Connect with us

NEWS

Jaga Iklim Investasi, Bupati Giri Prasta Tandatangani Nota Kesepakatan dengan Ketua PN, Kajari, dan Kapolres Badung

BALIILU Tayang

:

TANDA TANGAN: Bupati Giri Prasta saat menandatangani nota kesepakatan dengan Ketua Pengadilan Negeri Denpasar Kelas 1 A Dr H Sobandi SH MH, Kajari Badung Ketut Maha Agung dan Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi di Puspem Badung, Rabu (28/4).

Badung, baliilu.com – Guna menciptakan dan menjaga iklim investasi agar tetap kondusif, dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menandatangani nota kesepakatan dengan Ketua Pengadilan Negeri Denpasar Kelas 1 A Dr. H Sobandi, S.H., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Badung Ketut Maha Agung dan Kepala Kepolisian Resor Badung  AKBP Roby Septiadi tentang pengawalan investasi di Kabupaten Badung. Penandatanganan nota kesepakatan tersebut dilaksanakan di Ruang Kerta Gosana Puspem Badung, Rabu (28/4).

Bupati Giri Prasta dalam sambutannya mengatakan penandatanganan nota kesepakatan ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam rangka menyukseskan program prioritas Pemerintahan Presiden Joko Widodo guna menciptakan dan menjaga iklim investasi agar tetap kondusif. Di samping itu hal ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam menindaklanjuti berkenaan konsep pelayanan publik kepada masyarakat.

“Ini komitmen kami terkait terbitnya Undang-Undang Cipta Kerja oleh Bapak Presiden. Maka kami gayung bersambut, kita sudah melakukan penandatanganan nota kesepakatan hari ini dengan Pengadilan Negeri Denpasar, Kejaksaan Negeri Badung begitu juga dengan Polres Badung. Karena kami butuh sekali berkenaan dengan pengamanan investasi,” ujarnya.

Bupati menambahkan di era teknologi digital seperti saat ini, terjadi perubahan paradigma proses pengurusan perijinan dari sistem offline ke sistem online sehingga pihaknya membutuhkan sebuah perlindungan dalam hal ini. “Melalui komitmen bersama ini sehingga betul-betul dari pihak pengadilan, kejaksaan dan kepolisian bisa memberikan garansi kepada beliau-beliau atau mereka-mereka yang akan berinvestasi di Kabupaten Badung. Kami sangat terbuka dengan investasi tapi jangan sampai memarginalkan masyarakat sekitar karena masyarakat kami harus menjadi tuan di rumahnya sendiri,” tegas Giri Prasta.

Ketua Pengadilan Negeri Denpasar Dr. H Sobandi, S.H., M.H. menyampaikan pihaknya berkomitmen membantu pelayanan publik yang berkaitan dengan pengadilan bagi masyarakat Badung. Untuk itu Pengadilan Negeri Denpasar membuka gerai pelayanan di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Badung. “Kami mengimbau masyarakat Badung untuk memanfaatkan pelayanan yang diberikan oleh Pengadilan Negeri Denpasar di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Badung secara maksimal,” ucapnya.

Baca Juga  Wujud Akuntabilitas, Bupati Giri Prasta Sampaikan LKPJ 2020

Sedangkan Kepala Kejaksaan Negeri Badung Ketut Maha Agung juga mengungkapkan komitmennya dalam mendukung dan memberikan kepastian hukum dalam pengawalan investasi di Kabupaten Badung. “Semoga dengan kolaborasi ini memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan investasi dan ekonomi di Kabupaten Badung dalam rangka mendorong terwujudnya visi Bapak Presiden menjadikan Indonesia Maju,” ujarnya.

Senada dengan Ketua Pengadilan dan Kajari, Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi juga menegaskan pihaknya beserta staf akan selalu komitmen melakukan pengawalan kemudahan investasi untuk membangkitkan ekonomi di Kabupaten Badung. “Kami beserta staf akan selalu berkomitmen melakukan pengawalan kemudahan investasi di Kabupaten Badung untuk membangkitkan ekonomi masyarakat pascapandemi,“ kata AKBP Roby Septiadi.

Sementara itu Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Badung Made Agus Aryawan dalam laporannya menyampaikan terima kasih atas pelayanan yang diberikan oleh semua pihak terkait dalam hal pengawalan investasi. Karena menurutnya sesuai dengan Undang-Undang No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah berkaitan dengan kemudahan investasi dan penanaman modal. “Untuk itu sistem pelayanan publik dalam perijinan menjadi salah satu indikator dalam pertumbuhan investasi. Hal ini juga sangat dipengaruhi oleh pemerintah yang proinvestasi. Untuk itu dibutuhkan kolaborasi oleh semua pihak untuk menciptakan ekosistem investasi yang kondusif di Kabupaten Badung,” terangnya.

Acara turut dihadiri oleh Sekda Badung Wayan Adi Arnawa, Dandim 1611 Badung Kolonel Inf. I Made Alit Yudana, Ketua Ombudsman Provinsi Bali Umar Ibnu Alkhatab, Ketua Kadin, Hipmi dan PHRI Badung, para pimpinan instansi yang tergabung dalam Mal Pelayanan Publik, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, para Camat, Lurah/Perbekel se-Badung. (Gs)

Advertisements
de

de
Advertisements
de

NEWS

Kedepankan Disiplin Prokes, Kapolresta Denpasar Pimpin Apel Gelar Ops Patuh 2021

Published

on

By

de
SEMATKAN PIN: Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H. Senin pagi (20/9/2021) memimpin apel gelar pasukan kesiapan Ops Patuh Agung 2021 di mako Polresta Denpasar, ditandai penyematan PIN pada personil.


Denpasar, baliilu.com – Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H. Senin pagi (20/9/2021) memimpin apel gelar pasukan kesiapan Ops Patuh Agung 2021 di mako Polresta Denpasar. Dalam Ops Patuh 2021 ini masih mengutamakan peningkatan disiplin protokol kesehatan cegah penyebaran Covid-19 serta mewujudkan Kamseltibcarlantas yang mantap.

Ops Patuh Agung 2021 Polresta Denpasar akan digelar dari tanggal 20 September sampai dengan 3 Oktober 2021 dimana dalam pelaksanaan operasi kali ini melibatkan 120 personil dengan tema ”Kita Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan dan Tertib Berlalulintas Dalam Rangka Mencegah Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) serta Mewujudkan Kamseltibcarlantas yang Mantap di Wilayah Hukum Polda Bali”. Permasalahan di bidang lalulintas dewasa ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis. Hal ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk, yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Seiring dengan hal tersebut juga diharapkan adanya peningkatan Kamseltibcarlantas, menurunkan angka kecelakaan lalulintas, membangun budaya tertib berlalulintas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Dalam amanatnya Kapolresta Denpasar meminta kepada seluruh personil yang terlibat dalam operasi agar lebih fokus memperhatikan perkembangan Corona Virus Desiase-19 (Covid-19) yang terjadi di wilayah, dimana kita menyadari saat ini sedang dihadapkan dengan situasi pandemi bukan hanya Bali tapi seluruh wilayah Indonesia bahkan global mendunia, Dalam keadaan yang memprihatinkan ini kita harus tetap melaksanakan tugas sesuai dengan fungsi kita, keselamatan bagi pengguna jalan memang sesuatu yang pertama dan utama dalam berlalulintas. Dalam konteks ini, lalulintas dapat dipahami sebagai urat nadi kehidupan, dan sebagai penjaga kehidupan, cermin budaya bangsa dan cermin tingkat modernitas.

Baca Juga  Wujud Akuntabilitas, Bupati Giri Prasta Sampaikan LKPJ 2020

“Di samping melaksanakan tupoksi bidang lalulintas dalam giat ini kita juga diharapkan dapat melaksanakan education kepada masyarakat terkait pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan,” tegas Kapolresta Denpasar Kombes Jansen Avitus.

Untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, di tengah pandemi Covid-19, maka operasi ini dilaksanakan dengan mengedepankan giat edukatif dan persuasif serta humanis dalam rangka meningkatkan simpati masyarakat terhadap polantas yang dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di wilayah Polresta Denpasar. (gs)

Advertisements
de

de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hanya Tersisa 3 dari 11 Tempat Isoter di Denpasar, Tingkat Huniannya 34,17 Persen

Published

on

By

de
ISOTER: Tempat isolasi terpusat (isoter) untuk OTG/GR di Kota Denpasar terus berkurang. Dimana kini hanya tinggal tiga tempat isoter yang ketiganya berada di wilayah Sanur, Denpasar.

Denpasar, baliilu.com – Tempat isolasi terpusat (isoter) untuk OTG/GR di Kota Denpasar terus berkurang. Dimana kini hanya tinggal tiga tempat isoter yang ketiganya berada di wilayah Sanur, Denpasar.
 
Ketiga tempat isoter yang masih beroperasi ini yakni Wisma Werdhapura serta dua hotel yang berada di kawasan Sanur.
 
“Tempat isoter di Denpasar masih tersisa tiga. Dulu ada 11 tempat, kini sebanyak 8 tempat sudah kami tutup,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai saat dihubungi, Minggu 19 September 2021 siang.
 
Menurut Dewa Rai, berkurangnya tempat isoter ini dikarenakan jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 harian di Denpasar sudah berkurang.
 
“Yang awalnya sampai tiga digit, sekarang tinggal dua digit. Kasusnya sudah menurun, sementara kesembuhan terus meningkat,” kata Dewa Rai.
 
Dengan tiga tempat Isoter tersebut, jumlah bed yang tersedia yakni 679 bed. Dimana yang terpakai saat ini sebanyak 232 bed atau 34,17 persen, sehingga sebanyak 447 bed kosong.
 
Adapun rincian dan kapasitas dari masing-masing tempat isoter tersebut yakni Wisma Werdhapura memiliki kapasitas 85 bed, dimana yang terisi hanya 3 bed. Hotel di Sanur dengan kapasitas 350 bed, yang terisi hanya 162 bed. Dan satu hotel di Sanur lagi dengan kapasitas 244 bed, kini hanya terisi 232 bed.
 
Dewa Rai mengatakan nantinya jika pasien yang menjalani isoter di Werdhapura Village sudah habis, maka isolasi akan dipusatkan di dua hotel saja. Hotel tersebut dipilih sebagai pusat isoter karena memiliki kapasitas bed yang banyak. Selain itu, juga akan mengurangi persebaran petugas baik dari petugas medis, Satpol PP, dan BPBD.
 
“Akan ada dua hotel yang kami jadikan tempat isoter nanti dan keduanya berada di wilayah Sanur,” katanya.
 
Untuk diketahui, saat terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19, Kota Denpasar memiliki 11 tempat isoter. Kesebelas tempat isoter tersebut yakni Balai Pelatihan Kesehatan Masyarakat (Bapelkesmas) Provinsi Bali, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Bali, satu hotel di Jalan Veteran, satu hotel di Kuta. Juga di satu hotel di Desa Sidakarya, Werdhapura Sanur, tiga hotel di Jalan Cokroaminoto, serta dua hotel di Sanur. (eka)

Baca Juga  Bentuk Tanggung Jawab untuk Kesejahteraan Masyarakat, Bupati Giri Prasta Apresiasi Rekomendasi DPRD Badung

Advertisements
de

de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca

NEWS

Besok, Kantor Pemerintah Termasuk Mal Pelayanan Publik di Denpasar Terapkan Aplikasi PeduliLindungi

Published

on

By

de
Barcode Aplikasi PeduliLindungi yang sudah terpasang di Kantor Pemkot Denpasar

Denpasar, baliilu.com – Senin, 20 September 2021 besok kantor pemerintah yang ada di lingkungan Pemkot Denpasar mulai menerapkan aplikasi PeduliLindungi.
 
Beberapa barcode sudah terpasang di beberapa kantor pemerintah di Pemkot Denpasar salah satunya di Kantor Walikota Denpasar.
 
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai mengatakan penerapan aplikasi ini juga diterapkan di kantor desa/kelurahan hingga ke kantor Walikota Denpasar.
 
Tak hanya itu, Mal Pelayanan Publik Sewakadharma Lumintang juga menerapkan aplikasi ini. “Mulai besok kami di Denpasar menerapkan aplikasi PeduliLindungi. Ini berlaku dari kantor desa/lurah hingga Mal Pelayanan Publik di Lumintang,” katanya, Minggu 19 September 2021.
 
Namun Dewa Rai menambahkan, untuk besok ada beberapa kantor yang belum bisa menerapkan aplikasi ini. Hal ini dikarenakan belum semua kantor mendapat QR Code PeduliLindungi ini.
 
“Tapi yang pasti untuk Kantor Walikota, Mal Pelayanan Publik Sewakadharma dan beberapa kantor besok sudah menerapkan, dan memang ada beberapa yang belum karena usulan QR Code-nya belum turun,” katanya.
 
Dewa Rai mengatakan penggunaan aplikasi ini berlaku bagi pegawai maupun pengunjung yang masuk perkantoran. Ini juga berlaku bagi masyarakat yang akan mengurus dokumen kependudukan ataupun dokumen lainnya di Sewakadharma Lumintang.
 
“Mau tidak mau semua nanti harus menerapkan, karena ini akan jadi suatu hal yang wajib dalam upaya pengendalian Covid-19. Dengan aplikasi ini akan membatasi pengunjung yang datang ke kantor, termasuk bagaimana status kesehatan orang tersebut, apakah OTG, sudah divaksin atau bagaimana,” imbuhnya.
 
Pihaknya pun meminta masyarakat untuk segera mengunduh aplikasi ini karena tak hanya digunakan saat ke kantor pemerintahan, namun juga ke hotel, mal, objek wisata, termasuk perjalanan melalui bandara dan pelabuhan.
 
Penerapan aplikasi ini dilakukan sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 21 tahun 2021 tentang Penguatan Protokol Kesehatan dalam Tata Kelola Instansi Pemerintah dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019. (eka)

Baca Juga  Tim Satgas Pakar Penanganan Covid-19 Nasional Apresiasi Penerapan Prokes di Badung

Advertisements
de

de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca