Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

BUDAYA

Kain Tenun Endek Bali Mendunia di Masa Pandemi Covid-19

BALIILU Tayang

:

de
Gubernur Bali Wayan Koster

Denpasar, baliilu.com – Sentuhan tanda tangan Gubernur Bali Wayan Koster yang diberikan kepada pemilik Rumah Mode Kelas Dunia asal Perancis, Christian Dior Couture, S.A ternyata mampu membawa hasil tenun lokal Bali berupa Kain Tenun Endek Bali mendunia di masa pandemi Covid-19.

“Kami sangat bangga dan mengapresiasi, akhirnya keindahan dan kehangatan Tenun Endek Bali bisa dirasakan oleh masyarakat mancanegara, semoga dengan kerja sama ini mampu menggerakkan kembali ekonomi di Bali yang sedang terdampak akibat pandemi Covid-19,” demikian sambutan yang disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementrian Perdagangan RI, Bapak Kasan saat menjadi saksi penandatanganan kerjasama antara Pemerintah Provinsi Bali melalui Gubernur Koster dengan Christian Dior Couture, S.A dalam mempromosikan Ekspresi Budaya Tradisional Indonesia untuk Tenun Endek Bali secara virtual dari Kota Jakarta, Kota Denpasar dan Paris, Perancis tepat pada Hari Suci Tilem Kaulu, Kamis, Wraspati Pon Landep (11/2).

Sementara Muhammad Arif Hidayat dari Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri menyampaikan komitmennya untuk mempromosikan dan melindungi kekayaan daerah. Pihaknya juga akan terus memfasilitasi Pemerintah Daerah dalam upaya melestarikan adat, kebudayaan serta tradisi di masing-masing daerah. “Kami akan melakukan apa pun untuk turut mempromosikan kekayaan daerah serta mempermudah kerjasama ini,” katanya dihadapan Gubernur Koster, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan RI, Bapak Kasan, Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri I Gede Ngurah Swajaya, Duta Besar Indonesia untuk Perancis, Arrmanatha Christiawan Nasir, dan Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Koster.

Selanjutnya ucapan selamat dan apresiasi pula disampaikan oleh Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri I Gede Ngurah Swajaya. Menurutnya pihaknya akan terus berupaya memfasilitasi bentuk-bentuk kerjasama seperti ini antarnegara. Karena, ini merupakan kontribusi nyata Pemerintah Daerah dalam usaha melindungi dan melestarikan warisan budayanya. “Saya harap kerjasama ini bisa menuai kesuksesan dan merembet ke bentuk kerjasama lainnya,” ujar I Gede Ngurah Swajaya.

Baca Juga  Manfaatkan Produk Kain Tenun Endek Bali, Christian Dior Tegaskan Komitmen Kerjasamanya dengan Pemprov Bali

Sedangkan vendor Christian Dior, CV Puri Bintang, Anak Agung Ngurah Manik serta perajin Putri Ayu, Ida Ayu Puspita Hartaty menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Bali Wayan Koster serta Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Koster atas kerja kerasnya memfasilitasi perajin Tenun Endek Bali ke dunia internasional, melalui kerjasama dengan rumah mode dunia asal Perancis, Christian Dior.

Pihak vendor Puri Bintang mengaku untuk memenuhi ekspektasi rumah mode dunia ini, proses pengerjaan Kain Tenun Endek motif Bali asli ini memang dilakukan dengan kualitas kontrol yang ketat. “Seperti biasanya kami menggunakan sisir 30 untuk motif kain, namun sekarang kami menggunakan motif sisir 70. Memang ada sedikit lonjakan harga, namun motif seperti ini kami optimis bisa dijual di Bali juga,” jelasnya seraya berharap dengan kerjasama ini, bisa mempengaruhi penjualan yang sempat sepi di masa pandemi Covid-19.

“Kerjasama ini juga memberikan dampak positif terhadap penenun atau perajin Kain Tenun Endek Bali yang sempat dirumahkan karena pandemi. Untuk memenuhi pesanan Christian Dior, kami di Perajin Putri Ayu menggandeng 45 penenun Bali, di antaranya 30 penenun dari Blahbatuh yang merupakan asuhan Putri Ayu, 6 penenun Srisedana Sukawati dan sisanya 9 penenun dari Giri Putri Bangli,” kata Ida Ayu Puspita Hartaty seraya menceritakan dengan mendunianya Kain Tenun Endek Bali, jujur kami saat ini mengalami lonjakan pemesanan kain endek dengan motif yang sama seperti Christian Dior, dan semoga dengan hadirnya Surat Edaran Nomor 04 Tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali / Kain Tenun Tradisional Bali yang sejalan dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan, dan Industri Lokal Bali yang sudah diimplementasikan dalam Pameran Bali Bangkit mampu memberikan dampak positif kepada perajin tenun lokal Bali.

Baca Juga  Manfaatkan Produk Kain Tenun Endek Bali, Christian Dior Tegaskan Komitmen Kerjasamanya dengan Pemprov Bali

Mendengar hal itu, Gubernur Koster menyatakan segala perjuangan yang panjang ini kami lakukan selaku Pemerintah bertujuan untuk membantu para perajin IKM/UMKM  yang terdampak pandemi Covid-19. Sehingga untuk mewujudkannya, kami awali terlebih dahulu dengan membuat regulasi yang berpihak kepada industri kecil dan menengah lokal Bali, apalagi pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. “Regulasi yang wajib kita implementasikan ini pula sebagai upaya kami di dalam melestarikan warisan budaya Bali,” ujar Gubernur Bali jebolan ITB tersebut.

Sebagai penutup, Gubernur Koster kepada Christian Dior berharap agar menggunakan Kain Tenun Endek Bali ini dengan sebaik-baiknya, dijaga sebaik-baiknya sehingga Taksu Kain Tenun Endek Bali bisa dirasakan oleh masyarakat dunia, dan saya berharap Kain Tenun Endek Bali makin dikenal dunia, sehingga bisa berdampak bagi kesejahteraan perajin dan masyarakat Bali. (gs)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BUDAYA

Bupati Badung Hadiri “Pujawali Mejelihan” di Pura Luhur Bhujangga Waisnawa Batu Bolong

Published

on

By

bupati badung
HADIRI PUJAWALI: Bupati Wayan Adi Arnawa, menghadiri “Pujawali Mejelihan” di Pura Luhur Bhujangga Waisnawa Batu Bolong, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Minggu (19/4). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, menghadiri pelaksanaan Pujawali Mejelihan di Pura Luhur Bhujangga Waisnawa Batu Bolong, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Minggu (19/4). Upacara pujawali tersebut dipuput oleh Ida Rsi Griya Cempaka Tangeb, Ida Rsi Griya Tumbak Bayuh, Ida Rsi Griya Lingga Bhuwana Jimbaran, serta Ida Rsi Griya Batur Bujangga Sari Sesetan.

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya yadnya sebagai wujud sraddha dan bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa serta penghormatan kepada para leluhur. Ia juga mendoakan agar seluruh rangkaian upacara berjalan lancar, rahayu, serta mampu memberikan keseimbangan bagi alam semesta.

Pujawali Mejelihan ini merupakan wujud nyata sraddha dan bhakti umat. Kami berharap seluruh rangkaian yadnya dapat berjalan lancar, rahayu, serta memberikan keseimbangan bagi alam semesta” ujarnya.

Bupati mengajak seluruh krama untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi, seni, adat, dan budaya Bali, sekaligus menjaga kerukunan serta keamanan. Hal ini dinilai penting mengingat Desa Canggu merupakan salah satu destinasi pariwisata yang berkembang pesat di Kabupaten Badung. Pemerintah Kabupaten Badung, lanjutnya, akan terus berkomitmen mendukung pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga adat, seni, dan budaya Bali, serta memperkuat kerukunan di tengah pesatnya perkembangan pariwisata, khususnya di kawasan Canggu,” imbuhnya.

Kehadiran Bupati dalam kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memantau kondisi lalu lintas di kawasan Canggu. Dijelaskan bahwa Pemkab Badung tengah mengupayakan penanganan kemacetan melalui rencana pembangunan ruas jalan baru di sejumlah titik, yang diawali dengan proses pembebasan lahan hingga tahap konstruksi.

Baca Juga  Manfaatkan Produk Kain Tenun Endek Bali, Christian Dior Tegaskan Komitmen Kerjasamanya dengan Pemprov Bali

“Kami sedang merencanakan pembangunan beberapa ruas jalan baru sebagai upaya mengurai kemacetan di kawasan Canggu, mulai dari pembebasan lahan hingga pembangunan fisik. Ini penting untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dan wisatawan,” jelasnya.

Upaya tersebut dilakukan guna meningkatkan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Badung. Sejalan dengan itu, Bupati menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berlandaskan nilai-nilai Nangun Sat Kerti Loka Bali.

“Untuk mewujudkan pariwisata yang berkualitas, kita harus bersama-sama menangani berbagai persoalan seperti kemacetan, sampah, dan banjir. Kami juga mengajak masyarakat untuk aktif dalam pengelolaan sampah dengan memilah sejak dari rumah tangga,” tegas Bupati.

Sementara itu, Moncol Maha Warga Bhujangga Waisnawa Kabupaten Badung, Gede Wijaya, menyampaikan bahwa kegiatan Pujawali Mejelihan tersebut dilaksanakan setelah tiga kali berturut-turut berlangsungnya upacara Pujawali di Pura Luhur Bhujangga Waisnawa Batu Bolong, Canggu. Pujawali ini merupakan bentuk pengamalan diri dan wujud satya bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa serta penghormatan kepada para leluhur. Upakara bebantenan yang dilaksanakan juga menjadi warisan budaya yang perlu dilestarikan untuk generasi mendatang. Hal ini penting mengingat Bali, khususnya kawasan Pura Batu Bolong, merupakan pusat pariwisata yang rentan terhadap pengaruh budaya luar akibat modernisasi.

Lebih lanjut dilaporkan bahwa pesemetonan Pura Luhur Bhujangga Waisnawa telah membangun organisasi modern yang terstruktur, mulai dari tingkat pusat nasional, provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga dadia, dalam wadah Maha Warga Bhujangga Waisnawa dari pusat sampai ke daerah.

Turut hadir Camat Kuta Utara dan unsur Tripika kecamatan Kuta Utara, Perbekel/Bendesa Adat Canggu beserta pengempon Pura. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Pemkot Denpasar Gelar Persembahyangan Rahina Suci Tumpek Landep

Published

on

By

tumpek landep
TUMPEK LANDEP: Persembahyangan bersama Rahina Suci Tumpek Landep di Pura Agung Lokanatha yang dihadiri langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Sabtu (18/4). (Foto: Hms Denpasar)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar menggelar persembahyangan bersama dalam rangka Rahina Suci Tumpek Landep, Sabtu (18/4), di Pura Agung Lokanatha, Lumintang, Denpasar. Kegiatan ini berlangsung khidmat sebagai bagian dari upaya menjaga tradisi.

Persembahyangan tersebut dihadiri langsung oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, yang turut mengikuti prosesi pembersihan pusaka keris di pura setempat. Hadir pula Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, Anak Agung Putu Gede Wibawa, jajaran Forkopimda, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara menyampaikan bahwa pelaksanaan persembahyangan Rahina Suci Tumpek Landep merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Pemkot Denpasar sebagai bentuk peningkatan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Selain itu, Tumpek Landep juga dimaknai sebagai momentum untuk menyucikan diri, pikiran, serta segala sarana yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, Jaya Negara berharap melalui pelaksanaan upacara ini, seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat dapat memperkuat ketajaman pikiran (landep) dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Jaya Negara juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dengan nilai-nilai spiritual dan budaya lokal sebagai implementasi ajaran Tri Hita Karana.

“Melalui Tumpek Landep ini, kami berharap seluruh komponen masyarakat, khususnya jajaran Pemkot Denpasar, dapat terus meningkatkan kualitas diri, serta menjaga keharmonisan antara manusia, Tuhan, dan lingkungan,” ujar Jaya Negara.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, menjelaskan bahwa pelaksanaan upacara ini dipuput oleh Ida Pedanda Gede Kompyang Beji dari Griya Beji Taman Santi, Sanglah, Denpasar Barat.

“Persembahyangan bersama ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan keharmonisan antarpegawai dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. (gs/bi)

Baca Juga  Manfaatkan Produk Kain Tenun Endek Bali, Christian Dior Tegaskan Komitmen Kerjasamanya dengan Pemprov Bali

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Bupati Badung “Nodya Karya Maligia Punggel“ di Griya Agung Banjar Aseman

Published

on

By

bupati badung
HADIRI KARYA: Bupati Wayan Adi Arnawa saat hadiri “Karya Maligia Punggel” yang dirangkaikan dengan “nyekah” massal di Griya Agung Banjar Aseman, Desa Abiansemal. Rabu (15/4). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam meringankan beban masyarakat kembali ditunjukkan melalui dukungan nyata terhadap pelaksanaan Karya Maligia Punggel yang dirangkaikan dengan nyekah massal di Griya Agung Banjar Aseman, Desa Abiansemal. Rabu (15/4).

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir mendukung kegiatan adat dan keagamaan masyarakat guna memastikan pelaksanaannya berjalan lancar. Bupati juga menyampaikan rasa bangga dan syukur atas kelancaran pelaksanaan karya. Ia berharap seluruh rangkaian yadnya dapat berjalan dengan lancar hingga mencapai sida purna.

“Pemerintah akan terus hadir untuk membantu masyarakat, tidak hanya dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam pelestarian adat dan budaya. Kegiatan seperti ini sangat penting karena mampu meringankan beban sekaligus memperkuat kebersamaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan agar bantuan yang diberikan dimanfaatkan secara tepat sasaran serta diawasi bersama. “Pelaksanaan nyekah massal ini tidak hanya memberikan keringanan biaya bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat nilai solidaritas dan gotong-royong, sekaligus menjaga kelestarian adat dan budaya Bali, tiyang selaku murdaning jagat Badung akan terus mendukung kegiatan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembangunan yang berpihak pada masyarakat dan berakar pada budaya lokal,” pungkasnya sembari mengajak dan mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Kegiatan yang dipusatkan di Bale Peyadnyan Tegal Suci ini berlangsung secara bertahap sejak 3 Maret 2026, diawali dengan matur piuning, hingga mencapai puncak karya pada 16 April 2026, dan ditutup pada 17 April 2026 dengan rangkaian pralina puja, nganyut, sangkud, serta nilapati. Seluruh rangkaian upacara dilaksanakan secara gotong-royong dengan melibatkan sekitar 63 pengiring serta dukungan swadaya krama.

Baca Juga  Manfaatkan Produk Kain Tenun Endek Bali, Christian Dior Tegaskan Komitmen Kerjasamanya dengan Pemprov Bali

Sementara itu, Perbekel Abiansemal sekaligus panitia, Ida Bagus Bisma Wiratma, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah serta kekompakan krama Banjar Aseman. Ia menjelaskan bahwa kebutuhan biaya upacara mencapai ratusan juta rupiah, sehingga pelaksanaan secara massal menjadi solusi yang efektif.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Bapak Bupati dan seluruh pihak. Bantuan ini sangat membantu krama sehingga seluruh rangkaian upacara dapat berjalan lancar sesuai rencana,” ungkapnya.

Hadir pada acara tersebut Anggota DPRD Badung Ni Luh Putu Gede Rara Hita Sukma Dewi, Kadisdukcapil I Nyoman Rudiarta, Sekcam Abiansemal beserta Tripika Abiansemal. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca