Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

K3S Badung Studi Tiru ke Rumah Singgah Rangganis Bandung, Siapkan Program Serupa

BALIILU Tayang

:

K3S Badung
STUDI TIRU: Ketua K3S Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa bersama rombongan melakukan studi tiru ke Rumah Singgah Humanis (Rangganis) Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Jumat (22/5/). (Foto: Hms Badung)

Bandung, Jabar, baliilu.com – Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung melakukan kunjungan kerja dan studi tiru ke Rumah Singgah Humanis (Rangganis) Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Jumat (22/5/). Kunjungan ini bertujuan mempelajari tata kelola fasilitas tempat tinggal sementara gratis bagi masyarakat kurang mampu.

Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua K3S Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, Gede Eka Sudarwitha. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Noneng Komara Ningsih, dan Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Ahmad Ade Hadeansyah.

Sebagai informasi, Rangganis adalah fasilitas milik Pemprov Jawa Barat yang dikelola Dinas Sosial. Rumah singgah ini menyediakan tempat bermalam gratis bagi warga pelosok yang sedang menjalani pengobatan rawat jalan atau masa pemulihan di berbagai rumah sakit di Bandung, guna memangkas beban biaya penginapan mereka.

Ketua K3S Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, mengapresiasi keterbukaan Dinsos Jabar dan menilai program inovatif ini sangat berdampak positif bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih karena telah diterima dengan baik di sini. Harapan besar kami, melalui kunjungan kerja dan studi tiru ini, kami dapat memperoleh ide, wawasan, dan referensi nyata untuk kemudian kami kembangkan program serupa di Kabupaten Badung. Kami melihat betapa besar manfaat fasilitas ini bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal sementara saat berobat. Kami berharap nantinya di Kabupaten Badung juga dapat mewujudkan layanan serupa, agar warga kami yang berobat ke rumah sakit daerah tidak lagi kesulitan mencari tempat tinggal dan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan lebih nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Ibu Noneng Komara Ningsih, menyambut baik kehadiran tim dari Kabupaten Badung dan memaparkan sejarah singkat berdirinya fasilitas tersebut.

Baca Juga  Rasniathi Adi Arnawa Terima Kunjungan Stefa Kandoli Antou

“Saya merasa senang dan bangga atas kehadiran Bapak dan Ibu sekalian di Rumah Singgah Humanis ini. Berdirinya Rangganis ini bermula dari adanya keluhan warga yang datang berobat dari daerah terpencil di Jawa Barat ke RSHS Bandung. Mereka kesulitan menanggung biaya penginapan dan bingung harus tinggal di mana saat harus kembali berobat keesokan harinya. Oleh karena itu, kami menghadirkan fasilitas ini agar mereka tetap bisa berobat dengan tenang tanpa terbebani biaya tempat tinggal,” ungkap Ibu Noneng.

Kunjungan kerja berlangsung hangat dan interaktif. Kedua belah pihak melakukan diskusi mendalam mengenai mekanisme pelayanan, sistem pendanaan, hingga tata kelola harian rumah singgah sebagai bentuk kolaborasi antar-daerah dalam meningkatkan kesejahteraan publik. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Libatkan Kader PKK, Damkar Denpasar Perkuat Edukasi Pencegahan Kebakaran

Published

on

By

damkar denpasar
SOSIALISASI: Pelaksanaan sosialisasi dan edukasi pencegahan serta penanggulangan kebakaran yang melibatkan kader PKK se-Kecamatan Denpasar Timur berlangsung di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar, Jumat (22/5) yang dibuka Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi pencegahan serta penanggulangan kebakaran yang melibatkan kader PKK se-Kecamatan Denpasar Timur. Kegiatan tersebut berlangsung di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar, Jumat (22/5).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana mengatakan, pelibatan kader PKK dalam kegiatan ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya di lingkungan rumah tangga.

Adapun tujuan kegiatan ini yakni meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya kebakaran di lingkungan rumah, memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam menangani risiko bencana kebakaran, serta membentuk lingkungan yang tangguh terhadap bencana kebakaran.

Menurut Tirana, kebakaran dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Karena itu, masyarakat perlu memiliki pengetahuan dasar mengenai langkah pencegahan maupun penanganan awal saat terjadi kebakaran.

“Kegiatan ini menjadi upaya penting untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bahaya kebakaran. Pengetahuan dasar mengenai pencegahan dan penanganan awal kebakaran sangat penting dimiliki masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK sebagai penggerak keluarga dan lingkungan,” ujar Tirana.

Lebih lanjut dijelaskan, peran ibu-ibu PKK sangat strategis dalam memberikan edukasi kepada keluarga, mulai dari penggunaan listrik yang aman, penggunaan kompor dan gas yang benar, hingga langkah penyelamatan saat terjadi keadaan darurat.

Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berharap para peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan tindakan penanggulangan kebakaran secara cepat, tepat, dan aman. Dengan demikian, para kader PKK dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing sehingga budaya sadar bahaya kebakaran semakin tumbuh di tengah masyarakat.

Baca Juga  Rasniathi Adi Arnawa Pimpin Aksi "Badung Peduli" di Desa Sedang

“Saya berharap setelah mengikuti pelatihan ini, ibu-ibu dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing demi terciptanya lingkungan yang lebih aman dan tangguh terhadap risiko kebakaran,” ujar Tirana.

Tirana menambahkan, kegiatan sosialisasi dan edukasi ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran di Kota Denpasar Tahun 2026.

“Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 100 peserta yang terdiri atas kader PKK desa dan kelurahan di Kecamatan Denpasar Timur. Materi yang diberikan meliputi teori dasar pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran, serta praktik dan simulasi tindakan darurat kebakaran,” ujar Tirana. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ny. Putri Koster Ajak Kader PKK Bali Jadi Perempuan Kreatif dan Penggerak Ekonomi Keluarga

Published

on

By

Putri Koster
AKSI SOSIAL: Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat menghadiri Aksi Sosial Tim Penggerak PKK Provinsi Bali yang berlangsung di tiga lokasi sekaligus, yakni di Wantilan Bale Pesangkepan Desa Adat Beluhu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem; Balai Masyarakat Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem; dan Balai Banjar Adat Gede, Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, pada Jumat (22/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mengajak seluruh kader TP PKK se-Bali untuk aktif berperan dalam membangun daerah masing-masing, salah satunya melalui penguatan ekonomi keluarga. Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis tidak hanya dalam mendampingi tumbuh kembang anak, tetapi juga dalam meningkatkan kesejahteraan rumah tangga melalui kreativitas dan kemandirian ekonomi.

“Sebagai perempuan, kita menjadi garda terdepan dalam keluarga untuk mengawal tumbuh kembang anak-anak agar menjadi generasi yang kuat, sehat, cerdas, dan berkualitas. Namun, di samping itu, kita juga dapat menjadi perempuan yang cerdas dan kreatif dengan mengasah kemampuan mengolah kuliner, kemudian menjualnya untuk menambah penghasilan keluarga,” ujar Ny. Putri Koster saat menghadiri Aksi Sosial Tim Penggerak PKK Provinsi Bali yang berlangsung di tiga lokasi sekaligus, yakni di Wantilan Bale Pesangkepan Desa Adat Beluhu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem; Balai Masyarakat Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem; dan Balai Banjar Adat Gede, Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, pada Jumat (22/5).

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Putri Koster juga menekankan pentingnya peran kader PKK dalam mengedukasi masyarakat mengenai manfaat konsumsi ikan sebagai sumber protein yang baik bagi kesehatan dan kecerdasan otak. Ia berharap para kader dapat menularkan pengetahuan tersebut kepada masyarakat sehingga keluarga semakin terbiasa menyajikan menu berbahan dasar ikan di rumah.

Sebagai bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat, Ketua TP PKK Provinsi Bali juga menyerahkan bantuan alat bantu jalan kepada seorang balita penyandang disabilitas bernama Komang Agus. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu balita tersebut belajar berjalan dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.

Baca Juga  Rasniathi Adi Arnawa Terima Kunjungan Stefa Kandoli Antou

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian TP PKK Provinsi Bali kepada masyarakat Karangasem melalui kegiatan aksi sosial tersebut. Ia menjelaskan bahwa aksi sosial dilaksanakan di tiga lokasi, yakni Desa Tulamben, Kecamatan Kubu; Desa Ababi, Kecamatan Abang; dan Desa Subagan, Kecamatan Karangasem.

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat kurang mampu yang tengah menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Selain itu, aksi sosial ini juga dinilai mampu mendukung upaya pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Karangasem.

“Penerima manfaat aksi sosial di tiga lokasi berjumlah 150 orang yang terdiri atas 30 lansia, 30 penyandang disabilitas, 30 balita, 30 ibu hamil, dan 30 kader PKK,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK Kabupaten Karangasem dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pihaknya pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Ini adalah bentuk nyata sinergi antara TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK Kabupaten Karangasem untuk menyejahterakan masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena sangat membantu masyarakat,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kepala Perwakilan BI Bali Berganti, Gubernur Koster Harapkan Dukungan Percepatan Transformasi Ekonomi

Published

on

By

gubernur koster
PENGUKUHAN: Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mewakili Gubernur Bali menghadiri acara pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Jumat (22/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster berharap dukungan Bank Indonesia dalam mempercepat transformasi ekonomi Bali menuju ekonomi yang hijau, digital, inklusif, dan berkelanjutan. Harapan tersebut tertuang dalam sambutan tertulis Gubernur Bali yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra pada acara pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Jumat (22/5).

Pergantian pimpinan dilakukan menyusul berakhirnya masa tugas R. Erwin Soeriadimadja sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali. Jabatan tersebut selanjutnya diemban Achris Sarwani yang sebelumnya bertugas di Provinsi Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas sinergi dan kontribusi nyata yang selama ini diberikan dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah, menjaga stabilitas perekonomian, serta memperkuat transformasi ekonomi Bali.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali yang baru dikukuhkan. Menurutnya, amanah tersebut bukan tugas yang ringan, namun ia meyakini pimpinan baru BI Bali mampu menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

“Amanah ini tentu bukan tugas yang ringan. Namun saya yakin dengan pengalaman, integritas, dan kapasitas yang dimiliki, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali yang baru akan mampu menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang berkualitas,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Bank Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas moneter, sistem pembayaran, dan ketahanan ekonomi daerah, terutama di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian.

“Gejolak geopolitik, fluktuasi harga energi dan pangan, serta perubahan kondisi ekonomi dunia memerlukan respons kebijakan yang adaptif, terukur, dan sinergis,” katanya.

Baca Juga  DPMD Badung dan TP PKK Badung Lakukan Studi Tiru ke Kota Batam

Menurut Gubernur Koster, tantangan tersebut menjadi semakin penting diantisipasi mengingat struktur ekonomi Bali masih sangat bergantung pada sektor pariwisata, perdagangan, dan UMKM. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, OJK, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Bali.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Koster juga menyampaikan rasa syukur karena perekonomian Bali menunjukkan tren positif. Kunjungan wisatawan terus meningkat, konsumsi masyarakat tumbuh, investasi bergerak positif, serta UMKM semakin adaptif terhadap perkembangan digitalisasi. Ia turut mengapresiasi dukungan Bank Indonesia Provinsi Bali dalam berbagai program strategis daerah, mulai dari penguatan UMKM, digitalisasi sistem pembayaran, pengembangan QRIS, pengendalian inflasi, hingga pengembangan investasi daerah. Menurutnya, kolaborasi tersebut telah memberikan dampak positif terhadap percepatan transformasi ekonomi Bali.

“Saat ini kami memberikan perhatian besar terhadap penguatan ekonomi berbasis budaya dan kearifan lokal. Bali harus tumbuh menjadi daerah yang maju secara ekonomi, namun tetap menjaga identitas, budaya, dan keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, transformasi ekonomi Bali harus diarahkan menuju ekonomi yang hijau, digital, inklusif, dan berkelanjutan,” urainya. Ia berharap kolaborasi yang selama ini telah terjalin dapat terus ditingkatkan guna mendorong percepatan transformasi ekonomi Bali.

Sementara itu, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti berharap pergantian pimpinan BI di Bali mampu menjaga kesinambungan kerja sama dan kolaborasi yang selama ini telah terjalin dengan pemerintah daerah. Destry secara khusus menyoroti ekonomi hijau sebagai tujuan utama transformasi ekonomi di Pulau Dewata. Ia menegaskan Bank Indonesia siap mendukung penguatan ekonomi Bali yang berbasis budaya, lingkungan, dan kearifan lokal. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca