Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ketua DPRD Badung Putu Parwata Terima Audiensi AP I Bandara Ngurah Rai Terkait Insentif PBB

BALIILU Tayang

:

DPRD
Ketua DPRD Kabupaten Badung Dr. Drs. Putu Parwata, MK., M.M., yang didampingi oleh Sekwan DPRD Badung I Gusti Agung Made Wardika saat menerima audiensi dari Angkasa Pura 1 di ruang kerjanya pada Selasa (20/6). (Foto : ist)

Badung, baliilu.com – Ketua DPRD Kabupaten Badung Dr. Drs. Putu Parwata, MK., M.M., yang didampingi oleh Sekwan DPRD Badung I Gusti Agung Made Wardika menerima audiensi dari Angkasa Pura 1 di ruang kerjanya pada Selasa (20/6). Dalam audiensi tersebut Angkasa Pura 1 yang diwakili oleh Heru Widianto, I Ketut Putra Gusnantha, dan Andi Budiman bermaksud untuk memohon pengurangan pajak.

Putu Parwata selepas audiensi memberi keterangan bahwa Dewan menerima Angkasa Pura 1 terkait dengan operasional yang mereka lakukan dan terkait dengan insentif pajak terutama pajak daerah masalah pajak PBB perdesaan dan perkotaan. Pihak Angkasa Pura 1 menyampaikan kepada  DPRD bahwasannya mereka inginmendapatkan satu pengurangan pajak atau insentif pajak daerah terkait dengan pajak PBB Angkasa Pura 1.

“Merekasudah bersurat juga kepada pemerintah dalam hal ini kepada Bupati dan juga ditembuskan kepada kami di DPRD untuk memohon dapat dilakukan pengurangan PBB atau insentif PBB sebesar 20 persen. Hal ini kami sudah tindaklanjuti karena bagaimanapun juga kita pahami bahwa kita baru bangkit dari pandemi Covid-19. Hari Jumat kita sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah yang dihadiri oleh sekda , bapenda, inspektorat, dan bagian hukum. Hari ini kami melakukan diskusi kembali dengan Angkasa Pura karena ada satu persyaratan yang harus dipenuhi dalam memberikan insentif yaitu yang pertama terjadinya bencana dan yang kedua itu memang ada kerugian,” bebernya.

Dijelaskannya juga bahwa komunikasi yang dilakukan pada audiensi tersebut adalah untuk menegaskan bahwa memang betul Angkasa Pura 1 ini mengalami kerugian berdasarkan audit, karenanya dimohon satu penjelasan terhadap kondisi Angkasa Pura ini sebagai AP1. Bahwa AP 1 ini mengalami kerugian kurang lebih 725 miliar. Itu hasil audit tahun 2022 yang sudah juga di- upload di kementerian keuangan.

Baca Juga  Rawan Pindah Domisili Besar-besaran, Komisi III DPRD Badung Sependapat Berikan Batasan Soal Bantuan Hari Raya 2 Juta Per KK

“Oleh karena itu kami mohon kepada pemerintah untuk mempercepat penerbitan SPT nya atau surat penebitan pajaknya, keringanan atau insentif pajaknya supaya segera dilakukan, dan kami minta juga begitu diterbitkan AP1 siap melakukan dan merealisasikannya. Itu komunikasi kami sehingga dengan demikian persamaan persepsi yang kami bangun antara pemerintah dan wajib pajak,” papar Putu Parwata.

Pemberian insentif  tersebut bisa dilakukan terang Putu Parwata, asalkan  tidak keluar daripada perundang- undangan yang  ada, serta berdasarkan peraturan daerah maka  insentif  sebesar 20 persen bisa diberikan dan itu harus ada alasan yang jelas dan tepat yakni bencana dan hasil audit mereka rugi.

“Dasar aturan nya adalah Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati. Untuk masyarakat umum juga bisa diberikan sepanjang itu karena bencana dan hasil audit,” pungkasnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

PKK Badung Rutinkan Jalan Sehat dan Cek Kesehatan Gratis Tiap Pekan

Published

on

By

Ketua TP PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat acara jalan sehat dan senam bersama di kawasan Puspem Badung
JALAN SEHAT: TP. PKK Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat acara jalan sehat dan senam bersama di kawasan Puspem Badung, Minggu (6/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Mempromosikan gaya hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan warga, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Kabupaten Badung berkolaborasi dengan Gerakan Badung Peduli menggelar aksi olahraga massal berkala bertajuk “Ayo Bergerak Bersama”.

Dipimpin langsung oleh Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, kegiatan jalan sehat dan senam bersama ini resmi dirancang sebagai agenda rutin setiap satu minggu sekali di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Minggu (6/9).

Gerakan yang terbuka untuk umum ini mendapat antusiasme tinggi dari warga berbagai wilayah, kader PKK, hingga perwakilan organisasi sosial. Selain olahraga fisik berupa jalan sehat mengelilingi kompleks Puspem dan senam massal, masyarakat juga dimanjakan dengan fasilitas pelayanan cek kesehatan gratis serta pengundian doorprize menarik.

Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menegaskan bahwa konsistensi kegiatan mingguan ini merupakan wujud kepedulian nyata untuk membangun ketahanan jasmani sekaligus ruang sosial interaktif bagi masyarakat.

“Kesehatan adalah aset paling berharga bagi setiap keluarga dan fondasi kemajuan daerah. Melalui ‘Ayo Bergerak Bersama’, kami ingin mengajak seluruh warga Badung untuk tidak hanya rutin berolahraga, tetapi juga bersatu, berbagi kebahagiaan, dan mempererat kebersamaan. Gerakan ini sejalan dengan semangat Badung Peduli yang selalu hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Melalui atmosfer kegiatan yang hangat dan penuh semangat ini, TP. PKK Badung berharap gerakan mingguan ini mampu menginspirasi perubahan perilaku masyarakat agar lebih aktif bergerak, menjaga kesehatan keluarga, dan membangun keharmonisan sosial di seluruh wilayah Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Gelar Audiensi dengan Prajuru Adat Banjar Untal-Untal
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemkab Badung Terapkan Posyandu 6 SPM, Kelurahan Lukluk Jadi Perintis

Published

on

By

Ketua Tim Pembina Posyandu Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat Sosialisasi Posyandu 6 SPM di Banjar Delod Pempatan Lukluk
SOSIALISASI: Ketua Tim Pembina Posyandu Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat Sosialisasi dan Pembinaan bertema “Posyandu Kuat, Masyarakat Sehat, Badung Hebat” di Banjar Delod Pempatan, Lukluk, Minggu (6/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemkab Badung resmi mengimplementasikan peran Posyandu sebagai pelayanan dasar melalui program Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Kelurahan Lukluk di Kecamatan Mengwi terpilih menjadi salah satu wilayah perintis program transformasi tersebut.

Program ini diluncurkan lewat Sosialisasi dan Pembinaan bertema “Posyandu Kuat, Masyarakat Sehat, Badung Hebat” di Banjar Delod Pempatan, Lukluk, Minggu (6/9). Kegiatan dirangkaikan Hari Buka Posyandu, Temu Wirasa, dan penyerahan sembako kepada para kader.

Ketua Tim Pembina Posyandu Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menegaskan fungsi Posyandu saat ini telah meluas menjadi pusat pelayanan masyarakat yang terintegrasi. “Posyandu sekarang tidak hanya pemeriksaan kesehatan anak, ibu hamil, dan lansia. Posyandu sudah bertransformasi menjadi Posyandu 6 SPM,” ujarnya.

Enam bidang tersebut meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, Trantibum Linmas, dan sosial. Nyonya Rasniathi memuji kelancaran alur pelayanan kesehatan yang ada. “Selain pelayanan kesehatan, lima bidang lainnya juga sekarang menjadi bagian dari Posyandu 6 SPM. Tadi saya juga melihat langsung bagaimana pelayanan kesehatan tadi dari pendaftaran hingga pemeriksaan lumayan sangat bagus dan lancar agar dipertahankan bila perlu ditingkatkan lagi,” jelasnya.

Lewat sistem baru ini, kader bertugas membantu mendata masalah pendidikan anak serta memastikan warga kurang mampu mendapat perhatian sosial. Warga juga bisa melaporkan masalah rumah tidak layak huni, jalan rusak, hingga ketertiban umum lewat kader Posyandu untuk diteruskan ke dinas terkait.

“Termasuk melalui kegiatan Badung Peduli, kita memastikan masyarakat Badung tidak ada lagi yang kesejahteraannya tidak diperhatikan. Semua bidang ini nantinya dapat dilaporkan melalui kader Posyandu untuk diteruskan kepada perangkat daerah terkait sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan,” ucap Rasniathi.

Baca Juga  Rapat Paripurna DPRD Badung, Bupati Giri Prasta Minta Seluruh OPD Cermati, Pahami dan Laksanakan Rekomendasi Dewan

Nyonya Rasniathi juga mengingatkan pentingnya warga mengurus dokumen fisik seperti KTP, KK, dan KIA meskipun sudah ada sistem digital (IKD). Pemkab Badung menyiapkan stimulus uang tunai hingga Rp 10 juta bagi warga yang tertib mengurus akta kematian tepat waktu.

“Walaupun sudah terdaftar dalam sistem Dukcapil, dokumen fisik tetap harus dimiliki. KTP, KK, termasuk KIA harus ada fisiknya. Ini penting untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh pelayanan dan hak-haknya dengan tertib. Jangan sampai terlambat. Begitu ada anggota keluarga yang meninggal, segera urus administrasinya sehingga dokumen kependudukannya tertib dan hak masyarakat juga dapat diperoleh,” tegasnya.

Sementara Ketua Tim Pembina Posyandu Kelurahan Lukluk, Putu Dian Mas Kurnia Dewi, menyatakan kesiapan sembilan Posyandu di wilayahnya menjadi pelopor program ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung, khususnya Ibu Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung beserta seluruh jajaran atas perhatian, dukungan, dan pembinaan yang telah diberikan kepada Kelurahan Lukluk. Besar harapan kami agar sinergi ini terus berlanjut sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal,” ungkapnya.

Acara dihadiri Kadis PMD Kabupaten Badung, Kadis Sosial, Kadis Dukcapil, Kadis LHK Perwakilan kadis Pendidikan, Camat Mengwi Nyoman Suhartana beserta Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Mengwi, Lurah Lukluk beserta Ibu Lurah, Ketua Tim Pembina Posyandu Kelurahan Lukluk, serta Tim Badung Peduli. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tim SAR Gabungan Evakuasi Pendaki Gunung Agung yang Jatuh ke Jurang

Published

on

By

Tim SAR gabungan mengevakuasi pendaki yang terjatuh ke jurang di Gunung Agung ketinggian 2.500 mdpl
EVAKUASI: Tim SAR gabungan saat mengevakuasi seorang pendaki Gunung Agung, yang terjatuh ke jurang pada ketinggian kurang lebih 2.500 mdpl, Minggu (6/9/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang pendaki Gunung Agung, yang terjatuh ke jurang pada ketinggian kurang lebih 2.500 mdpl, Minggu (6/9/2026). Korban diketahui bernama Komang Sandi Darmawan (15), warga Banjar Yeha, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.

Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem pada pukul 08.30 Wita dari pelapor atas nama Wayan Widiyasa. Berdasarkan laporan, kejadian diperkirakan berlangsung sekitar pukul 06.30 Wita. Mulanya korban bersama seorang rekannya melakukan pendakian pada dini hari sekitar pukul 00.30 Wita. Dalam perjalanan, Sandi Darmawan terjatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar 12 meter.

Segera setelah menerima laporan, petugas siaga Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem segera berkoordinasi dengan pemandu lokal Gunung Agung untuk memberikan pertolongan awal kepada korban. Pada pukul 07.30 Wita diberangkatkan 1 tim untuk mempercepat proses evakuasi.

“Menggerakkan tim satu yang terdiri dari 25 orang pemandu lokal Pasar Agung untuk bergerak mendahului melakukan proses evakuasi,” jelas Putu Handika Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Sementara itu personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem berjumlah 13 orang tiba di Pos Pasar Agung kurang lebih pukul 09.50 Wita dan segera melakukan pambagian tugas.

Pada pukul 10.00 Wita, tim kedua yang terdiri dari 13 personel SAR gabungan menyusul menuju lokasi dan setelah perjalanan satu jam lima belas menit akhirnya bertemu dengan tim pertama pada ketinggian sekitar 1.900 Mdpl. Untuk memperkuat proses evakuasi, pada pukul 11.50 Wita tim ketiga yang terdiri dari enam personel SAR gabungan kembali bergerak menuju lokasi.

Setelah melalui proses evakuasi, pada pukul 12.15 Wita tim SAR gabungan bersama korban berhasil tiba di posko area parkir Pura Pasar Agung, Selat, Karangasem. Korban kemudian mendapatkan penanganan awal dari tim medis Puskesmas Selat.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Gelar Audiensi dengan Prajuru Adat Banjar Untal-Untal

“Hampir lima jam proses evakuasi, dari tim satu sampai tim tiga sampai di Posko Pasar Agung. “Kendala yang kami hadapi di lapangan terkait cuaca, dimana cuaca hujan gerimis, kabut tebal dengan visibility 20 meter,” ungkap Bhayangkara.

Selanjutnya, pada pukul 12.25 Wita, korban dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Karangasem untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Selama berlangsungnya operasi SAR, melibatkan unsur SAR dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, BPBD Kabupaten Karangasem, Babinsa Desa Sebudi, Bhabinkamtibmas Desa Sebudi, Polsek Selat, Puskesmas Selat, pemandu KUPS Lokal Pasar Agung, Humas Pura Pasar Agung Selat, serta pihak keluarga korban. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca