Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

K3S dan Dinsos Badung Kunjungi UPTD Panti Sosial Terpadu Dinsos Pemdes Kota Samarinda

Berencana Bangun Rumah Singgah di Badung

Loading

BALIILU Tayang

:

Dinsos Badung
KUNKER: K3S Badung bersama Dinas Sosial Kabupaten Badung saat melaksanakan kunjungan kerja ke UPTD Panti Sosial Terpadu “Sehati”, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Samarinda, Kamis (22/8). (Foto: Hms Badung)

Samarinda, baliilu.com – Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung bersama Dinas Sosial Kabupaten Badung, melaksanakan kunjungan kerja ke UPTD Panti Sosial Terpadu “Sehati”, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Samarinda, Kamis (22/8).

Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Ketua K3S Badung Ny Kristiani Suiasa, didampingi Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung A.A. Ngurah Raka Sukadana beserta jajaran K3S Badung dan diterima langsung oleh Ibu Wakil Walikota Samarinda Ibu Hj. Herli Warsita didampingi Plt. Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Samarinda Irwan Kartomo dan Kepada UPT Panti Sosial Terpadu “Sehati” beserta jajaran.

Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung A.A. Ngurah Raka Sukadana menyampaikan tujuan dari kunjungan kerja ini dalam rangka sharing informasi dan pengalaman terkait penyelenggaraan pelayanan kesejahteraan sosial berupa Rumah Singgah yang merupakan tempat untuk menampung sementara masyarakat yang terlantar akibat adanya perubahan kehidupan masyarakat dan berakibat munculnya permasalahan sosial.

“Pada kesempatan ini kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, karena telah menerima dan  berbagi informasi maupun pengalaman dengan kami rombongan K3S Kabupaten Badung bersama Dinas Sosial. Pada kesempatan yang sangat baik ini kami juga diberikan kesempatan mengunjungi Rumah Singgah Panti Sosial Terpadu “Sehati” untuk berbagi perhatian dengan saudara-saudara kita yang ada disana sebagai wujud kepedulian K3S Kabupaten Badung dan berbagi informasi terkait pengelolaan Rumah Singgah Panti Sosial Terpadu Sehati yang telah berdiri dari tahun 2015,” ujarnya.

Ny. Kristiani Suiasa selaku ketua rombongan juga menegaskan bahwa K3S Badung akan terus melaksanakan program kerja secara progresif untuk meningkatkan kondisi kehidupan sosial masyarakat Badung lewat pengembangan sumber daya manusia dengan penggunaan, penciptaan sumber komunitas, penyediaan struktur institusional serta fasilitas berupa rumah singgah.

Baca Juga  Pemkab Badung Terima Kunja Pemkab Pangkep Sulsel

“Dengan berfungsinya pelayanan yang terorganisasi dan lengkap kami berharap pembangunan sosial yang diusahakan oleh K3S Badung bersinergi dan berkolaborasi bersama jajaran dinas terkait akan berorientasi terhadap perubahan lingkungan sosial yang lebih baik di Kabupaten Badung. Kita harap di Kabupaten Badung dapat segera dibangun Rumah Singgah semacam ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Ibu Wakil Walikota Samarinda Ibu Hj. Herli Warsita sangat menyambut baik kedatangan dari K3S beserta Dinas Sosial Kabupaten Badung. “Saya ucapkan selamat datang dan terima kasih karena sudah memilih Kota Samarinda sebagai lokus kunjungan kerja dari K3S beserta Dinas Sosial Kabupaten Badung. Ini merupakan bentuk silaturahmi, sharing informasi serta berbagi pengalaman dalam upaya kita untuk menyelesaikan masalah sosial yang terjadi di masyarakat serta bagaimana kita mengelola organisasi. Apa yang baik di Kota Palembang agar dapat dibawa dan semoga bermanfaat,” ucapnya.

Di akhir acara kunjungan kerja ditutup dengan tukar cinderamata serta foto bersama. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Upaya Tingkatkan Mitigasi Bencana, Pemkot Denpasar Bentuk Relawan Pemadam Kebakaran di 4 Wilayah Desa

Published

on

By

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar melatih Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) perwakilan desa se-Denpasar
REDKAR: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar secara resmi membentuk dan melatih Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) yang berbasis pada perwakilan desa di seluruh kecamatan se-Kota Denpasar. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar secara resmi membentuk dan melatih Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) yang berbasis pada perwakilan desa di seluruh kecamatan se-Kota Denpasar.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Damkar Kota Denpasar, I Made Tirana, Minggu (19/7), di Denpasar. Pihaknya menjelaskan, pelatihan yang melibatkan sedikitnya 50 peserta yang merupakan perwakilan dari empat desa antara lain Desa Sumerta Kelod, Desa Dauh Puri Kauh, Desa Padangsambian Kaja Dan Desa Sidakarya, dilaksanakan pada Jumat (17/7) lalu.

Langkah ini diambil sebagai bentuk penguatan mitigasi bencana berbasis masyarakat, khususnya dalam penanganan bahaya kebakaran secara dini.

Made Tirana kemudian mengatakan, bahwa maksud dan tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat di tingkat paling dasar. Melalui pelatihan ini, para relawan dibekali keterampilan teknis agar mampu melakukan tindakan pemadaman awal sebelum armada pemadam tiba di lokasi, sehingga potensi kerugian besar dapat ditekan secara signifikan.

“Kita ingin membentuk sistem ketahanan kota yang responsif. Relawan ini adalah garda terdepan yang paling dekat dengan lingkungan warga,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan, selain pelatihan serta edukasi teori dan simulasi pemadaman konvensional, pada kesempatan itu, para peserta juga diperkenalkan dengan inovasi terbaru bernama Pompa Sisupit.

Inovasi ini dirancang khusus untuk mengatasi kendala geografis Kota Denpasar yang memiliki banyak kawasan padat penduduk dan gang-gang sempit. Pompa Sisupit hadir sebagai solusi alat pemadam portable yang memiliki mobilitas tinggi, sehingga tetap efektif menyuplai air secara cepat meskipun medan lokasi kebakaran sulit dijangkau oleh mobil pemadam berukuran besar.

“Dengan terbentuknya 50 relawan baru, Pemerintah Kota Denpasar berharap sinergi antara petugas profesional dan masyarakat dapat berjalan beriringan demi mewujudkan Denpasar yang aman, nyaman, dan tangguh bencana,” pungkas Made Tirana. (eka/bi)

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Hadiri Penanaman 10.000 Mangrove di Kawasan Tahura Tanjung Benoa

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Jadi Pembicara Utama pada Konferensi Internasional di ITB

“Transformasi Digital harus Perkuat Budaya dan Kearifan Lokal“

Loading

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster menjadi keynote speaker pada 5th International Conference on Digital Humanities 2026 di ITB
KEYNOTE SPEAKER: Gubernur Bali Wayan Koster saat menjadi keynote speaker pada 5th International Conference on Digital Humanities 2026 yang diselenggarakan Institut Teknologi Bandung (ITB), Sabtu (18/7). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Bandung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa transformasi digital harus menjadi instrumen untuk memperkuat identitas budaya dan menjaga kelestarian lingkungan, bukan justru mengikis nilai-nilai lokal yang menjadi jati diri masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan saat menjadi keynote speaker pada 5th International Conference on Digital Humanities 2026 yang diselenggarakan Institut Teknologi Bandung (ITB), Sabtu (18/7).

Konferensi internasional yang mengusung tema AI, Digital Ethics, and the Future of Geotourism itu mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, serta pengambil kebijakan dari berbagai negara guna membahas perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), etika digital, dan masa depan geowisata di era transformasi teknologi. Kehadiran Gubernur Bali sebagai pembicara utama mencerminkan pengakuan terhadap arah pembangunan Bali yang mengintegrasikan kemajuan teknologi dengan pelestarian budaya melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam Pola Pembangunan Semesta Berencana Bali Era Baru.

Dalam paparannya, Gubernur Koster menekankan bahwa perkembangan teknologi digital harus diarahkan untuk memperkuat kebudayaan sebagai fondasi pembangunan Bali. Menurutnya, kecanggihan teknologi tidak boleh memutus hubungan masyarakat dengan akar budayanya, melainkan harus dimanfaatkan untuk mendokumentasikan, melestarikan, dan mempromosikan kekayaan budaya Bali kepada dunia.

“Kemajuan teknologi dan transformasi digital tidak boleh menerkam kearifan lokal, tetapi harus mampu menguatkan identitas budaya dan kearifan lokal itu sendiri,” tegas Koster di hadapan peserta konferensi internasional.

Gubernur Koster juga memaparkan berbagai kebijakan Pemerintah Provinsi Bali dalam mengembangkan ekosistem digital yang tetap berpijak pada nilai-nilai budaya, pelestarian alam, dan pembangunan pariwisata yang berkualitas serta berkelanjutan. Pendekatan tersebut diyakini mampu menjadikan Bali sebagai contoh pembangunan daerah yang berhasil mengharmoniskan inovasi teknologi dengan pelindungan warisan budaya dan lingkungan.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Serahkan Alat Bantu Kesehatan dan Peralatan Memasak kepada K3S dan Disabilitas

Partisipasi Gubernur Bali sebagai keynote speaker pada forum internasional tersebut sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai daerah yang aktif berkontribusi dalam diskursus global mengenai transformasi digital, etika pemanfaatan kecerdasan buatan, serta pengembangan geowisata yang berkelanjutan. Forum ini juga menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan paradigma pembangunan Bali kepada komunitas akademik dan para pengambil kebijakan dari berbagai negara. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Perluas Jangkauan Pencarian Nelayan Hilang, Tim SAR Kerahkan Helikopter Finns SGi Air Bali

Published

on

By

Tim SAR gabungan mengerahkan Helikopter Bell 412 milik Finns SGi Air Bali untuk pencarian nelayan hilang di perairan
KERAHKAN HELIKOPTER: Pencarian terhadap nelayan yang hilang saat melaut di perairan Pantai Lebih, Gianyar, pagi ini (19/7) oleh Tim SAR gabungan dengan mengerahkan satu unit Helikopter Bell 412 milik Finns SGi Air Bali. (Foto: Hms SAR)

Gianyar, baliilu.com – Memasuki hari ke tiga pencarian terhadap nelayan yang hilang saat melaut di perairan Pantai Lebih, Gianyar pada Jumat (17/7) masih terus dilanjutkan. Pencarian pagi ini, (19/7) oleh Tim SAR gabungan dengan mengerahkan satu unit Helikopter Bell 412 milik Finns SGi Air Bali.

“Pagi ini, pengerahan helikopter dilakukan untuk menjangkau area pencarian yang lebih luas dari perairan Gianyar hingga perairan Selat Badung yang mencapai 25,6 mil laut. Harapannya korban dapat segera ditemukan,” terang Kepala Kantor Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya.

Ia menambahkan, upaya pencarian hari ini dengan melibatkan unsur SAR gabungan yang mencapai 95 orang. Pencarian oleh unsur SAR gabungan ini dibagi menjadi tiga SRU yaitu darat, laut dan udara.

“Upaya pencarian di laut juga masih terus dilakukan, dua unit rubber boat dikerahkan untuk mencari keberadaan korban. Tak hanya itu, kelompok nelayan setempat juga melaksanakan upaya pencarian dengan mengerahkan 10 unit jukung pada area yang telah ditentukan,” imbuh Sidakarya.

Dengan kekuatan alut dan personel yang memadai operasi pencarian dan pertolongan akan berlangsung secara maksimal.

“Kami memberikan apresiasi kepada Finns dan juga SGi Air Bali atas dukungan yang luar biasa di bidang kemanusiaan khususnya dalam upaya pencarian dan pertolongan menggunakan helikopter,” ucapnya.

Upaya pencarian akan terus dilakukan hingga memasuki hari ke-7 dengan pengerahan alut dan personel gabungan. Pelaksanaan proses pencarian dan pertolongan tentunya dengan memperhatikan kondisi cuaca, arus laut, gelombang serta kecepatan angin di lapangan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Hadiri Penanaman 10.000 Mangrove di Kawasan Tahura Tanjung Benoa
Lanjutkan Membaca