Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kasus Meninggal Dunia Nihil, Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 22 Orang

BALIILU Tayang

:

dewa
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Kota Denpasar kembali mencatatkan nihil kasus meninggal dunia. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Sabtu (3/9) diketahui kasus meninggal dunia nihil penambahan. Kondisi ini dibarengi dengan penambahan kasus sembuh sebanyak 22 orang. Namun, kasus positif Covid-19 juga bertambah 7 orang.

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 54.212 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai 52.916 orang  (97,60 persen), meninggal dunia 1.124 orang (2,08 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 172 orang (0,32 persen).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini penularan virus Covid-19 di Kota Denpasar masih fluktuatif tetapi masih terkendali. Karenanya, diimbau kepada masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.

“Kondisi  ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus Covid akan kembali meningkat, sehingga diperlukan kerja sama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM,” ujar Dewa Rai.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 1 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan subvarian baru yang disebut dengan varian Omicron.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat. Jadi intinya kapan pun dan dimana pun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Baca Juga  Kasus Sembuh Bertambah 21 Orang, Prosentase Kesembuhan Pasien Capai 97,04 Persen

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan sosialisasi dan edukasi berkelanjutan.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun serta usia 6-11 tahun,  ibu hamil dan disabilitas. Selain itu, Kota Denpasar juga telah memulai pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Tak hanya itu, Satgas Covid-19 Kota Denpasar telah merancang 6 langkah strategis mengatasi lonjakan kasus Covid-19, mulai dari peningkatan kapasitas 3 T (tracing, testing, treatment), mengencarkan pelaksanaan vaksinasi termasuk booster, mewajibkan penerapan aplikasi Peduli Lindungi, Optimalisasi Rumah Sakit Rujukan mulai dari ketersediaan Bad, Oksigen dan Obat-obatan.

“Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai.  

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Hindari kerumunan,  gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas. Selain itu mari bersama terapkan 5M,” kata Dewa Rai. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Puslitbang Polri Gelar Supervisi Tipidkor di Polresta Denpasar, Perkuat SDM dan Integritas Berantas Korupsi

Published

on

By

Puslitbang Polri
TERIMA KUNJUNGAN: Polresta Denpasar menerima kunjungan dan kegiatan penelitian serta supervisi tindak pidana korupsi (Tipidkor) oleh Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Mabes Polri, yang berlangsung pada Senin (4/5/2026) di Rupatama Polresta Denpasar. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Polresta Denpasar menerima kunjungan dan kegiatan penelitian serta supervisi tindak pidana korupsi (Tipidkor) oleh Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Mabes Polri, yang berlangsung pada Senin (4/5/2026) di Rupatama Polresta Denpasar. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis Polri dalam mengoptimalkan pemberantasan korupsi di tingkat kewilayahan.

Dengan dipimpin langsung oleh Kapuslitbang Polri Brigjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., didampingi Ketua Tim Kombes Pol. Ida Bagus Made, S.I.K., M.M. beserta tim. Kedatangannya disambut Karorena Polda Bali Kombes Pol. Mohammad Basori, S.I.K., M.M., M.H. dan Karosdm Polda Bali Kombes Pol. Agus Nugroho, S.I.K., M.H. dan Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, S.I.K., M.H., bersama Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H. serta Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai Kombes Pol. I Komang Budiartha, S.I.K.

Dalam sambutannya, Kapolresta Denpasar menyampaikan apresiasi dan selamat datang kepada tim, selanjutnya menyampaikan paparan yang pada intinya menegaskan bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang berdampak luas terhadap perekonomian negara, menghambat pembangunan, serta menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Tipidkor melalui tiga pilar utama, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia, dukungan teknologi, dan keberanian moral setiap personel.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya sinergitas antarunit serta kolaborasi dengan aparat penegak hukum dan stakeholder terkait guna memastikan proses penanganan perkara berjalan cepat, tepat, dan akuntabel. Selain itu, Polri juga memiliki peran penting dalam mengawal program prioritas nasional, seperti Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan tepat sasaran dan bebas dari praktik penyimpangan.

Sementara itu, Kapuslitbang Polri dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan profesionalisme personel dalam penanganan perkara korupsi. Ia mengakui masih adanya keterbatasan SDM yang memiliki spesialisasi di bidang Tipidkor, sehingga diperlukan penguatan kompetensi serta penyamaan persepsi.

Baca Juga  Antispasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemkot Denpasar Aktifkan Kembali Satgas Desa/Kelurahan

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga menghasilkan data yang akan diolah menjadi rekomendasi kebijakan strategis dalam mendukung pemberantasan korupsi dan keberhasilan program nasional menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ketua Tim Puslitbang juga memaparkan hasil penelitian dengan judul “Optimalisasi Pelaksanaan Fungsi Pemberantasan Tipikor di Kewilayahan“, yang menyoroti aspek sumber daya, mindset personel, serta kelembagaan. Disebutkan bahwa perkembangan modus korupsi semakin kompleks, mulai dari penggunaan perusahaan fiktif hingga dokumen elektronik, sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih adaptif dan komprehensif.

Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed method) melalui pengumpulan data kualitatif dan kuantitatif, termasuk kuesioner yang melibatkan anggota Ditreskrimsus dan Satreskrim. Hasil penelitian diharapkan mampu merumuskan model kelembagaan yang lebih efektif dan efisien dalam menangani tindak pidana korupsi di wilayah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Polri, khususnya jajaran kewilayahan, semakin optimal dalam menjalankan fungsi pemberantasan korupsi, baik melalui upaya pencegahan maupun penindakan, demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bhabin Desa Kemenuh Tindaklanjuti Pembakaran Sampah oleh CV Cendana Mas di Tegenungan

Published

on

By

pembakaran sampah di kemenuh
CEK LOKASI: Bhabinkamtibmas Desa Kemenuh, I Ketut Suparga, melaksanakan pengecekan langsung ke lokasi pembuangan sampah yang berada di Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Senin (4/5/2026) pagi. (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Menindaklanjuti adanya keluhan masyarakat terkait aktivitas pembakaran sampah, Bhabinkamtibmas Desa Kemenuh, I Ketut Suparga, melaksanakan pengecekan langsung ke lokasi pembuangan sampah yang berada di Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Senin (4/5/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita tersebut turut melibatkan Kelian Dinas Tegenungan serta didampingi Ketua Pecalang setempat. Pengecekan dilakukan guna memastikan kondisi di lapangan terkait dugaan pelanggaran kesepakatan oleh pihak CV Cendana Mas selaku pengelola lahan.

Berdasarkan hasil pemantauan, diketahui bahwa lokasi tersebut sebelumnya hanya diperbolehkan untuk pembuangan material sisa pembongkaran bangunan berupa puing-puing. Kesepakatan ini telah dibuat antara pihak desa adat dengan CV Cendana Mas sebelum lahan dihibahkan atau diperjualbelikan.

Namun dalam praktiknya, ditemukan adanya aktivitas pembakaran sampah residu seperti plastik dan bahan sejenis lainnya yang berpotensi menimbulkan pencemaran udara dan mengganggu kesehatan warga sekitar.

Menanggapi hal tersebut, Bendesa Adat setempat meminta agar Bhabinkamtibmas dapat menindaklanjuti kejadian ini agar aktivitas pembakaran tidak kembali terjadi. Saat ini, penanganan masih dalam tahap koordinasi dengan pihak CV Cendana Mas.

Dalam keterangannya, I Ketut Suparga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan koordinasi guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Kami sudah melakukan pengecekan langsung di lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Aktivitas pembakaran sampah yang tidak sesuai kesepakatan ini tentu menjadi perhatian serius karena berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kami akan tindak lanjuti bersama pihak terkait agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujarnya.

Dengan adanya langkah cepat dari Bhabinkamtibmas bersama unsur desa, diharapkan permasalahan ini dapat segera diselesaikan secara baik serta menjaga kenyamanan dan kesehatan lingkungan masyarakat di wilayah Desa Kemenuh. (gs/bi)

Baca Juga  PLN Beri Santunan Kepada Keluarga Pejuang Kelistrikan Covid-19

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kapolres Gianyar Pimpin Upacara Pelepasan Personel Purna Bhakti, Tekankan Pengabdian dan Persiapan Masa Depan

Published

on

By

kapolres gianyar
PURNA BHAKTI: Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H. memimpin langsung upacara kenaikan pangkat pengabdian sekaligus pelepasan Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) yang memasuki masa purna bhakti, bertempat di Lapangan Apel Tri Brata Polres Gianyar, Senin (4/5/2026) pagi. (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H. memimpin langsung upacara kenaikan pangkat pengabdian sekaligus pelepasan Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) yang memasuki masa purna bhakti, bertempat di Lapangan Apel Tri Brata Polres Gianyar, Senin (4/5/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Gianyar, para Kapolsek jajaran, perwira, bintara, serta pengurus Bhayangkari Cabang Polres Gianyar dan ranting. Adapun personel yang memasuki masa purna bhakti yakni AKP Anak Agung Rai Supartapa, Ipda I Gusti Ngurah Gede, dan Ipda I Wayan Rika.

Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada Inspektur Upacara, dilanjutkan dengan prosesi menghadap personel purna bhakti serta pembacaan keputusan Kapolda Bali.

Dalam amanatnya, Kapolres Gianyar menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para personel yang telah menyelesaikan masa tugasnya dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan pengabdian kepada institusi Polri.

“Masa purnabakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan sebuah fase baru dalam kehidupan. Apa yang telah saudara berikan merupakan kontribusi yang sangat berharga bagi organisasi, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar AKBP Chandra.

Kapolres juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bhayangkari atas dukungan yang selama ini diberikan kepada anggota Polri dalam menjalankan tugas.

“Peran Bhayangkari sangatlah besar, tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai penguat moril dalam setiap pelaksanaan tugas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapolres Gianyar mengingatkan seluruh personel yang masih aktif untuk menjadikan momentum tersebut sebagai inspirasi dalam meningkatkan kinerja, disiplin, serta mempersiapkan masa depan, termasuk masa pensiun.

“Jangan terlena dengan gaya hidup. Persiapkan masa depan sejak dini dan jaga kesehatan agar tetap dapat menjalani masa pensiun dengan baik,” pesannya. (gs/bi)

Baca Juga  Putus Penyebaran Covid-19, Kapolri Imbau Masyarakat Terpapar Dirawat di Isoter

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca