Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kembali, Pemuda Tabanan Raih Prestasi di Tingkat Nasional, Bupati Sanjaya Sampaikan Apresiasi

BALIILU Tayang

:

prestasi tabanan
TERIMA PENGHARGAAN: Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya saat menerima penghargaan Juara I Kategori Desa Wisata Religi dalam ajang Trisakti Tourism Award 2025 pada Sabtu (10/5) di Warung K-Nol, Wanasari, Penebel, Tabanan. (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan menyampaikan apresiasi atas pencapaian generasi muda daerah tersebut yang berhasil meraih Juara I tingkat nasional dalam ajang Trisakti Tourism Award 2025, dengan tema “Sustainability Desa Wisata Menuju Indonesia Raya”.

Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis pada Sabtu (10/5) di Warung K-Nol, Wanasari, Penebel, Tabanan, dan dihadiri oleh Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati I Made Dirga, S.Sos, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.

Dalam ajang tersebut, Desa Tista, Kecamatan Kerambitan, berhasil meraih Juara I Kategori Desa Wisata Religi melalui video profil yang menampilkan Tari Legong Andir, sebuah kesenian tradisional sakral yang menjadi warisan budaya lokal. Selain kategori tersebut, Tabanan juga berpartisipasi dalam beberapa kategori lain seperti Ekowisata (Desa Pinge), Wisata Sejarah (Benda Sejarah Puri Kaba-Kaba), Wisata Kuliner (Olahan Beras Merah Jatiluwih), dan Wisata Kreatif Digital (Desa Wisata Tua).

Bupati Sanjaya dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas prestasi yang diraih. Ia mengapresiasi para penari dan tim kreatif yang telah terlibat dalam pembuatan video, termasuk Ni Luh Made Masayu Mirah Acintya Parameswari, Ayunda Sheila Koesuma, Ni Putu Dita Haryanti, Ni Putu Riya Riadnya Santhi, Jro Mangku Nyoman Sukarya, serta Sekaa Legong Andir Sasana Budaya. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada tim produksi video dan pihak-pihak yang turut berkontribusi.

“Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Tabanan mampu mengharumkan nama daerahnya melalui pelestarian seni dan budaya. Ini selaras dengan semangat Trisakti yang digaungkan Bung Karno, khususnya dalam aspek budaya,” ujar Bupati Sanjaya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar pencapaian ini dapat menginspirasi generasi muda lainnya. “Mereka yang menunjukkan dedikasi akan terus kita dorong untuk tampil, sehingga bisa memberi semangat kepada yang lain. Semoga muncul lebih banyak anak muda Tabanan yang berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah di berbagai bidang,” tambahnya.

Baca Juga  ASN Pemkab Tabanan Harus Mampu Mewujudkan "Good Governance" dan "Clean Government"

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya pelestarian budaya lokal, terutama kepada generasi muda, agar tidak melupakan nilai-nilai warisan leluhur. Ia menyebut bahwa Tari Legong Andir sebagai salah satu contoh tarian sakral yang perlu dijaga keberlanjutannya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Bunda Rai Pimpin Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di Baturiti dan Marga

Lakukan Bedah Kamar hingga Edukasi Lingkungan

Loading

Published

on

By

Bunda Rai
BERGERAK DAN BERBAGI: Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya saat menghadiri aksi “Bergerak dan Berbagi” TP PKK Kabupaten Tabanan secara roadshow di Kecamatan Baturiti dan Marga, Rabu (29/4). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Menggerakkan empati menjadi aksi nyata di masyarakat, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan atau yang akrab disapa Bunda Rai, kembali menunjukkan gerakan sosial yang menyentuh langsung masyarakat saat memimpin aksi “Bergerak dan Berbagi” TP PKK Kabupaten Tabanan secara roadshow di Kecamatan Baturiti dan Marga. Rabu (29/4), dengan sentuhan menyeluruh mulai dari bedah kamar ODGJ, pemenuhan gizi bagi kelompok rentan hingga edukasi lingkungan, menghadirkan kepemimpinan inspiratif yang tak hanya terlihat, tetapi benar-benar dirasakan dari hulu ke hilir kehidupan masyarakat.

Kegiatan pertama dilaksanakan melalui aksi nyata bedah kamar di Banjar Mandul, Desa Luwus, Baturiti kepada penerima An. I Made Diana Putra. Kemudian kegiatan dilanjutkan di Wisma PLN Desa Candikuning, Baturiti, yang dirangkaikan dengan aksi sosial bergerak dan berbagi. Kegiatan kedua, yakni kegiatan yang serupa dilaksanakan di Banjar Periga Kangin, Desa Petiga, Marga, yaitu memberikan Bedah Kamar kepada warga An. Ni Nyoman Kartika dan di Banjar Lebah, Desa Marga yaitu Ni Nyoman Garmini, kemudian kegiatan aksi sosial menyapa dan berbagi dipusatkan di Wantilan Desa Marga Dajan Puri, Marga, Tabanan sekaligus di kedua kegiatan dirangkaikan dengan sosialisasi gerakan aksi lingkungan pembuatan lubang biopori.

Bunda Rai saat itu hadir bersama salah satu Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Budiasih Dirga, jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Tabanan, perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, beserta Ketua TP PKK Kecamatan Baturiti dan Marga, jajaran pengurus, serta unsur YKI, K3S, Bunda PAUD dan seluruh penerima bantuan. Sinergi lintas sektor ini menjadi kekuatan dalam memastikan program menyentuh masyarakat secara menyeluruh.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Puji Semangat Krama Desa Adat Kuwum dan Desa Beringkit Dalam Membangun Yadnya

Tak hanya itu, Bunda Rai juga turun langsung ke rumah warga untuk memberikan simulasi pembuatan lubang biopori sebagai solusi pengolahan sampah berbasis rumah tangga. Dalam kegiatan tersebut, masing-masing kecamatan menerima 150 alat pelubang biopori guna mendukung program lingkungan berkelanjutan, sehingga diharapkan masyarakat dapat secara mandiri mengelola sampah organik dari rumah tangga mereka, mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.

Selain itu, bantuan sosial bergerak dan berbagi di Kecamatan Baturiti diserahkan kepada 15 penyandang disabilitas, 6 penderita kanker, 10 ibu hamil dengan KEK, 20 lansia, 15 balita gizi kurang, 60 kader PKK kurang mampu, 1 penerima rehab kamar ODGJ, serta bantuan 2 alat bantu dengar dan 2 kursi roda, serta PMT bagi anak PAUD. Sementara di Kecamatan Marga, bantuan diberikan kepada 15 penyandang disabilitas, 6 penderita kanker, 10 ibu hamil dengan KEK, 20 orang lansia, 15 balita gizi kurang dan 80 kader PKK kurang mampu, 2 penerima rehab kamar ODGJ, 4 tripod, 1 walker dan 1 kursi roda.

Adapun jenis bantuan yang diberikan berupa paket kebutuhan pokok dan gizi, yakni 20 kg beras, 3 kotak susu kalsium, 3 kotak susu balita, 3 kotak susu ibu hamil, 5 kg telur, 3 kg kacang hijau serta minyak goreng, sebagai bentuk perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. “Saya ingin agar kita selalu bertatap muka dan tidak terputus, kita terus menyambung silaturahmi dengan masyarakat. Kehadiran saya hari ini untuk memberikan support dan bantuan agar benar-benar dirasakan,” ujar Bunda Rai di sela-sela kegiatan.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi program agar menjangkau lebih luas, guna memastikan manfaat program dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Ia juga berharap kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan warga terus diperkuat agar upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, serta mampu memberikan dampak positif jangka panjang. “Saya sinergikan seluruh kegiatan ini agar bisa menyentuh masyarakat lebih banyak lagi, sekaligus menyambungkan program dari Ibu Gubernur. Harapan saya semua mendapat perhatian yang merata,” tegas Srikandi Tabanan tersebut.

Baca Juga  ASN Pemkab Tabanan Harus Mampu Mewujudkan "Good Governance" dan "Clean Government"

Bunda Rai yang juga selaku Duta PADAS (Palemahan Kedas) Kabupaten Tabanan turut mensosialisasikan pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan peran aktif masyarakat dalam memilah serta mengelola sampah sejak dari sumbernya, sehingga dapat mengurangi beban pengolahan di tingkat akhir. Selain itu, langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung keberhasilan program PADAS di Kabupaten Tabanan. “Penanggulangan sampah harus dimulai dari rumah tangga, biopori ini tidak hanya sebagai resapan air tetapi juga sebagai pengolahan sampah organik,” jelasnya.

Program lingkungan tersebut juga berkaitan dengan penguatan program Aku Hatinya PKK yang kembali digencarkan menjelang peringatan HKG PKK ke-54 Tahun 2026. Melalui program ini, masyarakat diajak memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan produktif guna mendukung ketahanan pangan keluarga dan peningkatan ekonomi. Selain itu, Bunda Rai juga mensosialisasikan lomba karaoke antar Ketua TP PKK Desa sebagai bagian dari rangkaian perayaan HKG. Pun disampaikan pentingnya peran Posyandu 6 SPM yang saat ini telah terbentuk sebanyak 832 posyandu di Kabupaten Tabanan.

Ia berharap seluruh Posyandu dapat berfungsi optimal sebagai jembatan masyarakat dalam menyampaikan berbagai permasalahan di bidang sosial, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat serta kesehatan. Melalui aksi yang menyentuh dari hulu hingga hilir kehidupan masyarakat, Bunda Rai sangat menekankan agar PKK bukan hanya sekadar gerakan, melainkan kekuatan nyata yang hadir, bekerja, dan memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Tabanan.

Sayu Made Parwati selaku Camat Baturiti mengapresiasi langkah tersebut khususnya dalam edukasi biopori yang dinilai relevan dengan kondisi wilayahnya. “Curah hujan di Baturiti beberapa hari ini sangat tinggi, sehingga biopori ini sangat bermanfaat. Harapan kami seluruh kader PKK dapat mengedukasi masyarakat agar kondisi ini menjadi manfaat, bukan bencana,” ujarnya. Ia juga menambahkan, Gerakan Aksi Sosial ini luar biasa karena masyarakat sejak dalam kandungan hingga lansia semua mendapat perhatian.

Baca Juga  Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

Di kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kecamatan Marga, Ny. Primayani Sugiartha menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Ia berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan ramah lingkungan. Selain itu, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung program tersebut agar tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari. “Kegiatan ini menjadi pengingat, bahwa kekuatan masyarakat tidak hanya pembangunan fisik tetapi juga kehangatan hati dan solidaritas sosial. Program ini memberi manfaat sekaligus harapan dan semangat bagi masyarakat kami,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dorong Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Bali, Bank Indonesia Gelar Baligivation 2026

Published

on

By

Baligivation 2026
KICK-OFF BALIGIVATION: Kick-Off Bali Digital Innovation Festival (Baligivation) 2026 oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali pada 28 April 2026 di Griya Agung Ballroom Prime Plaza Sanur. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Digitalisasi memegang peranan penting untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Bali lebih kuat. Hal ini mengemuka dalam acara Kick-Off Bali Digital Innovation Festival (Baligivation) 2026 oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali pada 28 April 2026 di Griya Agung Ballroom Prime Plaza Sanur.

Baligivation kembali digelar tahun 2026 dengan mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Bali melalui Penguatan Digitalisasi dan Sinergi”, sebagai wujud nyata dukungan Bank Indonesia Provinsi Bali mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas dan berkelanjutan di Pulau Dewata.

Rangkaian kegiatan dihadiri oleh Gubernur Bali Dr. Ir. Wayan Koster, M.M.; Deputi Bidang Pelaporan dan Pengawasan Kepatuhan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Dr. Fithriadi; Kapolda Bali, Irjen Polisi Daniel Adityajaya; Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja; jajaran pimpinan daerah; dinas dan lembaga terkait; perbankan; penyelenggara jasa pembayaran dan Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB); akademisi; serta mahasiswa.

Kegiatan Kick-Off Baligivation ini juga dirangkaikan dengan seremoni Komitmen Sinergi Penertiban Money Changer Ilegal di Bali sebagai wujud penguatan tata kelola dan pelindungan konsumen, Seminar Digitalisasi yang membahas arah dan strategi transformasi digital Bali, serta Sarasehan KUPVA BB sebagai forum dialog dan penguatan sinergi antara regulator dan penyelenggara KUPVA BB.

Gubernur Bali, Wayan Koster, dalam keynote speech mendukung penuh acara Baligivation 2026 ini karena sejalan dengan visi keenam untuk menjadikan Bali sebagai Pulau Digital. Koster menyampaikan bahwa Bali memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional dengan menyumbangkan 55% dari devisa pariwisata nasional. Meski demikian, penguatan sektor ekonomi kreatif dan digital perlu terus didorong untuk pengembangan ekonomi ke depan, agar ekonomi Bali tidak terlalu bergantung pada sektor pariwisata. Dengan anugerah kekayaan dan keunikan budaya yang menyatu dengan kehidupan spiritual masyarakat, Bali telah menjadi daya tarik dunia yang perlu dikelola secara berkelanjutan melalui diversifikasi ekonomi. Pada kesempatan tersebut, Koster juga menyampaikan berbagai rencana dan upaya untuk mengatasi berbagai tantangan struktural seperti permasalahan sampah dan kemacetan yang dapat menurunkan kualitas pariwisata Bali. Salah satu upayanya dilakukan melalui digitalisasi dan penanganan KUPVA BB tidak berizin.

Baca Juga  Bertepatan Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sanjaya Kukuhkan Ketua OSIS Se-Tabanan 

“Jangan sampai Bali yang sudah memiliki modal budaya yang kuat menjadi rusak karena praktik usaha yang ilegal, sehingga mencoreng pariwisata Bali di mata dunia” ujar Koster. Penguatan industri KUPVA BB dan dukungan membaiknya ekosistem digital, diharapkan mampu mendorong terwujudnya pariwisata Bali yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing secara berkelanjutan.

Sejalan dengan hal tersebut, Deputi Bidang Pelaporan dan Pengawasan Kepatuhan PPATK, Dr. Fithriadi, menyampaikan bahwa industri KUPVA BB di Bali memiliki peran penting dalam mendukung transaksi wisatawan mancanegara. Namun disisi lain, industri KUPVA BB juga berisiko tinggi terhadap penyalahgunaan keuangan akibat transaksi pencucian uang, dan maraknya money changer ilegal.

“Oleh karena itu, diperlukan penguatan penerapan kebijakan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT) yang bersinergi dengan Bank Indonesia, aparat penegak hukum, dan pelaku industri, guna memperkuat pengawasan dan mewujudkan industri KUPVA BB yang sehat, berintegritas, dan mendukung pariwisata Bali yang berkualitas,” pungkas Fithriadi.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, dalam opening speech– nya menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan Baligivation 2026, sebagai langkah visioner Bank Indonesia dalam mendorong akselerasi digitalisasi dan sinergi ekonomi Bali. Menurutnya, inisiatif tersebut tidak hanya mencerminkan komitmen kuat dan kolaborasi erat antara Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Bali, tetapi juga menjadi katalisator penting dalam memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi Bali yang berkelanjutan dan berbasis teknologi. Dalam kaitan ini, Polda Bali juga sudah bertransformasi digital untuk berbagai layanan kepada masyarakat, yang terbukti menjadikan layanan lebih cepat dan efisien.

“Di tengah dinamika dan tantangan ke depan, transformasi digital bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keniscayaan yang harus dihadapi dan dijalani bersama demi masa depan Bali yang lebih maju,” tegasnya. Daniel juga mendukung upaya penanganan KUPVA BB tidak berizin untuk mendukung sektor pariwisata Bali yang lebih baik.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Hadiri Karya Ngenteg Linggih Krama Bendesa Manik Mas Subamia

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Kantor Perwakilan BI Bali, Erwin Soeriadimadja, menyampaikan bahwa Baligivation merupakan wadah strategis untuk mendorong edukasi dan mengakselerasi digitalisasi masyarakat Bali melalui penguatan sinergi antar pemangku kepentingan, sehingga digitalisasi mampu menjadi katalis pertumbuhan ekonomi Bali yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.

“Banyak kebaruan dalam Baligivation 2026, antara lain Program Pasar Rakyat Bali Go Digital yang mendorong inovasi perbankan untuk percepatan digitalisasi pasar rakyat dan peningkatan akses pembiayaan; Program Banjar Pintar yang memperluas literasi serta implementasi digitalisasi di tingkat komunitas banjar; serta Program edukasi dan business matching bagi digital inovator Bali sebagai ruang lahirnya gagasan dan solusi berbasis digital yang dapat dihubungkan langsung dengan pelaku usaha,” jelas Erwin.

Kegiatan ini juga menekankan pentingnya penguatan dan penataan industri KUPVA BB untuk mendukung pariwisata Bali melalui layanan penukaran valuta asing yang mudah diakses, berkualitas, dan bebas dari kegiatan money changer ilegal. Oleh karena itu, Bank Indonesia mendorong sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan PPATK untuk memperkuat pengawasan dan penataan industri KUPVA BB guna menjaga kepercayaan wisatawan.

Kick-off Baligivation akan dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan Baligivation 2026 yang akan berlangsung sampai dengan bulan November 2026 terdiri dari Roadshow, Edukasi Literasi Digital dan Pelindungan Konsumen, Talkshow Inspiratif, Interactive Experience, serta berbagai perlombaan yang mencakup e-sport, konten QRIS-PK, dan BI SMART. Peak event Baligivation di bulan November direncanakan akan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Bali melalui kegiatan Bali Digital Festival 2026. Bank Indonesia mengajak semua masyarakat, pemerintah daerah dan komunitas di Bali untuk berpartisipasi dan terlibat dalam setiap event Baligivation, sebagai bagian dari upaya untuk mempercepat akselerasi digitalisasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi Bali yang berkualitas dan berkelanjutan. (gs/bi)

Baca Juga  Kenakan Pakaian Adat Bali, Bupati Sanjaya Buka Parade Budaya Nusantara Semarak HUT Ke-529 Kota Tabanan

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Setetes Darah Selamatkan Nyawa, Donor Rutin PLN Bantu Penuhi Kebutuhan Darah di Bali

Published

on

By

donor darah pln
ANTRE: Calon pendonor darah antre melakukan registrasi dan pemeriksaan awal oleh tim PMI. (Foto: Hms PLN UID Bali)

Denpasar, baliilu.com – Ketersediaan darah di Bali masih menghadapi tantangan fluktuasi setiap harinya. Untuk membantu menjaga pasokan dan memenuhi kebutuhan pasien, kegiatan donor darah yang dilakukan secara rutin oleh berbagai institusi, termasuk PLN, menjadi salah satu penopang penting.

Manager Komunikasi & TJSL PLN UID Bali, I Wayan Eka Susana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara PLN dan PMI dalam membantu masyarakat.

“Kegiatan donor darah ini berhasil mengumpulkan 50 kantong darah dari keluarga besar PLN UID Bali yang bekerja sama dengan PMI. Kami berharap kontribusi ini dapat membantu meringankan masyarakat yang membutuhkan darah, sekaligus mendorong semakin banyak pihak untuk ikut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan seperti ini,” ujarnya.

Perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI) Denpasar, dr. Bella, menyampaikan bahwa kebutuhan darah terus ada setiap hari dan tidak hanya berasal dari rumah sakit di Denpasar, tetapi juga dari seluruh Bali.

“Stok darah bersifat fluktuatif, tidak ada angka pasti. Namun setiap hari kami menerima permintaan darah dari berbagai rumah sakit di seluruh Bali. Kegiatan donor darah yang dilakukan secara berkala oleh institusi sangat membantu memenuhi pasokan kantong darah di PMI Provinsi Bali,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan donor darah tidak hanya berdampak pada pemenuhan stok, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah. Selain itu, masyarakat juga mendapat manfaat pemeriksaan kesehatan sebelum melakukan donor.

“PLN termasuk salah satu rekanan institusi yang secara rutin melaksanakan donor darah. Ini sangat membantu kami dalam menjaga keberlangsungan donor darah sukarela,” tambahnya.

Menutup kegiatan, salah satu pendonor, Komang Sri Novirayanthi, mengaku terdorong untuk berkontribusi langsung membantu sesama.

Baca Juga  Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

“Saya ingin berkontribusi langsung membantu sesama. Setetes darah yang kita donorkan bisa sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Ini cara sederhana tapi berdampak besar,” ungkapnya.

Ia juga merasakan manfaat secara pribadi setelah mengikuti kegiatan donor darah. “Rasanya lega dan senang, ada kepuasan tersendiri karena bisa berbagi. Selain itu juga jadi lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan,” tambahnya.

Komang juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melakukan donor darah karena prosesnya aman dan diawasi tenaga medis. “Dari hal kecil seperti ini, kita bisa menyelamatkan nyawa orang lain,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca