Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Info Terkini Kasus Covid-19 di Denpasar, Kasus Meninggal Nihil, 4 Pasien Sembuh

BALIILU Tayang

:

de
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai.

Denpasar, baliilu.com – Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar kembali mencatatkan nihil kasus meninggal dunia. Berdasarkan data resmi, Jumat (5/11) diketahui kasus meninggal dunia nihil dan kasus sembuh diketahui bertambah 4 orang. Namun, kasus positif Covid-19 masih terjadi, kali ini bertambah 6 orang.

Dari data tersebut, secara kumulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 37.799 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai 36.698 orang  (97,09) persen), meninggal dunia 997 orang (2,64 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 104 orang (0,27 persen). 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, kendati kasus Covid-19 di Denpasar sudah semakin menurun dan melandai, namun penularan Covid-19 masih ditemukan. Oleh karena itu ia tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.

“Kondisi ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus Covid sewaktu-waktu bisa kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM,” ujar Dewa Rai.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 2 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat. Jadi intinya kapan pun dan dimana pun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Baca Juga  Kasus Meninggal Nihil, Kasus Positif dan Pasien Sembuh Covid di Denpasar Bertambah 1 Orang

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan, berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak-anak usia sekolah 12-17 tahun, ibu hamil dan disabilitas.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk menyukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai. 

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan, satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.  

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (eka)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Dukung Kuta Beach Festival 2026, Pemkab Badung Matangkan Penataan Infrastruktur Kuta

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa dan Ketua DPRD Hadiri Kuta Beach Festival 2026
HADIRI KBF 2026: Bupati Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Gusti Anom Gumanti saat hadiri Kuta Beach Festival (KBF) 2026 di Halfway Pantai Kuta, Sabtu (10/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti mengapresiasi gelaran Kuta Beach Festival (KBF) 2026 di Halfway Pantai Kuta, Sabtu (10/10). Apresiasi tersebut disampaikan kedua pimpinan daerah saat menghadiri sesi siniar (podcast) serangkaian acara festival tahunan tersebut.

Festival berskala besar bertema The Next Wave ini berlangsung pada 9–11 Oktober 2026. Agenda ini memadukan festival budaya, kuliner, panggung musik, hingga kompetisi olahraga ekstrim seperti selancar (surfing) dan papan luncur (skateboarding).

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan, KBF memberikan ruang bagi komunitas lokal untuk menampilkan produk dan kreativitas mereka, sekaligus menjadi penggerak daya tarik wisata Kuta. Kegiatan ini merupakan bagian hilir dari penataan Wilayah Kuta sebagai hulunya. Saat ini, Pemkab Badung fokus menata pedestrian, menyiapkan kantong parkir, serta merencanakan moda transportasi umum ke depan.

“Event ini memberi wadah komunitas untuk unjuk gigi, otomatis menarik wisatawan. Penataan kantong parkir kami siapkan agar acara nyaman dinikmati masyarakat tanpa macet. Saya mengambil kebijakan secara runut, bahwa transportasi publik tidak akan efektif tanpa hak istimewa (privilege) bebas macet. Terlebih, Kuta kini masuk kawasan rendah emisi (low emission), sehingga ke depan berpotensi diterapkan kebijakan car free night,” ucapnya.

Senada dengan Bupati, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti mengajak komunitas masyarakat untuk terus konsisten menggelar acara kreatif di Kuta. Pihaknya mendukung langkah Pemkab Badung dalam menata wilayah Kuta secara bertahap, terutama penyediaan kantong parkir yang krusial bagi kenyamanan dan ketertiban pantai.

“Jika ingin mengembalikan kejayaan pariwisata Kuta seperti dulu, seluruh stakeholder harus bergerak bersama. Kami di Legislatif pasti mendukung penuh kebijakan Bapak Bupati. Pembangunan kantong parkir mungkin belum langsung dirasakan manfaatnya sekarang, namun jangka panjangnya akan sangat besar untuk ketertiban wilayah,” tegasnya.

Baca Juga  Kasus Meninggal Nihil, Kasus Positif dan Pasien Sembuh Covid di Denpasar Bertambah 1 Orang

Sementara itu, Ketua Panitia Kuta Beach Festival, Nyoman Asti Adi, menjelaskan makna tema The Next Wave, yaitu apa yang dilakukan generasi sekarang harus mampu menginspirasi generasi mendatang.

“Terima kasih atas dukungan penuh Bupati dan Ketua DPRD Badung. Tujuan kami ingin memajukan kembali wisata Kuta yang belakangan mulai melandai sepi. Melalui kolaborasi komunitas surfing, skateboard, hingga pelaku UMKM, festival ini hadir agar bisa dinikmati lintas generasi,” ungkapnya.

Agenda ini turut dihadiri anggota DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana, jajaran OPD terkait, Camat Kuta I Made Agus Suantara beserta unsur Tripika Kecamatan, Bendesa Adat Kuta I Komang Alit Ardana, perwakilan BPD Bali Cabang Mangupura dan serta tokoh masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tandatangani Prasasti Karya, Bupati dan Ketua DPRD Badung Resmikan Bale Banjar Jaba Jero Kuta

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Tandatangani Prasasti Bale Banjar Jaba Jero
TANDATANGANI PRASASTI: Bupati Wayan Adi Arnawa menandatangani prasasti saat meresmikan Bale Banjar Adat Jaba Jero, Kuta, Sabtu (10/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Krama Banjar Adat Jaba Jero, Kuta, kini resmi memiliki fasilitas adat baru senilai Rp 7 miliar melalui dana hibah fisik APBD Induk Kabupaten Badung TA 2026. Gedung baru ini diresmikan dengan upacara karya melaspas, pedudusan alit, mendem dasar, mendem pedagingan dan mecaru serta penandatanganan prasasti, Sabtu (10/10).

Pembangunan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah memperkuat fasilitas publik untuk menunjang kehidupan sosial, adat, agama, dan budaya krama. Acara dihadiri langsung Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti.

Bupati Adi Arnawa menegaskan pembangunan fasilitas masyarakat harus disertai penentuan prioritas yang jelas untuk kenyamanan warga dan pariwisata. “Program pemerintah harus tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Saat ini, kami memprioritaskan penataan infrastruktur yang mendukung kepentingan publik, termasuk penataan kawasan Kuta agar kembali menjadi destinasi pariwisata yang nyaman, tertib, dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa Bale Banjar krama sudah bagus, fasilitas yang ada agar dimanfaatkan untuk melaksanakan kegiatan adat, keagamaan, pelestarian seni dan budaya serta penguatan interaksi sosial antar krama.

Bupati juga membeberkan upayanya memulihkan daya tarik Kuta lewat kolaborasi berbagai pihak. Saat ini sedang dilakukan penataan pedestrian, penyediaan fasilitas parkir, serta peningkatan aksesibilitas menjadi bagian dari upaya membangun kawasan pariwisata yang lebih tertata.

“Saya ingin mengembalikan marwah Kuta, saat ini saya sedang melaksanakan penataan pedestrian, penyediaan fasilitas parkir, peningkatan aksesibilitas menjadi bagian dari upaya membangun kawasan pariwisata yang lebih tertata. Setelah rampung perbaikan pedestrian di pantai Kuta, saya lanjutkan hingga ke Kartika Plaza,” ucap Adi Arnawa.

Kelian Adat Banjar Jaba Jero, I Dewa Gede Ketut Rimbawa, mengapresiasi penuh bantuan dana hibah tersebut. Ia menjelaskan bahwa pembangunan Bale Banjar Jaba Jero ini menelan biaya kurang lebih Rp 7 miliar. Sebagian besar pembiayaannya bersumber dari bantuan dana hibah Pemerintah Kabupaten Badung.

Baca Juga  Kasus Meninggal Nihil, 2 Orang Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Sembuh

“Atas nama seluruh krama Banjar Adat Jaba Jero, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati Badung dan Bapak Ketua DPRD Badung atas dukungan yang telah diberikan,” ujarnya.

Kegiatan turut dihadiri anggota DPRD Nyoman Graha Wicaksana, Camat Kuta I Made Agus Suantara, Sekretaris Camat Kuta I Putu Dedik Adi Ardiana, Lurah Kuta Ayu Putu Erawati, Bendesa Adat Kuta I Komang Alit Ardana serta tokoh adat dan krama Banjar Adat Jaba Jero Kuta. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Bagus Alit Sucipta Hadiri HUT Ke-48 ST Catur Asrama Kekeran

Published

on

By

Wabup Bagus Alit Sucipta Hadiri HUT ke-48 ST Catur Asrama
HADIRI HUT: Wabup Bagus Alit Sucipta Bersama Ketua WHDI Nyonya Yunita Alit Sucipta saat menghadiri HUT. ke-48 ST. Catur Asrama di Banjar Delod Sema, Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi, Jumat (9/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, didampingi Ketua WHDI Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Sekaa Teruna (ST) Catur Asrama, sekaligus pelantikan pengurus baru masa bakti 2026–2028, Jumat (9/10). Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Generasi Muda yang Santun, Berbudaya dan Bermasyarakat” tersebut bertempat di Banjar Delod Sema, Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi.

Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Badung I Wayan Edy Sanjaya, perwakilan Camat Mengwi beserta unsur Tripika Kecamatan, Perbekel Desa Kekeran I Nyoman Suarda, Bendesa Adat Kekeran I Gusti Ngurah Okanaya, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan apresiasi kepada ST Catur Asrama yang telah menyelenggarakan perayaan HUT dengan dukungan seluruh lapisan masyarakat. Ia berharap momentum peringatan ini dapat memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong generasi muda untuk terus berperan aktif dalam pembangunan desa, pelestarian adat, dan budaya Bali.

Wabup Bagus Alit Sucipta secara khusus berpesan agar para anggota Sekaa Teruna menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan, seperti mengganggu ketertiban umum, mengkonsumsi minuman keras secara berlebihan, serta terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

“Saya berpesan kepada seluruh anggota Sekaa Teruna Catur Asrama menjauhi hal-hal negatif. Jangan mengganggu ketertiban umum, jangan mabuk-mabukan, dan perangi narkoba. Mari isi masa muda dengan kegiatan positif, seperti melestarikan seni, adat, tradisi, dan budaya kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wabup menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung akan terus memberikan dukungan terhadap kreativitas generasi muda melalui program dan bantuan yang mendorong tumbuhnya kegiatan kepemudaan yang produktif serta bermanfaat bagi masyarakat.

Ia juga menyampaikan komitmen peningkatan dukungan dana kreativitas Sekaa Teruna dari Rp. 25 juta menjadi Rp. 40 juta, serta dana perayaan HUT Sekaa Teruna dari Rp. 10 juta menjadi Rp. 20 juta. Dukungan tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan kegiatan yang bernilai positif.

Baca Juga  Kasus Meninggal Nihil, 3 Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Sembuh

Sementara itu, Bendesa Adat Kekeran I Gusti Ngurah Okanaya menyampaikan rasa bahagia atas terselenggaranya perayaan HUT ke-48 ST Catur Asrama yang menjadi momentum mempererat kebersamaan serta meningkatkan semangat generasi muda dalam berkegiatan.

Ia mengapresiasi berbagai aktivitas positif yang telah dilaksanakan oleh ST Catur Asrama, khususnya di bidang seni, budaya, dan olahraga. Menurutnya, keikutsertaan dalam berbagai kegiatan merupakan proses pembelajaran yang penting bagi generasi muda untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuan.

“Anak-anak kami di Sekaa Teruna Catur Asrama telah melaksanakan berbagai kegiatan positif, baik di bidang seni, budaya maupun olahraga. Walaupun belum memperoleh juara, mari tetap semangat dan terus berusaha menjadi lebih baik. Pemerintah desa juga telah berkomitmen memberikan ruang gerak bagi kreativitas generasi muda di Desa Kekeran,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca