Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Jelang Perda Pangan Disahkan, Ketua DPRD Bali Putu Parwata Dengarkan Kesiapan PD Pasar

BALIILU Tayang

:

parwata
Ketua DPRD Badung Putu Parwata (nomor 2 dari kanan) diapit Direktur Utama PD Pasar I Made Sukantra (kanan), Direktur Operasional I Wayan Astika dan Direktur Umum I Wayan Mustika. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Terkait Pemerintah Kabupaten Badung mengajukan Peraturan Daerah tentang Pangan yang akan dijalankan oleh PD Pasar sebagai leading sector dalam penyaluran pangan di Kabupaten Badung, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung Dr. Drs. Putu Parwata MK, M.M. pada Senin, 3 Oktober 2022 menerima Direksi Perumda Pasar Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung untuk mendengarkan kesiapan PD Pasar mengeksekusi Perda Pangan yang akan disahkan. Direksi Perumda Pasar Mangu Giri Sedana yang hadir yakni Direktur Utama I Made Sukantra, Direktur Operasional I Wayan Astika dan Direktur Umum I Wayan Mustika.

Selepas menerima Direksi PD Pasar, Putu Parwata kepada media di ruang kerjanya mengatakan kehadiran Direksi PD Pasar karena pertama, sebelum ranperda masuk ke pembahasan, Dewan harus mendengarkan kesiapan PD Pasar untuk mengeksekusi nanti Perda Pangan yang akan kita sahkan. Yang kedua, untuk memberikan masukan-masukan yang mendasar peraturan daerah yang akan kita buat ini supaya sesuai dengan kebutuhan PD Pasar dan memberikan ruang PD Pasar untuk lebih mengembangkan usahanya.

‘’Jadi ini maksudnya sehingga perlu kita dengar kesiapan PD Pasar di dalam melaksanakan tata kelola usahanya dalam rangka pengembangan bisnis PD Pasar untuk kebutuhan pangan masyarakat Badung,’’ terang Politisi PDI Perjuangan asal Dalung Kuta Utara ini.

parwata
Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat menerima Direksi Perumda Pasar Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung, Senin (3/10) di ruang kerjanya. (Foto: gs)

Putu Parwata lanjut mengungkapkan, seperti apa yang sudah sering dijelaskan oleh Bupati bahwa Badung ini harus mandiri di bidang pangan baik hulu, tengah, maupun hilirnya. Tetapi kalau tengahnya tidak siap, hulunya siap, ini tidak akan bisa terdistribusi dengan baik. Oleh karena itu, tegas Parwata, hulunya adalah petani, tengahnya adalah PD Pasar kemudian hilirnya adalah masyarakat pemanfaat daripada pendistribusian pangan ini. ‘’Jadi ini yang kita mau dengar dari Direksi PD Pasar,’’ ujar Putu Parwata.

Baca Juga  Rapat Paripurna DPRD Badung, Putu Parwata: Dewan Dorong Silpa Rp 1,06 Triliun Dianggarkan untuk Penguatan Daerah

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung ini menegaskan, karena Perumda Pasar Mangu Giri Sedana ini masuk dalam Perumda, maka dia harus bertanggung jawab secara bisnis. ‘’Beda dengan OPD yang mandatory, kalau OPD yang mandatory seperti sekolah itu tidak menghitung untung dan rugi, yang kita hitung itu adalah kewajiban dan tanggung jawab sosial kepada masyarakat untuk meningkatkan sumber daya manusia melalui pendidikan,’’ ujarnya.

‘’Tapi, kalau Perumda neracanya adalah untung rugi, apakah untung tahun ini atau rugi tahun ini, karena itu kami DPRD, sebagai ketua meminta PD Pasar untuk membuat bisnis plan. Bisnis plan ini akan melihat proyeksi-proyeksi yang akan dicantumkan. Berapa kebutuhan sumber daya manusia, berapa penyerapan daripada pangan, berapa penyaluran pangan, berapa harga pokoknya, kemudian total harga pokok berapa, berapa untungnya. Ini dibuat dalam bisnis plan sehingga setiap tahun kita sudah tahu PD Pasar ini untung apa rugi, kalau untung apa sebabnya, kalau rugi apa sebabnya, sehingga evaluasi bersama kita dengan pemerintah setiap tahun itu jelas,’’ tegasnya seraya menyampaikan kunci pokok adalah disiplin, kalau pemimpin tidak disiplin bagaimana mau sukses perusahaannya, nggak mungkin karena salah satu indikator keberhasilan adalah disiplin, fokus dan serius. Deadline-nya tanggal 6 Oktober harus sudah masuk ke meja pimpinan untuk bisnis plannya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Mangu Giri Sedana I Made Sukantra mengatakan sesuai Perda Nomor 10 tahun 2018 disebutkan PD Pasar itu wajib melaksanakan pengadaan barang dan jasa. Kalau sekarang diberikan kesempatan untuk penambahan pangan, itu luar biasa. ‘’Saya kira ini adalah pertemuan yang luar biasa. Dan PD Pasar siap untuk melakukan pemenuhan pangan di Badung,’’ ujar Sukantra.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Buka Doa Bersama "Pray for Bali"

Ia mengatakan segala strategi dan rencana yang disampaikan Bapak Ketua DPRD bahwa dibutuhkan bisnis plan dulu, pihaknya akan sesegera mungkin mewujudkannya dan melaksanakan dengan sebaik-baiknya.

‘’Seperti apa yang diharapkan oleh Bapak Ketua, kedepannya PD Pasar bisa melakukan seperti itu,’’ ujar Sukantra seraya mengungkapkan dengan demikian tujuan Bapak Bupati dengan bangga menjadi petani itu bisa kita wujudkan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Tim SAR Gabungan Evakuasi Pendaki Pingsan di Gunung Agung

Published

on

By

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban pendaki yang pingsan di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026)
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban pendaki Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Seorang pendaki mengalami kelelahan hingga hilang kesadaran saat melakukan pendakian di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). Mulanya korban bernama I Gusti Agung Eka Sanjaya (45) pergi bersama rombongan berjumlah 8 orang melaksanakan pendakian siang hari, sekitar pukul 12.00 Wita. Mereka memulai titik awal perjalanan dari Pura Pasar Agung Selat. Berselang kurang lebih 2 jam, korban kelelahan dan tidak sadarkan diri di ketinggian 2200 MDPL.

Informasi kejadian tersebut diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dan segera direspons dengan memberangkatkan personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Mempercepat upaya evakuasi, Pemandu KUPS Pasar Agung lebih dahulu menuju posisi korban.

“Pada pukul 15.00 Wita tim 1 yang berjumlah 25 orang dari pemandu lokal Pasar Agung bergerak untuk mempercepat evakuasi,” jelas Putu Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Sementara itu 9 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangassm bergerak ke Pos Pendakian Pasar Agung.

Kira-kira 30 menit kemudian mereka bertemu dengan korban pada ketinggian 2200 MDPL. Pukul 16.40 Wita SRU 2 dengan jumlah 15 orang menyusul menuju atas. Mereka berhasil bertemu di ketinggian 2100 MDPL dan selanjutnya mengevakuasi korban menuju Pos Pasar Agung, dengan kondisi masih tidak sadarkan diri.

Akhirnya sekitar pukul 18.00 Wita tim SAR gabungan bersama korban tiba di Pos Pasar Agung, kemudian I Gusti Agung Eka Sanjaya langsung ditangani oleh tim medis Puskesmas Selat. Untuk pemeriksaan lebih lanjut ia dievakuasi menuju Puskesmas Selat menggunakan ambulance.

Unsur SAR yang turut dalam upaya evakuasi diantaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Selat, Babhinsa Selat, Babhinkamtibmas Selat, BPBD Karangasem, Disdamkar Selat, Puskesmas Desa Selat, Pemandu KUPS Lokal Pasar Agung, Humas Pura Pasar Agung, rekan korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Buka Doa Bersama "Pray for Bali"

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Proyek Strategis Pengendali Banjir di Kuta

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pengendali banjir di Kecamatan Kuta
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka mengatasi banjir di Wilayah Badung Tengah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026).

Adapun beberapa proyek strategis yang ditinjau diantaranya Pekerjaan Pembuangan Irigasi – Pembangunan Drainase Pengendali Banjir Jalan Basangkasa – Jalan Sunset Road di Kecamatan Kuta Kabupaten Badung, dengan total ruas yang akan tertangani sebesar 6.330 m2.

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat, serta tokoh masyarakat.

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan, banjir di wilayah Jalan Dewi Sri merupakan momok setiap tahun pada musim hujan. Untuk itu, setelah beberapa kali pemantauan dan tahun ini bisa dieksekusi oleh Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas PUPR.

“Dulu kami sudah sering turun memantau, tetapi baru sekarang bisa dikerjakan karena anggarannya baru tersedia di APBD Induk 2026, sehingga tahun ini baru bisa dieksekusi. Mudah-mudahan dengan perbaikan drainase yang cukup lebar dan bagus, banjir yang sering terjadi di sepanjang Dewi Sri dan sekitarnya dapat diminimalisir. Harapan kita tentu secara rutin dapat melaksanakan normalisasi di aliran Tukad Mati,” ujarnya.

Dalam mengatasi banjir, Pemkab Badung akan menambah pompa berkekuatan 30.000 liter per detik untuk memompa air dari aliran Tukad Mati menuju Teluk Benoa. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap memilah sampah dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Mudah-mudahan apa yang selama ini masyarakat pertanyakan, sekarang jawabannya. Bahwa kita konsisten dan komit mengerjakan. Saya minta masyarakat untuk tetap memilah sampah dan jangan membuang sampah sembarangan. Walaupun kita buat drainase sebesar apapun dan sebaik apapun, tapi kalau masyarakat masih tidak mendukung program kita, juga akan susah,” jelasnya.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Terima Audiensi BEM Undhira

Bupati Adi Arnawa juga menjelaskan bahwa pada November seluruh pekerjaan harus diselesaikan untuk mengantisipasi datangnya puncak musim hujan pada bulan Desember. Selain itu, pada titik banjir di Seminyak, akan segera dikerjakan setelah menunggu selesainya studi kelayakan.

“Terutama di depan Kelurahan Seminyak dan bekas Kantor BPBD Badung, sering terjadi banjir. Sehingga dengan perbaikan yang dilakukan akan mengurangi banjir. Ke depan kita akan kerjakan secara bertahap, kebetulan konsep kita nanti adalah membuat embung untuk menampung air yang dari utara. Embung ini akan bisa dimanfaatkan oleh Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk air bersih,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati dan Wabup Badung Tinjau Proyek Jalan Lingkar Barat

Percepat Solusi Kemacetan Badung Selatan dan Tengah

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Badung
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat meninjau pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/07/2026). Peninjauan ini untuk monitoring dan evaluasi pengendalian pembangunan untuk memastikan realisasi administrasi dan fisik sesuai target yang ditetapkan.

Adapun beberapa lokasi yang ditinjau diantaranya Pembangunan Jalan Trase Pasar Desa Adat Pecatu – Jalan Raya Uluwatu, Peningkatan Jalan dan Drainase Ruas Jalan Pecatu – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Pura Kulat – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Labuan Sait – Padati dan Pembangunan Jalan Banjar Semer – Teuku Umar Barat, Ruas Jalan Pengubengan dan Jalan Subak Kedampang.

Turut hadir pada kesempatan ini, Anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat.

Ditemui seusai monitoring, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa pembangunan trase jalan ini sebagai komitmen Pemkab Badung dalam mengatasi kemacetan yang ada di kawasan Kuta Selatan khususnya kawasan Jalan Raya Uluwatu menuju Simpang Nirmala hingga Pecatu. Bupati menjelaskan, pembangunan infrastruktur yang tengah digenjot pada 2026 hingga 2027 ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah mengatasi titik kemacetan (bottleneck) yang selama ini terjadi.

“Mudah-mudahan dengan pembangunan Jalan Lingkar Barat yang panjangnya sekitar 10 kilometer lebih ini akan bisa menjadi solusi terhadap kemacetan yang ada di sepanjang jalan raya Uluwatu khususnya di Politeknik, GWK, Nirmala sampai ke Uluwatu,” ujarnya.

Bupati Adi Arnawa berharap dengan adanya pembangunan jalan ini dapat menumbuhkan kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara kepada Pemkab Badung dalam mengatasi permasalahan kemacetan di Kabupaten Badung, dari Selatan hingga ke bagian Tengah seperti Canggu dan sekitarnya.

Baca Juga  Rangsang Berkreativitas, Ketua DPRD Badung Putu Parwata Dukung Dana Motivasi untuk ST dan Yowana

“Ini akan menjadi satu bahan buat kita untuk melakukan rekayasa lalin saat menghadapi malam tahun baru, yang mungkin orang berkunjung ke Uluwatu akan semakin membludak. Tidak semua bisa selesai, karena tidak cukup waktu buat kita untuk melaksanakan konstitusi secara penuh. Karena panjangnya ini 10 kilometer dan tantangannya cukup berat. Di bukit ini kan ada pemotongan tebing-tebing, pembangunan jembatan juga tidak bisa cepat dan ada penambahan akses menuju Kampus Udayana,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa menyampaikan sepanjang jalan yang baru dibangun, nantinya bebas dari kabel atau jaringan utilitas, guna memperindah estetika pada jalan. Bupati memerintahkan Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk segera memasang jaringan pipa untuk mengatasi masalah air di Badung Selatan ini.

“Sekaligus saya minta kepada Dinas PUPR untuk bebas dari kabel-kabel. Dari awal termasuk juga saya sudah perintahkan PDAM untuk langsung masuk juga memasang pipa-pipa air, utilitas air. Karena masalah air menjadi hal yang sangat urgent sekali. Program ini juga paralel, PDAM juga sedang bergerak sekarang untuk bagaimana mengatasi air di Badung Selatan. Karena bagaimanapun juga dengan pembangunan infrastruktur yang sangat representatif akan berdampak kepada tumbuhnya ekonomi,” tambahnya seraya mengatakan total pagu anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 2,2 triliun. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca