Sunday, 21 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kadisdikpora Buleleng Dorong Akses dan Kualitas Layanan Prima pada PAUD

BALIILU Tayang

:

layanan paud buleleng
SOSIALISASI: Disdikpora Buleleng saat menggelar sosialisasi untuk meningkatkan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada Senin (10/6). (Foto: bulelengkab.go.id)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) terus berupaya meningkatkan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Untuk itu, sosialisasi digelar dengan melibatkan berbagai pihak terkait, meliputi jajaran satuan pendidikan PAUD se-Kabupaten Buleleng, perangkat desa dan kelurahan, serta pemerintah kecamatan.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung selama dua hari ini dimulai pada Senin, (10/6). Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten di bidang PAUD yang menyampaikan materi tentang Advokasi Layanan PAUD, Penerimaan Peserta Didik Baru, dan Transisi PAUD ke sekolah dasar yang menyenangkan. Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Lomba Paduan Suara Tingkat PAUD se-Kabupaten Buleleng.

Membuka acara pada hari pertama, Kepala Disdikpora Kabupaten Buleleng I Made Astika menyampaikan pentingnya akses dan kualitas layanan pendidikan. Menurutnya, pendidikan tentu perlu memikirkan salah satu bagian penting yaitu akses serta kualitas layanan yang tersedia.

Astika mengungkapkan berdasarkan data Dapodik dan juga Raport Pendidikan Buleleng tahun 2024, terdapat 271 lembaga PAUD dengan rincian 226 TK, yang berstatus negeri sejumlah 30 lembaga dan 196 swasta terdiri dari 97 TK yayasan dan 99 TK pemerintah desa. Selanjutnya terdapat 36 lembaga kelompok bermain dan 9 taman penitipan anak. I Made Astika juga menekankan bahwa meskipun kualitas layanan PAUD di Buleleng tergolong tinggi berdasarkan akreditasi, angka partisipasi sekolah di PAUD masih rendah.

“Oleh karena itu, kami mengundang dan mengajak bapak ibu sekalian untuk merancang strategi sehingga capaian dapat kita tingkatkan. Kami menyadari sepenuhnya bahwa tanpa kerjasama dan kolaborasi dari bapak ibu, hal tersebut sulit untuk dicapai,” tambahnya, dikutip dari bulelengkab.go.id.

Pendidikan anak usia dini mendapat perhatian besar dari Pemerintah Indonesia karena merupakan upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Menurut Astika, partisipasi anak pada jenjang PAUD dipercaya akan membantu anak bertumbuh kembang secara optimal baik dari aspek akademik maupun sosial-emosional.

Baca Juga  Seminar Bahasa Isyarat, Tingkatkan Inklusivitas dan Komunikasi Nonverbal

Menyinggung tentang masa transisi dari PAUD ke SD, Astika menjelaskan bahwa proses pendidikan di PAUD berakhir pada usia 6 tahun, sehingga masih tersisa 2 tahun yang mesti diproses pada pendidikan SD. Masa ini kemudian disebut sebagai masa transisi dan mesti mendapat perhatian khusus. Pemerintah pun telah meluncurkan Program Merdeka Belajar Episode ke-24 tentang Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan.

Dirinya mengisyaratkan bahwa pendidikan anak usia dini tersebut sangat penting dilalui oleh anak-anak kita sebelum melanjutkan ke pendidikan sekolah dasar. Segi SDM tenaga pendidik pun menjadi faktor penting yang diperhatikan.

“Bahkan Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Disdikpora Buleleng telah merespon dan mendukung penuh program itu dengan formasi tenaga P3K guru PAUD yang lulus seleksi akan ditempatkan di SD dan yang bersangkutan mendapat tugas mengajar pada kelas awal,” jelasnya.

Dengan adanya perhatian dan upaya peningkatan layanan PAUD ini, diharapkan anak-anak di Kabupaten Buleleng dapat memperoleh pendidikan yang berkesinambungan dari PAUD hingga SD, sehingga mampu membentuk karakter serta perkembangan kemampuan akademik maupun non-akademik secara optimal. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan

NEWS

Wabup Suiasa Hadiri HUT Ke-53 ST Swakarya Banjar Keraman Abiansemal

Published

on

By

hut
HADIRI HUT: Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa saat menghadiri puncak HUT Ke-53 ST. Swakarya Banjar Keraman, Desa Abiansemal, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (20/7). (Foto:Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri puncak HUT Ke-53 ST Swakarya Banjar Keraman, Desa Abiansemal, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (20/7). Turut hadir anggota DPRD Badung Ni Putu Yunita Oktarini, Perwakilan Kecamatan Abiansemal dan unsur tripika, Perbekel Desa Abiansemal, Bendesa Adat Abiansemal serta undangan lainnya.

Puncak HUT ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Wakil Ketut Suiasa yang selanjutnya diserahkan kepada Ketua ST Ida Bagus Abimana serta memberikan bantuan dana dari pemerintah sebesar Rp. 10 juta dan secara pribadi sebesar Rp. 4 juta.

Wabup Suiasa menyampaikan rasa terima kasih dan berharap ST Swakarya ke depan dapat ikut berperan aktif dalam menyukseskan program pemerintah. “Tanpa pemuda yang aktif, program pemerintah tidak akan dapat berjalan dengan baik, untuk itu jadikanlah Sekaa Teruna sebagai organisasi tempat belajar dalam mempererat tali persaudaraan dan melaksanakan adat dan budaya karena sejatinya Sekaa Teruna adalah organisasi yang bersifat tradisional berbasiskan adat,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan perayaan ulang tahun agar dijadikan momentum untuk mengintrospeksi diri sebagai organisasi. ”53 tahun merupakan usia dewasa, untuk itu mari jadikan momentum ulang tahun ini sebagai ajang introspeksi diri, apa yang telah kita sumbangkan dan lakukan kepada masyarakat. Intropeksi ini juga untuk meningkatkan jati diri serta dedikasi dalam melaksanakan Tri Hita Karana setidaknya di lingkungan sekitar,” imbuh Suiasa.

Sementara ketua ST Swakarya Ida Bagus Abimana melaporkan tema acara HUT kali ini adalah “Tuntas, Cepat, Cerdas”. Tuntas dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan di ruang lingkup Sekaa Teruna maupun masyarakat sekitar, Cepat dalam mengambil tindakan apabila ada arahan dalam kegiatan sekaa truna maupun bebanjaran, Cerdas dalam memilih informasi agar di dalam sekaa truna mempunyai kepribadian yang kuat. (gs/bi)

Baca Juga  Bunda PAUD Tingkat Kecamatan dan Desa/Kelurahan Se-Kota Denpasar Ikuti Bimtek Penguatan Kapasitas

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Giri Prasta Komit Dukung Pembangunan di Desa Kekeran

Published

on

By

hut
HADIRI HUT: Bupati Nyoman Giri Prasta saat menghadiri Perayaan HUT Ke-31 Desa Kekeran di Lapangan Umum Lettu Rai Madra, Sabtu (20/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Hadir pada Perayaan HUT Ke-31 Desa Kekeran, Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta mengatakan rasa bangga dan berterima kasih kepada Perbekel,  BPD, tokoh serta masyarakat Desa Kekeran karena sudah mampu mengimplementasikan program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) Kabupaten Badung di Desa Kekeran.

“Untuk restorasi Pura Kahyangan Tiga Utamaning Mandala, Madya dan Sor Tahun 2025 saya selesaikan semua yang ada di Desa Kekeran utamanya di Pura Desa,” ucapnya seraya memberikan bantuan secara pribadi sebesar Rp. 10 juta kepada PKK Desa Kekeran sebagai dukungan dan motivasi.

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Umum Lettu Rai Madra, Sabtu (20/7) tersebut dihadiri juga oleh Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Tripika Mengwi, Bendesa Adat Kekeran I Wayan Sukandia, Ketua BPD, Kaling dan Kelian Banjar se-Desa Kekeran serta tokoh dan masyarakat Desa Kekeran.

Selanjutnya Bupati Giri Prasta juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan Desa Kekeran. Ia mengatakan bahwa Pemkab Badung akan terus memberikan bantuan kepada Desa Kekeran untuk meningkatkan infrastruktur dan kualitas hidup masyarakat.

“Pemkab Badung akan terus membantu Desa Kekeran dalam berbagai hal, seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan ekonomi, dan pengembangan sumber daya. Untuk puskesmas sesuai permohonan Bapak Perbekel yang sudah dikomunikasikan baik dengan BPD, saya akan selesaikan pembangunannya sebelum habis masa jabatan saya,” ujarnya.

Pemkab Badung dengan terobosannya sebagai upaya menguatkan dan peningkatan ekonomi masyarakatnya terhadap sektor UMKM, menjamin fasilitas kemudahan dalam permodalan pengembangan usaha.

“Saya berterima kasih kepada UMKM bahwa Desa Kekeran sudah mampu menciptakan usaha ekonomi mikro menengah, melalui fasilitas kredit BPD Bali masyarakat Badung yang memiliki UMKM boleh meminjam dengan bunga akan dibayarkan oleh pemerintah. Untuk hasil produksi pertanian, petani Badung melalui Perusahaan Pasar dan Pangan akan membeli hasil pertanian di atas rata-rata harga pasar sehingga menjamin hasil produksi terhadap gagal panen dan permainan tengkulak,” pungkas Giri Prasta.

Baca Juga  Seminar Bahasa Isyarat, Tingkatkan Inklusivitas dan Komunikasi Nonverbal

I Nyoman Suarda selaku Perbekel Desa Kekeran menyampaikan terima kasih kepada Bupati Giri Prasta atas kehadirannya dan atas semua bantuan yang telah diberikan. Ia berharap Desa Kekeran dapat terus menjalin kerjasama yang baik, bersinergi dengan Pemkab Badung untuk kemajuan Desa Kekeran.

“Kami atas nama masyarakat Desa Kekeran mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Giri Prasta atas kehadirannya dan atas semua bantuan yang telah diberikan kepada desa kami. Kami berharap Desa Kekeran dapat terus menjalin kerjasama yang baik dengan Pemkab Badung untuk kemajuan pembangunan desa dan masyarakat Kekeran,” ujarnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Suiasa Serahkan Fisik Bangunan Bantuan Pascabencana

Published

on

By

pasca
SERAHKAN BANTUAN: Wabup Ketut Suiasa didampingi Kalaksa BPBD Badung, Wayan Darma, melaksanakan kunjungan serta menyerahkan bantuan fisik bangunan pascabencana di Kecamatan Kuta dan Kuta Selatan, Minggu (21/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung, Wayan Darma, melaksanakan kunjungan serta menyerahkan bantuan fisik bangunan pascabencana di Kecamatan Kuta dan Kuta Selatan pada Minggu (21/7).

Bantuan tersebut diserahkan di empat titik. Titik pertama adalah di Pura Muaya, Lingkungan Pesalakan, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan. Di sini, bantuan berupa perbaikan pelinggih tajuk dan pepelik diserahkan dengan nilai sebesar Rp 320 juta lebih.

Titik kedua adalah di kediaman I Nyoman Nuada di Lingkungan Kelan, Kelurahan Tuban, Kecamatan Kuta. Bantuan yang diberikan di sini berupa dana sebesar Rp 210 juta untuk perbaikan rumah. Titik ketiga adalah di kediaman I Ketut Sueta di Banjar Mumbul, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan. Bantuan yang diserahkan berupa dana sebesar Rp 52 juta lebih untuk perbaikan rumah. Titik terakhir adalah di Pura Dalem, Desa Adat Kutuh. Bantuan yang diserahkan di sini adalah untuk perbaikan Balai Gong dengan nilai sebesar Rp 320 juta lebih. Total dana bantuan ini bersumber dari dana BPBD dan diharapkan dapat membantu pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.

Wabup Ketut Suiasa menegaskan komitmen pemerintah daerah Kabupaten Badung dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena musibah bencana alam. Bantuan ini diberikan sebagai bagian dari upaya untuk memediasi dan memfasilitasi masyarakat dalam meringankan beban mereka.

“Bantuan bangunan fisik untuk masyarakat yang terkena bencana alam adalah salah satu konsepsi yang kita kembangkan. Kita ingin memediasi dan memfasilitasi masyarakat dalam meringankan beban mereka,” ujar Suiasa setelah menyerahkan bantuan.

Di Bali, lanjut Suiasa, banyak masyarakat yang terkena dampak bencana alam. Pihaknya telah menyesuaikan regulasi dan aturan untuk memungkinkan pemberian bantuan bagi setiap bangunan fisik yang rusak, baik itu milik perseorangan, komunitas, maupun lembaga. Bantuan ini diambil dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).

Baca Juga  Tabanan Mantapkan Komitmen Berantas Stunting

“Tentu besaran bantuan ini akan disesuaikan dengan hitungan nilai fisik yang telah kita hitung bersama Tim Teknis Jitupasna pada BPBD. Hal inilah yang menjadi dasar dalam membuat kebijakan dan menyusun anggaran,” jelasnya.

Wabup Suiasa juga menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu berupaya untuk meringankan segala beban masyarakat, terutama mereka yang sedang tertimpa bencana. Perhatian khusus diberikan kepada masyarakat yang terdampak bencana agar mereka tidak terbebani terlalu banyak. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat yang terdampak bencana alam dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan mereka dengan lebih baik. Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan bantuan kepada masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, terutama bencana alam.

“Kita di Badung akan terus secara konsisten melakukan upaya ini secara berkesinambungan. Orang yang sehat saja kita ringankan bebannya, apalagi masyarakat yang terkena bencana, tentu dua kali lipat perhatian yang harus kita berikan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kalaksa BPBD Wayan Darma beserta jajaran,  Camat Kuta Ngurah Bayudhewa, Sekcam Kuta Selatan, Bendesa Adat Jimbaran, Jro Mangku Pura Muaya, Bendesa Adat Kutuh beserta Prajuru adat, Nyoman Nuada dan Ketut Sueta. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca