Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

‘’Karya Melaspas, Mendem Pedagingan lan Piodalan’’ di Pura Pengulun Banjar Delod Yeh Kekeran

BALIILU Tayang

:

Sekda Adi Arnawa menghadiri karya melaspas
HADIRI KARYA: Sekda Wayan Adi Arnawa saat menghadiri Karya Melaspas, Mendem Pedagingan dan Piodalan di Pura Pengulun Banjar Delod Yeh Kekeran, Mengwi Selasa (19/3). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Dengan rampungnya pembangunan di Pura Pengulun Banjar Delod Yeh, Desa Kekeran Mengwi, Sekda Wayan Adi Arnawa menghadiri Karya Melaspas, Mendem Pedagingan dan Piodalan di Pura Pengulun Banjar Delod Yeh Kekeran, Mengwi. Karya dipuput oleh Ida Pandita Mpu dari Griya Basangbe, Baturiti Tabanan, Selasa (19/3). Turut hadir tokoh masyarakat Rai Wirata, Perbekel Desa Kekeran Nyoman Suarda dan warga Banjar Delod Yeh.

Sebagai bentuk wujud bakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi, Sekda Adi Arnawa menyerahkan punia sebesar Rp. 3 juta.

Dalam sambrama wecana-nya, Sekda Adi Arnawa dengan penuh rasa syukur dan bangga karena sudah bisa hadir di tengah-tengah warga Banjar Delod Yeh yang melaksanakan upacara suci sebagai bentuk wujud bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi yang berstana di Pura Pengulun Banjar.

“Pemerintah akan selalu hadir serta mendukung setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat, apalagi untuk melestarikan adat, seni dan budaya, yang didasari konsep Tri Hita Karana, maka penting sekali kita bisa menjaga keseimbangan antara parahyangan, pawongan dan palemahan-nya. Kalau itu sudah bisa kita wujudkan niscaya dan berharap warga Banjar Delod Yeh dan Pemerintah Kabupaten Badung akan dilimpahkan keselamatan,” ujarnya.

Sementara Panitia Ketut Konten melaporkan pembangunan fisik Pura Pengulun Banjar dibangun dengan biaya sebesar Rp. 600 juta lebih bersumber dari APBDes Desa Kekeran tahun 2023, Bangunan Balai Gong dari BKK tahun 2023 sebesar Rp. 200 juta, sedangkan dana Melaspas, Mendem Pedagingan dan Piodalan sebesar Rp. 50 juta dari swadaya masyarakat.

“Tentu kami sangat mengharapkan bantuan kepada Pemerintah, melalui Bapak Sekda agar tetap bisa membantu melalui dana BKK sehingga warga Br. Delod Yeh bisa melaksanakan karya ngenteg linggih melalui Dana BKK perubahan tahun 2024,” jelasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Hadiri ‘’Upakara Melaspas’’ dan ‘’Pasupati Pratima’’ di Pura Dalem Sudha Sidakarya

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Kecelakaan di By Pass Ngurah Rai Picu Kepadatan, Unit Lalulintas Polsek Dentim Turun Langsung ke TKP

Published

on

By

Polisi tangani kecelakaan di By Pass Ngurah Rai
KECELAKAAN: Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan By Pass Ngurah Rai, tepatnya di utara Jembatan Panjang Pasiran, Padang Galak, Denpasar Timur, Minggu (4/10/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan By Pass Ngurah Rai, tepatnya di utara Jembatan Panjang Pasiran, Padang Galak, Denpasar Timur, Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 09.00 Wita. Peristiwa tersebut sempat menyebabkan kepadatan kendaraan pada jalur menuju utara.

Mendapat informasi dari masyarakat, personel Unit Lalulintas Polsek Denpasar Timur (Dentim) segera mendatangi lokasi. Petugas kemudian melakukan penanganan di TKP sekaligus mengatur pergerakan kendaraan agar kepadatan tidak semakin meluas.

Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Vario yang dikendarai I Made Cuta, (71), dengan mobil Daihatsu Sigra yang dikemudikan Reno Ramadhan, (31). Keduanya melaju dari arah selatan menuju utara ketika kondisi lalu lintas cukup padat. Saat kendaraan di depan melakukan pengereman, pengendara sepeda motor diduga tidak sempat mengendalikan laju kendaraannya hingga menabrak bagian belakang mobil.

Pengendara sepeda motor mengalami luka lecet pada lutut kiri dan benjolan di bagian belakang kepala. Dalam kondisi sadar serta masih dapat berkomunikasi, korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans BPBD menuju Rumah Sakit Dharma Yadnya untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., mengatakan, kecepatan personel dalam merespons laporan menjadi bagian penting untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mencegah gangguan arus lalu lintas yang lebih panjang.

“Setiap laporan masyarakat yang berkaitan dengan gangguan keamanan maupun keselamatan di jalan kami tindak lanjuti dengan cepat, sehingga situasi dapat segera ditangani dan aktivitas masyarakat tetap berjalan,” ujar Kapolsek.

Polsek Dentim mengimbau pengguna jalan untuk selalu menjaga jarak aman, mengendalikan kecepatan, dan meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melintas di tengah arus lalu lintas yang padat. (gs/bi)

Baca Juga  Badung Peringati Hari Bela Negara Ke-75

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kolaborasi dengan Sungai Watch dan Relawan, Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu Bersihkan Kawasan Hutan Bakau Sidakarya

Published

on

By

Gerakan Kulkul PKK bersihkan Hutan Bakau Sidakarya
GERAKAN KULKUL PKK: Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu digelar serentak di sembilan kabupaten/kota di Bali pada Minggu (4/10). Tampak gerakan Kulkul PKK di Desa Sidakarya, Kota Denpasar. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu kembali digelar serentak di sembilan kabupaten/kota di Bali pada Minggu (4/10). Di Desa Sidakarya, Kota Denpasar, kegiatan dipusatkan di kawasan Hutan Bakau Pantai Sidakarya dengan melibatkan TP PKK Provinsi Bali, TP PKK Kota Denpasar, TP PKK Desa Sidakarya, TP Posyandu Provinsi Bali, TP Posyandu Kota Denpasar, Sungai Watch, masyarakat, serta relawan.

Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu dilaksanakan secara rutin pada Minggu pertama setiap bulan dengan mengajak masyarakat membersihkan lingkungan rumah dan sekitarnya. Gerakan ini tidak sekadar menjadi kegiatan bersih-bersih, tetapi diarahkan untuk membangun kesadaran dan membentuk kebiasaan masyarakat menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Monitoring dan evaluasi Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu dilaksanakan serentak di sembilan kabupaten/kota di Bali. Langkah ini dilakukan untuk memastikan gerakan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan tumbuh menjadi kebiasaan yang memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, interaksi sosial, serta semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Manajer Lapangan Sungai Watch, Made Dwi Bagiasa, mengapresiasi kolaborasi dalam kegiatan di Sidakarya. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kolaborasi perdana Sungai Watch bersama TP PKK dan TP Posyandu Provinsi Bali serta Kota Denpasar dalam membersihkan aliran sungai di kawasan pesisir Kota Denpasar.

“Harapannya ke depan tidak hanya bersih-bersih saja, tetapi bagaimana kita mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai karena semua akan bermuara ke pantai selatan kita,” ujar Made Dwi Bagiasa.

Ia menegaskan, penanganan sampah tidak dapat dilakukan secara parsial. Sampah dari permukiman maupun sungai berpotensi terbawa hingga kawasan pesisir dan laut. Karena itu, edukasi mengenai pengelolaan dan pengurangan sampah perlu dilakukan secara konsisten kepada seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Hadiri ‘’Upakara Melaspas’’ dan ‘’Pasupati Pratima’’ di Pura Dalem Sudha Sidakarya

Made Dwi Bagiasa juga mengapresiasi keterlibatan Ketua TP PKK dan Posyandu Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, dalam menggerakkan masyarakat, khususnya kader dan anggota PKK, untuk menjaga kebersihan lingkungan secara rutin. “Kita lihat semangat Ibu, Bunda Putri ini sebagai semangat untuk memobilisasi ibu-ibu PKK agar rutin membersihkan lingkungan di sekitarnya. Bagaimanapun juga, kita harus bijak memperlakukan sampah,” ungkapnya.

Melalui Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu, TP PKK Provinsi Bali terus mendorong budaya bersih dan semangat gotong royong menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Gerakan dimulai dari lingkup terkecil, yakni telajakan dan lingkungan rumah masing-masing, kemudian meluas hingga ruang publik yang digunakan bersama. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Sambut Baik Dipilihnya Bali Sebagai Tuan Rumah “Bali–Timor-Leste Business Forum“

Published

on

By

Gubernur Koster sambut Menteri Timor-Leste di Jaya Sabha
SAMBUT KEDATANGAN MENTERI: Gubernur Bali Wayan Koster menyambut kedatangan Menteri Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Kehutanan Republik Demokratik Timor-Leste beserta delegasi Bali–Timor-Leste Business Forum di Jaya Sabha, Denpasar, Sabtu, 3 Oktober 2026. (Foto: Hms Pemprov Bali)  

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyambut kedatangan Menteri Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Kehutanan Republik Demokratik Timor-Leste beserta delegasi Bali–Timor-Leste Business Forum di Jaya Sabha, Denpasar, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Atas nama Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali, Gubernur Koster menyambut baik dipilihnya Provinsi Bali sebagai tuan rumah penyelenggaraan Bali–Timor-Leste Business Forum bertajuk Connecting Opportunities, Building Prosperity yang berlangsung pada 2–3 Oktober 2026.

Gubernur Koster mengungkapkan, hubungan antara Republik Indonesia dan Republik Demokratik Timor-Leste selama ini terjalin sangat baik. Secara geografis, Timor-Leste sangat dekat dengan Indonesia dan kedua negara memiliki hubungan historis. Sesuai amanat konstitusi, kita harus membangun kerja sama dengan berbagai negara untuk menatap masa depan yang lebih kuat.

“Kami sangat bahagia bisa duduk bersama dalam suasana hangat malam ini. Kami berharap setelah pertemuan ini, Bali dan Timor-Leste dapat bekerja sama mengembangkan berbagai sektor potensial, khususnya pariwisata, pertanian, peternakan, dan perdagangan. Sinergi dan kolaborasi yang kuat diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,“ ujar Koster.

Koster menyebutkan bahwa Bali memang kecil, tetapi dianugerahi kekayaan yang luar biasa, seperti salak Bali, jeruk Bali, manggis Bali, mangga Bali, beras Bali, ayam Bali, babi Bali, hingga sapi Bali yang telah dikenal luas.

“Khusus sapi Bali, sampai saat ini keberadaannya terus kami jaga dengan baik. Sapi dari luar Bali tidak diizinkan masuk. Pemerintah Pusat juga mendukung upaya perlindungan sapi Bali agar kemurnian dan keasliannya tetap terjaga,“ ujar Koster.

Terkait sektor pariwisata, hingga 30 September 2026 tercatat sebanyak 4,6 juta wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Bali, sedikit lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2025. Dari jumlah tersebut, sekitar 30 ribu wisman berasal dari Timor-Leste.

Baca Juga  Badung Peringati Hari Bela Negara Ke-75

“Dengan terselenggaranya Bali–Timor-Leste Business Forum, ke depan saya berharap Bali dan Timor-Leste dapat maju bersama, saling mendukung, dan saling menopang dalam mewujudkan kemajuan. Kami siap melanjutkan dan memperkuat hubungan baik yang telah terjalin selama ini,“ pungkasnya.

Sementara Menteri Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Kehutanan Republik Demokratik Timor-Leste, Marcos da Cruz menyampaikan Bapak Wakil Perdana Menteri sebelumnya direncanakan hadir di Jaya Sabha, tetapi batal karena harus melanjutkan tugas negara. Karena itu, beliau menitipkan pesan kepada Gubernur Bali Wayan Koster berupa ucapan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia, khususnya Gubernur Bali, atas sambutan hangat serta dukungan terhadap penyelenggaraan Bali–Timor-Leste Business Forum.

Marcos da Cruz mengatakan ada tiga hal penting yang dibahas dalam Bali–Timor-Leste Business Forum, yaitu Blue Economy, Green Economy, dan Gold Economy.

Dalam pengembangan Green Economy, Timor-Leste memiliki lahan pertanian yang subur dan luas dengan berbagai komoditas, seperti padi, jagung, kopi, dan buah-buahan. Namun, sektor pertanian di Timor-Leste masih menghadapi berbagai permasalahan dan tantangan, terutama terkait kualitas sumber daya manusia.

“Melalui pertemuan ini, kami ingin mempelajari bagaimana memulai dan mengelola sektor pertanian dengan baik agar mampu memberikan hasil yang maksimal,” ujar Marcos.

Mengenai Blue Economy, Timor-Leste memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan. Berdasarkan hasil studi, potensi stok ikan mencapai sekitar 700 ribu ton per tahun. Namun, potensi tersebut belum dikelola dan dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung perekonomian. Ia berharap besarnya sumber daya laut tersebut juga diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Terkait Gold Economy, kami datang bersama sejumlah pengusaha ke Bali untuk berdiskusi, melihat, dan mendengar secara langsung mengenai pengembangan bisnis. Harapannya, kami dapat belajar menjalankan bisnis dengan baik, sebagaimana telah banyak dicontohkan oleh masyarakat dan pelaku usaha di Bali,“ ujarnya.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Hadiri ‘’Upakara Melaspas’’ dan ‘’Pasupati Pratima’’ di Pura Dalem Sudha Sidakarya

“Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Bali. Pertemuan ini memberikan manfaat besar bagi Timor-Leste karena melalui forum ini kita dapat saling belajar. Dengan suasana Bali yang aman dan damai, kami berharap kerjasama dan hubungan antara Timor-Leste dan Bali semakin kuat dan terus berkembang. Berbagai praktik baik yang kami temukan di Bali diharapkan dapat diterapkan di Timor-Leste dengan menyesuaikan peluang dan potensi yang ada,“ katanya lagi.

Kedatangan Menteri Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Kehutanan Republik Demokratik Timor-Leste ke Jaya Sabha turut didampingi Wakil Presiden Veteran (Conselho dos Combatentes da Libertação Nacional de Timor-Leste), Mario Nicolao dos Reis; Koordinator Jenderal Bidang Ekonomi, Jorge; serta Presiden Câmara de Comércio e Indústria Timor-Leste, Jorge Manuel de Araujo Serrano. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca