebut juga sejalan dengan visi pemerintah Provinsi Bali. Dekan Fakultas Pariwisata Universitas Udayana Dr. I Nyoman Sunarta, M.Si. juga menyambut baik program workshop ini. Ia juga berharap workshop ini dapat memberikan jawaban bagi desa wisata dalam mempersiapkan produknya, dimana kedepannya diprediksikan bahwa sebagian besar aktivitas pariwisata di desa akan mengarah pada aktivitas outbound.

Hadir secara daring Ir. Doto Yogantoro selaku pengelola Desa Wisata Pentingsari selaku guest speaker yang memaparkan bagaimana selayaknya desa wisata dikembangkan dan dipasarkan dengan Desa Wisata Pentingsari sebagai best practice. Acara semakin hangat dengan berlangsungnya sesi diskusi dimana peserta baik yang hadir secara daring ataupun luring dapat berintarkasi dan berdiskusi secara langsung. Acara kemudian dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan sistem marketplace Godevi yang dipandu langsung oleh Tim Godevi. Selain belajar teknis mengunggah produk wisata dalam sistem Godevi, peserta juga mendapat pengarahan bagaimana blog dan sistem pembayaran melalui sistem Godevi yang telah mengakomodir berbagai metode pembayaran mulai dari bank transfer (virtual account) hingga dompet digital dengan metode QRIS.

Advertisements
de

Dengan berlangsungnya kegiatan ini, diharapkan dapat menambah kapabilitas pengelola desa wisata dalam mengelola produk desanya secara digital. Hal senada juga disampaikan oleh salah satu desa mitra Godevi yang menyampaikan pesan dan kesannya diakhir acara, “kegiatan hari ini sangat memotivasi dari materi yang sudah diberikan tentunya kami di desa mendapatkan solusi dan saran mengenai pengemasan paket wisata di sistem Godevi. Kami berterimakasi kepada Godevi yang sudah memfasilitasi kegiatan workshop hari ini. Tentunya menjadi ilmu tambahan bagi kami di desa”. (gs)

Baca Juga  Masuk 50 Besar Nominasi Desa Wisata Indonesia Bangkit, Desa Carangsari Dikunjungi Menparekraf Sandiaga Uno

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Kadis Kesehatan Bali dr. Suarjaya: TBC Mudah dan Dapat Disembuhkan

Published

on

By

de
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya menyampaikan dengan pengobatan tepat dan waktu yang tepat, sebenarnya penderita TBC mudah dan dapat disembuhkan. ‘’Seringkali kasus penderita TBC yang tidak sembuh karena drop out minum obat,’’ terang Suarjaya usai membuka Konferensi Wilayah X PPTI Bali yang digelar di ruang Rapat Gosana III Gedung DPRD Badung, Jumat (3/12).

Lebih lanjut, Suarjaya menegaskan, memang disadari pengobatan terhadap penderita TBC jangka waktunya cukup lama dan obatnya juga cukup banyak. Hal ini kadang-kadang menimbulkan ketidakdisiplinan. Karena efeknya agak lambat, minum obat lama menyebabkan penderita itu drop out. Maka itu, di sinilah pengobatan penderita TBC membutuhkan pengawas minum obat.

Dikatakan, selama ini Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) berperan sangat aktif dalam upaya mulai dari pencegahan, penanggulangan TBC kemudian juga dalam upaya pelayanan pengobatan membantu masyarakat dalam pengawasan minum obat. ‘’Selama ini kami rasakan PPTI Wilayah Bali termasuk sangat aktif di Bali,’’ ujarnya. Hal ini karena memang baik PPTI provinsi dan kabupaten kota didukung tenaga yang memang walaupun sebagai relawan tetapi juga memiliki komitmen yang baik untuk penanggulangan TBC.

Advertisements
de

Suarjaya memaparkan penemuan kasus TBC sejak pandemi Covid-19 di Bali agak menurun, juga terjadi di Indonesia. Dan angka penemuan kasus TBC di Bali belum mencapai yang ditargetkan 44 persen, dimana baru mencapai 34 persen dalam penemuan kasus dari target yang diharapkan.

Sedangkan angka kesembuhan sangat baik, dimana penderita TBC di Bali sudah mencapai 90 persen. Artinya 90 persen orang yang terdeteksi menderita TBC diobati sudah sembuh. Hanya kita melihat ada 10 persen yang belum sembuh sehingga ini berpotensi bisa menjadi resisten dan meninggal. Ini yang harus menjadi perhatian bersama. Kasus resistensi obat pada TBC berdampak pada meningkatnya gejala yang lebih berat dan bahkan meningkatnya angka kematian. ‘’Ada datanya setiap kabupaten beda-beda, tetapi yang saya lihat penemuan tertinggi ada di Buleleng dan di Denpasar,’’ paparnya.

Baca Juga  Ambyar Team FEB Unud, Terbaik 3 Kompetisi Bisnis Tingkat Nasional
Kadis Kesehatan Kabupaten Badung dr. Nyoman Gunarta

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kabupaten Badung dr. Nyoman Gunarta menyampaikan dalam penanggulangan TBC perlu ada upaya-upaya lokus yang lebih intensif. Dengan adanya transformasi kesehatan di Badung termasuk salah satu lokus untuk ujicoba transformasi layanan terintegrasi antara puskesmas dan FKTP swasta dalam hal penanganan, penanggulangan TBC, maternal dan penyakit tidak menular. ‘’Artinya sekarang ini di swasta penemuan tak sampai ke catatan kita, dengan terintegrasinya kita harapkan pencapaian kita bisa lebih meningkat dengan melibatkan teman-teman di praktek swasta,’’ ujarnya.

Ditegaskan, jika memang di dokter umum tak bisa melakukan pendiagnosaan seperti cek dahak, segera dirujuk ke puskesmas agar bisa didiagnosa secara lengkap. Ini sedang dilakukan di dua tempat di Puskesmas Mengwi 1 dan Abiansemal 1. Sampai akhir Desember dievaluasi. ‘’Kalau ini berhasil meningkatkan cakupan pencapaian dalam penanganan TBC, maka semua puskesmas akan diterapkan seperti itu. Jadi akan diterapkan kolaborasi, integrasi antara puskesmas dan FKTP swasta yang ada di wilayah kerjanya,’’ papar Gunarta. (gs)

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca

NEWS

Erupsi Gunung Semeru, Kepala BNPB Letjen Suharyanto Menuju Kabupaten Lumajang

Published

on

By

de
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. (Foto: Ist)

Jakarta, baliilu.com – Pagi ini Minggu 5 Desember 2021, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto bertolak ke Surabaya untuk mengecek langsung penanganan dampak erupsi Gunung Semeru.

“Bapak Kepala akan tiba di Surabaya pukul 08.00 pagi dan selanjutnya menggunakan jalur darat menuju Kabupaten Lumajang Jawa Timur,” demikian disampaikan Egy Massadiah, Tenaga Ahli Kepala BNPB kepada wartawan sebelum naik pesawat di Bandara Soetta Cengkareng Jakarta.

Letjen Suharyanto yang hingga kini masih menjabat Pangdam Brawijaya Jawa Timur semalam sudah memerintahkan Tim Reaksi Cepat Tanggap Darurat dan Kedeputian Logistik/Peralatan BNPB untuk memberikan dukungan penuh kepada masyarakat terdampak.

Advertisements
de

“Sejak tadi malam Bapak Kepala BNPB terus melakukan koordinasi dengan TNI Polri serta pemerintah daerah guna memastikan dukungan bantuan segera tiba dalam waktu sesingkat-singkatnya. Juga memastikan penanganan pengungsi berjalan dengan baik,” tambah Egy Massadiah.

Sebagaimana diketahui Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dilaporkan mengalami erupsi disertai memuntahkan awan panas guguran pada Sabtu sekitar pukul 15.00 WIB. (gs)

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Baca Juga  Ambyar Team FEB Unud, Terbaik 3 Kompetisi Bisnis Tingkat Nasional
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ops Yustisi Prokes Polsek Dentim Sampaikan Imbauan dan Bagikan Masker

Published

on

By

de
Personel Polsek Dentim bagi-bagi masker. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Polsek Denpasar Timur secara rutin menggelar yustisi dalam penegakan dan ketaatan protokol kesehatan di wilayahnya sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 63 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 2 Corona Virus Disease di Wilayah Jawa dan Bali dan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali No. 18 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM level 2.

Seperti kegiatan Sabtu pagi 4  November  2021 sekitar pukul 09.00 Wita, Polsek Dentim menggelar yustisi di seputaran Jalan By Pas IB Mantra Dentim dengan kekuatan 10 personil gabungan dipimpin Pawas Polsek Dentim Iptu I Wayan Merta Adi, S.H.

Dalam giat ini, personel menyampaikan imbauan dan pembagian masker kepada warga. Sasaran kegiatan ini dimana sebagian masyarakat yang melakukan aktivitas pagi di sepanjang jalan By Pass IB Mantra seperti pedagang pasar, buruh pasir dan warga yang melintas.

Advertisements
de

Polri dalam hal ini terus membantu pemerintah dalam meningkatnya kesadaran masyarakat terkait ketaatan protokol kesehatan guna memutus dan mencegah meluasnya penyebaran Covid-19.

“Dalam yustisi pagi ini kami memberikan 1 kali teguran kepada warga yang tanpa masker kemudian kami berikan masker secara gratis, selanjutnya memberikan 5 kali imbauan kepada warga,” Kata Pawas I Wayan Merta Adi. (gs)

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Baca Juga  Masuk 50 Besar Nominasi Desa Wisata Indonesia Bangkit, Desa Carangsari Dikunjungi Menparekraf Sandiaga Uno
Lanjutkan Membaca