Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ketua TP Posyandu Bali Ajak Kader di Dua Kelurahan Denpasar Perkuat Integrasi dan Pengabdian Masyarakat

BALIILU Tayang

:

posyandu bali
SERAHKAN BANTUAN: Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster menyerahkan bantuan saat menghadiri kegiatan Aksi Sosial Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali bertajuk “Membina dan Berbagi” yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kelurahan Pemecutan, Kecamatan Denpasar Barat, Senin (4/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mengajak seluruh kader Posyandu di dua kelurahan di Kota Denpasar untuk memperkuat integrasi lintas sektor dalam pengabdian kepada masyarakat serta turut menyukseskan berbagai program pemerintah. Hal tersebut disampaikannya pada kegiatan Aksi Sosial Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali bertajuk “Membina dan Berbagi” yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kelurahan Pemecutan, Kecamatan Denpasar Barat, Senin (4/5).

Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kehadiran tim pembina tidak hanya membawa semangat, tetapi juga dukungan konkret dari berbagai perangkat daerah, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas PUPR, hingga Dinas Pendidikan, guna memastikan pelayanan Posyandu berjalan optimal dan menyentuh seluruh aspek kebutuhan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa Posyandu kini telah berkembang dengan mengampu enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), tidak lagi terbatas pada bidang kesehatan seperti sebelumnya. Kondisi ini menuntut peningkatan kapasitas dan jumlah kader agar mampu menjawab tantangan pelayanan yang semakin luas. Untuk itu, pada tahun 2026, TP Posyandu Provinsi Bali akan menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) sebanyak 16 angkatan, masing-masing diikuti 111 peserta, yang dilaksanakan selama tiga hari dua malam di Bapelkes Pemprov Bali.

“Bimtek ini penting agar kader memahami tugas dan fungsi secara menyeluruh. Bagaimana bisa mengabdi dengan baik jika tidak memahami apa yang dikerjakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa program Posyandu juga diarahkan untuk mendukung visi dan misi Gubernur Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali, termasuk dalam penanganan isu lingkungan yang saat ini menjadi perhatian publik, seperti pengelolaan sampah. Melalui kolaborasi dengan TP PKK, berbagai kegiatan inovatif digelar, seperti lomba kebersihan tingkat sekolah, lomba telajakan bersih, serta gerakan kulkul PKK Posyandu untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Baca Juga  Ketua TP Posyandu Ny. Sagung Antari Pimpin Rapat Penguatan Kelembagaan dan Kader Posyandu di Kota Denpasar

Seluruh program tersebut diharapkan dapat dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat provinsi hingga desa/kelurahan, sehingga mampu berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, yang mewakili Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, menyampaikan bahwa kegiatan ini menyasar 98 kader dari Kelurahan Pemecutan dan Peguyangan yang bergerak di bidang layanan kesehatan dan pendidikan. Di Kelurahan Pemecutan terdapat 14 kelompok Posyandu, sementara Peguyangan memiliki 13 kelompok yang telah melayani enam SPM.

Secara keseluruhan, Kota Denpasar memiliki 459 kelompok Posyandu dengan jumlah kader mencapai 4.011 orang. Setiap kelompok juga telah memiliki surat keputusan (SK) dari perbekel atau lurah setempat.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pembinaan berkelanjutan dari TP Posyandu Provinsi Bali. Menurutnya, TP Posyandu Kota Denpasar siap terus bersinergi dan mendukung penuh program-program provinsi dalam upaya membantu masyarakat.

“Kami sebagai tim pembina di daerah akan terus bergerak bersama, memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan Posyandu era baru yang lebih adaptif, terpadu, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Tidak jauh berbeda dengan lokasi pertama, di Kelurahan Peguyangan, Denpasar Utara, Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali juga menyerahkan bantuan sembako berupa 30 kilogram beras, dua krat telur, dua kotak susu, serta majalah bina Posyandu kepada masing-masing kader TP Posyandu Denpasar Utara yang berjumlah 78 orang.

Keberhasilan Posyandu dinilai akan mempercepat pelayanan dasar kepada masyarakat menuju kesejahteraan yang lebih baik.

Khusus di bidang kesehatan, pelayanan Posyandu kini tidak hanya berfokus pada layanan lansia, balita, dan kegiatan penimbangan semata. Bidang kesehatan juga memfokuskan perhatian pada siklus hidup masyarakat, termasuk deteksi dini terhadap berbagai gangguan kesehatan.

Baca Juga  Kader Posyandu Denpasar Ikuti Bimtek Bina Posyandu 2026 Provinsi Bali

Dalam hal ini, kader Posyandu memiliki peran penting untuk merujuk masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan ke fasilitas layanan kesehatan dengan tingkat pelayanan dan kelengkapan peralatan yang lebih memadai, seperti puskesmas maupun rumah sakit.

“Setiap masyarakat dapat menyampaikan permasalahan yang terjadi di sekitarnya sesuai dengan bidang yang ditangani oleh masing-masing kader,” ucapnya.

Ibu Putri Koster menegaskan bahwa setiap permasalahan yang ditemukan wajib dicatat dan disampaikan kepada pengurus TP Posyandu untuk selanjutnya ditentukan persyaratan tindak lanjutnya.

Namun, data dan kondisi masyarakat yang dilaporkan harus benar-benar jelas dan sesuai dengan keadaan di lapangan agar tidak menimbulkan pemborosan maupun ketidaksesuaian dalam penanganan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pastikan Hadir di Tengah Masyarakat, Bupati Jembrana Instruksikan Satpol PP dan Dishub Turun Langsung Kawal SPBU

Published

on

By

Bupati Jembrana Pimpin Apel Koordinasi Antrean BBM
PIMPIN APEL: Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, saat pimpin apel koordinasi yang digelar di Gedung Kesenian Ir. Soekarno pada Jumat (16/10), guna menyikapi situasi dan kondisi terkini terkait kelangkaan BBM di wilayah Jembrana. (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan pentingnya kehadiran aparat di lapangan untuk membantu masyarakat yang tengah kesulitan akibat antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM). Penegasan tersebut disampaikan dalam apel koordinasi yang digelar di Gedung Kesenian Ir. Soekarno pada Jumat (16/10), guna menyikapi situasi dan kondisi terkini di wilayah Jembrana.

​Pemerintah Kabupaten Jembrana memfokuskan upaya ini untuk meringankan beban masyarakat yang harus mengantre berjam-jam demi mendapatkan BBM, agar mereka dapat kembali beraktivitas mencari nafkah.

​Dalam arahannya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jembrana diminta untuk bahu-membahu serta berkolaborasi dengan pihak kepolisian. Fokus pengamanan diarahkan secara khusus ke setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di berbagai wilayah Jembrana.

“Gerakkan semua Satpol PP dan Polprades yang ada di masing-masing desa. Saya minta fokus sekarang di wilayah yang ada SPBU,” kata Bupati Jembrana Kembang Hartawan.

​Aparat diinstruksikan untuk memastikan antrean berjalan tertib, mencegah aksi keserobotan yang dapat memicu kericuhan, serta mengatur kelancaran arus lalu lintas guna menghindari kemacetan parah di jalan nasional akibat mengularnya antrean kendaraan.

“Kita harus hadir, pemerintah tidak boleh diam. Selama masih terjadi antrean, kita harus ada di sana. Kemarin saya sudah melihat teman-teman Satpol PP dan Perhubungan berupaya di lapangan untuk membantu masyarakat, dan ini saya harapkan terus berlangsung,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ny. Ayu Kristi Tutup Posyandu di Pemecutan, Dorong Pelayanan Berbasis Masyarakat
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pastikan Pasokan BBM, Bupati Sutjidra Minta Pertamina Prioritaskan Buleleng dan Kawal Distribusi Bersama Forkopimda

Published

on

By

Bupati Sutjidra Pimpin Rakor Penanganan Antrean BBM
PIMPIN RAKOR: Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Antrean dan Pemantauan Penyaluran BBM Bersubsidi di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Sabtu (17/10). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bergerak cepat memastikan kepastian pasokan bahan bakar minyak (BBM) bagi Kabupaten Buleleng. Usai memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Antrean dan Pemantauan Penyaluran BBM Bersubsidi di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Sabtu (17/10), Bupati langsung terhubung dengan pihak Pertamina. Pembicaraan itu melibatkan Sales Area Manager Pertamina dan Kepala Depo Manggis, depo yang selama ini menjadi sumber pasokan BBM Buleleng.

“Kami sudah berkomunikasi selama lebih dari dua jam untuk membahas kepastian pasokan BBM bagi Kabupaten Buleleng,” ujar Bupati Sutjidra.

Dalam beberapa waktu terakhir, informasi mengenai pasokan BBM di Buleleng beredar simpang siur di tengah masyarakat. Kondisi ini membuat Pemkab Buleleng mendesak adanya jawaban yang pasti dari PT. Pertamina. Kepastian tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menyusun langkah pengawalan di lapangan.

“Jika tidak ada kepastian, informasi akan terus simpang siur dan masyarakat akan terus menunggu tanpa kejelasan. Apabila sudah ada kepastian, akan segera kami sampaikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Bupati Sutjidra juga menyoroti pemerataan pasokan ke puluhan SPBU yang tersebar di Buleleng. Menurutnya, pasokan yang diterima daerah ini belum mencukupi dalam kondisi normal.  Hal inilah yang disampaikan kepada Pertamina agar Buleleng mendapat prioritas.

“Sekarang pasokan yang diberikan Pertamina di bawah 50 persen dari kebutuhan. Ini yang menjadi persoalan, karena itu kami memperjuangkan kebutuhan BBM di Kabupaten Buleleng untuk menjadi prioritas juga,” ungkapnya.

Pemkab Buleleng turut menggandeng unsur Forkopimda untuk memastikan distribusi berjalan aman begitu pasokan tiba. Dalam beberapa hari terakhir, TNI dan Polri telah membantu mengamankan SPBU yang mengalami antrean panjang. Kapolres dan Dandim juga menyatakan kesiapan ikut mengawasi. Namun ditekankan, bahwa ia bersama Forkopimda Buleleng memperjuangkan ke Pertamina agar pasokan BBM ke Buleleng bisa dipenuhi sesuai kebutuhan kondisi normal.

Baca Juga  Fokus Tingkatkan Kualitas SDM, Pemkot Denpasar Gelar Peningkatan Kapasitas bagi Kader Posyandu

“Kami akan mengawal distribusi bersama Forkopimda, tapi yang utama kami perjuangkan adalah pasokannya,” jelas Sutjidra.

Untuk memperkuat pengawasan, Pemkab mempercepat pembentukan Satuan Tugas (Satgas) pemantauan dan pengawasan penyaluran BBM. Satgas ini akan bekerja memantau pasokan sekaligus pendistribusian, serta menelusuri penyebab menurunnya pasokan ke Buleleng. Struktur, pembagian tugas, mekanisme koordinasi, dan pola pelaporannya diminta segera dituntaskan.

“Satgas inilah yang akan memantau terus perkembangan pasokan dan pendistribusian BBM. Saat ini yang paling kami butuhkan adalah kepastian pasokan BBM untuk Buleleng, termasuk jumlah yang benar-benar dialokasikan,” pungkas Bupati Sutjidra.

Pemkab juga mendorong perluasan akses BBM hingga ke desa-desa melalui Pertashop. Saat ini, pasokan yang diterima gerai-gerai tersebut dinilai masih terlalu kecil dibandingkan kebutuhan warga. Selain itu, Pertamina diminta mengkaji pelibatan BUMDes agar distribusi menjangkau masyarakat yang jauh dari SPBU, dengan tetap memperhatikan ketentuan, kewenangan, dan aspek keselamatan.

Terkait antrean, Bupati Sutjidra menyampaikan memahami kondisi warga yang rela mengantre sejak malam hari, bahkan ada yang menginap di SPBU. Bupati Sutjidra juga mengucapkan terimaksih kepada masyarakat dan semua pihak, sehingga masyarakat yang mengantre BBM bisa tertib dan lancar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tim SAR Evakuasi Lansia Terjatuh ke Jurang Sedalam 45 Meter di Sidemen Karangasem

Published

on

By

Tim SAR Evakuasi Korban Jatuh ke Jurang di Sidemen
EVAKUASI: Tim SAR saat mengevakuasi korban yang terjatuh di jurang, di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Sidemen Karangasem, Minggu (18/10/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem melaksanakan operasi SAR terhadap seorang warga lanjut usia yang ditemukan terjatuh ke jurang sedalam kurang lebih 45 meter di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, Bali, Minggu (18/10/2026).

Informasi kejadian diterima oleh petugas siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 12.15 Wita. “Kami di Pos SAR Karangasem menerima laporan dari Polsek Sidemen bahwa ada 1 orang warga terjatuh ke jurang kedalaman 45 meter, dan memohon bantuan evakuasi,“ jelas Putu Handika Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem.

Korban diketahui bernama I Made Rauh, laki-laki, berusia 70 tahun. Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 Wita. Menurut kronologi awal, korban meninggalkan rumah pada Minggu dini hari. Beberapa waktu kemudian, anak-anak yang sedang memetik buah manggis menemukan korban di dasar jurang dengan kedalaman sekitar 45 meter. Lokasi penemuan berjarak kurang lebih 300 meter ke arah timur dari rumah korban.

Mengingat kondisi medan yang terjal dan jalur evakuasi yang sangat sulit dijangkau, pihak terkait kemudian melaporkan kejadian tersebut untuk meminta bantuan tim SAR dalam proses evakuasi jenazah korban.

Pada pukul 12.35 Wita, personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem diberangkatkan menuju lokasi menggunakan kendaraan Rapid Deployment Land SAR. Tim tiba di lokasi pada pukul 13.15 Wita dan segera berkoordinasi dengan unsur terkait serta masyarakat setempat untuk mempersiapkan proses evakuasi.

Setelah melakukan persiapan selama kurang lebih lima menit, mereka melaksanakan evakuasi dengan menggunakan sistem lifting atau pengangkatan korban dari dasar jurang. Berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, jenazah I Made Rauh berhasil dievakuasi pada pukul 13.50 Wita.

Baca Juga  Fokus Tingkatkan Kualitas SDM, Pemkot Denpasar Gelar Peningkatan Kapasitas bagi Kader Posyandu

“Kendala yang kami hadapi yaitu di jurang yang kedalaman 45 meter dengan sudut 45 derajat,” terang Bhayangkara. Atas permintaan pihak keluarga, jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka.

Operasi SAR ini melibatkan unsur dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Sidemen, Polres Karangasem, Babinsa Desa Sangkan Gunung, Damkar Karangasem, BPBD Karangasem, masyarakat setempat, serta pihak keluarga korban. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca