Tuesday, 23 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

KESEHATAN

Ketua TP PKK Denpasar Tinjau Vaksinasi untuk Anak, 76.720 Anak sudah Tervaksin

BALIILU Tayang

:

de
TINJAU: Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana meninjau vaksinasi anak-anak di Kantor Desa Dauh Puri Kaja, Jumat (21/1). (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya meminimalisir penularan Covid-19, Pemkot Denpasar terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis kedua untuk anak usia 6 hingga 11 tahun. Pelaksanaan vaksinasi kali ini ditinjau Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana di Kantor Desa Dauh Puri Kaja, Jumat (21/1).   

Menurut Ny. Sagung Antari Jaya Negara, vaksinasi Covid-19 anak usia 6 hingga 11 tahun untuk menciptakan kekebalan komunal dalam upaya pencegahan Covid-19. Dari data Dinas Kesehatan Kota Denpasar target  anak yang divaksinasi tahap pertama 60.064 anak di Kota Denpasar. Namun yang telah tervaksin sebanyak 76.720 orang anak. “Jadi sasaran untuk vaksinasi kedua mengikuti vaksinasi pertama. Agar pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar kami menekankan untuk menaati protokol kesehatan dengan ketat,” kata Ny. Sagung Antari Jaya Negara. 

Dari hasil peninjauan kali ini Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengaku anak-anak PAUD, pendamping maupun tenaga kesehatan telah menerapkan protokol kesehatan. Terlaksananya   vaksinasi untuk anak umur 6-11 tahun ini, ia berharap berjalan lancar, sehingga nantinya seluruh anak mendapatkan vaksinasi. 

Kepala Puskesmas III Denpasar Utara  dr. I Wayan Edi Wirawan mengatakan,  vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Menurutnya sasaran vaksinasi untuk di Desa Dauh Puri Kaja 300 orang anak. Lebih lanjut dikatakan, proses vaksinasi didahului screening bagi penerima vaksin yang dilakukan oleh tim medis puskesmas. Pelaksanaan vaksinasi untuk dosis kedua, menggunakan vaksin jenis Sinovac. Bagi yang tidak bisa mengikuti hari ini karena sakit atau ada halangan  diminta untuk vaksinasi di puskesmas  atau mendatangi faskes terdekat. 

Baca Juga  Tanam Cabai Serentak, Ketua TP PKK Denpasar Dukung Penurunan Inflasi

Kepala Desa Dauh Puri Kaja I Gusti Ketut Sucipta mengaku PAUD yang mengikuti vaksinasi hari ini adalah semua TK yang ada di wilayah Desa Dauh Puri Kaja. “Kita di desa memfasilitasi vaksinasi anak-anak TK maupun anak usia 6 tahun -11 tahun,” katanya. Pelaksanaan langsung disosialisasikan ke sekolah-sekolah bekerja sama dengan Puskesmas III. Sedangkan untuk sasaran khusus untuk anak TK sebanyak 154 orang anak. Desa telah memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi untuk 6 tahun hingga lansia, sehingga dalam kondisi pandemi Covid-19 masyarakat sudah terlindungi kesehatannya. (ayu/eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KESEHATAN

Kalaksa BPBD Bali Pimpin Rapat Tikor Pencegahan dan Pengendalian Zoonosis dan Penyakit Infeksius Baru

Published

on

By

bpbd
PIMPIN RAPAT: Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, I Made Rentin selaku Sekretaris Tim Koordinasi (Tikor) Pencegahan dan Pengendalian Zoonosis serta Penyakit Infeksius Baru (PIB), memimpin rapat Tikor Zoonosis & PIB di Ruang Rapat Pusdalops PB Kantor BPBD Provinsi Bali, Senin (22/7). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, I Made Rentin selaku Sekretaris Tim Koordinasi (Tikor) Pencegahan dan Pengendalian Zoonosis serta Penyakit Infeksius Baru (PIB), memimpin rapat Tikor Zoonosis & PIB di Ruang Rapat Pusdalops PB Kantor BPBD Provinsi Bali, Senin (22/7). Zoonosis adalah penyakit yang dapat menular dari hewan kepada manusia atau sebaliknya, sementara PIB adalah penyakit infeksi baru atau yang berulang yang berpotensi menimbulkan wabah.

Rapat ini membahas program pengendalian rabies yang telah dilakukan oleh masing-masing kelompok kerja, didukung oleh Australia Indonesia Health Security Partnership (AIHSP). I Made Rentin menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Bali tidak bisa bekerja sendiri dan perlu bekerjasama dengan semua instansi terkait di seluruh kabupaten/kota di Bali. “Dengan merangkul berbagai pihak dan bekerjasama antarinstansi, penyajian data yang dikeluarkan melalui satu pintu akan mewujudkan validitas data yang terjamin dan akurat,” tegasnya.

Rapat koordinasi melibatkan unsur pentahelix seperti Akademisi Universitas Udayana, Balai Besar Veteriner Denpasar, Bappeda Provinsi Bali, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Bali, Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali. Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain capaian vaksin rabies hingga pertengahan tahun 2024 mencapai 57%, sementara capaian vaksin rabies tahun 2023 adalah 83%. Strategi khusus diperlukan dengan penerapan metode yang sama dengan penanganan Covid-19 dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) untuk menangani rabies, mengingat belum semua kabupaten membentuk tim koordinasi pencegahan dan pengendalian zoonosis dan PIB.

Pemerintah Indonesia mengumumkan langkah-langkah baru untuk pengendalian rabies yang meningkat di seluruh wilayah. Rabies, yang ditularkan melalui gigitan hewan terinfeksi seperti anjing, telah menjadi perhatian serius bagi kesehatan masyarakat, dengan kasus yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Respon Cepat Jenguk Anak Korban Kekerasan

Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, perlu dilakukan peningkatan imunisasi massal. Pemerintah akan meluncurkan kampanye imunisasi massal di daerah yang teridentifikasi sebagai zona risiko tinggi, dengan tujuan meningkatkan cakupan vaksinasi hewan peliharaan. Selain itu, edukasi masyarakat akan dilakukan untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya rabies, gejala, dan langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil oleh individu dan komunitas.

Penyediaan vaksinasi gratis di pusat-pusat kesehatan terpilih juga akan disiapkan sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi biaya pengobatan dan memastikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat. Langkah-langkah ini diharapkan dapat membantu mengurangi angka kasus rabies di Bali dalam beberapa tahun mendatang, dengan fokus pada pencegahan, pengawasan, dan respons cepat terhadap kejadian-kejadian yang terdeteksi.

Rapat juga memutuskan untuk mengundang asosiasi untuk bersinergi dalam percepatan capaian Vaksinasi. “Di sisi internal, kami mendorong pemerintah kabupaten/kota di Bali yang belum untuk segera membentuk Tikor Zoonosis & PIB di daerahnya,” kata Rentin. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

KESEHATAN

Safari Kesehatan Pemkot Denpasar Sasar Masyarakat Desa Dangin Puri Kelod

Published

on

By

safari
SAFARI KESEHATAN: Pelaksanaan Safari Kesehatan menyasar masyarakat Desa Dangin Puri Kelod yang dipusatkan di Jaba Pura Dalem Desa Adat Yangbatu, Jumat (19/7).  (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan UPTD Puskesmas I Denpasar Timur bekerjasama dengan berbagai pihak kembali menggelar Safari Kesehatan. Kegiatan yang kali ini menyasar masyarakat Desa Dangin Puri Kelod ini dipusatkan di Jaba Pura Dalem Desa Adat Yangbatu, Jumat (19/7).

Berbagai pelayanan turut tersedia pada Safari Kesehatan kali ini. Mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan kesehatan gigi, sekrining penyakit tidak menular, pemeriksaan gula darah, asam urat dan kolesterol, pemeriksaan inspeksi asam asetat, deteksi dini Balita sebagai upaya intervensi penanganan dan pencegahan stunting.

Selain itu, safari kesehatan ini bekerjasama dengan RSUD Wangaya yang memberikan pelayanan fisioterapi, Yayasan Peduli Kemanusiaan Bali (YPK) yang memberikan pelayanan fisioterapi dan pemeriksaan THT, John Fawcett Foundation Indonesia (JFF) yang memberikan pemeriksaan kesehatan mata, pemberian kaca mata (+ atau -) dan obat tetes mata. Serta turut dilaksanakan promosi kesehatan serta pelayanan BPJS Kesehatan keliling.

Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. AA Ayu Agung Candrawati saat ditemui di sela kegiatan mengatakan bahwa pelaksanaan Safari Kesehatan ini merupakan rangkaian Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 Tahun 2024 serta HUT ke-236 Kota Denpasar. Kegiatan ini dilaksanakan untuk lebih mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Selain itu, lanjut Candrawati, safari kesehatan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat untuk mendapatkan konsultasi kesehatan secara gratis. Sehingga secara berkelanjutan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Semoga melaui pelaksanaan kegiatan safari kesehatan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta secara berkelanjutan dapat mendukung penanganan serta pencegahan stunting di Kota Denpasar,” ujarnya.

Sementara Perbekel Desa Dangin Puri Kelod, I Made Sada berharap dengan adanya kegiatan Safari Kesehatan dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 Tahun 2024 dan HUT ke-236 Kota Denpasar ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan baik. Hal ini utamanya untuk mendapatkan kesempatan untuk konsultasi kesehatan juga dapat meningkatkan pola hidup sehat.

Baca Juga  Sambut Hari Suci Saraswati, Ketua TP PKK Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara Tinjau Bazar Pangan

“Kami mengajak masyarakat, khususnya Desa Dangin Puri Kelod untuk memanfaatkan momentum safari kesehatan ini sebagai wahana konsultasi kesehatan dalam rangka mendukung terciptanya masyarakat yang sehat,” ujarnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

KESEHATAN

Sekda Alit Wiradana Resmikan RSIA Bali Royal

Dukung Peningkatan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

Published

on

By

peresmian RSIA bali royal
RESMIKAN RUMAH SAKIT: Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mewakili Walikota Denpasar meresmikan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bali Royal yang berlokasi di Jalan Tantular No. 18 Renon Denpasar, Rabu (19/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bali Royal yang berlokasi di Jalan Tantular No. 18 Renon Denpasar telah rampung melaksanakan pembangunan.

Pada Rabu, 19 Juni 2024 pelaksanaan peresmian gedung RSIA dihadiri Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mewakili Walikota Denpasar yang sekaligus melaksanakan peresmian dengan penandatanganan prasasti.

Dalam kesempatan tersebut juga hadir Ketua Komisi III DPRD Kota Denpasar, Eko Supriadi, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. AA Ayu Agung Candrawati, Direktur Utama (Dirut) PT. Puja Mulia Utama, Dr. Ida Ayu Oka Purnama Wati, SS., MM,  Dirut RSIA Bali Royal, dr. Ida Ayu Candra Puspita Dewi M.BioMed serta undangan lainnya.

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mengatakan pelayanan kesehatan ibu dan anak merupakan pelayanan yang berkesinambungan, saling terkait dan kesehatan anak sangat ditentukan sejak berada dalam kandungan.

“Kesehatan ibu dapat berpengaruh terhadap kesehatan bayi dikandungnya, dan upaya penurunan angka kematian ibu dan anak saling berkaitan,” ujar Sekda Alit Wiradana.

Lebih lanjut Sekda Alit Wiradana menyampaikan, bahwa Pemerintah Kota Denpasar selama ini fokus terhadap peningkatan kualitas, serta mutu fasilitas kesehatan yang ada di wilayah Kota Denpasar. Pemkot Denpasar sangat mendukung dibukanya RSIA Bali Royal yang sejalan dengan komitmen memberikan pilihan pelayanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat di Kota Denpasar terkait pelayanan kesehatan ibu dan anak.

“Pemkot Denpasar mendukung telah diresmikannya RSIA Bali Royal dan langkah positif untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak. Ini dapat membantu mengurangi angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan aksesibilitas terhadap perawatan medis yang sesuai dengan kebutuhan khusus mereka,” ujarnya.

Baca Juga  Dukung Program Deligi, TP PKK Denpasar Jajaki Kerja Sama dengan Unmas Denpasar

Sementara Dirut Utama PT. Puja Mulia Utama, Dr. Ida Ayu Oka Purnama Wati, SS., MM dalam sambutannya mengatakan, pembangunan RSIA Bali Royal telah dimulai sejak bulan Oktober tahun 2022 lalu dan diresmikan pada bulan ini.

“Dari segi perijinan kami telah memenuhi berbagai ketentuan dan dokumen yang ditetapkan oleh dinas terkait, dan ijin telah keluar pada 17 Juni 2024. Kami berterimakasih atas dukungan Pemkot Denpasar sehingga peresmian RSIA Bali Royal dapat dilaksanakan hari ini,” ucapnya.

Sementara Dirut RSIA Bali Royal, dr. Ida Ayu Candra Puspita Dewi, M.BioMed menjelaskan, RSIA Bali Royal memiliki visi menjadi pusat layanan kesehatan untuk wanita dan anak-anak yang unggul, dengan mengutamakan keselamatan pasien dan inovasi di bidang pelayanan.

Ditambahkannya, dari segi fasilitas kami terdiri dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang Radiologi, ruang operasi, ruang bersalin, ruang panoramic, poliklinik. Di samping itu terdapat fasilitas ruang rawat inap, lobby untuk IVF Clinic (Klinik Kesuburan), ruang NICU (penanganan bayi) dan PICU (penanganan anak), ruang ICU (Perawatan Intensif) dan HCU (perawatan yang sudah membaik) , hall pertemuan, area bermain anak, dan Basement parkir yang luas.

“Kami hadir di tengah-tengah masyarakat Kota Denpasar dengan tujuan untuk pemerataan pelayanan kesehatan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan, khususnya perempuan dan anak,” ungkapnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca