Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Job Fair Gianyar 2025, Dorong Penempatan Alumni SMK ke Dunia Kerja

BALIILU Tayang

:

Job Fair gianyar
JOB FAIR: Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar bersama Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali saat menyelenggarakan “Job Fair” Kabupaten Gianyar Tahun 2025 di SMKN 2 Sukawati, Kamis (23/10). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Perkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri serta meningkatkan penyaluran dan penempatan alumni Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ke dunia kerja, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar bersama Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali menyelenggarakan Job Fair Kabupaten Gianyar Tahun 2025 di SMKN 2 Sukawati, Kamis (23/10).

Kegiatan yang diikuti oleh 10 perusahaan dari berbagai sektor industri yang menawarkan 931 lowongan pekerjaan bagi alumni SMK, pencari kerja umum, dan penyandang disabilitas. Selain bursa kerja, kegiatan juga dirangkaikan dengan Talkshow Interaktif bertema “Tenaga Kerja dan Problematikanya”, panggung kreativitas SMK dan LPK, serta sosialisasi tata kelola e-BKK.

Kadisnaker Gianyar Drs. I Gede Suardana Putra, dalam sambutannya mengatakan bahwa Job Fair merupakan salah satu strategi Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar dalam memperluas kesempatan kerja, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

“Kegiatan ini diinisiasi sebagai bentuk nyata sinergi antara Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar dengan Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali dalam upaya optimalisasi penempatan tenaga kerja lulusan SMK di wilayah Kabupaten Gianyar. Pelaksanaan Job Fair merupakan respons terhadap kebutuhan akan keterhubungan yang lebih erat antara Dunia Pendidikan dan Dunia Industri, guna mewujudkan link and match yang berkelanjutan,” ujar Gede Suardana Putra.

Lebih lanjut Suardana menambahkan, kegiatan Job Fair diharapkan menjadi jembatan strategis bagi para pencari kerja, khususnya alumni SMK, untuk mendapatkan informasi serta akses kerja secara langsung dari dunia usaha dan dunia industri.

Sementara itu, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, I Ketut Mudana, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Job Fair ini.

“Kegiatan ini merupakan implementasi nyata Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam memperkuat sinergi dunia pendidikan dan dunia industri di Kabupaten Gianyar yang berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja lokal. Strategi melaksanakan bursa kerja atau Job Fair merupakan langkah konkret dalam perluasan kesempatan kerja dan memberi informasi kepada pencari kerja, sehingga pertemuan antara pemberi kerja dan pencari kerja dapat terwujud sesuai dengan kompetensi yang dimiliki,” ujar Mudana.

Baca Juga  Gelar Job Fair, Pemkot Denpasar Siapkan 6000 Lowongan Kerja Dalam dan Luar Negeri

Lebih lanjut, Mudana menekankan bahwa pelaksanaan Job Fair sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempersiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. “Indonesia pada tahun 2045 akan merayakan satu abad kemerdekaan, yang diharapkan menjadi masa keemasan bangsa sebagai kekuatan ekonomi global. Namun, untuk mewujudkan visi besar tersebut, kita harus mampu menghadapi berbagai tantangan seperti rendahnya kualitas sumber daya manusia, tingginya angka pengangguran, dan masih banyaknya masyarakat kurang mampu,” jelasnya.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Gianyar telah memberikan beasiswa pelatihan berbasis kompetensi kepada masyarakat kurang mampu melalui berbagai lembaga pelatihan kerja (LPK) di Kabupaten Gianyar. Pada tahun 2025 program ini diikuti oleh 60 peserta, dan pada tahun 2026 akan ditingkatkan menjadi 400 peserta.

“Kami berharap investasi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia ini akan mampu menciptakan lapangan kerja baru, menurunkan angka pengangguran, dan mengurangi kemiskinan di Kabupaten Gianyar,” tambah Mudana.

Mudana menegaskan bahwa sektor pariwisata, sebagai motor penggerak perekonomian Bali, membuka peluang besar bagi tenaga kerja lokal. “Kabupaten Gianyar sebagai bagian dari destinasi pariwisata Bali menyediakan peluang kerja yang menjanjikan bagi penduduk lokal maupun luar daerah. Untuk itu, kita perlu terus berupaya menurunkan angka pengangguran melalui pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja serta menumbuhkan semangat wirausaha mandiri,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Mudana berharap agar pelaksanaan Job Fair dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh generasi muda pencari kerja untuk memperoleh pekerjaan sesuai minat, bakat, dan kompetensinya.

“Melalui Job Fair, kami berharap para pencari kerja dapat menemukan peluang terbaik sesuai kompetensi yang dimiliki, serta menumbuhkan jiwa entrepreneur untuk menciptakan lapangan kerja baru. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau sektor-sektor strategis lainnya,” tutupnya. (gs/bi)

Baca Juga  Pemkot Gandeng Pemprov Bali Gelar Job Fair 2025, Sediakan 5.518 Lowongan Kerja

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp 3,091 Miliar

Published

on

By

Stand UMKM Buleleng Festival 2026
Suasana stand UMKM pada pelaksanaan Buleleng Festival 2026. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pelaksanaan Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Minggu (23/8). Selama lima hari penyelenggaraan, festival ini berhasil mencatatkan perputaran ekonomi sebesar Rp 3,091 miliar lebih. Diperkirakan sampai akhir kegiatan, perputaran ekonomi mencapai Rp 3,6 miliar lebih.

Angka tersebut menjadi bukti nyata bahwa produk UMKM lokal Buleleng sangat digemari masyarakat, wisatawan domestik maupun mancanegara. Buleleng Festival 2026 diikuti sebanyak 105 UMKM lokal dari berbagai sektor, antara lain kriya, kuliner, olahan pangan, dan fashion. Para pelaku usaha tersebut tersebar di tiga zona, yakni Zona A sebanyak 48 tenan, Zona B sebanyak 38 tenan, dan Zona C sebanyak 19 tenan.

“Selama enam hari ini masyarakat telah menyaksikan dan merasakan kekayaan seni, budaya, kuliner, dan kreativitas warga Buleleng yang memancarkan energi positif bagi pariwisata dan perekonomian daerah,” ujar Bupati Sutjidra.

Dari sisi ekonomi, Bupati menegaskan festival ini membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku UMKM untuk menampilkan produk kreatif dan kuliner khas Buleleng. Selain itu juga memperkuat jaringan pasar dan memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk berkarya. Sementara dari sisi budaya, pemerintah daerah berhasil memfasilitasi pelestarian dan inovasi, di mana tradisi bertemu kreativitas modern sehingga budaya Buleleng tetap relevan dan hidup.

Bupati Sutjidra menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, seniman, komunitas, pelaku usaha, hingga aparat keamanan dari Polres Buleleng dan Kodim 1609/Buleleng. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh perangkat daerah, Kelian Desa Adat Buleleng, Prajuru Banjar Adat, sponsor, relawan, dan seluruh pengunjung yang telah menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama festival berlangsung.

Baca Juga  Gelar Job Fair, Pemkot Denpasar Siapkan 6000 Lowongan Kerja Dalam dan Luar Negeri

“Terima kasih kepada seluruh pengunjung Buleleng Festival yang telah menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan lingkungan, sehingga Buleleng Festival tahun 2026 dapat berjalan nyaman, aman, tertib dan asri,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membawa semangat “Uriping Rasa” ke kehidupan sehari-hari: terus melestarikan budaya, saling menghargai, memperkuat gotong royong, dan mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan. Pemkab Buleleng juga berkomitmen akan terus mendukung pengembangan kebudayaan dan ekonomi kreatif melalui program-program yang berpihak kepada pelaku seni dan UMKM.

“Semoga hasil dan semangat festival ini memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat Buleleng,” tutup Bupati Sutjidra. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Cegah Kriminalitas dan Trek-trekan, Polsek Dentim Intensifkan Patroli Subuh di Wilayah Denpasar

Published

on

By

Personel Polsek Denpasar Timur melaksanakan patroli subuh di kawasan Renon dan sekitarnya untuk cegah gangguan Kamtibmas.
PATROLI: Polsek Denpasar Timur (Dentim) mengintensifkan kegiatan patroli subuh di sejumlah wilayah yang dinilai rawan gangguan Kamtibmas, Senin (24/8/2026) dini hari. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif pada waktu dini hari, Polsek Denpasar Timur (Dentim) mengintensifkan kegiatan patroli subuh di sejumlah wilayah yang dinilai rawan gangguan Kamtibmas, Senin (24/8/2026) dini hari.

Dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Iptu I Ketut Sudarsana, S.H.,M.H., patroli menyasar sejumlah lokasi, di antaranya kawasan Renon, Jalur 11, Bundaran Renon, Lapangan Bajra Sandhi, Kantor KPU di Jalan Raya Puputan Renon, serta seputaran Jalan Tohpati.

Dalam kegiatan tersebut, personel melaksanakan patroli preventif sekaligus pemantauan terhadap aktivitas masyarakat, khususnya anak-anak muda yang masih berkumpul hingga dini hari. Petugas juga memberikan imbauan Kamtibmas agar tidak mengkonsumsi minuman beralkohol, tidak melakukan aksi trek-trekan, serta mengajak masyarakat untuk kembali ke rumah masing-masing demi menjaga keamanan dan ketertiban.

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., mengatakan kegiatan patroli secara rutin dan preventif akan terus ditingkatkan, khususnya pada jam-jam rawan, sebagai upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas.

“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi kriminalitas, trek-trekan maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu Kamtibmas. Kami mengimbau masyarakat, khususnya anak muda, agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  SMIK Job Fair 2025, Perluas Kesempatan Kerja dan Dorong Kewirausahaan Muda
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bangkitkan Semangat Anak-anak Korban Gempa, Kapendam IX/Udayana Turun Langsung Dampingi Trauma Healing di Manggarai

Published

on

By

Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution berinteraksi dengan anak-anak korban gempa di posko pengungsian Lapangan Golo Congo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.
TRAUMA HEALING: Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution turut hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, melaksanakan trauma healing khususnya anak-anak di posko pengungsian Lapangan Golo Congo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, pada Senin (24/8/2026). (Foto: Pendam IX)

Manggarai, NTT, baliilu.com – Pascabencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), prajurit Kodam IX/Udayana terus menunjukkan komitmen dan kepedulian dalam membantu masyarakat terdampak. Tidak hanya dalam penanganan kondisi darurat, prajurit juga hadir memberikan dukungan sosial dan psikologis guna membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.

Berbagai upaya dilakukan jajaran Kodam IX/Udayana, mulai dari menyiapkan posko pengungsian, memberikan pelayanan kesehatan, mendirikan dapur lapangan, hingga menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat, termasuk menjangkau warga di wilayah pelosok dan lokasi yang sulit diakses. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk senantiasa hadir dan membantu masyarakat dalam setiap situasi, khususnya ketika menghadapi bencana.

Sejalan dengan upaya tersebut, Prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 834/WM pada Senin (24/8/2026) melaksanakan kegiatan pembersihan Posko Pengungsian Lapangan Golo Congo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, bersama warga setempat. Kegiatan dilakukan secara gotong-royong untuk menciptakan lingkungan pengungsian yang bersih dan sehat sekaligus meminimalkan risiko munculnya berbagai penyakit selama masyarakat masih berada di lokasi pengungsian.

Tidak berhenti pada aspek kebersihan lingkungan, prajurit Yonif TP 834/WM juga melaksanakan kegiatan trauma healing bagi para korban bencana, khususnya anak-anak. Melalui permainan, interaksi, dan berbagai kegiatan yang membangun suasana positif, prajurit berupaya membantu mengurangi rasa takut dan kecemasan yang dialami masyarakat, sekaligus menumbuhkan kembali semangat dan rasa percaya diri setelah menghadapi bencana.

Di tengah-tengah kegiatan tersebut, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution turut hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, khususnya anak-anak di posko pengungsian. Kapendam memberikan motivasi serta mengajak anak-anak untuk tetap bersemangat, bermain, dan tidak larut dalam kesedihan akibat bencana yang mereka alami.

Baca Juga  Gelar Job Fair, Pemkot Denpasar Siapkan 6000 Lowongan Kerja Dalam dan Luar Negeri

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan, penanganan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga bagaimana memastikan kondisi psikologis masyarakat, terutama anak-anak, mendapat perhatian.

“Pascabencana, kebutuhan masyarakat bukan hanya makanan, tempat tinggal dan pelayanan kesehatan. Kita juga harus memberikan perhatian terhadap kondisi psikologis mereka, khususnya anak-anak. Karena itu, kegiatan trauma healing menjadi bagian penting untuk membantu mengembalikan rasa aman, keceriaan dan semangat mereka,” ujar Kapendam.

Menurutnya, keterlibatan prajurit dalam berbagai kegiatan di posko pengungsian merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Kebersihan lingkungan, pelayanan kesehatan, distribusi bantuan hingga pendampingan psikologis dilaksanakan secara terpadu agar masyarakat dapat melalui masa pemulihan dengan lebih baik.

“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa mereka tidak sendiri. Prajurit Kodam IX/Udayana akan terus hadir bersama masyarakat, membantu sesuai kemampuan dan kewenangan yang dimiliki. Semangat gotong-royong seperti yang kita lihat hari ini menjadi kekuatan penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana,” tegasnya.

Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan semangat Kemanunggalan TNI dan rakyat, di mana prajurit bersama masyarakat bahu-membahu menjaga lingkungan, memberikan dukungan dan membangun kembali optimisme di tengah situasi pascabencana. Kehadiran prajurit di posko pengungsian diharapkan tidak hanya memberikan bantuan secara nyata, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan keyakinan bahwa masyarakat terdampak akan terus mendapatkan perhatian hingga proses pemulihan berjalan secara optimal. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca