Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Keindahan Kain Tenun dan Kerajinan Khas Bali Digemari Masyarakat Jepang

Dubes Tunisia Apresiasi Gubernur Koster Tampilkan Budaya Bali di Tokyo dan BI Tokyo Nilai UMKM dan Kopi Bali Bisa Masuk Pasar Jepang

Loading

BALIILU Tayang

:

koster
Gubernur Bali Wayan Koster saat berbincang dengan Dubes Tunisia untuk Jepang Mohamed Elloumi dalam acara Peringatan 65 Tahun Hubungan Diplomatik antara Indonesia dan Jepang pada, Minggu (Redite Pon, Prangbakat), 2 April 2023 di Wisma Duta KBRI Tokyo, Jepang. (Foto: ist)

Tokyo, Jepang, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster mendapatkan apresiasi dari masyarakat Jepang, hingga Kepala BI Tokyo, Dubes Tunisia untuk Jepang, sampai Perusahaan di Jepang karena menampilkan produk tenun dan produk unggulan kerajinan khas Bali hingga kopi, arak, garam Bali melalui kegiatan Parade/Fesyen Busana Adat dan Busana Karya Desainer Bali dengan tajuk The Tales of Bali’s Wastra, serta menyelenggarakan pameran produk unggulan kerajin khas Bali, dan bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali untuk mengampanyekan produk hasil pertanian, perkebunan, dan kelautan di Bali dalam acara Peringatan 65 Tahun Hubungan Diplomatik antara Indonesia dan Jepang pada, Minggu (Redite Pon, Prangbakat), 2 April 2023 di Wisma Duta KBRI Tokyo, Jepang.

Kepala BI Tokyo, Hilman Tisnawan menyampaikan pameran dan khususnya fashion show yang dibawakan oleh Dekranasda Provinsi Bali ini sangat luar biasa. Ini membawa suasana yang sesungguhnya sangat Kami rindukan untuk berlibur ke Bali. Kita menjadi sangat senang karena melihat betapa kayanya budaya Bali, yang bisa dilihat mulai dari kerajinan, tenunnya juga luar biasa. Sehingga Saya kira produk ini untuk pasar Jepang bisa masuk, khususnya untuk Jepang Saya lihat ada beberapa motif yang cocok, terutama yang warna alam terlihat lebih soft seperti di Jepang.

Pada intinya Saya melihat produk kerajinan khas Bali yang dipamerkan ini bisa menjadi salah satu pintu untuk masuknya UMKM Bali ke Jepang. Namun satu hal yang paling penting juga, dengan adanya peragaan budaya, peragaan baju adat segala macam, yang dihadiri oleh para diplomat dan masyarakat Jepang ini akan mendorong minat wisata untuk berwisata ke Bali dengan penerbangan Garuda yang langsung ke Bali beberapa kali. “Jadi ini akan semakin meningkatkan kunjungan wisata ke Bali dan sangat luar biasa acaranya,” ujarnya.

Baca Juga  Tiga Ranperda Disetujui Dewan, Gubernur Koster Kembali Ajukan Lima Ranperda Baru
koster
Gubernur Bali Wayan Koster foto bersama Kepala BI Tokyo, Hilman Tisnawan. (Foto: ist)

Usai melihat pameran produk unggulan kerajin khas Bali, dan produk hasil pertanian, perkebunan, dan kelautan di Bali, Kepala BI Tokyo, Hilman Tisnawan menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat untuk itu. Karena, kebetulan Saya dari BI Tokyo juga sedang memikirkan bagaimana mendorong ekspor Indonesia meningkat masuk ke Jepang, baik ekspor barang maupun jasa, ini salah satunya UMKM Bali Saya kira ke depan patut menjadi salah satu yang kita dorong nanti. Selain tadi juga kopi Bali luar biasa.

“Kami di Jepang sudah mengembangkan house of bean, ini penting juga ya, nanti kopi Bali kita lihat bisa masuk ke Jepang dengan bagus dan banyak lagi,” katanya.

Dubes Tunisia untuk Jepang Mohamed Elloumi menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Duta Besar Indonesia di Jepang yang sudah menyelenggarakan acara ini. Terimakasih juga Saya sampaikan kepada Bapak Gubernur Bali Wayan Koster yang telah bekerja keras bersama Tim Dekranasda Bali menyelenggarakan kegiatan yang sangat indah ini. Saya begitu menikmati keindahan kebudayaan Bali melalui fashion show serta melalui kulinernya juga. Ini merupakan sebuah kesempatan yang bagus untuk memperlihatkan budaya Bali dan juga Indonesia. Jadi terima kasih banyak, ini kesempatan bagus bagi para Duta Besar, seperti Saya Duta Besar Tunisia bisa mengenal kebudayaan Indonesia khususnya Bali di Jepang.

“Ini membuat kita yakin untuk mengunjungi Bali, secepat mungkin dan ingin kembali melihat fashion show-nya yang sangat unik, karena mengharmoniskan tradisi dan modern. Apresiasi pula Saya sampaikan kepada desainer yang telah menampilkan karya-karya keindahan dan seni Bali yang sangat berwarna, sangat bagus. Saya apresiasi mereka semua,” kata Mohamed Elloumi.

Perwakilan Direksi Komeda’s Coffee Indonesia atau anak perusahaan Komeda Jepang di Indonesia, Kimura mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Bali yang kini telah menghadirkan kenyamanan untuk orang Jepang yang berwisata ke Bali. “Bali adalah pulau yang sudah mulai banyak diminati orang – orang Jepang sampai mereka tertarik akan menu kopi yang disajikan. Kehadiran orang Jepang di Bali juga sudah mendapatkan rasa nyaman, karena Pemerintah Provinsi Bali dan semuanya memberikan rasa nyaman untuk meningkatkan stabilitas yang di Bali, karena itu Saya ucapkan terimakasih untuk Bali,” kata Kimura.

Baca Juga  Gubernur Koster Sambut Baik Pembayaran QRIS di TMD

Sementara warga Jepang usai melihat pameran produk unggulan kerajin khas Bali di Wisma Duta KBRI Tokyo secara spontan menyatakan orang Bali sangat terampil mengerjakan karya seni budayanya dengan tangannya sendiri dengan menggunakan bermacam – macam bahan yang ada. Saya sunguh-sungguh merasa sangat senang, walaupun Saya tidak tahu persis mengenai Bali, namun hari ini Saya tahu mengenai Bali, dan merasa suka sekali dengan keindahan kain tenun buatan Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Terkait Kamatian WNA Australia dan Dua Anaknya di Legian, Polisi Lakukan Penyelidikan

Published

on

By

Tiga Jenazah Dievakuasi Polisi di Legian
DIEVAKUASI: Tiga jenasah WNA bersama dua anaknya saat dievakuasi personel Polresta Denpasar menuju RS Prof. Ngurah, Denpasar. (Foto: Hms Polresta Dps)

Kuta, Badung, baliilu.com – Seorang warga negara Australia berinisial SDJ (57) bersama dua anaknya, masing-masing ADS (7) dan LKS (4) ditemukan meninggal dunia di sebuah bungalow di kawasan Jalan Three Brothers, Legian Tengah, Kecamatan Kuta, Badung, pada Minggu (13/9/2026).

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 10.14 WITA di Arca Bungalow, Jalan Three Brothers, Legian Tengah. Korban SDJ diketahui merupakan warga negara Australia, sedangkan kedua anaknya berkewarganegaraan Indonesia.

Informasi awal mengenai kondisi korban bermula sekitar pukul 08.30 WITA. Salah seorang saksi, Nur Khamid (51), menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai istri korban yang berada di Jakarta. Dalam sambungan telepon tersebut, saksi diminta membantu mengecek kondisi suami dan kedua anaknya yang tinggal di bungalow karena tidak dapat dihubungi.

Menindaklanjuti permintaan tersebut, saksi kemudian mendatangi bungalow dan mencoba melihat ke dalam melalui jendela. Namun, tidak terlihat adanya aktivitas maupun orang di dalam. Saksi selanjutnya menemui pemilik bungalow dan menyampaikan informasi yang diterimanya. Keduanya kemudian kembali menuju bungalow untuk melakukan pengecekan.

Setibanya di lokasi, keduanya kembali mencoba melihat ke dalam melalui jendela, namun tidak menemukan tanda-tanda aktivitas. Pemilik bungalow kemudian menghubungi Kelian Lingkungan. Beberapa menit kemudian, Kelian Lingkungan bersama sejumlah tetangga mendatangi lokasi.

Warga sempat mengetuk dan menggedor pintu sambil memanggil penghuni bungalow. Namun, tidak mendapat respons dari dalam. Karena khawatir terjadi sesuatu, pintu akhirnya dibuka secara paksa. Setelah pintu terbuka, warga mendapati SDJ berada dalam kondisi tergantung pada terali besi jendela menggunakan kabel setrika berwarna putih. Sementara itu, kedua anak korban ditemukan tergeletak di lantai kamar dengan posisi tubuh saling bertindihan.

Baca Juga  Dekranasda Bali Fashion Day “Wastra Hitakara”: ASN Peduli Endek, Gerakkan IKM Bali Bangkit

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan awal bersama Tim Identifikasi Polresta Denpasar. Dari hasil pemeriksaan luar terhadap kondisi ketiga korban, dari pemeriksaan awal diduga bahwa kedua anak korban meninggal akibat tindakan kekerasan, sementara SDJ diduga meninggal dunia dengan cara gantung diri.

Saat ini ketiga jenazah telah berada di RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H., membenarkan kejadian tersebut dan saat ini petugas dari Polsek Kuta masih melakukan penyelidikan.

“Penyidik masih melakukan pemeriksaan, termasuk olah TKP, pemeriksaan rekaman CCTV di TKP dan pemeriksaan terhadap para saksi, termasuk terhadap istri korban, untuk memastikan penyebab kematian para korban,” ujar Kapolresta Denpasar.

Lebih lanjut dijelaskan pihak Kepolisian Polsek Kuta saat ini telah meminta keterangan dari istri korban dan juga telah memeriksa rekaman CCTV di rumah korban. Selain itu pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Konsulat Australia terkait korban yang merupakan warga negara Australia. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tak Ingin Hanya Terima Laporan, Bupati Kembang Tinjau Langsung Perbaikan Sejumlah SD

Published

on

By

Bupati Kembang Tinjau Rehabilitasi SD
TURUN LANGSUNG: Bupati I Made Kembang Hartawan saat turun langsung meninjau proses perbaikan di SD N 2 Banjar Tengah dan SD N 2 Loloan Barat pada Selasa (15/9). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Perbaikan sejumlah fasilitas sekolah di Kabupaten Jembrana mendapat perhatian khusus dari Bupati I Made Kembang Hartawan. Tak ingin hanya menerima laporan di atas meja, Bupati Kembang turun langsung meninjau proses perbaikan di SD N 2 Banjar Tengah dan SD N 2 Loloan Barat pada Selasa (15/9).

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora), serta Kepala Sekolah dan Komite Sekolah setempat, Bupati meninjau satu per satu ruang kelas yang sedang direhabilitasi.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Kembang menegaskan agar pengerjaan fisik dilakukan sebaik mungkin demi menjamin keamanan dan kenyamanan jangka panjang bagi para siswa.

“Untuk atap yang menggunakan baja, harus baja yang bagus, supaya bisa bertahan hingga 30-40 tahun,” ucapnya.

Selain memantau kondisi fisik bangunan, Bupati Kembang juga menyoroti ketimpangan distribusi tenaga pendidik di sekolah-sekolah, di tengah kondisi Kabupaten Jembrana yang saat ini masih kekurangan ratusan guru.

“Kita saat ini kekurangan 258 guru. Jika dibagi rata, setiap sekolah mungkin hanya kekurangan satu orang guru. Namun praktiknya, ada sekolah yang kekurangan dua sampai tiga guru, sementara sekolah lain jumlah gurunya lengkap,” ujar Bupati Kembang.

Ia menekankan pentingnya pemerataan yang adil agar beban mengajar tidak menumpuk di sekolah tertentu saja. “Mestinya adil. Di sekolah yang kekurangannya cukup banyak guru, kepala sekolah juga harus turun tangan ikut mengajar,” tambahnya.

Sebelum meninjau SD N 2 Banjar Tengah dan SD N 2 Loloan Barat, Bupati Kembang juga telah meninjau langsung progres perbaikan di SD N 1 Dangintukadaya dan SD N 2 Yehembang pekan lalu.

Sementara itu, Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Jembrana, I Gusti Putu Anom Saputra, menjelaskan bahwa program rehabilitasi sekolah tahun ini berjalan melalui mekanisme swakelola dari program e-revitalisasi pemerintah pusat.

Baca Juga  Gubernur Koster Sambut Baik Pembayaran QRIS di TMD

“Tahun ini, satuan pendidikan yang sudah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) mencakup 9 SD, 3 SMP, dan 22 PAUD. Sistemnya berbasis swakelola, di mana pendanaan ditransfer langsung dan dikelola oleh pihak sekolah,” jelas Anom.

Anom menambahkan, saat ini masih terdapat enam SMP susulan yang berada dalam tahap sosialisasi dan menunggu penerbitan PKS resmi dari pusat.

“Untuk enam SMP susulan ini kami masih menunggu kepastian PKS dari pusat. Mengingat batas waktu pengerjaan fisik ditargetkan selesai pada Desember mendatang, kami berharap PKS bagi sekolah yang sudah sosialisasi bisa segera terbit,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Terima Penghargaan “Special Recognition Award – Outstanding Leadership in Advancing Sport Tourism Bali Tourism Award 2026”

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa Terima Penghargaan Sport Tourism
TERIMA PENGHARGAAN: Wawali Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menerima penghargaan Special Recognition Award – Outstanding Leadership in Advancing Sport Tourism Bali Tourism Award 2026, di The Meru, Sanur, Senin (14/9). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menerima penghargaan Special Recognition Award – Outstanding Leadership in Advancing Sport Tourism in Bali 2026 dalam Bali Tourism Award ke-11 Tahun 2026 yang dilaksanakan pada di The Meru, Sanur, Senin (14/9) petang.

Dalam kesempataan tersebut turut hadir sejumlah tokoh diantaranya Stafsus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, Kadis Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya mewakili Gubernur Bali, Presiden Indonesia Travel Tourism Awards (ITTA), Panca Sarungu, Perwakilan Binus Bussiness School, Dr. Dewi Tamara serta sejumlah perwakilan asosiasi pariwisata di Bali dan undangan terkait lainnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, penghargaan Special Recognition Award – Outstanding Leadership in Advancing Sport Tourism yang diterimanya dalam ajang Bali Tourism Award merupakan sebuah kehormatan sekaligus motivasi untuk terus mendorong pengembangan pariwisata berbasis olahraga di Kota Denpasar.

“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi saya pribadi, namun yang lebih penting adalah ini merupakan apresiasi terhadap kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Denpasar, masyarakat, komunitas olahraga, pelaku pariwisata, serta seluruh pihak yang selama ini turut mendukung pengembangan sport tourism di Kota Denpasar,” ujarnya.

Menurutnya, Denpasar memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangkan sport tourism, mengingat berbagai kegiatan olahraga telah mampu menarik partisipasi masyarakat, wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Ke depan, tentu kami akan terus berupaya menghadirkan dan mengembangkan event-event olahraga yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga mampu menjadi daya tarik wisata. Sport tourism ini kita harapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi promosi destinasi, UMKM, ekonomi kreatif, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga  Gubernur Koster Dampingi Komisi IV DPR RI dan Menhut Bahas Repatriasi Satwa Liar di Bali

Arya Wibawa menambahkan, penghargaan tersebut juga menjadi pengingat bahwa pengembangan pariwisata harus dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan karakter, budaya, lingkungan, serta kenyamanan masyarakat Kota Denpasar.

“Kami tidak ingin sport tourism hanya menjadi sebuah event sesaat. Harapannya, kegiatan olahraga dapat menjadi bagian dari ekosistem pariwisata yang berkelanjutan. Apresiasi yang diterima ini dapat menjadi energi positif bagi seluruh pihak untuk terus berinovasi dan menghadirkan kegiatan pariwisata berkualitas di Kota Denpasar,” imbuh Arya Wibawa.

Kadis Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya dalam sambutannya mewakili Gubernur Bali mengatakan pariwisata di Bali bukan hanya terkait ekonomi tapi juga nafas kehidupan masyarakat Bali yang telah diwariskan turun temurun.

“Per Agustus 2026 jumlah kunjungan wisatawan ke Bali adalah 4,6 juta kunjungan, terhitung masih stabil dan mengalami pertumbuhan dibanding tahun 2025. Tugas kita bersama bagaimana mampu menghadirkan pariwisata yang berkualitas serta memberikan manfaat bagi masyarakat dimana kualitas pelayanan menjadi faktor-faktor penentu,” ungkapnya.

Pelayanan atau hospitality kata Sumarajaya, tidak hanya terkait hotel yang bagus, tapi bagaimana wisatawan nyaman dan memperoleh pengalaman yang baik dalam berwisata. Pihaknya mengapresiasi ajang penghargaan ini yang tidak hanya menyentuh ranah komersial tapi juga melihat kualitas pelayanan dan keberlanjutan sejalan dengan visi misi pengembangan pariwisata Bali.

“Dalam menghadapi tantangan kepariwisataan ke depan kita harus berkolaborasi bersama agar pariwisata Bali terus maju dan berkelanjutan. Mari kita bangun bersama pariwisata Bali yang berkualitas internasional tanpa meninggalkan adat budaya dan tradisi masyarakat lokal,” ujar Sumarajaya.

Sementara Presiden Indonesia Travel Tourism Awards (ITTA), Panca Sarungu dalam sambutannya mengatakan Bali Tourism Award ke- 11 Tahun 2026 adalah ajang apresiasi pariwisata di Bali yang memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh atau kalangan di bidang pariwisata baik itu di jasa travel tourism, hotel, resort, airlines, theme park dan lain sebagainya.

Baca Juga  Gubernur Koster Sambut Baik Pembayaran QRIS di TMD

Tujuan dilaksanakannya acara ini, tentu untuk kemajuan Pariwisata di Bali. Bahwa bagaimana Bali sebagai destinasi wisata utama dunia yang menginspirasi Indonesia dan dunia, dibaliknya ada sosok – sosok yang percaya kita bisa menjadi lebih baik dan dapat menginspirasi semua orang.

“Kita memberi penghargaan di sejumlah kategori. Di tahun ini kita juga memberikan penghargaan kepada unsur desa adat yang berkontribusi terhadap pariwisata dan kepada unsur pemerintahan dimana peran pemerintah yang penting terhadap kemajuan pariwisata di Bali,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca