Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Jaya Negara Bersama Forkopimda Tinjau Rumah Sakit Rujukan Covid-19, Pastikan Optimalisasi Pelayanan dan BOR

BALIILU Tayang

:

de
TINJAU RS RUJUKAN: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Forkopimda Kota Denpasar melaksanakan peninjauan rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Denpasar, Kamis (9/9).

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Forkopimda Kota Denpasar melaksanakan peninjauan rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Denpasar, Kamis (9/9).

Sebanyak dua rumah sakit rujukan menjadi sasaran peninjauan kali ini, yakni RSUD Wangaya dan RSUP Sanglah Denpasar.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Dandim 1611 Badung Kolonel Inf. Made Alit Yudana, Wakapolresta Denpasar AKBP I Wayan Jiartana dan Kasi Intel Kejari Denpasar Eka Suyantha.

Kunjungan pertama Walikota Jaya Negara di RSUD Wangaya diterima langsung Dirut RSUD Wangaya, dr. AA Made Widiasa sementara di RSUP Sanglah diterima Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang RSUP Sanglah Dr. dr. Ketut Ariawati, Sp.A (K).

Dalam kesempatan tersebut Walikota Jaya Negara mengatakan, peninjauan rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Denpasar ini dilaksanakan sebagai upaya untuk memastikan optimalisasi pelayanan, penanganan kasus aktif Covid-19 di rumah sakit rujukan serta Bad Occupancy Rate (BOR).

Lebih lanjut dijelaskan, dari peninjauan kali ini dapat kita saksikan bersama bahwa pelayanan di RS rujukan sudah berjalan dengan optimal serta fokus penurunan BOR juga sudah dilaksanakan.

“Kunjungan kali ini kita fokus meninjau optimalisasi pelayanan dan BOR, selain itu juga sebagai upaya untuk memastikan penanganan kasus aktif di RS rujukan,” ujarnya.

Jaya Negara mengatakan, dari pemantauan kali ini RSUD Wangaya menyediakan 109 tempat tidur untuk mendukung ketersediaan ruang isolasi Covid-19. Dari jumlah tersebut 45 tempat tidur terisi atau 41,28 persen. Sedangkan di RSUP Sanglah tersedia 289 tempat tidur ruang isolasi Covid-19. Dimana, dari jumlah tersebut 88 telah terisi atau 30,5 persen.

Baca Juga  Sampai Triwulan III Nilai MCP Denpasar Capai 85,59 Persen

“Jadi untuk BOR dan pelayanan sudah optimal, sehingga saat ini kita fokus pada penurunan kasus aktif dan positif rate, sehingga diharapkan level PPKM untuk Bali, khususnya Kota Denpasar dapat segera turun, serta tentunya dengan harapan kasus menurun dan pasien yang ditangani lekas sembuh,” ujarnya.

Sementara Dandim 1611 Badung Kol. Inf. Made Alit Yudana meminta agar RS rujukan agar benar-benar memberikan pelayanan secara maksimal sehingga bisa menekan kasus kematian. (ags/eka)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Dukung Jampidsus Baru, Habiburokhman Harap Kasus Febrie Dituntaskan

Published

on

By

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman berharap kasus dugaan korupsi mantan Jampidsus Febrie Adriansyah segera dituntaskan.
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menaruh harapan kepada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) yang baru, Kuntadi, untuk menuntaskan penanganan kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah. Di sisi lain, ia juga mengapresiasi penunjukan Kuntadi sebagai Jampidsus.

“Saya, Habiburokhman selaku Ketua Komisi III DPR RI, mengucapkan selamat atas diangkatnya Pak Kuntadi sebagai Jampidsus baru. Beliau dikenal sebagai sosok jaksa yang bersih, berintegritas, dan independen,” kata Habiburokhman dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Legislator Fraksi Partai Gerindra itu menilai Kuntadi memiliki kapasitas kepemimpinan yang dibutuhkan untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang menyeret Febrie Adriansyah secara cepat, transparan, dan berkeadilan. Menurutnya, penyelesaian perkara tersebut menjadi krusial karena menyangkut kredibilitas institusi Kejaksaan Agung di mata publik.

“Citra Korps Adhyaksa saat ini dipertaruhkan. Jangan sampai nama baik dan kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan tercoreng oleh perilaku oknum,” tegasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk Kuntadi sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) yang baru melalui Keputusan Presiden (Keppres). Penunjukan tersebut dilakukan untuk menggantikan Febrie Adriansyah yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, Keppres tersebut ditandatangani Presiden berdasarkan usulan Jaksa Agung yang telah melalui penilaian Tim Penilai Akhir (TPA). Menurutnya, proses pengangkatan itu merupakan bagian dari mekanisme pengisian jabatan di lingkungan Kejaksaan Agung. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Pemkot - Kejari Resmi Kerjasama Bidang Perdata dan TUN, Walikota Tandatangani Komitmen Bersama WBBM
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Kembang Serahkan Alsintan Power Thresher di Subak Keduwa

Instruksikan Kadis Pertanian dan Penyuluh Rajin Turun Serap Aspirasi Petani

Loading

Published

on

By

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyerahkan bantuan alat mesin pertanian power thresher kepada kelompok tani di Subak Keduwa, Kecamatan Negara.
SERAHKAN ALSINTAN: Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyerahkan secara langsung bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) pascapanen berupa power thresher (mesin perontok padi) kepada tujuh kelompok tani atau subak yang berlangsung di kawasan lahan Subak Keduwa, Kecamatan Negara, Rabu (22/7/2026). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah melalui percepatan mekanisasi pertanian, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, menyerahkan secara langsung bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) pascapanen berupa power thresher (mesin perontok padi) kepada tujuh kelompok tani atau subak. Penyerahan bantuan yang bersumber dari APBN Kementerian Pertanian RI tersebut berlangsung di kawasan lahan Subak Keduwa, Kecamatan Negara, Rabu (22/7/2026).

Penggunaan mesin pertanian menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan lahan, mulai dari proses prapanen hingga pascapanen. Kendati demikian, penerapan teknologi pertanian di lapangan selama ini masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan jumlah alsintan serta kondisi sebagian mesin yang sudah tidak optimal.

Mengawali sambutannya, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, menginstruksikan Kepala Dinas Pertanian beserta seluruh penyuluh pertanian agar rajin turun ke lapangan guna menemui para petani dan menyerap aspirasi mereka secara langsung.

“Pak Kadis harus sering menemui petani dan menyerap aspirasi mereka. Sebab, jika kita tidak turun langsung ke lapangan, kita tidak akan pernah tahu keluhan dan kendala nyata yang dihadapi petani,” tegas Bupati Kembang.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa penyaluran bantuan power thresher ini difokuskan untuk mendukung wilayah subak yang memiliki karakteristik lahan khusus, yakni area yang tidak memungkinkan penggunaan mesin combine harvester akibat keterbatasan topografi lahan maupun ketersediaan unit.

“Alsintan ini tentu sangat bermanfaat, terutama ketika lahan petani sedang becek, berukuran kecil, atau tidak dapat dijangkau oleh mesin combine,” ucapnya.

Di momen itu Bupati Kembang juga mencoba secara langsung pengoperasian power thresher di area sawah Subak Kedal untuk memastikan unit bantuan dapat dipergunakan secara optimal oleh para petani. Dengan hadirnya bantuan mesin perontok padi ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap produktivitas sektor pertanian terus meningkat serta mewujudkan kemandirian dan swasembada pangan yang berkelanjutan di wilayah Jembrana.

Baca Juga  Sampai Triwulan III Nilai MCP Denpasar Capai 85,59 Persen

“Mohon dimanfaatkan dengan maksimal nggih, Pak. Perlu diingat, ini adalah bantuan untuk kelompok tani, jadi ini milik bersama, bukan milik pribadi, dan tolong dirawat dengan baik. Astungkara bantuan niki dapat bermanfaat. Kami sangat berharap, dengan adanya bantuan pemerintah ini, hasil produksi pertanian juga akan meningkat,” tandasnya.

​Adapun tujuh kelompok tani/subak penerima bantuan alsintan yang telah lolos verifikasi dan memenuhi syarat meliputi: ​Subak Yehembang (Kecamatan Mendoyo); ​Subak Air Sumbul (Kecamatan Mendoyo); ​Subak Sawe Dauh Tukad (Kecamatan Jembrana); ​Subak Keduwa (Kecamatan Negara); ​Subak Telepus Sari (Kecamatan Negara); ​Subak Paswar Palasari (Kecamatan Melaya); ​dan Subak Mertasari (Kecamatan Melaya). (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Ketujuh Pencarian Nelayan Hilang, Operasi SAR Resmi Ditutup

Published

on

By

Tim SAR Gabungan melaksanakan operasi pencarian nelayan hilang I Nyoman Darin di Pantai Lebih, Gianyar, sebelum resmi dihentikan pada hari ketujuh.
DIHENTIKAN: Operasi pencarian terhadap nelayan asal Desa Lebih, I Nyoman Darin (51), yang dilaporkan hilang saat melaut sejak Jumat (17/7/2026), resmi dihentikan pada hari ketujuh pencarian, Kamis (23/7/2026). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Operasi pencarian terhadap nelayan asal Desa Lebih, I Nyoman Darin (51), yang dilaporkan hilang saat melaut sejak Jumat (17/7/2026), resmi dihentikan pada hari ketujuh pencarian, Kamis (23/7/2026). Keputusan tersebut diambil setelah seluruh unsur SAR Gabungan melaksanakan evaluasi bersama usai upaya pencarian maksimal yang dilakukan selama tujuh hari.

Kegiatan pencarian dimulai pukul 07.30 WITA di Pantai Lebih, Kabupaten Gianyar. Sebelum operasi dilaksanakan, seluruh personel mengikuti apel gabungan yang dipimpin Koordinator Lapangan Basarnas Denpasar, Dudi Librana Yudana.

Dalam operasi hari terakhir, Tim SAR Gabungan membagi personel menjadi dua tim. Tim laut melakukan pencarian menggunakan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) Basarnas Bali dengan menyisir perairan dari Lembeng hingga Pantai Jumpai, Kabupaten Klungkung, kemudian memperluas pencarian ke perairan lepas berdasarkan analisis arus dan titik dugaan hilangnya korban. Selain itu, satu unit kapal Satpolairud Polres Gianyar disiagakan untuk mendukung operasi sesuai kondisi cuaca, serta dilakukan pemantauan melalui udara menggunakan drone.

Sementara itu, tim darat melaksanakan penyisiran secara sistematis di sepanjang garis pantai ke arah timur dan barat sejauh kurang lebih tiga kilometer dari lokasi awal kejadian guna mencari kemungkinan keberadaan korban maupun petunjuk lainnya.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur SAR Gabungan, yakni Basarnas Denpasar, BPBD Kabupaten Gianyar, Ditpolairud Polda Bali, Satpolairud Polres Gianyar, Tim SAR Brimob Polda Bali, Ditsamapta Polda Bali, serta Bhabinkamtibmas Desa Lebih.

Pada pukul 14.00 WITA dilaksanakan evaluasi akhir yang dipimpin bersama oleh Basarnas Denpasar dan BPBD Kabupaten Gianyar. Berdasarkan hasil evaluasi, seluruh upaya pencarian telah dilaksanakan secara maksimal sesuai prosedur dan standar operasi SAR melalui pencarian laut, penyisiran darat, maupun pemantauan udara. Namun hingga berakhirnya masa operasi, korban belum berhasil ditemukan sehingga Operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup.

Baca Juga  Inovasi Pemkot Denpasar Masuk Top 99 Nasional, Jaya Negara Paparkan Inovasi ‘’Aku Waras” dan ‘’Nayaka Prana”

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, mengatakan bahwa seluruh upaya pencarian telah dilaksanakan secara maksimal sesuai prosedur operasi SAR dengan melibatkan seluruh unsur yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan.

“Selama tujuh hari pelaksanaan operasi, seluruh personel telah mengerahkan kemampuan dan sumber daya secara maksimal melalui pencarian di laut, penyisiran di sepanjang pesisir, hingga pemantauan udara. Namun hingga batas waktu operasi berakhir, korban belum berhasil ditemukan sehingga berdasarkan hasil evaluasi bersama, Operasi SAR resmi ditutup,” ujarnya.

Ia menegaskan, meskipun operasi pencarian telah dihentikan, BPBD Kabupaten Gianyar bersama Basarnas dan seluruh instansi terkait tetap akan melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan nelayan, Balawista, pemerintah desa, dan masyarakat pesisir apabila terdapat informasi baru mengenai keberadaan korban.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan atas dedikasi, kerja sama, dan semangat kemanusiaan yang ditunjukkan selama operasi berlangsung. Kepada keluarga korban, kami turut prihatin dan berharap tetap tabah serta terus berdoa. Apabila ada informasi baru, kami siap melakukan tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku,” tutupnya.

Pihak keluarga korban turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel SAR Gabungan atas dedikasi, kerja keras, dan upaya maksimal yang telah dilakukan selama proses pencarian. Keluarga juga menyatakan akan tetap berkoordinasi dengan aparat dan instansi terkait apabila terdapat perkembangan informasi mengenai korban. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca