Monday, 15 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

KESEHATAN

Klaster Pasar Berlanjut ke Keluarga, GTPP Tekankan Kedisiplinan Penerapan Protokol Kesehatan di Rumah Tangga

BALIILU Tayang

:

de
I DEWA GEDE RAI, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar.

Denpasar, baliilu.com – Kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar belakangan ini kembali melonjak drastis. Peningkatan ini, selain didominasi oleh kasus baru dengan riwayat perjalanan dalam daerah, juga merupakan kontak lokal dari klaster pasar yang menular ke keluarga. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya Orang Tanpa Gejala (OTG) yang setelah dilaksanakan swab test dinyatakan positif Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat diwawancarai di ruangannya, Minggu (28/6-2020) menjelaskan dua klaster baru yakni klaster kasus baru dengan riwayat perjalanan dalam daerah serta klaster pasar yang menular ke keluarga menjadi catatan serius GTPP saat ini.

“Jika dilihat data kasus, untuk klaster pasar memang saat ini sudah menurun, namun penularan di keluarga memang masih terjadi dan sulit dibendung. Hal ini memerlukan kerjasama seluruh masyarakat, jadi kita wajib mengetahui dan peduli dengan riwayat anggota keluarga, sanak saudara sekitar ataupun tetangga, serta lebih disiplin lagi dalam menerapkan protokol kesehatan. Khususnya di lingkungan keluarga dan rumah tinggal,” ujar Dewa Rai.

Lebih lanjut dijelaskan kewaspadaan masyarakat bukan berarti menutup segala pergerakan, melainkan tetap bisa beraktifitas, namun dengan sebuah kebiasaan baru. Yakni menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, menggunakan masker, rajin mencuci tangan serta menghindari kerumunan.

“Itu (protokol kesehatan) merupakan satu paket, satu kesatuan yang utuh yang wajib diterapkan saat beraktifitas dimanapun dan kapan pun selama kasus Covid-19 ini masih ditemukan, sehingga masyarakat tetap bisa aman beraktifitas baik itu bekerja dan berjualan  dengan saling menjaga sesama,” jelasnya.

Dewa Rai menambahkan penemuan OTG saat ini masih terus terjadi. Bahkan jumlah OTG untuk 1 orang positif pun bisa mencapai puluhan orang. Sehingga kembali diingatkan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk di rumah tinggal dan keluarga.

Baca Juga  Kapolsek Bagikan Masker, Piodalan di Pura Pengastulan Bedulu Konsisten Laksanakan Protokol Kesehatan

“Penerapan standar adaptasi kebiasaan baru di tempat umum sudah diterapkan, di perkantoran dan pelayanan publik juga sudah, sekarang untuk memaksimalkan upaya pencegahan dan memutus penyebaran Covid-19, kami mengajak masyarakat untuk ikut menerapkan protokol kesehatan mulai dari menggunakan masker, cuci tangan, dan untuk sementara waktu jaga jarak di rumah tinggal dan keluarga,” harap Dewa Rai.

“Jaga jarak yang dimaksud di sini adalah ketika mengetahui riwayat mobilitas keluarga saat di luar rumah, alangkah baiknya langsung mandi dan mengganti pakaian, mencuci tangan selanjutnya bisa kembali berkumpul dengan keluarga,” imbuhnya. (*/eka)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KESEHATAN

Sekda Alit Wiradana Resmikan RSIA Bali Royal

Dukung Peningkatan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

Published

on

By

peresmian RSIA bali royal
RESMIKAN RUMAH SAKIT: Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mewakili Walikota Denpasar meresmikan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bali Royal yang berlokasi di Jalan Tantular No. 18 Renon Denpasar, Rabu (19/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bali Royal yang berlokasi di Jalan Tantular No. 18 Renon Denpasar telah rampung melaksanakan pembangunan.

Pada Rabu, 19 Juni 2024 pelaksanaan peresmian gedung RSIA dihadiri Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mewakili Walikota Denpasar yang sekaligus melaksanakan peresmian dengan penandatanganan prasasti.

Dalam kesempatan tersebut juga hadir Ketua Komisi III DPRD Kota Denpasar, Eko Supriadi, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. AA Ayu Agung Candrawati, Direktur Utama (Dirut) PT. Puja Mulia Utama, Dr. Ida Ayu Oka Purnama Wati, SS., MM,  Dirut RSIA Bali Royal, dr. Ida Ayu Candra Puspita Dewi M.BioMed serta undangan lainnya.

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mengatakan pelayanan kesehatan ibu dan anak merupakan pelayanan yang berkesinambungan, saling terkait dan kesehatan anak sangat ditentukan sejak berada dalam kandungan.

“Kesehatan ibu dapat berpengaruh terhadap kesehatan bayi dikandungnya, dan upaya penurunan angka kematian ibu dan anak saling berkaitan,” ujar Sekda Alit Wiradana.

Lebih lanjut Sekda Alit Wiradana menyampaikan, bahwa Pemerintah Kota Denpasar selama ini fokus terhadap peningkatan kualitas, serta mutu fasilitas kesehatan yang ada di wilayah Kota Denpasar. Pemkot Denpasar sangat mendukung dibukanya RSIA Bali Royal yang sejalan dengan komitmen memberikan pilihan pelayanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat di Kota Denpasar terkait pelayanan kesehatan ibu dan anak.

“Pemkot Denpasar mendukung telah diresmikannya RSIA Bali Royal dan langkah positif untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak. Ini dapat membantu mengurangi angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan aksesibilitas terhadap perawatan medis yang sesuai dengan kebutuhan khusus mereka,” ujarnya.

Baca Juga  Wabup Suiasa Kunjungi Pasar Gotong-royong, Harapkan mampu Percepat Pemulihan Ekonomi Masyarakat Badung

Sementara Dirut Utama PT. Puja Mulia Utama, Dr. Ida Ayu Oka Purnama Wati, SS., MM dalam sambutannya mengatakan, pembangunan RSIA Bali Royal telah dimulai sejak bulan Oktober tahun 2022 lalu dan diresmikan pada bulan ini.

“Dari segi perijinan kami telah memenuhi berbagai ketentuan dan dokumen yang ditetapkan oleh dinas terkait, dan ijin telah keluar pada 17 Juni 2024. Kami berterimakasih atas dukungan Pemkot Denpasar sehingga peresmian RSIA Bali Royal dapat dilaksanakan hari ini,” ucapnya.

Sementara Dirut RSIA Bali Royal, dr. Ida Ayu Candra Puspita Dewi, M.BioMed menjelaskan, RSIA Bali Royal memiliki visi menjadi pusat layanan kesehatan untuk wanita dan anak-anak yang unggul, dengan mengutamakan keselamatan pasien dan inovasi di bidang pelayanan.

Ditambahkannya, dari segi fasilitas kami terdiri dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang Radiologi, ruang operasi, ruang bersalin, ruang panoramic, poliklinik. Di samping itu terdapat fasilitas ruang rawat inap, lobby untuk IVF Clinic (Klinik Kesuburan), ruang NICU (penanganan bayi) dan PICU (penanganan anak), ruang ICU (Perawatan Intensif) dan HCU (perawatan yang sudah membaik) , hall pertemuan, area bermain anak, dan Basement parkir yang luas.

“Kami hadir di tengah-tengah masyarakat Kota Denpasar dengan tujuan untuk pemerataan pelayanan kesehatan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan, khususnya perempuan dan anak,” ungkapnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

KESEHATAN

Sinergi RS Bhayangkara dan Pemkot Denpasar, Gelar Bakti Kesehatan

Published

on

By

bakti kesehatan pemkot denpasar
BAKTI KESEHATAN: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa berkesempatan mengunjungi stand pelayanan kesehatan pada acara Bakti Kesehatan, Minggu (9/6) dipusatkan di Banjar Yang Batu Kauh, Desa Dangin Puri Klod, Denpasar Timur. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Peringati Hari Ulang Tahun ke-78 Bhayangkara, Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar bersinergi dengan Pemkot Denpasar menggelar Bakti Kesehatan, Minggu (9/6) dipusatkan di Banjar Yang Batu Kauh, Desa Dangin Puri Klod, Denpasar Timur.

Bakti Kesehatan kali ini difokuskan pada screening serta penyuluhan terkait stunting. Selain itu juga terdapat pelayanan pemeriksaan untuk lansia yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Kota Denpasar. Antusiasme masyarakat cukup tinggi dalam kegiatan ini, terlihat dari banyaknya masyarakat mengantri sejak pagi walaupun sedang turun hujan.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa berkesempatan mengunjungi stand pelayanan kesehatan yang ada, serta turut membagikan secara simbolis bantuan enam paket sembako serta paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita stunting.

Di sela kegiatan mengunjungi Bakti Kesehatan ini, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyambut baik kolaborasi Polda Bali melalui Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar dalam upaya membantu pemerintah dalam menekan angka stunting di Kota Denpasar.

Di samping itu, Pemkot Denpasar dalam kesempatan yang sama juga menyelanggarakan Posyandu secara serentak di Kota Denpasar. Hal ini dilakukan guna mengetahui data valid terkait stunting yang ada.

“Kami berterima kasih kepada  Polda Bali melalui Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar dalam penyelanggaran Bakti Kesehatan saat ini, apalagi difokuskan untuk pencegahan dan penanganan stunting. Dan kita harapkan kolaborasi seperti ini dapat terus dilaksanakan, khususnya dalam menekan angka stunting di Kota Denpasar,” ujar Arya Wibawa.

Sementara Wakil Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar, dr Suriya, M. Kes, M.Biomed, Sp THT-KL, FISQua mengatakan, kegiatan ini melibatkan dokter,  serta ahli gizi untuk menscreening balita yang terkena stunting. Dari kegiatan ini nantinya akan mendapatkan tindakan sesuai kondisinya, selain itu kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui data valid jumlah balita yang terkena stunting.

Baca Juga  Kembali, 1 Pasien Covid-19 Meninggal di Denpasar (8/9), Kasus Positif Bertambah 37 Orang

“Kita harapkan untuk ibu-ibu yang memiliki balita untuk senantiasa memperhatikan tumbuh kembang buah hatinya, dengan rutin datang ke posyandu untuk mengecek kondisi kesehatanya, untuk mendapatkan penyuluhan terkait pencegahan hingga penanganannya,” pungkasnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

KESEHATAN

Dekatkan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat, Pemkot Gelar Safari Kesehatan di Wilayah Kelurahan Ubung

Published

on

By

safari kesehatan denpasar
SAFARI KESEHATAN: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa cek tensi saat meninjau giat Safari Kesehatan di Banjar Sari Kelurahan Ubung, Jumat (7/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan kembali menggelar Safari Kesehatan yang menyasar wilayah desa/kelurahan. Safari Kesehatan yang menyasar wilayah Kelurahan Ubung ini ditinjau Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa di Banjar Sari Kelurahan Ubung, Jumat (7/6).

Tidak sekadar meninjau Safari Kesehatan, Wawali Arya Wibawa juga ikut mengecek tensi dan gula darah. Ia juga menyerahkan kacamata gratis kepada warga yang sudah selesai menerima pelayanan pemeriksaan mata.

Wawali Arya Wibawa yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. AA. Ayu Agung Candrawati serta Lurah Ubung, Dwi Karyna Paramita ini mengatakan bahwa safari kesehatan sebagai langkah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Dimana, kegiatan ini turut bersinergi dengan Yayasan Kemanusiaan Indonesia, JCC Bali, serta pihak terkait lainnya.

“Kami mengimbau agar masyarakat dapat memanfaatkan program Safari Kesehatan untuk mendukung terwujudnya kesehatan masyarakat Kota Denpasar yang berkelanjutan,” ujar Arya Wibawa.

Ia menjelaskan, Pemkot Denpasar terus berupaya mengoptimalkan serta meningkatkan kualitas dan derajat kesehatan masyarakat. Pelaksanaan Safari Kesehatan ini penting dilaksanakan guna menyasar masyarakat hingga lapisan terbawah, serta memudahkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Dimana, dalam Safari Kesehatan ini berbagai pelayanan kesehatan diberikan kepada masyarakat.

“Selain pelayanan kesehatan, masyarakat juga mendapat penyuluhan tentang kesehatan. Dengan demikian masyarakat secara tidak langsung bisa mendapatkan edukasi dalam menjaga kesehatannya,” ujarnya.

Sementara Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. AA. Ayu Agung Candrawati menambahkan, Safari Kesehatan kali ini turut menghadirkan pemeriksaan mata secara umum, pemeriksanan kesehtaan dan pemberian obat secara gratis, pemberian kacamata minus dan plus sesuai standar tanpa dipungut biaya, serta pelayanan fisioterapi. Dimana, tujuan kegiatan ini adalah untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Inginkan Format Kepariwisataan yang Mengedepankan Alam dan Manusia Bali yang Berbudaya

“Safari Kesehatan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sebagai upaya promotif, preventif, dan kuratif demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Harapan kami, dengan adanya berbagai pelayanan pada Safari Kesehatan ini, masyarakat diharapkan bisa menjaga kesehatannya dan menjaga pola hidup dan pola makan,” ujarnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca