Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Inovasi Tangani Sampah Plastik, Kemenkumham Serahkan Sertifikat Merek Gotik kepada Pemkab Badung 

BALIILU Tayang

:

Sertifikat Merek Gotik
SERAHKAN SERTIFIKAT: Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali Eem Nurmanah menyerahkan sertifikat pendaftaran merek Gotik dalam acara kegiatan Diseminasi Kekayaan Intelektual pada Kamis (7/8/2025) di B Hotel JI. Imam Bonjol, Pemecutan Klod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar. (Foto: Hms Diskominfo Badung)

Badung, baliilu.com – Kementerian Hukum dan HAM Kantor Wilayah Bali resmi mengeluarkan pencatatan sertifikat pendaftaran merek Gotik (Go Penanganan Sampah Plastik) kepada Pemerintah Kabupaten Badung.

Sertifikat diserahkan dalam acara kegiatan Diseminasi Kekayaan Intelektual dengan tema “Tata Cara Pengajuan Permohonan Cipta Terbaru, Pembentukan LMK Musik Bali dan Penguatan Kerja Sama Sentra Kekayaan Intelektual” pada Kamis (7/8/2025) di B Hotel JI. Imam Bonjol, Pemecutan Klod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar.

Inovasi ini digagas oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung Drs. Putu Eka Merthawan, M.Si. yang saat program Gotik diluncurkan tahun 2016 menjabat sebagai kepala DLHK Badung. Sertifikat merek langsung diserahkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali Eem Nurmanah.

Turut hadir Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung Drs. Putu Eka Merthawan, M.Si., Plt. Kepala DLHK Badung Ida Bagus Gde Arjana, S.E., M.Si., Koordinator Bidang Invensi Inovasi BRIDA Badung I Komang Suantara beserta para undangan lainnya.

Penggagas Inovasi Gotik, Putu Eka Merthawan, mengucapkan terima kasih kepada Kemenkumham atas dikeluarkannya pencatatan sertifikat merek Program Gotik Pemerintah Kabupaten Badung.

Inovasi Gotik adalah Go Penanganan Sampah Plastik, bermula dari banyaknya media asing yang memberitakan soal sampah plastik yang mencemari laut, sungai di kawasan Badung. Sebagai destinasi wisata kelas dunia, ia tak tinggal diam. Ia berupaya mencari cara untuk menyelesaikan sampah plastik. Lalu lahirlah ide Gotik.

Ia menyadari bahwa sampah plastik menjadi beban bersama maka dari itu ia berharap DLHK  Badung sebagai OPD pengampu untuk melanjutkan implementasi inovasi ini, mewujudkan Badung bebas sampah plastik.

Sementara, IB Gde Arjana mengucap syukur karena Gotik yang diinisiasi Putu Eka Merthawan telah disahkan sebagai Hak Merek Pemerintah Kabupaten Badung, dan ia mengaku siap untuk menindaklanjuti. Permasalahan sampah yang menghantui Badung selama ini diharapkan dapat dikurangi dengan inovasi Gotik.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Hadiri Karya Melaspas, Ngelinggihang di Pura Puseh Bongan Cemagi Mengwi

“Kami berharap inovasi Gotik dapat bermanfaat terhadap pengurangan sampah plastik sekali pakai,” imbuhnya.

Selain itu pegangkutan sampah plastik yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat mulai dari banjar, desa/kelurahan diharapkan dapat memantik kesadaran masyarakat. Pola dengan pelibatan masyarakat ini diharapkan sekaligus dapat menyadarkan masyarakat untuk memilah sampah.

“Karena pengelolaan sampah yang mencemari lingkungan harus melibatkan masyarakat. Dengan menciptakan lingkungan yang bersih, lestari tentu dapat mewujudkan pariwisata berkualitas,” ujarnya.

Dengan pola pengelolaan sampah berbasis sumber, ia mengingatkan masyarakat untuk terus memilah sampah, karena dalam hal penanganan sampah diperlukan kesadaran kolektif memilah sampah  organik dan anorganik.

“Sampah organik diharapkan dikelola mandiri sedangkan sampah anorganik yang bernilai ekonomi dapat diserahkan ke off taker, sementara residu dapat diselesaikan di TPST,” imbuhnya.

I Komang Suantara menjelaskan bahwa tupoksi BRIDA Kabupaten Badung salah satunya memfasilitasi semua inovasi yang dilakukan oleh OPD, desa/kelurahan, termasuk masyarakat untuk dikembangkan bahkan didaftarkan hak kekayaan intelektualnya serta hak merek ke Kemenkumham.

“Seperti hari ini, Pak Putu Eka Merthawan atas inovasi yang dilahirkan dan kami mendaftarkan hak mereknya. Bersyukur hari ini kami diundang dalam penyerahan serifikat yang nantinya dapat dimanfaatkan Kabupaten Badung serta masyarakat Badung,” ujarnya.

Ke depan BRIDA akan terus menggali potensi inovasi yang muncul di Kabupaten Badung. “Dan penyerahan sertifikat ini diharapkan dapat memacu OPD, desa/kelurahan serta masyarakat untuk menciptakan inovasi yang dapat dimanfaatkan bagi masyarakat,” imbuhnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bupati Sutjidra Lepas Gerak Jalan 8 Kilometer Tingkat SMP

Tanamkan Semangat Disiplin dan Jiwa Kebangsaan

Loading

Published

on

By

Bupati Sutjidra melepas peserta Gerak Jalan 8 Kilometer tingkat SMP dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Buleleng.
LEPAS GERAK JALAN: Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, secara resmi melepas peserta Gerak Jalan 8 Kilometer tingkat SMP dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu (5/8). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, secara resmi melepas peserta Gerak Jalan 8 Kilometer tingkat SMP dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu (5/8). Kegiatan yang diikuti 54 regu dari berbagai SMP di Kabupaten Buleleng ini berlangsung penuh semangat dan antusias.

Dalam sambutannya, Bupati Nyoman Sutjidra menegaskan bahwa gerak jalan bukan sekadar agenda seremonial untuk menyemarakkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter generasi muda melalui nilai-nilai disiplin, kebersamaan, sportivitas, serta semangat pantang menyerah.

Menurutnya, tradisi gerak jalan perlu terus dilestarikan karena memiliki nilai pendidikan yang sangat penting dalam membangun karakter peserta didik sejak dini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, kegiatan seperti ini harus terus kita laksanakan karena gerak jalan tidak hanya menjadi ajang memeriahkan kemerdekaan, tetapi juga membentuk karakter, membangun jiwa kebersamaan, serta menanamkan disiplin kepada generasi muda,” ujar Bupati Sutjidra.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh generasi muda untuk memaknai kemerdekaan dengan terus mengembangkan diri melalui pendidikan, kerja keras, dan kedisiplinan. Ia menekankan bahwa tantangan mengisi kemerdekaan saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat.

“Dalam mengemban tanggung jawab mengisi kemerdekaan, mari kita satukan gerak dan langkah dalam membangun bangsa agar cita-cita mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur dapat tercapai dengan sukses,” tegasnya.

Usai memberikan sambutan, Bupati Nyoman Sutjidra secara resmi melepas peserta Gerak Jalan 8 Kilometer tingkat SMP yang ditandai dengan pengibaran bendera start. Sorak semangat para peserta dan dukungan masyarakat yang memadati sepanjang rute menambah semarak peringatan Hari Kemerdekaan di Kabupaten Buleleng.

Baca Juga  Adi Arnawa Buka Sosialisasi Pengarusutamaan Naskah Nusantara Sebagai IKON di Badung

Adapun rute yang ditempuh peserta dimulai dari GOR Bhuwana Patra menuju Jalan Ngurah Rai, Jalan Pramuka, Jalan Diponegoro, Jalan Erlangga, Jalan Imam Bonjol, Jalan Gajah Mada, Perempatan Pasar Buleleng, Jalan Veteran, Jalan Pahlawan, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Ahmad Yani, Jalan Dewi Sartika Selatan, Jalan Udayana, dan kembali finis di GOR Bhuwana Patra melalui pintu barat.

Untuk memberikan apresiasi kepada para peserta terbaik, panitia menyiapkan total hadiah dan dana pembinaan sebesar Rp 58.500.000. Juara I akan memperoleh piala tetap, piagam, dan uang pembinaan sebesar Rp 15.000.000, Juara II sebesar Rp 12.500.000, Juara III sebesar Rp 10.000.000, Juara Harapan I sebesar Rp 8.000.000, Juara Harapan II sebesar Rp 7.000.000, serta Juara Harapan III sebesar Rp 6.000.000. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi Hadir di Buleleng

Putri Koster Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan, Ketahanan Pangan, dan Kepedulian Sosial

Loading

Published

on

By

Ketua TP PKK Putri Koster menghadiri program Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di Kabupaten Buleleng bersama masyarakat penerima bantuan.
AKSI SOSIAL: Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, saat hadiri program Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di tiga desa di Kabupaten Buleleng, yakni Desa Tejakula dan Desa Bondalem di Kecamatan Tejakula serta Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, pada Rabu (5/8/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Buleleng, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, kembali menggulirkan program Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi dengan menyambangi masyarakat di tiga desa di Kabupaten Buleleng, yakni Desa Tejakula dan Desa Bondalem di Kecamatan Tejakula serta Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, pada Rabu (5/8/2026). Melalui kegiatan tersebut, masyarakat menerima berbagai bantuan sosial, pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi pengolahan pangan lokal, serta ajakan untuk berpartisipasi aktif mendukung pembangunan mulai dari tingkat desa hingga provinsi.

Dalam sambutannya, Ny. Putri Koster menegaskan bahwa program Bergerak dan Berbagi merupakan kelanjutan dari program yang telah dijalankan TP PKK Provinsi Bali pada periode sebelumnya. Program ini bertujuan memperkuat peran PKK sebagai penggerak masyarakat sekaligus mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Kami hadir untuk menyapa sekaligus mengajak masyarakat bergerak. Bergerak artinya mengetahui apa yang harus dilakukan, mendukung program kepala desa, bupati, hingga visi dan misi Gubernur Bali. PKK tidak hanya mengajak, tetapi juga memberi contoh melalui aksi nyata,” ujarnya.

Selain Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi, TP PKK Provinsi Bali juga menjalankan sejumlah program lain, antara lain Berbelanja dan Berbagi yang dilaksanakan secara bergiliran di kabupaten/kota, serta Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu.

“Tujuannya adalah menggugah kesadaran masyarakat untuk meluangkan waktu membersihkan lingkungan, dimulai dari rumah masing-masing. Budaya ini perlu dibangkitkan karena belakangan ini waktu masyarakat banyak tersita akibat penggunaan gawai secara berlebihan,” jelasnya.

Khusus di Desa Tejakula, Ny. Putri Koster menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan pengelolaan garam tradisional yang semakin maju setelah Pemerintah Provinsi Bali menerbitkan regulasi mengenai tata kelola garam tradisional. Menurutnya, kebijakan tersebut membuka peluang yang lebih besar bagi garam tradisional Bali untuk dipasarkan karena telah memiliki izin edar sehingga dapat dimanfaatkan secara lebih luas, termasuk oleh sektor perhotelan dan restoran.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Sampaikan LKPJ 2024 pada Rapat Paripurna DPRD Badung

“Restoran dan hotel kini banyak menggunakan garam tradisional Bali karena rasanya lebih gurih dan kaya. Ini menjadi peluang besar bagi petani garam Tejakula,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardani Sudjitra, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ny. Putri Koster beserta rombongan yang secara konsisten menyambangi seluruh kabupaten/kota di Bali melalui program sosial tersebut.

Ia mengatakan bahwa berbagai program yang menjadi arahan Ketua TP PKK Provinsi Bali telah diimplementasikan di Kabupaten Buleleng, mulai dari penyaluran bantuan sosial, penguatan ketahanan pangan keluarga, pengolahan pangan lokal, hingga pengelolaan sampah berbasis sumber.

Bersinergi dengan TP PKK Kabupaten Buleleng serta perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, TP PKK Provinsi Bali menyerahkan bantuan sosial berupa 4.500 kilogram beras, 300 krat telur, dan 300 kotak susu kepada para penerima manfaat yang terdiri atas lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, balita, dan kader PKK di ketiga lokasi kegiatan.

Pada setiap lokasi kegiatan juga diserahkan berbagai bantuan lainnya, yakni 50 paket Gemarikan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, 10 paket sembako oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Bali, paket susu bagi masing-masing 10 balita dan 10 ibu hamil oleh PD Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali, 20 paket multivitamin bagi masing-masing 10 balita dan 10 lansia oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali, 50 pak telur serta 1.000 bibit cabai oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, serta 50 bibit pohon oleh Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis yang melibatkan tenaga medis dari rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Bali. Pelayanan meliputi pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, dan pembagian vitamin kepada masyarakat. Selain itu, Bali Chef Community memberikan pelatihan memasak kepada ibu-ibu PKK dan remaja dengan memanfaatkan bahan pangan lokal sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan nilai tambah produk lokal.

Baca Juga  Giri Prasta Buka Lomba Mancing di Tukad Pura Sempua

Melalui Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi, TP PKK Provinsi Bali berharap masyarakat semakin aktif berpartisipasi dalam pembangunan, memperkuat ketahanan pangan keluarga, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kepedulian sosial sebagai fondasi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Bali yang berkelanjutan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Hadiri “Karya Ngenteg Linggih” di Merajan Kawanan Tangkas Kori Agung Pedungan

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa menghadiri puncak Karya Ngenteg Linggih di Merajan Kawanan Tangkas Kori Agung, Pedungan, Denpasar.
HADIRI KARYA: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan menghadiri puncak Karya Ngenteg Linggih, Mepedudusan Alit, Ngresi Gana Ngingkup, dan Caru Manca Kelud di Merajan Kawanan Pratisentana Sira Arya Kanuruhan Tangkas Kori Agung, Banjar Sawah, Kelurahan Pedungan, Rabu (5/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri puncak Karya Ngenteg Linggih, Mepedudusan Alit, Ngresi Gana Ngingkup, dan Caru Manca Kelud di Merajan Kawanan Pratisentana Sira Arya Kanuruhan Tangkas Kori Agung, Banjar Sawah, Kelurahan Pedungan, Rabu (5/8).

Suasana upacara berlangsung khidmat dengan diikuti para panglingsir, prajuru adat, semeton Pratisentana Sira Arya Kanuruhan, serta masyarakat sekitar. Rangkaian yadnya yang dipersiapkan secara gotong-royong mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan, rasa bhakti umat, sekaligus komitmen bersama dalam menjaga kesucian tempat suci dan mempererat ikatan persaudaraan antarkrama. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, Camat Denpasar Selatan, Ida Bagus Made Purwanasara, serta tokoh masyarakat setempat.

Di sela-sela kegiatan, Wawali Arya Wibawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan semeton yang telah melaksanakan karya dengan penuh ketulusan melalui semangat ngayah. Menurutnya, pelaksanaan upacara keagamaan bukan hanya menjadi bentuk sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, namun juga menjadi media untuk memperkuat nilai kebersamaan, persaudaraan, serta menjaga warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

“Pelaksanaan upacara keagamaan tidak hanya menjadi wujud sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tetapi juga menjadi ruang memperkokoh nilai kebersamaan yang diwariskan secara turun-temurun,” ujar Arya Wibawa.

Lebih lanjut, Arya Wibawa berharap semangat menyama braya, gotong-royong, dan pelestarian adat istiadat Bali senantiasa dijaga oleh seluruh masyarakat. Di tengah dinamika perkembangan zaman, keberlangsungan tradisi diyakini menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga jati diri budaya Bali sekaligus mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis sesuai nilai-nilai Tri Hita Karana.

Sementara itu, Manggala Karya, I Ketut Urip Darmadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Wakil Walikota Denpasar beserta jajaran Pemerintah Kota Denpasar. Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi penyemangat bagi seluruh semeton dalam menyukseskan rangkaian karya yang telah dipersiapkan sejak jauh hari.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Hadiri Karya Melaspas, Ngelinggihang di Pura Puseh Bongan Cemagi Mengwi

“Puncak karya dipuput oleh Ida Pedanda Gede Cawu Putra Manuaba dari Grya Anyar Manuaba, Cawu Blayu. Usai puncak karya, rangkaian upacara akan dilanjutkan dengan prosesi penganyaran,” jelasnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca