Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Jelang Purnatugas, Pelaku UMKM dan Awak Media Ungkapkan Perasaan kepada Trisno Nugroho

BALIILU Tayang

:

bi
KESAN: Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra bersama pengusaha asal Seminyak Badung menyampaikan kesan perihal keterbukaan seorang Trisno Nugroho kepada awak media dan begitu tulus mendorong dan memotivasi UMKM untuk tumbuh bangkit di saat pandemi Covid-19. (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – Akhir Juni 2023, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho bakal memasuki masa purnabakti. Banyak hal yang telah dilakukan Trisno Nugroho selama hampir 4 tahun bertugas di Bali melalui berbagai program yang digulirkan Bank Indonesia. Tidak saja para pelaku UMKM yang telah merasakan kepemimpinan Trisno Nugroho yang humble (rendah hati atau sederhana), juga para awak media yang begitu dekat di hati.

Kedekatan dan keakraban itu begitu terasa saat Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menggelar Obrolan Santai Bareng Media (OSBIM) dan UMKM, Kamis (15/6) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Renon Denpasar.

Para perwakilan dari media dan juga dari UMKM yang berkesempatan menyampaikan kesan dan pesan merasakan bahwa sosok Trisno Nugroho begitu dekat di hati awak media. Demikian juga para pelaku UMKM yang kini sukses merambah pasar internasional bercerita dengan suara terbata-bata menahan tangis tentang sosok Trisno Nugroho yang begitu tulus mendorong dan memotivasi para UMKM Bali bergerak maju meski dilanda Covid-19. Baik awak media dan pelaku UMKM berharap agar Bapak Trisno Nugroho tidak melupakan Bali khususnya para UMKM dan awak media meski sudah purnabakti. ‘’Kami tetap memohon bimbingan Pak Trisno,’’ ungkap Mami Bara, salah satu UMKM pegiat kopi yang sukses.

Ketika ditugaskan sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, enam bulan menjabat, Trisno Nugroho sudah dihadapkan pada pandemi Covid-19. Sontak ia harus kerja keras bersama pemerintah daerah menangani Covid-19 yang melanda seantero jagad. Terlebih lagi pimpinan Bank Indonesia di Jakarta meminta pokoknya tidak boleh kena Covid-19 tetapi target dan program-programnya mesti dilaksanakan. Maka, BI Ikut membantu percepatan vaksinasi, bantuan oksigen dan menggelontorkan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) bagi masyarakat umum termasuk kepada insan pers. Demikian juga BI secara kontinu mendorong dan aktif memotivasi para UMKM sampai ke pelosok desa untuk bangkit setelah sempat terpuruk oleh dampak pandemi Covid-19.

Baca Juga  Ketua GOW Denpasar Buka Sosialisasi Pendampingan Sertifikasi Halal bagi UMKM Se-Kota Denpasar
bi
Pelaku UMKM Mami Bara dan Komang Kopi asal Kintamani yang sukses melakoni bisnis kopinya hingga ke pasar mancanegara berkat dorongan dan motivasi KPw BI Bali Trisno Nugroho. (Foto: gs)

Covid-19 memang sempat memporakporandakan perekonomian Bali. Namun di balik itu, Covid-19 telah memberikan pelajaran berharga untuk ‘’terpaksa’’ menerapkan transaksi pembayaran nontunai. Dan Covid-19 telah berhasil membentuk ekosistem digital di Provinsi Bali. Terbukti, transaksi pembayaran nontunai melalui Quick Response Indonesian Standart (QRIS) yang diluncurkan Bank Indonesia mampu mengubah mindset masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran dari tunai ke nontunai dengan menggunakan QRIS.  

Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang sempat terpuruk, BI Bali bersinergi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah terus melakukan langkah-langkah mengendalikan inflasi dan mendorong pengembangan UMKM dan Perumda sebagai offteker seperti membuka akses pasar baik ke hotel berbintang di Bali dan juga sampai ke luar daerah Bali dan ke manca negara.

‘’Waktu Covid-19 mereka (UMKM) berjualan produk tidak laku. Dan astungkara sekarang semuanya sudah berhasil. Buat saya ini luar bisa perjuangan UMKM Bali. Namun jangan berhasil sendirian, UMKM lain tolong diberitahu diajak bersama-sama karena UMKM Bali menjadi salah satu pembuka jalan untuk mendorong ekonomi Bali tumbuh,’’ pesannya.

Tak hanya begitu familiar dengan para pelaku UMKM, Trisno Nugroho juga begitu bersahabat dengan awak media khususnya yang bertugas di Bank Indonesia.  Ia mengakui kedekatannya dengan wartawan yang tergabung dalam “Sobat Pers Bank Indonesia” yang sangat membantu kinerjanya. 

“Apa yang kami lakukan selama ini tak lepas dari publikasi teman-teman media. Semua itu supaya transparan, supaya tahu denyut nadi ekonomi Bali, inflasi, PDRB, hasil survey yang tujuannya tiada lain untuk menjadikan Bali yang hijau, tangguh dan sejahtera,” ucapnya.

Salah satu tokoh media yakni Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra ikut menyampaikan kesan. Menurut Dwikora, Trisno Nugroho sangat terbuka dengan wartawan dan media. Selain itu, BI Bali terbuka untuk menjalin kerja sama dengan lembaga lain termasuk PWI Bali.

Baca Juga  Dukung Percepatan Realisasi Investasi, Pemkot Denpasar Gelar Bimtek Sasar Pelaku Usaha

“Saat Covid-19 ketika kondisi perekonomian Bali sangat terseok-seok, Trisno Nugroho bersama Bank Indonesia hadir untuk memberikan bantuan PSBI kepada kalangan wartawan dan masyarakat lainnya,” tuturnya. Tak hanya itu, BI Bali banyak membantu kegiatan yang dilakukan sehingga bisa berjalan sesuai dengan harapan, termasuk peningkatan SDM wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bekerja sama dengan PWI Bali.

Kegiatan yang dihadiri kalangan pejabat dan staff di lingkungan BI Bali juga menghadirkan narasumber Beny Okta Tutuarima, Kepala Tim Implementasi KEKDA BI Provinsi Bali, Rahmad Hadi Nugroho Kepala Tim Kelompok Perumusan KEKDA Wilayah dan Provinsi. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Kebakaran Rumah Pemotongan Ayam di Kesiman, Polisi Amankan TKP dan Periksa Saksi

Published

on

By

Kebakaran rumah pemotongan ayam di Kesiman, Denpasar Timur
KEBAKARAN: Kebakaran melanda sebuah rumah yang digunakan sebagai tempat pemotongan ayam di Jl. Cempaka Putih, Gang Kelapa, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur, Senin (5/10/2026) pagi. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kebakaran melanda sebuah rumah yang digunakan sebagai tempat pemotongan ayam di Jl. Cempaka Putih, Gang Kelapa, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur, Senin (05/10/2026) pagi. Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 08.40 Wita, setelah warga melihat kobaran api dari sebuah pos kecil yang berada di area rumah.

Mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar berupaya melakukan pemadaman secara manual menggunakan air sembari meminta bantuan. Api dengan cepat membesar akibat material bangunan yang mudah terbakar dan hembusan angin yang cukup kencang.

Tak lama berselang, petugas Pemadam Kebakaran Kota Denpasar tiba di lokasi dan melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Setelah api berhasil dipadamkan, personel Polsek Dentim langsung mengamankan TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap pemilik serta sejumlah saksi. Polsek Dentim juga berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polresta Denpasar untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui kronologi dan penyebab kebakaran.

Akibat kejadian tersebut, satu unit mobil Daihatsu Ayla, tiga unit sepeda motor serta mesin pembersih ayam ikut terbakar. Kerugian sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp 200 juta. Sementara korban bersama anaknya telah dievakuasi ke rumah kerabat untuk tinggal sementara.

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., mengatakan pihaknya telah melakukan langkah-langkah awal di lokasi, mulai dari pengamanan TKP hingga pengumpulan keterangan saksi.

“Dari keterangan awal yang kami peroleh, api diduga berasal dari korsleting listrik pada bagian pos yang digunakan sebagai tempat beristirahat, di mana terdapat sambungan untuk lampu, peralatan elektronik dan pengisian daya telepon seluler. Namun, penyebab pasti masih dalam pemeriksaan,” ujar Kapolsek.

Kapolsek mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik serta tidak menggunakan sambungan listrik secara berlebihan, sehingga risiko terjadinya kebakaran dapat diminimalkan. (gs/bi)

Baca Juga  Ketua GOW Denpasar Buka Sosialisasi Pendampingan Sertifikasi Halal bagi UMKM Se-Kota Denpasar

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Amanat HUT Ke-81 TNI, Presiden Prabowo Tegaskan Kekuatan TNI Tak Terpisahkan dari Rakyat

Published

on

By

Presiden Prabowo sampaikan amanat pada upacara HUT ke-81 TNI
SAMPAIKAN AMANAT: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan amanatnya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Tahun 2026 di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekuatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sejak kelahirannya tidak pernah terpisahkan dari rakyat. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara dalam amanatnya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Tahun 2026 di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026.

Presiden Prabowo mengatakan bahwa jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara nasional, sekaligus tentara pejuang harus terus menjadi landasan dalam menjalankan setiap tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Menurut Presiden, semangat tersebut sejalan dengan tema HUT ke-81 TNI, yakni “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.

“TNI lahir dari rakyat. TNI berjuang bersama rakyat. TNI adalah tentara pejuang kemerdekaan. Sebelum negara bisa memberi anggaran, TNI berdiri dari rakyat. Tanpa digaji, yang beri makan TNI adalah seluruh rakyat Indonesia,” ujar Presiden.

Atas dasar sejarah tersebut, Presiden menekankan bahwa seluruh kekuatan yang dimiliki TNI harus senantiasa dipersembahkan untuk melindungi rakyat. Kepala Negara mengingatkan setiap prajurit untuk tidak pernah menjauh dari rakyat dan senantiasa hadir di tengah masyarakat.

“Jiwamu, ragamu, sudah bukan milikmu lagi. Sudah bukan milik keluargamu lagi. Jiwa dan ragamu milik rakyat Indonesia. Karena itu, jangan pernah jauh dari rakyat. Harus di tengah-tengah rakyat,” tegas Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo meminta seluruh jajaran TNI untuk terus mendengarkan kesulitan yang dihadapi masyarakat serta hadir ketika rakyat membutuhkan pertolongan. Presiden pun mengapresiasi kiprah para prajurit yang selama ini berada di garis depan dalam membantu masyarakat saat berbagai bencana melanda.

“Saya melihat sendiri bagaimana prajurit kita hadir ketika terjadi bencana. Ketika terjadi banjir, tanah longsor, gempa bumi, gunung meletus, kebakaran hutan,” ungkap Presiden.

Baca Juga  BI Bali QRIS-kan Klungkung, Selain Higienis dan Mudah juga Beri Keuntungan bagi Pedagang dan UMKM

Menurut Presiden, kehadiran prajurit TNI dalam situasi darurat menunjukkan kuatnya semangat pengabdian kepada rakyat. Bahkan, para komandan dan panglima di lapangan dinilai mampu mengambil inisiatif tanpa harus menunggu perintah ketika mengetahui masyarakat tengah menghadapi kesulitan.

“Kesulitan rakyat adalah tanggung jawab TNI. Saudara datang ketika jalan terputus. Saudara masuk ketika keadaan masih berbahaya. Ada rekan-rekanmu yang mengorbankan jiwa dan raganya membantu rakyat menghadapi bencana,” tutur Presiden.

Kepala Negara turut menyoroti berbagai bentuk pengabdian TNI, mulai dari membantu proses evakuasi, membuka akses jalan, membangun ribuan jembatan, hingga menyalurkan makanan dan obat-obatan ke wilayah terpencil dan terputus. Bagi Presiden, pengabdian tersebut menjadi bukti nyata kehadiran TNI di tengah kesulitan masyarakat.

“Di saat-saat sulit seperti itulah, rakyat melihat siapa yang benar-benar hadir bersama mereka. Saya menyampaikan terima kasih saya, penghormatan saya kepada kalian. Terus menjadi tentara rakyat. Tentara yang kuat adalah tentara yang dekat dengan rakyat,” ucap Presiden.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo juga mengingatkan bahwa ketangguhan sebuah angkatan bersenjata tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan persenjataan, peralatan, maupun besarnya anggaran. Pengalaman sejarah dan perkembangan geopolitik dunia, menurut Presiden, menunjukkan bahwa semangat juang dan kerelaan untuk berkorban menjadi kekuatan yang tidak kalah penting.

“Tidak hanya senjata dan peralatan yang menentukan tentara itu tangguh atau tidak. Tidak hanya alat, tidak hanya anggaran, yang paling penting adalah semangat, jiwa rela berkorban,” kata Presiden.

Menutup pesan tersebut, Presiden menegaskan bahwa semangat rela berkorban yang dimiliki prajurit, bangsa, dan rakyat merupakan fondasi penting bagi kekuatan sebuah negara. “Tentara yang punya jiwa rela berkorban, bangsa yang rela berkorban, rakyat yang tangguh, rakyat yang berani itulah kekuatan suatu bangsa,” pungkas Presiden. (gs/bi)

Baca Juga  PPKM Diperpanjang, PLN Tetap Dukung UMKM Bertahan dengan Manfaatkan Electrifying Lifestyle

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

Published

on

By

Presiden Prabowo pimpin upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap
INSPEKTUR UPACARA: Presiden Prabowo Subianto bertindak selaku inspektur upacara memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Kris/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus terus memperkuat kesiapan menghadapi perkembangan ancaman yang semakin kompleks. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026.

“Sekarang menunjukkan penuh gejolak, penuh ketidakpastian. Kita tidak tahu kapan ancaman kepada kita akan menjadi nyata. Sekarang ancaman tidak hanya fisik. Kita bisa diserang dan sudah mulai diserang. Melalui siber, melalui disinformasi, melalui berita-berita bohong yang selalu ingin Indonesia dipecah belah, yang selalu ingin Indonesia gaduh,” tutur Presiden Prabowo.

Menurut Presiden Prabowo, gangguan terhadap keamanan nasional juga dapat berlangsung melalui sektor ekonomi dan aktivitas penyelundupan yang mengancam kekayaan serta kehidupan bangsa.

“Ekonomi kita diganggu, kekayaan kita dicuri. Penyelundupan adalah ancaman terhadap bangsa Indonesia. Penyelundupan keluar, kekayaan kita kalau dicuri itu adalah ancaman bagi kedaulatan kita. Penyelundupan ke dalam, narkotika adalah ancaman bagi kelangsungan hidup bangsa kita,” ujar Presiden.

Menghadapi perubahan bentuk ancaman tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya TNI untuk terus menyesuaikan diri dan meningkatkan kemampuan. Presiden menegaskan bahwa masa damai harus dimanfaatkan sebagai masa persiapan menghadapi ancaman yang paling buruk sekalipun.

“Perang sekarang belum tentu wujudnya fisik. Karena itu, TNI harus terus menyesuaikan diri. Belajar, belajar, belajar dan berlatih, berlatih, berlatih,” tegas Presiden.

Kepala Negara selanjutnya menekankan bahwa TNI harus dibangun sebagai kekuatan yang profesional, responsif, modern, inovatif, dan adaptif. Sejalan dengan perkembangan teknologi, Presiden menegaskan bahwa penguasaan teknologi menjadi bagian penting dari kesiapan TNI dalam menghadapi tantangan ke depan.

Baca Juga  Sinergitas TPID Provinsi Bali Berhasil Tahan Inflasi Januari

“TNI sekarang harus menguasai teknologi, TNI sekarang harus mengutamakan prestasi. Sekali lagi saya tekankan, TNI yang hebat adalah TNI yang mengutamakan prestasi. Sistem yang berlaku di TNI harus sistem prestasi, bukan sistem sekedar senioritas,” tuturnya.

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya kemampuan TNI untuk bersinergi dengan berbagai unsur pemerintahan dalam menghadapi berbagai persoalan dan ancaman yang dihadapi masyarakat. Kesiapan tersebut menjadi penting mengingat Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas dengan ribuan pulau, wilayah laut yang luas, perbatasan yang panjang, serta berbagai objek strategis yang harus dijaga.

“Wilayah kita luas, kita memiliki ribuan pulau, wilayah laut yang sangat luas, perbatasan yang panjang. Berbagai objek strategis yang harus kita jaga. Kita juga akan terus membangun kekuatan kita,” ucapnya.

Di tengah penguatan kemampuan TNI, Presiden Prabowo juga menegaskan perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan prajurit dan keluarganya. “Pemerintah akan terus memperhatikan kesejahteraan prajurit. Pendidikan anak-anak prajurit, pelayanan kesehatan, serta kehidupan keluarga prajurit,” tuturnya.

Menutup amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan besarnya tanggung jawab prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Indonesia di tengah perubahan ancaman yang terus berkembang.

“Di pundak saudara ada beban yang tidak ringan. Kehormatan bangsa Indonesia, kedaulatan bangsa Indonesia, kemerdekaan bangsa Indonesia, kesejahteraan rakyat kita berada di pundak saudara-saudara,” tandas Presiden. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca