Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Jumat Curhat, Kapolres Gianyar Serahkan Kursi Roda kepada Masyarakat Petak Kaja

BALIILU Tayang

:

kapolres gianyar
JUMAT CURHAT: Kapolres Gianyar AKBP Umar, S.I.K., M.H. saat melaksanakan kegiatan Jumat Curhat di di Banjar Padpadan, Desa Petak Kaja, Jumat (6/9). (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com Kapolres Gianyar AKBP Umar, S.I.K., M.H. melaksanakan kegiatan Jumat Curhat dalam rangka menyerap aspirasi berupa saran maupun kritik dari masyarakat guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Jumat (6/9/2024).

Kegiatan dilaksanakan di Desa Petak Kaja tepatnya di Banjar Padpadan, Desa Petak Kaja, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar dan diikuti oleh Pejabat Utama Polres Gianyar serta Kapolsek Gianyar.

Kapolres Gianyar menyampaikan bahwa kegiatan “Jumat Curhat” merupakan program rutin yang dilaksanakan Polri dalam rangka menyerap masukan dari masyarakat berupa saran maupun kritikan guna meningkatkan pelayanan Polri khususnya Polres Gianyar kepada masyarakat.

“Dalam kesempatan ini kami juga memberikan paket sembako, layanan kesehatan serta bantuan kursi roda kepada Bapak I Nyoman Sedeng  yang menderita sakit,” Ujar Kapolres Gianyar.

Pihaknya berharap dengan bantuan kursi roda yang diberikan dapat membantu dan memotivasi Bapak I Nyoman Sedeng untuk tetap semangat sehingga segera memperoleh kesembuhan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Polres Gianyar Siapkan 120 Personel untuk Pengamanan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pemkot Denpasar dan Pelindo Resmi Teken Kerja Sama Pemanfaatan Lahan PSEL di Benoa

Published

on

By

psel denpasar
PENANDATANGANAN PKS: Penandatanganan PKS antara Pemerintah Kota Denpasar dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 yang disaksikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, Gubernur Bali Wayan Koster, jajaran Forkopimda Provinsi Bali, perwakilan Danantara, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, serta para bupati se-Bali, pada Rabu (10/6) bertempat di Gedung Kertha Sabha Kompleks Kediaman Gubernur Bali Jaya Sabha, Denpasar. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang modern dan berkelanjutan terus diperkuat. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kota Denpasar dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 terkait pemanfaatan sebagian lahan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) di kawasan Pelabuhan Benoa untuk pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).

Penandatanganan dilaksanakan pada Rabu (10/6) dalam rangkaian Rapat Koordinasi Gerakan Bali Bersih Sampah menuju Bali 100 Persen Memilah Sampah bertempat di Gedung Kertha Sabha Kompleks Kediaman Gubernur Bali Jaya Sabha, Denpasar.

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa, mewakili Pemerintah Kota Denpasar bersama Plt. Executive Director 3 PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Daru Wicaksono Julianto. Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, Gubernur Bali Wayan Koster, jajaran Forkopimda Provinsi Bali, perwakilan Danantara, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, serta para bupati se-Bali.

Berdasarkan perjanjian tersebut, Pelindo Regional 3 memberikan pemanfaatan sebagian lahan HPL seluas kurang lebih 60.502 meter persegi di kawasan Pelabuhan Benoa. Lahan tersebut akan dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan fasilitas PSEL beserta sarana pendukung lainnya guna mendukung sistem pengelolaan sampah perkotaan yang lebih efektif, modern, dan ramah lingkungan.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengatakan bahwa kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam percepatan pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah berbasis teknologi di Kota Denpasar. Menurut Jaya Negara, langkah tersebut merupakan strategi jangka panjang untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan aktivitas ekonomi. Melalui teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik, volume sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir diharapkan dapat berkurang secara signifikan sekaligus menghasilkan energi terbarukan yang bermanfaat.

Baca Juga  Satnarkoba Polres Gianyar Amankan 11 Kurir Narkoba dalam Operasi Antik Agung 2025

Lebih lanjut, Jaya Negara menegaskan bahwa pembangunan PSEL tidak hanya berorientasi pada penyelesaian persoalan sampah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas lingkungan, mendukung ketahanan energi, serta mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan.

“Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah perkotaan, sekaligus mendukung terwujudnya Denpasar sebagai kota yang bersih, sehat, nyaman, dan berwawasan lingkungan bagi generasi saat ini maupun mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, mengapresiasi komitmen kuat pemerintah daerah di Bali dalam penanganan sampah dan pelestarian lingkungan.

“Pendekatan yang memadukan kebijakan pemerintah dengan nilai-nilai kearifan lokal menjadi kekuatan utama Bali dalam membangun kesadaran masyarakat,” ujar Menteri LH Mohammad Jumhur Hidayat.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta rapat koordinasi menegaskan komitmen bersama untuk mewujudkan Bali 100 persen memilah sampah sebagai langkah nyata menuju Bali yang bersih, sehat, indah, dan lestari. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Upaya Memuliakan Bumi, Walikota Jaya Negara Ikuti Aksi Tanam 3.000 Pohon Mangrove di Mangrove Arboretum Park

Published

on

By

Walikota Jaya Negara
TANAM MANGROVE: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama dengan Menteri Lingkungan Hidup / Kepala BPLH RI, Moh. Jumhur Hidayat dan Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengikuti aksi penanaman 3.000 pohon mangrove, yang digelar di kawasan Mangrove Arboretum Park, Pedungan, Rabu (10/6) pagi. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama dengan Menteri Lingkungan Hidup / Kepala BPLH RI, Moh. Jumhur Hidayat dan Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengikuti aksi penanaman 3.000 pohon mangrove, yang digelar di kawasan Mangrove Arboretum Park, Pedungan, Rabu (10/6) pagi.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda dari rangkaian kunjungan Menteri LH Jumhur Hidayat ke Bali. Aksi yang diawali dengan apel tersebut, diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat, yang terdiri dari unsur TNI Polri, OPD Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kota Denpasar, Pemerintah Kabupaten Badung, hingga para siswa-siswi SMP dan SMK, dan juga berbagai kalangan komunitas peduli lingkungan.

Di sela penanaman bibit mangrove, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, pelaksanaan kegiatan tersebut adalah aksi nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjaga lingkungan dan memuliakan bumi serta alam semesta.

“Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya mitigasi perubahan iklim dan pelestarian ekosistem mangrove sebagai warisan bagi generasi mendatang,” ungkap Walikota Jaya Negara.

Menteri LH RI, Moh. Jumhur Hidayat dalam sambutannya menyampaikan, apresiasinya kepada jajaran pemerintah daerah di Pulau Bali, yang secara intensif dan juga kontinu melakukan penanaman mangrove sebagai usaha untuk memuliakan bumi dan lingkungan.

“Keseriusan untuk berkolaborasi memuliakan bumi harus dilakukan oleh berbagai sektor. Tentu usaha yang dilakukan jajaran pemerintah daerah di Pulau Bali ini perlu diapresiasi,” kata Jumhur Hidayat.

Lebih jauh, Jumhur Hidayat juga mengatakan, kelestarian lingkungan dan alam, diyakini dapat menjadi salah satu penunjang meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bali. Hal ini tentunya harus didukung salah satunya dengan keseriusan untuk merawat dan menjaga ekosistem mangrove.

Baca Juga  Upacara Serah Terima Jabatan di Lingkungan Polres Gianyar Berlangsung Khidmat

“Saat ini masyarakat dunia juga sangat menghargai daerah yang mampu merawat dan memelihara lingkungan secara serius. Jadi harapannya wisata di Bali akan semakin berkembang lagi, melalui lingkungan dan ekosistem yang terawat dengan baik,” tegas Jumhur.

Sementara itu, Gubernur Wayan Koster mengemukakan, di kawasan Mangrove Arboretum Park yang memiliki total luasan 18 hektar ini sebelumnya mati terkena polusi, sehingga tidak bisa berkembang. Sehingga diperlukan gerakan penanaman pohon mangrove yang dilakukan secara bertahap agar kondisi ekosistem di kawasan ini kembali baik.

“Sejak tahun 2020 secara bertahap telah dilakukan penanaman pohon di kawasan ini seluas 16 hektar. Sisa 2 hektar akan dilakukan penanaman secara bertahap,” kata Wayan Koster.

Aksi penanaman pohon mangrove ini, kata Wayan Koster juga adalah bentuk komitmen untuk senantiasa menjadikan Bali sebagai kawasan ramah lingkungan dan alam.

“Ini adalah aksi nyata untuk menjadikan ekosistem Bali yang sehat dan berkualitas,” ujar Wayan Koster. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Kukuhkan Pengurus Komunitas Kaplut dan Tagana Kota Denpasar

Published

on

By

wawali arya wibawa
KUKUHKAN PENGURUS: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengukuhkan secara resmi Pengurus Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Pengurus Komunitas Pejalan Lapangan Puputan (Kaplut) Sport and Music. Pengukuhan tersebut dilaksanakan dengan penandatanganan berita acara di Graha Nawasena Denpasar, Rabu (10/6). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengukuhkan secara resmi Pengurus Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Pengurus Komunitas Pejalan Lapangan Puputan (Kaplut) Sport and Music. Pengukuhan tersebut dilaksanakan dengan penandatanganan berita acara di Graha Nawasena Denpasar, Rabu (10/6).

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, OPD serta undangan lainnya. Selain pengukuhan juga dilaksanakan launching Difel Cafe yang merupakan Cafe yang dikelola kaum difabel di Kota Denpasar. Kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan CSR dari Bank BPD Bali dan Pertamina.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengucapkan selamat kepada pengurus yang dikukuhkan. Pihaknya juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan acara yang dikemas apik dan mampu memadukan berbagai potensi yang ada.

Arya Wibawa menambahkan, kedepan kegiatan seperti ini agar terus dilaksanakan sebagai upaya untuk memberikan ruang ekspresi dan kreativitas masyarakat.

“Mewakili Pemerintah Kota Denpasar kami mengucapkan selamat bertugas pengurus yang dikukukuhkan, tentunya kami berharap secara berkelanjutan Kaplut Sport and Music dan Tagana Kota Denpasar untuk dapat menjadi potensi dan sumber kesejahteraan sosial,” harapnya.

Ketua Kaplut Sport and Music, I Kompiang Wiranata mengatakan adapun pengukuhan pengurus Kaplut Sport and Music ini, akan memegang jabatan kepengurusan selama periode 2026-2030. Dengan pelaksanaan pengukuhan ini, pihaknya berharap Kaplut akan menjadi wadah kreativitas untuk menjadi potensi dan sumber kesejahteraan sosial.

“Harapan kami tentu secara berelanjutan dapat menjalin persaudaraan serta menjadi wadah kreativitas bagi pecinta sport dan musik di Kota Denpasar,” ujarnya.

Sementara Ketua Tagana Kota Denpasar mengatakan I Made Tara mengatakan pengukuhan Tagana masa bakti 2026-2031 merupakan bentuk komitmen Tagana Kota Denpasar untuk terus bersinergi dengan Pemerintah, swasta hingga masyarakat.

Baca Juga  Polres Gianyar Siapkan 120 Personel untuk Pengamanan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus

“Ke depan, kami berharap keberadaan Tagana dapat menjadi profesi yang dihargai dan dihormati atas dedikasinya dalam memperjuangkan kemanusiaan di bidang kebencanaan,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca