Connect with us

KESEHATAN

Isolasi Mandiri Berisiko Tinggi, Positif Covid-19 Wajib Isolasi Terpusat

BALIILU Tayang

:

de
Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra

Denpasar, baliilu.com – Setelah beberapa waktu lalu Pemprov Bali mewajibkan isolasi terpusat bagi pegawai Pemprov Bali yang terkonfirmasi positif Covid-19, kebijakan isolasi terpusat kini berlaku untuk seluruh masyarakat Bali yang terkonfirmasi positif Covid-19 baik orang tanpa gejala atau gejala ringan. Gubernur Bali Wayan Koster yang juga Ketua Satgas Covid-19 Provinsi Bali sudah bersurat kepada Kapolda Bali, Danrem 163/Wirasatya dan Walikota / Bupati se-Bali untuk melaksanakan kebijakan ini.

“Kebijakan ini merupakan hasil rapat Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah – red) Provinsi Bali pada hari Sabtu, 10 Juli 2021 lalu. Dalam rapat tersebut disepakati untuk tidak mengijinkan isolasi mandiri di rumah karena berisiko tinggi,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, pada Jumat (16/7) di Denpasar.

Kebijakan itu sendiri tertuang dalam Surat Gubernur Bali tanggal 14 Juli 2021 Nomor 768/SatgasCovid19/VII/2021 perihal Aktivasi Isolasi Terpusat Berjenjang yang ditujukan kepada  Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten / Kota Se-Bali.  “Satgas Kabupaten / Kota agar memfasilitasi / mendorong tersedianya tempat isolasi terpusat berjenjang tersebut,” tegas birokrat asal Pemaron, Buleleng ini.

Lebih lanjut isolasi terpusat tersebut dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas/gedung yang ada, yaitu isolasi terpusat di tingkat desa/kelurahan atau desa adat, yang dikelola bersama oleh satgas gotong royong dan satgas desa/kelurahan; isolasi terpusat tingkat kecamatan, dikelola oleh satgas kecamatan; isolasi terpusat tingkat kabupaten/kota, dikelola oleh satgas kabupaten/kota, dan juga menyediakan isolasi bagi ASN/non-ASN pemerintah kabupaten/kota. “Isolasi terpusat tingkat provinsi telah disiapkan di Ibis Hotel Kuta, dan isolasi khusus ASN/non-ASN Pemerintah Provinsi Bali, TNI serta Polri telah disiapkan di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Bali,” kata Sekda Dewa Indra.

Selanjutnya dituturkan Sekda Dewa Indra, satgas juga bertugas memastikan data kasus yang valid dan memisahkan data kasus terkonfirmasi positif orang tanpa gejala dan gejala ringan (OTG-GR). Satgas juga diharapkan segera mendistribusikan paket obat dari Satgas Nasional, untuk percepatan kesembuhan OTG-GR, di bawah koordinasi pihak Kodam IX/Udayana dan Korem 163/Wirasatya.

“Update dan perkembangan penyiapan Isolasi Terpusat Berjenjang, agar nantinya dilaporkan oleh BPBD Kabupaten/Kota se-Bali. Namun jika masih ada masyarakat dengan keadaan tertentu/terpaksa harus isolasi mandiri, maka satgas desa/satgas gotong royong menempel stiker di rumahnya yang menerangkan bahwa penghuni rumah sedang melakukan ISOLASI MANDIRI,” tutupnya. (gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KESEHATAN

Vaksinasi Tahap II Desa Satra, Polres Klungkung Turunkan Tim Vaksinator Poliklinik

Published

on

By

eka
VAKSINASI: Gerai Vaksin TNI-Polri Polres Klungkung melakukan vaksinasi Covid-19 tahap II yang bertempat di Desa Satra dengan menyasar masyarakat umum, Jumat (30/7/2021).

Klungkung, baliilu.com – Untuk menyukseskan percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Klungkung, Gerai Vaksin TNI-Polri Polres Klungkung melakukan vaksinasi Covid-19 tahap II yang bertempat di Desa Satra dengan menyasar masyarakat umum, Jumat (30/7/2021).

Kegiatan vaksinasi tersebut dilaksanakan dengan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat. Dalam kegiatan tersebut, Tim Vaksinator Poliklinik Polres Klungkung memberikan edukasi untuk mematuhi peraturan protokol kesehatan Covid-19.

Kapolres Klungkung AKBP I Made Dhanuardana,S.I.K.,M.H., mengatakan  gencarnya Polres Klungkung memberikan vaksinasi kepada warga untuk mencegah penularan Covid-19. Kegiatan ini untuk menyukseskan program vaksinasi pemerintah serta untuk mewujudkan Herd Immunity (kekebalan kelompok) sehingga dapat mencegah penyebaran wabah Covid-19 yang semakin meluas.

“Meskipun demikian bagi masyarakat yang sudah melaksanakan vaksinasi kami imbau untuk tetap disiplin protokol kesehatan 5M, seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan. Karena itu merupakan cara yang efektif untuk mencegah resiko tertular atau menularkan wabah Covid-19,” terang  Made Dhanu. (eka)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca

KESEHATAN

Jaya Negara dan Arya Wibawa Tinjau Lokasi Isoman Terpusat, Pastikan Ketersediaan Fasilitas Dukung Penyembuhan Pasien

Published

on

By

eka
TINJAU ISOMAN: Walikota Denpasar IGN Jaya Negara dan Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa saat melaksanakan peninjauan lokasi isolasi mandiri terpusat Kota Denpasar pada Senin (26/7) malam.

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar IGN Jaya Negara dan Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa melaksanakan peninjauan lokasi isolasi mandiri terpusat Kota Denpasar pada Senin (26/7/2021) malam. Keduanya kompak berbagi tugas, Walikota Jaya Negara meninjau lokasi hotel isolasi mandiri terpusat untuk Kecamatan Denpasar Utara dan Denpasar Barat. Sedangkan Wawali Arya Wibawa meninjau lokasi isolasi terpusat untuk kecamatan Denpasar Timur dan Denpasar Selatan.

Disela kegiatan peninjauan Walikota Jaya Negara yang didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan mengatakan, kasus Covid-19 di Kota Denpasar mengalami peningkatan sejak tiga minggu terakhir. Penyebaran Covid-19 kali ini  membuat penularan menjadi lebih cepat. Karenanya, guna mengantisipasi adanya kluster keluarga yang berkelanjutan, maka Pemkot Denpasar merancang penerapan isolasi mandiri terpusat.

“Dengan melaksanakan isolasi mandiri secara terpusat, dimana bukan lagi isolasi mandiri dirumah maka akan mempersempit dan memutus peluang penyebaran di kluster keluarga,” ujar Jaya Negara

Pihaknya mengatakan, peninjauan ini dilaksanakan untuk memastikan pola yang diterapkan dapat dilaksanakam secara optimal. Termasuk juga fasilitas penunjang yang ada di lokasi isolasi mandiri terpusat berfungsi baik. Sehingga upaya mendukung kesembuhan pasien saat isolasi mandiri dapat dimaksimalkan.

“Kita cek fasilitas, penanganan serta pola rescue -nya, bagaimana penjemputan dan penerimaanya, sehingga penanganannya optimal di lapangan,” ujarnya.

Jaya Negara mengajak seluruh stakeholder agar kompak. Utamanya perbekel/lurah sebagai jajaran pemerintah paling bawah agar terus mengintensifkan koordinasi. Sehingga masyarakat yang dinyatakan positif Covid-19 dapat segera mendapat penanganan. Apakah itu isolasi mandiri atau penanganan di RS Rujukan Covid-19.

“Mari kita tingkatkan koordinasi dan sinergitas, serta kekompakan kita untuk bergotong- royong melayani masyarakat di masa pandemi ini, semoga segera bisa diatasi bersama,” ujar Jaya Negara. (eka)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca

KESEHATAN

98,8 Persen Kasus Meninggal Terkonfirmasi Covid-19 di Denpasar Belum Divaksinasi

Published

on

By

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai

Denpasar, baliilu.com – Dari awal kasus Covid-19 mewabah di Kota Denpasar hingga kini, hanya 5 orang yang sudah divaksin yang meninggal terkonfirmasi positif Covid-19. Sementara sisanya belum menerima vaksinasi Covid-19.
 
Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Sabtu 24 Juli 2021.
 
“Kami menemukan data bahwa sejak awal pandemi, hanya 5 kasus kematian yang sudah divaksin. Sementara itu, hampir 98,8 persen belum menerima vaksin,” kata Dewa Rai.
 
Dengan kondisi tersebut, pihaknya pun akan mempercepat cakupan vaksinasi di Kota Denpasar.
 
Berdasarkan data pertanggal 23 Juli 2021, Kota Denpasar telah jauh melampaui target 70 persen cakupan vaksinasi.
 
Dimana jumlah yang sudah tervaksinasi sebanyak 616.121 orang untuk vaksinasi dosis pertama. Sementara untuk mencapai cakupan 70 persen, Denpasar wajib melakukan vaksinasi kepada 456.121 orang.
 
“Kalau dicari persentasenya, cakupan kami sudah 135,08 persen dari target 70 persen untuk dosis pertama,” katanya. Cakupan ini merupakan yang tertinggi di Bali dibandingkan dengan kabupaten lainnya.
 
Sedangkan untuk vaksinasi dosis kedua, sebanyak 215.111 orang atau 47,16 persen. Adapun jumlah penduduk wajib vaksin di Kota Denpasar sebanyak 651.601 orang. Sementara itu, untuk sisa stok atau dosis vaksin di Kota Denpasar sebanyak 35.763 dosis. (gs)
 
 
 

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca