Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kelurahan Tonja Miliki Dua Bank Sampah, Mampu Serap Sampah 500-700 Kg Per Minggu

BALIILU Tayang

:

sam
Pengurus Bank Sampah saat terima sampah dari warga. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya mengatasi permasalahan sampah dan membiasakan warganya dalam memilah sampah, Kelurahan Tonja saat ini memiliki dua Bank Sampah yakni Bank Sampah Tatasan Kaja dan Bank Sampah Tegeh Sari.

Bank Sampah ini dibentuk di samping untuk mengurangi volume sampah yang dibuang juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Karena beberapa jenis sampah anorganik seperti plastik, kaleng dan besi bisa didaur ulang dan bisa dijual di Bank Sampah. Bank Sampah di Kelurahan Tonja sudah ditetapkan dalam SK oleh Walikota Denpasar. Hal ini disampaikan Lurah Tonja Made Sunantra saat diwawancara Rabu (4/5).

Lebih lanjut ia mengatakan, keberadaan Bank Sampah di Kelurahan Tonja tentunya sangat efektif dalam mengatasi masalah permasalahan sampah. Khususnya di Banjar Tegeh Sari ada perarem atau peraturan yang dibuat untuk pemilahan sampahnya. “Dengan cara itu maka akan bisa mempercepat mengatasi permasalahan sampah,” katanya.

Menurutnya mekanisme yang diterapkan di Bank Sampah adalah warga datang ke Bank Sampah dengan membawa sampah. Setelah itu ditimbang dan dicek sampahnya sesuai dengan jenisnya dicatat di buku tabungan jumlah sampah yang dibawa.

Setiap Bank Sampah bisa menampung sampah 500 sampai 700 kg setiap kegiatan atau setiap minggu. Sampah yang dibawa masyarakat dibayar sesuai dengan kualitas sampahnya. Seperti kardus bisa per 1 kg seharga Rp 3.000.

Sementara Kepala UPT Pengelolaan Sampah DLHK Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gde Budhita  menambahkan, sesuai dengan Penetapan Walikota tahun 2022  ada sebanyak 317 bank sampah. Secara umum sistem kerjanya ada per minggu, dua minggu dan ada sebulan sekali. “Yang  menentukan adalah pengurusnya di masing-masing banjar. Karena setiap banjar biasa ada pengurusnya misalnya kelian atau yang ditunjuk menjadi ketua,” katanya.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Pasar Murah Kelurahan Tonja

 Lebih lanjut Ngurah Budhita mengatakan sebelum sampah dibawa ke Bank Sampah tentunya sudah dilakukan pemilihan sesuai dengan jenis sampahnya, seperti botol, karton, plastik dan lain sebagainya. Setelah jadwal telah ditentukan nanti Bank Sampah Induk akan mengambil barangnya. Bahkan ada  juga yang membawa pengepul langsung. Jadi mereka tidak setiap hari buka, dan mereka mengkhusus untuk sampah yang keluar dari  rumah tangga dan tidak mengambil di jalan. “Dengan adanya Bank Sampah ini juga membantu mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA Suwung di samping dapat menghasilkan uang,” imbuhnya. (ayu/eka)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi TP PKK Bali, Ratusan Warga Denpasar Terima Bantuan

Published

on

By

tp pkk bali
SERAHKAN BANTUAN: Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyerahkan paket bantuan dalam Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi TP PKK Provinsi Bali, di tiga lokasi di Denpasar, Rabu (24/6). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Ratusan warga Kota Denpasar, yang terdiri dari Balita, Lansia, Ibu Hamil, disabilitas, dan Kader PKK, kembali menerima paket bantuan dalam Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi TP PKK Provinsi Bali, di tiga lokasi, Rabu (24/6).

Adapun tiga lokasi yang dimaksud yakni, lokasi pertama Banjar Tohpati, Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, kemudian dilanjutkan lokasi kedua Banjar Kayangan, Peguyangan Kangin, Denpasar Utara, dan lokasi terakhir di Banjar Tegeh Sari, Padangsambian Kaja, Denpasar Barat.

Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Pihaknya juga mengatakan, sinergitas yang terus terjalin salah satunya melalui Program Bergerak dan Berbagi, diharapkan mampu mendorong percepatan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK secara berkelanjutan di tengah masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang diberikan kepada warga Kota Denpasar, dalam Program Bergerak dan Berbagi dari TP PKK Provinsi Bali ini. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi dan kebersamaan adalah kunci dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di tingkat keluarga,” ujarnya.

Selain itu, Sagung Antari juga menambahkan, program aksi sosial yang juga menyasar para kader PKK ini, akan semakin memotivasi para kader untuk bergerak aktif di lapangan serta menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa dan dasa wisma.

Menurutnya, kader PKK memiliki peran yang sangat strategis sebagai ujung tombak dalam menyosialisasikan berbagai program pemberdayaan serta mendampingi keluarga agar mampu menjadi lebih mandiri dan sejahtera.

“Peran kader sangat strategis sebagai ujung tombak dalam menyosialisasikan program-program pemberdayaan serta mendampingi keluarga agar lebih mandiri dan sejahtera,” ucapnya.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Pasar Murah Kelurahan Tonja

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata, menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Kota Denpasar beserta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua TP PKK Kota Denpasar bersama seluruh tim dan jajaran yang telah memberikan dukungan serta partisipasinya sehingga kegiatan hari ini dapat terlaksana dengan lancar. Sinergi dan kolaborasi seperti ini sangat penting dalam mendukung pembangunan masyarakat yang berkelanjutan,” ujarnya.

I Made Dwi Dewata menjelaskan bahwa TP PKK merupakan mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan partisipasi masyarakat untuk mendukung berbagai program pembangunan daerah. Melalui gerakan PKK, masyarakat didorong untuk lebih berdaya dan berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga maupun lingkungan.

“PKK adalah organisasi kemasyarakatan yang mampu menggerakkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Pembangunan yang dilakukan bersama ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung kemajuan Kota Denpasar serta Bali pada umumnya,” katanya.

Dalam kegiatan Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi Tahun 2026 ini, TP PKK Provinsi Bali bersama Pemerintah Provinsi Bali juga menyalurkan bantuan pangan berupa 1,5 ton beras yang didistribusikan kepada masyarakat di tiga wilayah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan pangan warga.

Selain penyerahan bantuan secara simbolis, rangkaian kegiatan turut diisi dengan demo memasak yang menghadirkan Bali Chef Community dan difasilitasi oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali. Rombongan juga meninjau berbagai layanan kesehatan yang meliputi pemeriksaan kesehatan umum, layanan dokter spesialis, hingga skrining penyakit tidak menular yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali bekerja sama dengan Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM) dan puskesmas setempat.

Baca Juga  Berlanjut di Kelurahan Tonja, Pasar Murah Dimeriahkan Berbagai Lomba

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat, sekaligus memperkuat kesejahteraan keluarga dan kualitas hidup masyarakat di tingkat desa dan kelurahan di Kota Denpasar. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

HLM TP2DD dan TPID, Pemkot Denpasar Pacu Transaksi Digital dan Stabilitas Harga

Published

on

By

pemkot denpasar
HLM TP2DD: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri HLM TP2DD serta TPID Kota Denpasar yang digelar di Aston Denpasar Hotel and Convention Center, Rabu (24/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat upaya peningkatan penerimaan daerah dan menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui percepatan digitalisasi pajak daerah dan pengendalian inflasi. Komitmen tersebut ditegaskan dalam pelaksanaan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar yang digelar di Aston Denpasar Hotel and Convention Center, Rabu (24/6).

Kegiatan ini dihadiri Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Ronald D. Parluhutan, Kepala Bulog Propinsi Bali Simon Melki Sedek, Direktur Teknologi Informasi BPD Bali IB Gede Setia Yasa, perwakilan Kadin Bali, Ketua IPPAT Denpasar serta sejumlah pemangku kepentingan, baik dari instansi vertikal dan perangkat daerah.

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam sambutannya menegaskan bahwa digitalisasi daerah merupakan instrumen penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, digitalisasi penemerimaan daerah tidak semata-mata berorientasi pada pemanfaatan teknologi, tetapi harus mampu menghadirkan kemudahan, kecepatan, dan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Upaya tersebut dinilai sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Kota Denpasar yang terus menunjukkan tren positif di tengah tantangan ekonomi global,” ujar Jaya Negara.

Lebih jauh Jaya Negara juga mengapresiasi berbagai inovasi yang dilakukan Bapenda Kota Denpasar telah mampu meningkatkan pendapatan daerah terutama dari sektor pajak daerah.

“Apalagi di tengah keterbatasan ruang fiskal daerah akibat penurunan dana transfer ke daerah, inovasi yang telah diluncurkan Bapenda Denpasar mampu menggenjot pendapatan daerah,” katanya

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Ronald D. Parluhutan mengapresiasi sinergi yang selama ini dibangun Pemerintah Kota Denpasar dalam pengendalian inflasi. Ronald menjelaskan bahwa Denpasar memiliki kontribusi besar terhadap pembentukan Indeks Harga Konsumen (IHK) Bali, sehingga keberhasilan menjaga stabilitas harga di Kota Denpasar turut berpengaruh terhadap capaian inflasi Provinsi Bali secara keseluruhan. Meski demikian, Ronald mengingatkan perlunya kewaspadaan terhadap berbagai faktor yang berpotensi memicu kenaikan harga, khususnya pada sektor pangan.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Pasar Murah Kelurahan Tonja

Sementara Ketua Harian TP2DD dan TPID Kota Denpasar yang juga Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, didampingi Plt. Kepala Bapenda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adi Merta, melaporkan bahwa TPID Kota Denpasar terus mengoptimalkan strategi 4K, yakni menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif. Berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari operasi pasar, bazar pangan, pemantauan stok komoditas strategis hingga penguatan kerja sama antar daerah.

Di sisi lain, implementasi pembayaran digital untuk seluruh jenis pajak daerah telah mencapai 95 persen, menunjukkan semakin kuatnya budaya transaksi non-tunai di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Capaian tersebut didukung oleh berbagai inovasi digital yang terus dikembangkan, di antaranya Reditia, Melodi Sanur, Paon Gatsu, KLADI 5B, Pagi Bersinar BPHTB, SIPARKIR, dan SIPERDI.

“Melalui kolaborasi dan inovasi yang terus diperkuat, Pemerintah Kota Denpasar optimistis mampu menjaga stabilitas harga, mempercepat transformasi digital, dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara juga meluncurkan dua inovasi baru, yakni Kedai Pasar (Kawasan Ekonomi Digital Terintegrasi sebagai klaster digital di kawasan Panjer, Sesetan dan Sidekarya serta inovasi SMALDING (Smart Building Dharma Negara Alaya) sebagai model tata kelola aset pemerintah yang modern, efisien, dan berbasis data. Kehadiran inovasi tersebut diharapkan mampu memperluas ekosistem transaksi digital sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan pemerintahan.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen perangkat daerah dalam mendukung digitalisasi keuangan, Pemkot Denpasar juga menyerahkan penghargaan kepada instansi dengan penggunaan transaksi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) terbanyak, yakni Sekretariat Daerah Kota Denpasar, Dinas Kesehatan Kota Denpasar, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar. Penghargaan serupa diberikan kepada UPTD Puskesmas I Denpasar Selatan, UPTD Puskesmas III Denpasar Selatan, dan UPTD Puskesmas I Denpasar Timur sebagai puskesmas dengan capaian transaksi keuangan digital tertinggi. (eka/bi)

Baca Juga  Berlanjut di Kelurahan Tonja, Pasar Murah Dimeriahkan Berbagai Lomba

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Musim Layang-layang Tiba, PLN Intensifkan Edukasi Demi Jaga Keandalan Listrik Bali

Published

on

By

pln bali
TALKSHOW: PLN bersama unsur distribusi dan transmisi di Bali saat menggelar talkshow bertajuk "Bijak Bermain Layang-layang untuk Keselamatan Ketenagalistrikan" di Radio RPKD FM, Rabu (24/6/2026). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – PLN mengintensifkan edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat selama musim layang-layang guna menjaga keandalan pasokan listrik di Bali. Upaya ini dilakukan menyusul meningkatnya gangguan jaringan listrik akibat layang-layang yang tersangkut pada jaringan distribusi maupun transmisi.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, PLN mencatat 33 kejadian gangguan jaringan listrik yang disebabkan oleh layang-layang di Bali. Dari jumlah tersebut, sebanyak 30 kejadian terjadi pada periode Mei hingga Juni, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat bermain layang-layang selama musim angin dan masa libur sekolah.

Sebagai bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat, PLN bersama unsur distribusi dan transmisi di Bali menggelar talkshow bertajuk “Bijak Bermain Layang-layang untuk Keselamatan Ketenagalistrikan” di Radio RPKD FM, Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya bermain layang-layang di lokasi yang aman dan jauh dari jaringan listrik.

Dalam talkshow tersebut, Team Leader K3L PLN UP2D Bali, Ari Hidayanto, menjelaskan bahwa musim layang-layang yang berlangsung pada periode April hingga September berpotensi meningkatkan risiko gangguan kelistrikan apabila aktivitas tersebut dilakukan di dekat jaringan listrik. Layang-layang yang tersangkut pada jaringan distribusi maupun transmisi dapat menyebabkan terputusnya pasokan listrik dan membahayakan keselamatan masyarakat.

Edukasi juga disampaikan oleh Team Leader K3L dan Keamanan PLN ULP Sanur Made Aris Prasetya, Team Leader K3 dan Keamanan PLN UPT Bali AA Sutrisna Dwi Putra, serta Gusti Ngurah Puja Mantrawan. Dalam kesempatan tersebut, PLN mengingatkan masyarakat untuk menerbangkan layang-layang jauh dari jaringan listrik, tidak menggunakan benang atau material yang bersifat konduktif, tidak menginapkan layang-layang, serta segera melaporkan kepada PLN apabila menemukan layang-layang yang tersangkut pada jaringan listrik.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Pasar Murah Kelurahan Tonja

Manager PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra, mengatakan bahwa keandalan pasokan listrik memerlukan dukungan seluruh lapisan masyarakat.

“Gangguan akibat layang-layang masih menjadi salah satu penyebab terputusnya pasokan listrik di Bali. Dari 33 kejadian yang kami catat sepanjang semester pertama tahun ini, sebagian besar terjadi dalam dua bulan terakhir. Karena itu kami mengajak masyarakat memilih lokasi bermain yang aman dan tidak berada di sekitar jaringan listrik agar tradisi bermain layang-layang tetap dapat dinikmati tanpa mengganggu keselamatan maupun keandalan pasokan listrik,” ujar Petrus.

Penyiar Radio RPKD FM, Bambang Hariyadi, mengapresiasi upaya PLN dalam memberikan edukasi kepada masyarakat melalui media radio.

“Melalui talkshow ini masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai risiko bermain layang-layang di dekat jaringan listrik. Edukasi seperti ini penting untuk meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keselamatan dan keandalan pasokan listrik,” ujar Bambang.

Selain melakukan sosialisasi, PLN juga secara rutin melaksanakan patroli dan inspeksi jaringan listrik, khususnya pada wilayah yang berpotensi mengalami gangguan akibat layang-layang. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

PLN mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil sendiri layang-layang yang tersangkut pada jaringan listrik karena berisiko menimbulkan kecelakaan. Masyarakat dapat segera melaporkan kejadian tersebut melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, kantor PLN terdekat, maupun kanal media sosial resmi PLN agar dapat ditangani petugas secara aman dan cepat.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, diharapkan tradisi bermain layang-layang yang menjadi bagian dari budaya Bali dapat terus berlangsung secara aman tanpa mengganggu keselamatan maupun keandalan pasokan listrik. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca