Saturday, 3 December 2022
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ini Dia Keunggulan AC Pintar Polytron, Bikin Santai Makin Nyaman

BALIILU Tayang

:

ac pintar
AC pintar Polytron telah dilengkapi teknologi canggih sehingga membuatnya menjadi pilihan terbaik. (Foto: Ist)

TINGGAL di Indonesia dengan iklim tropis dan suhu cukup panas menjadikan keberadaan AC diperlukan untuk kenyamanan beraktivitas di dalam ruangan. Salah satu AC yang bisa Anda pilih adalah AC pintar Neuva Ice dari Polytron. Ada banyak keunggulan AC pintar Polytron yang telah dilengkapi teknologi canggih sehingga membuatnya menjadi pilihan terbaik.

Kelebihan AC Pintar Polytron

Ada banyak keunggulan dari AC pintar Polytron Neuva Ice. Keunggulan-keunggulan tersebut antara lain:

1. Fast Cooling

Kemampuan fast cooling dengan teknologi High Efficiency Cooling Engine dari Nevua Ice ini diklaim bisa melakukan proses pendinginan super cepat. Anda bisa merasakan suhu 18 derajat Celcius hanya dalam 7 menit saja, atau lebih cepat hingga 40 persen dari AC biasa pada umumnya.

Hanya dengan 1/2 PK, teknologi tersebut dapat membuat kapasitas pendinginan setara dengan 6.000 BTU. Teknologi tersebut tentunya sangat cocok untuk digunakan di Indonesia dengan cuaca yang panas.

2. Hemat Energi

Neuva Ice dari Polytron ini mampu melakukan efisiensi hingga 200 persen lebih hemat dibandingkan AC low watt pada umumnya. Hal tersebut dikarenakan kemampuan AC ini untuk mendinginkan ruangan lebih cepat. Selain itu, disediakan fitur Soft Start yang berfungsi agar AC tidak menarik arus listrik yang tinggi ketika dinyalakan.

Adapun AC Polytron Neuva Ice ini memiliki beberapa kapasitas, yaitu kapasitas 1/2 PK dengan daya 450 watt, kapasitas 1 PK dengan daya 880 watt, dan kapasitas 2 PK dengan daya 1600 watt.

Dengan demikian, jika rumah Anda memiliki daya listrik yang kecil atau hanya 450 watt, Anda tidak perlu khawatir karena masih tetap bisa menggunakan AC ini untuk kenyamanan di rumah.

3. Gold Fin

Polytron sangat memperhatikan evaporator dan kondensor dari AC Neuva Ice ini. Hal ini bisa dilihat dari penggunaan lapisan olden Hydrophilic yang melapisi kedua bagian tersebut. Lapisan anti karat dan anti jamur ini membuat kinerja AC bisa maksimal, tidak mudah rusak, dan tahan lama.

4. 4D Swing

Kemampuan mendinginkan ruangan lebih cepat dari AC Polytron Neuva Ice ini salah satunya dikarenakan adanya fitur 4D Swing. Dengan fitur ini, AC bisa menyebabkan udara dingin ke empat arah, yaitu atas, bawah, kiri, dan kanan. Sehingga, penyebaran udara akan lebih luas dan merata ke seluruh ruangan.

Selain itu, ada juga fitur i-Feel untuk mendapatkan sensasi dingin yang bisa disesuaikan dengan real temperature ruangan sehingga ruangan menjadi lebih nyaman.

5. HEPA Filter dan Carbon Filter

Selain hemat energi, AC ini juga sangat memperhatikan sisi kesehatan. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran built-in air purifier yang dibentuk dari kombinasi high Density Dust Filter yang mampu menyaring debu lebih dari 90 persen.

AC ini juga dilengkapi dengan teknologi Carbon Filter yang berfungsi untuk menghilangkan bau tidak sedap pada ruangan. Dengan demikian, Anda tidak perlu lagi menggantung pewangi ruangan di dekat AC. Selain itu, dengan teknologi HEPA Filter, AC ini mampu menyaring debu sekaligus mencegah penyebaran bakteri dengan negative ion generator.

Sebagai informasi, AC polytron bisa Anda dapatkan di E-Commerce seperti Blibli, karena ada banyak potongan harga dan penawaran harga yang terjangkau. Selain itu, Anda juga bisa membandingkan harga dari satu penjual dengan penjual lainnya. Dengan demikian Anda bisa mendapatkan harga terbaik dan menikmati keunggulan AC pintar Polytron ini. (adv/bi)

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Peresmian Graha Nawasena, Walikota Jaya Negara: Ruang Inspirasi dan Inovasi Gugah Semangat Wirausaha Disabilitas

Published

on

By

Walikota Denpasar
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua K3S Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara saat peresmian Graha Nawasena Rumah Harapan Disabilitas Kota Denpasar, Jumat (2/12). (Foto : ist)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara meresmikan Graha Nawasena Rumah Harapan Disabilitas Kota Denpasar, Jumat (2/12). Sebagai pengelolanya, turut dikenalkan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Gantari Jaya yang digawangi penyandang disabilitas kreatif Kota Denpasar. Peresmian ini diharapkan mampu menjadi ruang inspirasi dan inovasi guna menggugah semangat wirausaha penyandangan disabilitas di Kota Denpasar.

Hadir langsung Ketua K3S Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Sekda IB. Alit Wiradana, Ketua Komisi III DPRD Eko Supriyadi, Ketua Komisi IV DPRD I Wayan Duaja, Anggota DPRD Provinsi Bali Ni Wayan Sari Galung, Anggota DPRD Kota Denpasar, Cintya Febriyani,  Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. IA. Widnyani Wiradana, Kadis Sosial Gusti Ayu Laksmi Saraswati serta undangan lainya.

Usai peresmian, Walikota Jaya Negara bersama seluruh undangan turut menulis pesan semangat bagi penyandang disabilitas Kota Denpasar yang tergabung dalam wadah bernama Graha Nawasena Rumah Harapan. “Rumah inspirasi dan rumah kreatif untuk mengangkat harkat dan martabat para penyandang disabilitas Kota Denpasar,” tulis Jaya Negara disebuah papan berlatar putih.

Dijumpai usai kegiatan, Walikota Jaya Negara menjelaskan, Kota Denpasar dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam secara berkelanjutan terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Diresmikanya Graha Nawasena Rumah Harapan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan Denpasar sebagai kota inklusif yang ramah disabilitas. Sehingga nantinya keberadaan disabilitas memiliki kesetaraan dalam memperoleh hak dan bersaing di berbagai bidang.

Lebih lanjut dikatakan, keterbatasan bukanlah suatu penghambat dalam menciptakan pengabdian bagi bangsa dan negara. Dari Graha Nawasena ini diharapkan mampu menggugah inspirasi dan inovasi serta menjadi wahana edukasi guna menggugah semangat wirausaha disabilitas. Sehingga secara berkelanjutan dapat meningkatkan harkat dan martabat penyandang disabilitas.

“Saya yakin, jika para penyandang disabilitas kita berikan kesempatan, tentu secara berkelanjutan mampu berdaya saing dan menciptakan peluangnya sendiri di berbagai bidang,” jelasnya.

Ketua K3S Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengatakan, persemian Graha Nawasena dan KUBE Gantari Jaya ini merupakan upaya  untuk meningkatan kesetaraan, kesempatan, dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Hal ini dilaksanakan dengan menjamin pendidikan, akses kesehatan, akses pekerjaan serta akses berwirausaha secara mandiri. Sehingga mampu memenuhi hak penyandang disabilitas dalam rangka menciptakan kesejahteraan masyarakat.

Dikatakannya, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan pemenuhan perlindungan bagi penyandang disabilitas. Sehingga mampu mendukung terciptanya solidaritas dalam meletakkan dasar perlindungan dan pemenuhan hak disabilitas secara inklusif dan berkesinambungan.

“Tentunya harapan kami secara berkelanjutan semua pihak dalam memberikan ruang yang seluas-luasnya bagi penyandang disabilitas untuk terus mengasah kreatifitas, inovatif, dan berbahagia,” ujarnya.

Sementara salah seorang penyandang disabilitas I Nyoman Juniarta yang juga selaku Ketua KUBE Gantari Jaya memberikan apresiasi atas diremikannya Graha Nawasena Rumah Harapan ini. Tentunya sesuai dengan namanya, ruang ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan, kreativitas dan inovasi penyandang disabilitas.

Dijelaskan Juniarta, pada kegiatan kali ini turut dilibatkan 15 UMKM yang merupakan usaha dari penyandang disabilitas Kota Denpasar. Pihaknya juga mengajak seluruh penyandang disabilitas Kota Denpasar untuk bersatu padu saling mengisi diri untuk kemajuan bersama.

“Kami berharap ruang ini dapat menjadi wadah bagi penyandang disabilitas untuk berkreasi sehingga bisa sukses menyinari para penyandang disabilitas lainya untuk tetap semangat, aktif demi masa depan yang lebih baik,” harapanya. (ags/eka/bi)

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Desa Dangin Puri Laksanakan Jumat Bersih dan Perompesan Pohon

Antisipasi Banjir dan Pohon Tumbang

Published

on

By

Perompesan
Desa Dangin Puri Kelod saat melaksanakan Jumat Bersih dan perompesan pohon perindang di Jalan Kapten Japa Gang Taman Sari Jumat (2/12). (Foto : ist)

Denpasar, baliilu.com – Mengantisipasi banjir pada musim penghujan jajaran Desa  Dangin Puri Kelod melaksanakan Jumat Bersih dan perompesan pohon perindang  di Jalan Kapten Japa Gang Taman Sari Jumat (2/12).

Perbekel Desa Dangin Puri Kelod I Made Sada mengatakan, Jumat bersih kali ini dilaksanakan dengan kerja bakti dan perompesan pohon untuk mengantisipasi terjadinya banjir karena daun dan ranting pohon tersebut jatuh ke sungai dan halaman sekolah SMP PGRI 6 Denpasar.

Lebih lanjut ia mengatakan, ranting dan daun yang jatuh juga menyebabkan aliran sungai menjadi mampet. Selain itu ranting pohon juga besar-besar agar tidak tumbang saat musim penghujan maka dilakukan perompesan. “Kegiatan ini kami lakukan secara gotong royong bersama anak- anak SMP PGRI 6 Denpasar dan staf desa dan jumali,” kata Sada.

Dalam kesempatan ini ia mengimbau masyarakat yang memiliki pohon tinggi atau rimbun, baik yang berada di pekarangan rumah maupun yang menjulur ke jalan agar segera melaksanakan perompesan sehingga tidak membahayakan orang lain dan pengguna jalan. (ayu/eka/bi)

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hadiri Pertemuan APCAT, Walikota Jaya Negara Bahas Penciptaan Generasi Bebas Tembakau

Published

on

By

Walikota
Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri pertemuan Konferensi Aliansi Kota Asia Pasifik untuk pengendalian tembakau dan pencegahan penyakit tidak menular Asia Pacific Cities Alliance for Tobacco Control and NCDs Prevention (APCAT). (Foto : ist)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka pengendalian dan pengontrolan tembakau di dunia, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri pertemuan Konferensi Aliansi Kota Asia Pasifik untuk pengendalian tembakau dan pencegahan penyakit tidak menular Asia Pacific Cities Alliance for Tobacco Control and NCDs Prevention (APCAT). Acara yang dihadiri ratusan delegasi berbagai negara dan Kabupaten/Kota se-Indonesia ini dilaksanakan selama 3 hari mulai dari 1-3 Desember 2022 di Prime Plaza Hotel Sanur Bali.

Dalam acara tersebut hadir juga Walikota Bogor yang sekaligus menjadi Co-Chair APCAT Bima Arya, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta serta undangan walikota lainnya yang tergabung ke dalam The Asia Pacific Cities Alliance for Health and Development (APCAT).

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam sambutannya mengatakan, sebagai wilayah yang banyak dikunjungi wisatawan asing dan domestik, Pemerintah Kota Denpasar berusaha membangun kota menjadi kota yang layak huni dan sehat serta terus meningkatkan kesehatan masyarakat, dengan upaya – upaya seperti diantaranya  menetapkan Perda No. 7 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok.

Lebih lanjut dikatakan, pada tanggal 19 Mei 2022 lalu, Pemerintah Kota Denpasar meluncurkan Program Destar (Denpasar Kota Sehat Tanpa Asap Rokok) dengan acuan kerangka kerja Program Denpasar Tanpa Asap Rokok ini meliputi langkah penerapan dan penegakan kebijakan KTR yang efektif di seluruh wilayah KTR, yakni sekolah, fasilitas kesehatan, serta seluruh fasilitas umum di Kota Denpasar yang terdapat tanda larangan merokok, dengan target pencapaian lebih dari 85% kepatuhan terhadap kebijakan KTR di Kota Denpasar di tahun 2022. Serta larangan untuk iklan rokok luar ruang dengan moratorium iklan rokok berlaku di seluruh kawasan luar ruang Kota Denpasar.

Sementara Walikota Bogor yang juga menjabat sebagai Co-Chair APCAT (The Asia Pacific Cities Alliance for Health and Development (APCAT), Bima Arya mengatakan, aliansi ini konsisten mencegah dampak negatif dari industri tembakau. Tercatat hingga Bulan November 2022 sudah ada 360 kota dan kabupaten telah mengadaptasi Perda pengontrolan tembakau.

“Kami semakin menjadi mitra yang strategis bagi Kemenkes, APCAT ingin menciptakan kegiatan menarik untuk mencegah efek negatif penggunaan tembakau,” kata Bima Arya.

Bima Arya menambahkan, APCAT bertujuan membawa komitmen untuk memperkuat kolaborasi, mengakselerasi kemajuan, mencegah beban Penyakit Tidak Menular -PTM, menghapuskan Tuberculososis TBC dan meningkatkan sinergi.

“Saya melihat taktik terbaik, para pemimpin daerah di negara Asia Pasifik dari isu pengendalian tembakau, dan untuk konteks lokal, menciptakan kota bebas asap rokok, melarang iklan rokok, advokasi meningkatkan cukai,” katanya.

Selain itu, pihaknya ingin memastikan intervensi dari industri tembakau. Dia mengingatkan, mendekati pemilu biasanya setiap perusahaan tembakau mendekati kandidat. “Saya sarankan untuk hati-hati,” tandas Bima Arya pada even dunia yang merupakan kolaborasi The Union, Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) dan Central Udayana itu.

Hal penting lainnya, ditekankan APCAT ingin menciptakan generasi bebas tembakau, menciptakan kegiatan menarik untuk mencegah efek negatif penggunaan tembakau. Sejauh ini prioritas APCAT, lanjut Bima Arya, benar-benar menekankan pentingnya kepemimpinan dan menguatkan komitmen untuk pengendalian atau kontrol tembakau.

Demikian juga, mendorong akuntabilitas pemerintah subnasional, seperti vaksinasi dan mencegah pengaruh industri komoditas tembakau. Penting juga untuk keberlanjutan, upaya pemerintah memperkuat kemampuan layanan kesehatan di daerah. Di Indonesia, Aliansi Walikota semakin diperkuat, dibangun sejak 2011.

“Saya dengan bangga mengatakan aliansi ini akan mencegah dampak negatif dari industri tembakau,” tegasnya. 

Pada tahun 2016, tercatat hanya ada 12 kota di kawasan Asia Pasifik namun sekarang sudah ada 82 walikota di 12 negara yang memberi dukungan dalam pengendalian tembakau. Pihaknya juga menyadari betapa pentingnya peran sosial media peran komunitas memperkuat kolaborasi, tidak hanya Program G to G (Government to Government), B2B atau Business to Business namun juga kalangan muda dan media yang harus fokus pada pentingnya kesehatan. (eka/bi)

Advertisements
iklan pemprov

sumpah pemuda pemkot
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
ucapan hut mangupura
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca