Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kasus Meninggal Dunia Nihil, 7 Orang Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Sembuh

BALIILU Tayang

:

eka
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Kota Denpasar kembali mencatatkan nihil kasus meninggal dunia akibat Covid-19. Berdasarkan data resmi pada Sabtu (4/12) diketahui kasus meninggal dunia kembali nihil. Kondisi ini dibarengi dengan penambahan kasus sembuh Covid-19 bertambah 7 orang. Sementara itu kasus positif Covid-19 bertambah 4 orang.

Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 37.917 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 36.829 orang  (97,13 persen), meninggal dunia  1.001 orang (2,64 persen), dan kasus aktif yang masih dalam perawatan  87 orang (0,23 persen).  

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, kendati kasus Covid -19 di Denpasar sudah semakin menurun dan melandai namun penularannya masih ditemukan, oleh karena itu ia tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.

“Kondisi  ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus Covid sewaktu waktu bisa kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM ,” ujar Dewa Rai.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 2 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Baca Juga  Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 4 Orang

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan, berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun, ibu hamil dan disabilitas.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk menyukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai.  

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan, Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.   

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M yakni menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan,” kata Dewa Rai. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Aksi Sosial Menyapa dan Berbagi, TP PKK Denpasar Salurkan Bantuan Gizi bagi Ibu Hamil, Balita dan Lansia

Published

on

By

Ketua TP PKK Sagung Antari Jaya Negara didampingi Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa memimpin penyaluran bantuan gizi kepada ibu hamil, balita, dan lansia di Denpasar.
AKSI SOSIAL: Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, didampingi Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa memimpin kegiatan Aksi Sosial Menyapa dan Berbagi bekerja sama dengan Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma (PDAM) Kota Denpasar, Jumat (17/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kota Denpasar dalam mendukung pemenuhan gizi bagi ibu hamil, balita, dan lanjut usia (lansia), Tim Penggerak PKK Kota Denpasar kembali melaksanakan Aksi Sosial Menyapa dan Berbagi bekerja sama dengan Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma (PDAM) Kota Denpasar, Jumat (17/7).

Kegiatan dipimpin langsung Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, didampingi Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa. Bantuan diserahkan secara simbolis dengan mengunjungi langsung salah seorang lansia di Banjar Sedana Merta, Kelurahan Ubung. Selanjutnya, penyerahan bantuan dilaksanakan di Balai Banjar Sedana Merta, Kelurahan Ubung, Kecamatan Denpasar Utara, serta di Kantor Kecamatan Denpasar Barat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar saat ini adalah I Wayan Budha, Direktur PDAM diwakili oleh Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma (PDAM) Kota Denpasar, Ni Luh Putu Sri Utami, S.E, Camat Denpasar Utara, I Wayan Ariyanta, beserta jajaran, perangkat kelurahan dan desa, serta perwakilan Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma.

Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara TP PKK Kota Denpasar dengan Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma dalam mendukung program Pemerintah Kota Denpasar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui pemenuhan gizi kelompok rentan.

“Hari ini TP PKK Kota Denpasar bersinergi dengan Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma atau yang kita kenal dengan PDAM Kota Denpasar menyerahkan bantuan kepada ibu hamil, balita, dan lansia. Ini merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang dilaksanakan oleh TP PKK Kota Denpasar bekerja sama dengan PDAM,” ujarnya.

Baca Juga  90 Orang Pasien Covid-19 Sembuh di Kota Denpasar

Dijelaskan, setiap kelompok penerima memperoleh paket bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan gizinya. Ibu hamil menerima paket berisi susu, sari kacang hijau, biskuit, satu krat telur ayam, daging ayam, dan beras 10 kilogram.

Sementara balita menerima susu, puding, roti balita, satu krat telur ayam, daging ayam, pisang, dan beras 10 kilogram. Sedangkan lansia memperoleh susu tulang, biskuit, satu krat telur ayam, daging ayam, pisang, dan beras 10 kilogram.

Pada pelaksanaan kali ini, di Kecamatan Denpasar Utara bantuan menyasar sebanyak 21 ibu hamil, 54 balita, dan 43 lansia. Sementara untuk Kecamatan Denpasar Barat, bantuan juga disalurkan kepada Balita 54 orang, ibu hamil 22 orang  dan lansia 43 orang.

Ny. Sagung Antari Jaya Negara berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sehingga ibu hamil dapat melahirkan bayi yang sehat, balita tumbuh dan berkembang sesuai usianya, serta para lansia tetap sehat, produktif, dan bahagia.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma atas dukungan berupa bantuan beras serta seluruh pihak, termasuk perangkat banjar yang telah memfasilitasi kegiatan ini sehingga dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Salah seorang penerima bantuan Nyoman Biana menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kota Denpasar bersama TP PKK dan Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma.

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Denpasar Utara, I Wayan Ariyanta, mengapresiasi pelaksanaan Aksi Sosial Menyapa dan Berbagi yang dinilai selaras dengan visi dan misi Pemerintah Kota Denpasar dalam semangat Vasudhaiva Kutumbakam dan Menyama Braya.

Baca Juga  Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 4 Orang

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga menjadi sarana menyampaikan berbagai program TP PKK kepada masyarakat, termasuk mendukung pencapaian enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.

“Semoga melalui kegiatan ini seluruh program TP PKK dapat terus berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

KPU Bali Perkuat Integritas dan Pencegahan Pelanggaran Etik Penyelenggara Pemilu

Published

on

By

Ketua DKPP RI Heddy Lugito menyerahkan buku kepada Ketua KPU Bali Lidartawan dalam rapat penguatan integritas penyelenggara Pemilu
SERAHKAN BUKU: Ketua DKPP RI, Heddy Lugito menyerahkan buku kepada Ketua KPU Provinsi Bali di sela Rapat Penguatan Integritas dan Pencegahan Pelanggaran Etik Penyelenggara Pemilu di Lingkungan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Bali pada Jumat (17/7/2026). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka meningkatkan penegakan etika dan integritas bagi penyelenggara Pemilu di lingkungan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Bali, KPU Provinsi Bali menggelar Rapat Penguatan Integritas dan Pencegahan Pelanggaran Etik Penyelenggara Pemilu di Lingkungan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Bali pada Jumat (17/7/2026).

Rapat dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan. Dalam sambutannya, ia mengingatkan bahwa KPU Provinsi Bali pernah memperoleh apresiasi dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) sebagai salah satu penyelenggara Pemilu dengan tingkat integritas yang tinggi. Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pemilu, bukan menjadi alasan untuk berpuas diri.

“Saya berharap Ketua DKPP RI dapat memberikan penguatan integritas kepada seluruh jajaran KPU di Bali, sehingga kita tetap menjadi penyelenggara Pemilu yang berintegritas serta senantiasa memperkuat nilai-nilai demokrasi dalam setiap penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan,” ujar I Dewa Agung Gede Lidartawan.

Hadir sebagai narasumber, Ketua DKPP RI, Heddy Lugito, yang menyampaikan materi mengenai penguatan integritas serta pencegahan pelanggaran etik penyelenggara Pemilu. Ia mengapresiasi kondisi di Provinsi Bali yang hingga saat ini tidak memiliki pengaduan pelanggaran etik ke DKPP.

Dalam paparannya, Heddy menjelaskan bahwa terdapat lima syarat utama untuk mewujudkan Pemilu yang demokratis, yaitu regulasi yang baik, penyelenggara yang mandiri, berintegritas, dan kredibel, peserta Pemilu yang taat aturan, pemilih yang cerdas dan partisipatif, serta birokrasi yang netral. Selain itu, ia juga memaparkan berbagai tantangan yang masih dihadapi dalam penyelenggaraan Pemilu, seperti praktik politik uang, pelanggaran netralitas ASN, tindak pidana korupsi oleh pejabat, pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP), serta berbagai persoalan regulasi.

Baca Juga  PLN Bali Selatan Perkenalkan Inovasi Mobil Listrik kepada Pemkot Denpasar

Turut hadir Anggota DKPP RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, yang menekankan bahwa potensi pelanggaran etik dapat terjadi di lembaga mana pun termasuk DKPP, sehingga seluruh penyelenggara wajib menjunjung tinggi integritas, mematuhi peraturan, serta kode etik yang berlaku. Ia juga mengajak jajaran KPU di Bali untuk mensyukuri amanah negara dan menjaga budaya komunikasi yang baik guna menyelesaikan setiap persoalan sebelum berkembang menjadi pelanggaran etik, sekaligus berharap agar pengalaman KPU Bali yang minim pengaduan dapat didokumentasikan sebagai best practice bagi daerah lain.

Peserta yang hadir dalam rapat ini terdiri dari Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Provinsi Bali Tahun 2025–2026, yaitu Gede Sutrawan (unsur Badan Pengawas Pemilu) dan I Made Anom Wiranata (unsur Masyarakat), Ketua beserta Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten/Kota se-Bali, serta jajaran Sekretariat KPU Provinsi Bali.

Melalui rapat ini, KPU Provinsi Bali berharap seluruh penyelenggara Pemilu di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota semakin memperkuat komitmen dalam menjaga integritas, profesionalisme, dan kepatuhan terhadap kode etik, sehingga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan Pemilu dapat terus terjaga sekaligus memperkuat kualitas demokrasi di Provinsi Bali. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Aktif Dorong Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Budaya, Gubernur Koster Diundang jadi Pembicara Nusa Dua Forum

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster menerima undangan resmi menjadi pembicara Nusa Dua Forum 2026 dari Publisher & CEO SCMP Tammy Tam di Jayasabha, Denpasar.
TERIMA UNDANGAN: Gubernur Bali Wayan Koster menerima undangan resmi untuk menghadiri dan menjadi pembicara dalam Nusa Dua Forum 2026, yang diselenggarakan oleh South China Morning Post (SCMP) bersama Danantara Indonesia di The St. Regis Bali Resort, Nusa Dua, Kabupaten Badung, pada 17 Juli 2026. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima undangan resmi untuk menghadiri dan menjadi pembicara dalam Nusa Dua Forum 2026, forum investasi internasional bergengsi yang diselenggarakan oleh South China Morning Post (SCMP) bersama Danantara Indonesia di The St. Regis Bali Resort, Nusa Dua, Kabupaten Badung, pada 17 Juli 2026.

Undangan tersebut disampaikan langsung oleh Publisher & Chief Executive SCMP Tammy Tam dalam Audiensi yang dilakukan di Jayasabha, Denpasar pada Kamis (16/7).

Forum eksklusif ini dirancang sebagai jembatan strategis yang menghubungkan pusat-pusat modal utama Asia, khususnya Hong Kong dan kawasan Greater Bay Area (GBA), dengan pasar-pasar berkembang di Asia Tenggara yang dipimpin Indonesia.

Tam menyebut Nusa Dua Forum 2026 sebagai inisiatif investasi swasta unggulan yang mempertemukan pemilik kelompok usaha keluarga, generasi penerus bisnis, investor institusional, sovereign wealth fund, hingga pengambil keputusan investasi dari berbagai negara Asia untuk membangun kolaborasi investasi jangka panjang di Indonesia.

Kehadiran Gubernur Wayan Koster dinilai penting mengingat Bali saat ini menjadi salah satu daerah yang aktif mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis budaya, lingkungan, dan ekonomi hijau. Di bawah kepemimpinan Koster, Bali juga telah menjadi tuan rumah berbagai forum internasional yang mempertemukan pemimpin dunia, investor, akademisi, dan pelaku industri untuk membahas isu pembangunan global.

Forum yang hanya diikuti sekitar 80 hingga 100 peserta terpilih ini akan menghadirkan sejumlah tokoh penting dunia usaha dan investasi. Di antaranya Deputi Sekretaris Kehakiman Pemerintah Hong Kong Special Administrative Region (HKSAR) Horace Cheung, anggota Executive Council HKSAR Jeffrey Lam, Chief Executive Officer Blue Pool Capital Oliver Weisberg, CEO Hong Kong Investment Corporation Clara Chan, Presiden dan Co-Founder Gaw Capital Kenneth Gaw, serta sejumlah pemimpin investasi lainnya dari kawasan Asia.

Baca Juga  Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 14 Orang, Kasus Meninggal Dunia Nihil

Dari Indonesia, sejumlah nama yang telah dikonfirmasi hadir antara lain CEO Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Republik Indonesia Rosan Roeslani, Deputy CEO MNC OTT Network Clarissa Tanoesoedibjo, serta pimpinan sejumlah perusahaan nasional terkemuka.

Penyelenggaraan Nusa Dua Forum 2026 di Bali dinilai sejalan dengan arah pembangunan jangka panjang yang tengah dijalankan Pemerintah Provinsi Bali melalui Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun 2025-2125. Haluan tersebut merupakan fondasi pembangunan Bali yang menempatkan Pulau Dewata sebagai pusat peradaban dunia yang berlandaskan nilai-nilai budaya Bali, berdaya saing global, serta berkelanjutan secara ekonomi dan lingkungan.

Di bawah visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”, Gubernur Wayan Koster terus mendorong transformasi ekonomi Bali agar tidak hanya bertumpu pada sektor pariwisata, tetapi juga berkembang pada sektor ekonomi kreatif, ekonomi digital, investasi berkualitas, energi bersih, pertanian modern, industri berbasis budaya, dan penguatan sumber daya manusia.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kebijakan strategis seperti pembangunan infrastruktur terintegrasi, pengembangan energi bersih, pengendalian alih fungsi lahan pertanian, penguatan ekonomi kerakyatan, digitalisasi pelayanan publik, hingga program pengelolaan sampah berbasis sumber yang kini menjadi perhatian berbagai pihak di tingkat nasional maupun internasional.

Gubernur Koster juga menegaskan bahwa investasi yang masuk ke Bali harus sejalan dengan prinsip pembangunan yang menjaga keseimbangan alam, manusia, dan kebudayaan Bali sesuai filosofi Sad Kerthi. Karena itu, forum internasional seperti Nusa Dua Forum menjadi momentum penting untuk memperkenalkan arah pembangunan Bali kepada para investor global sekaligus membuka peluang kerja sama yang berkualitas dan berkelanjutan.

Dalam agenda forum, peserta akan mengikuti berbagai sesi strategis yang membahas masa depan investasi dan transformasi ekonomi kawasan Asia. Salah satu sesi utama adalah keynote bertajuk “Bridging Mandates: What Sovereign Capital and Private Wealth Can Learn From Each Other”, yang membahas sinergi antara modal negara dan kekayaan swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga  PLN Bali Selatan Perkenalkan Inovasi Mobil Listrik kepada Pemkot Denpasar

Forum juga akan menghadirkan sesi pleno bertema “Capital Crossroads – Sovereign Capital as Catalyst: How Southeast Asia’s State-Directed Funds Are Redrawing the Investment Map”, yang menyoroti peran dana investasi negara dalam membentuk peta investasi baru di kawasan.

Berbagai panel diskusi lainnya akan membahas peluang investasi Indonesia bagi keluarga-keluarga investor Asia, perkembangan industri kecerdasan buatan (AI), pembangunan rantai pasok baterai dan industri digital, pengembangan ASEAN Power Grid, serta peran generasi penerus dalam mengelola dan mengembangkan modal keluarga di Asia.

Penyelenggara menilai forum ini menjadi kesempatan langka bagi para peserta untuk berinteraksi langsung dengan para pembuat kebijakan Indonesia, mengakses peluang investasi melalui pipeline Danantara Indonesia, serta membangun jejaring dengan pengelola modal keluarga terbesar dan investor terkemuka di kawasan Asia.

Acara akan  dirancang sebagai ruang diskusi informal antara investor, pengambil kebijakan, dan pemimpin dunia usaha.

Kehadiran forum internasional tersebut semakin memperkuat posisi Bali sebagai pusat pertemuan global (global meeting hub) yang tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata dunia, tetapi juga sebagai ruang dialog strategis untuk membahas investasi, ekonomi hijau, transformasi digital, dan masa depan pembangunan berkelanjutan di kawasan Asia Pasifik. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca