Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kodam IX/Udayana Resmi Tutup Dikmaba Infanteri dan Diktukba, Ratusan Bintara Baru Dilantik

BALIILU Tayang

:

kodam udayana
UPACARA PENUTUPAN: Kodam IX/Udayana menggelar Upacara Penutupan Dikmaba Infanteri Gelombang II TA 2025 serta Diktukba Gelombang I TA 2026, yang dilaksanakan di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana, Rabu, 7 Januari 2026. (Foto: Hms Pendam IX)

Tabanan, baliilu.com – Kodam IX/Udayana menggelar Upacara Penutupan Dikmaba Infanteri Gelombang II TA 2025 serta Diktukba Gelombang I TA 2026, yang dilaksanakan di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana, Rabu, 7 Januari 2026. Upacara yang berlangsung dengan khidmat tersebut dipimpin oleh Irdam IX/Udayana Brigjen TNI Subagyo W.G., dan dihadiri pimpinan Kodam, unsur Forkopimda, serta keluarga peserta pendidikan.

Selaku inspektur upacara, Irdam membacakan amanat Pangdam IX/Udayana yang diawali dengan pemberian ucapan selamat kepada 378 Bintara lulusan Dikmaba Infanteri Gelombang II TA 2025 dan 181 Bintara lulusan Diktukba Gelombang I TA 2026 yang kini menyandang pangkat Sersan Dua. Pangdam menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar latihan teknis, melainkan proses pembentukan karakter, disiplin, dan profesionalisme prajurit.

“Proses pendidikan yang saudara lalui bukanlah sekadar rangkaian latihan dan ujian. Pendidikan itu merupakan pembentukan jati diri, sikap mental, disiplin, serta karakter prajurit yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab terhadap tugas dan bangsa,” ungkap Pangdam dalam amanatnya.

Pangdam mengingatkan para lulusan untuk mengamalkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman hidup berkelanjutan, serta menjaga kondisi jasmani dan rohani dengan tetap menegakkan etika keprajuritan. Dengan berpegang pada nilai moral, disiplin, dan profesionalisme dalam setiap penugasan, Pangdam berharap para sersan baru mampu menjadi kebanggaan satuan sekaligus teladan bagi keluarga dan masyarakat di tempat mereka bertugas.

Sebagai pengakuan atas prestasi akademis dan kedisiplinan selama masa pendidikan, Piagam Penghargaan bagi lulusan Dikmaba Infanteri Gelombang II TA 2025 diberikan kepada Serda Kadek Andika Dharma Wijaya sebagai peraih nilai tertinggi untuk Tri Pola Dasar, Sikap dan Perilaku, serta Pengetahuan dan Keterampilan. Sementara untuk peraih nilai tertinggi Jasmani Militer disematkan kepada Serda I Putu Yoga Darma Putra.

Baca Juga  Pangdam IX/Udayana Lepas 1.588 Prajurit Yonif Teritorial Pembangunan ke Wilayah NTB dan NTT

Untuk Diktukba TNI AD Gelombang I TA 2026, piagam penghargaan diserahkan kepada Serda I Kadek Artawan (nilai tertinggi Tri Pola Dasar serta Pengetahuan dan Keterampilan), Wawan Wardani (nilai tertinggi Sikap dan Perilaku), dan I Wayan Aditya (nilai tertinggi Jasmani Militer). Penghargaan tersebut mencerminkan dedikasi dan hasil kerja keras para siswa sepanjang pembelajaran.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman, S.H., M.Si., dalam keterangannya menyatakan bahwa  penutupan pendidikan ini merupakan momentum penting dalam menyiapkan prajurit Bintara TNI AD yang profesional dan siap menghadapi dinamika tugas ke depan. Menurutnya, keberhasilan para lulusan tidak terlepas dari proses pendidikan yang terukur, berjenjang, dan berorientasi pada pembentukan karakter serta penguatan nilai-nilai keprajuritan.

“Melalui pendidikan Dikmaba dan Diktukba ini, Kodam IX/Udayana berkomitmen melahirkan Bintara yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis dan fisik yang baik, tetapi juga bermental tangguh, berdisiplin tinggi, serta memiliki integritas dan loyalitas kepada bangsa dan negara. Diharapkan para Sersan Dua yang baru dilantik mampu mengimplementasikan ilmu dan nilai yang diperoleh dalam setiap pelaksanaan tugas di satuan masing-masing,” tegas Kapendam.

Upacara turut dimeriahkan dengan demonstrasi kemampuan prajurit yang meliputi senam balok, halang rintang, senam Sparko, Bela Diri Militer, dan Pencak Silat Militer yang ditampilkan oleh para Bintara baru. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan apresiasi atas keberhasilan seluruh rangkaian pendidikan yang telah dilaksanakan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

RDP Pansus TRAP DPRD Bali Tak Dihadiri BTID

Picu Tanda Tanya Besar Soal Tukar Guling Lahan Mangrove 

Loading

Published

on

By

BTID
RDP: Pansus TRAP DPRD Bali menyerahkan dokumen kepada pihak Kejati Bali di Kantor Sekretariat DPRD Provinsi Bali, saat gelar Rapat Dengan Pendapat (RDP) pada Senin, 4 Mei 2026. (Foto: gs)

Denpasar, baliuilu.com – PT Bali Turtle Island Development (BTID) tidak hadir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus (Pansus) TRAP DPRD Bali. Ketidakhadiran BTID tak sekadar memicu polemik politik, tetapi juga memperdalam krisis kepercayaan publik terhadap transparansi pengelolaan kawasan pesisir Serangan.

Padahal, sejatinya menjadi forum penting untuk membahas isu strategis terkait tukar guling lahan mangrove. Agenda ini dinilai krusial karena menyangkut keberlanjutan ekosistem, tata ruang wilayah, serta dampaknya terhadap masyarakat lokal.

Hal tersebut mengemuka, saat RDP Pansus TRAP DPRD Bali di ruang rapat gabungan Kantor Sekretariat DPRD Provinsi Bali, Senin, 4 Mei 2026.

Namun, absennya pihak pengembang justru menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Publik menilai momentum klarifikasi yang seharusnya dimanfaatkan untuk membuka informasi justru terlewatkan.

Alasan yang disampaikan BTID terkait agenda kunjungan Komisi VII DPR RI turut menuai sorotan publik. Pasalnya, jadwal kunjungan tersebut diketahui berlangsung pada sore hari sekitar pukul 15.00 WITA, sehingga tidak beririsan langsung dengan agenda RDP yang digelar pagi hari.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha menegaskan bahwa forum RDP merupakan ruang resmi yang harus dihormati semua pihak, terlebih dalam isu yang sensitif seperti pengelolaan mangrove.

“Ketidakhadiran BTID dalam rapat resmi DPRD Bali ini sangat kami sesalkan. Kami melihat ini sebagai sikap yang tidak bertanggung jawab dan tidak menghargai proses yang sedang berjalan,” tegas Made Supartha.

Menurutnya, transparansi menjadi kunci utama dalam meredam polemik yang berkembang di masyarakat. Terlebih, isu mangrove di kawasan Serangan kini menjadi perhatian luas karena berkaitan langsung dengan keberlanjutan lingkungan Bali.

“Kami ingin mendapatkan penjelasan langsung dan terbuka. Ketika mereka tidak hadir, tentu ini menimbulkan pertanyaan besar,” lanjut Made Supartha.

Baca Juga  Pangdam IX/Udayana Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Beri Penghargaan Prajurit Juara MHQ Internasional

Terkait ketidakhadiran dalam RDP, Kepala Komunikasi PT Bali Turtle Island Development (BTID), Zefri Alfaruqy menyatakan pihaknya menghargai undangan dari DPRD Bali terkait dengan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dijadwalkan hari ini.

Namun, ia mengaku belum dapat memenuhi undangan tersebut dikarenakan pada saat yang bersamaan pihaknya tengah mempersiapkan kunjungan kerja resmi dari Komisi VII DPR RI yang sudah direncanakan dari beberapa minggu yang lalu. “Kami telah menyampaikan permohonan kepada DPRD Bali untuk penjadwalan ulang RDP tersebut,” ungkapnya.

Meski demikian, DPRD Bali melalui Pansus TRAP menegaskan komitmennya untuk terus mengawal persoalan ini. Langkah lanjutan bahkan disiapkan, apabila BTID tetap tidak menunjukkan itikad kooperatif dalam menjawab berbagai kekhawatiran publik.

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan, kasus ini menjadi ujian penting bagi komitmen semua pihak dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian alam di Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Komisi V DPR Dukung Turunkan Potongan Aplikator Jadi 8 Persen Demi Kesejahteraan Ojol

Published

on

By

potongan aplikator
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Rencana penurunan potongan aplikator dari 20 persen menjadi 8 persen dinilai sebagai langkah positif untuk memperkuat perlindungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan pengemudi ojek online (ojol). Kebijakan tersebut dinilai membuka ruang pendapatan yang lebih layak bagi mitra pengemudi yang selama ini menanggung beban potongan platform cukup besar.

Menanggapi, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae mengapresiasi arahan Presiden Prabowo Subianto terkait rencana penyesuaian skema potongan aplikator tersebut. Menurutnya, kebijakan itu akan memberi manfaat langsung bagi para pengemudi ojol karena porsi pendapatan yang diterima mitra dapat menjadi lebih besar dan proporsional.

“Komisi V DPR RI mengapresiasi instruksi Presiden terkait rencana penurunan potongan aplikator. Kebijakan ini tentu akan sangat bermanfaat bagi driver ojol dan menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Ridwan dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria di Jakarta, Senin (4/5/2026).

Lebih lanjut, Legislator Fraksi Partai Golkar itu menegaskan, apabila kebijakan tersebut telah ditetapkan secara resmi, maka seluruh perusahaan aplikator wajib menjalankannya secara konsisten. Ia menilai kebijakan itu tidak boleh berhenti sebagai wacana, melainkan harus diikuti dengan komitmen pelaksanaan yang jelas agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para pengemudi di lapangan.

Menurut Ridwan, keputusan pemerintah menata ulang skema potongan aplikator menunjukkan keberpihakan negara terhadap pekerja sektor informal digital yang selama ini menjadi tulang punggung layanan transportasi berbasis aplikasi. Oleh karena itu, ia menilai pelaksanaan aturan harus disertai pengawasan agar tidak menimbulkan ketimpangan baru antara aplikator dan mitra pengemudi.

“Kalau aturan ini sudah ditetapkan, maka harus dijalankan oleh aplikator. Pemerintah tentu sudah mempertimbangkan kepentingan semua pihak, baik aplikator maupun pengemudi, sehingga implementasinya harus berjalan adil dan konsisten,” tegas Politisi asal Dapil Sulawesi Tenggara itu.

Baca Juga  Kodam IX/Udayana Peringati Hari Bela Negara Ke-77, Teguhkan Semangat Bela Negara

Ridwan pun menambahkan, Komisi V DPR mendukung penuh langkah pemerintah dalam memperbaiki tata kelola sektor transportasi digital, khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan mitra pengemudi. Pihaknya juga berencana memanggil mitra terkait, termasuk Kementerian Perhubungan, untuk memastikan kebijakan tersebut dapat dijalankan secara efektif dan berpihak pada pengemudi.

Selain mendorong penyesuaian potongan aplikator, Ridwan menilai pemerintah juga perlu memperkuat skema perlindungan sosial bagi para pekerja gig economy, termasuk pengemudi ojol. Baginya, pekerja sektor digital perlu mendapatkan jaminan perlindungan dasar seperti asuransi kerja dan akses terhadap layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.

“Komisi V mendukung pemerintah untuk memberikan perlindungan yang lebih kuat kepada pekerja gig, termasuk akses asuransi dan jaminan kesehatan. Mereka adalah bagian penting dari ekosistem ekonomi digital yang juga harus mendapat perlindungan negara,” jelasnya.

Menutup pernyataan, ia mengingatkan supaya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan pekerja tidak berhenti pada sektor transportasi digital semata melainkan juga diperluas ke sektor produktif lain. Satu di antaranya nelayan dan petani yang sama-sama membutuhkan keberpihakan negara dalam memperkuat kesejahteraan dan perlindungan sosial mereka. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Bagus Alit Sucipta Buka Turnamen Ceki Gempa Banjar Pande, Abiansemal

Published

on

By

wabup Alit Sucipta
TURNAMEN CEKI: Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta saat membuka Turnamen Ceki tingkat Kabupaten yang diselenggarakan oleh Generasi Muda Pande (GEMPA) Banjar Pande, Desa Abiansemal, Abiansemal, pada Minggu (03/05/2026) di Balai Banjar Pande, Desa Abiansemal. (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta membuka Turnamen Ceki tingkat Kabupaten yang diselenggarakan oleh Generasi Muda Pande (GEMPA) Banjar Pande, Desa Abiansemal, Abiansemal, yang ditandai dengan pemukulan gong, pada Minggu (03/05/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Banjar Pande, Desa Abiansemal.

Pada kesempatan ini, sebagai bentuk dukungan dan motivasi Pemkab Badung melalui Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan secara simbolis sebasar Rp. 30 juta diikuti oleh anggota DPRD Badung Dapil Abiansemal Putu Yunita Oktarini sebesar Rp. 5 juta.

Wabup Bagus Alit Sucipta dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada GEMPA yang telah melaksanakan kegiatan ini yang mana memiliki tujuan yang sangat positif. Disampaikan lebih lanjut, melalui kegiatan ini diharapkan persatuan dan kebersamaan antar-Pemuda dan Pemudi bisa terjaga.

“Sebagai salah satu cabang olah raga rekreasi, permainan ceki dianggap sebagai permainan tradisional yang bertujuan untuk melestarikan budaya. Saya sangat mengapresiasi semangat persatuan dan kebersamaan anak-anak muda di Banjar Pande ini. Jika sudah bersatu dan bersama, astungkara pasti pemerintah selalu hadir untuk masyakat,” ucapnya.

Sementara Ketua Panitia sekaligus Ketua STT. Taruna karya, Banjar Pande Kadek Irvan Sasmika mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung yang telah mendukung kegiatan ini. Disampaikan lebih lanjut kegiatan ini bertujuan untuk penggalian dana untuk menunjang kegiatan kepemudaan di Banjar Pande.

“Saya ucapakan terima kasih kepada Pemkab. Badung dalam hal ini Bapak Wakil Bupati yang selalu mensupport kegiatan kami. Sebagai pemuda kami harus selalu hadir di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta beserta unsur tripika kecamatan, dan Perbekel Desa Abiansemal Ida Bagus Bisma Wikrama beserta Kelian Dinas dan Kelian Adat se-Desa Abiansemal. (gs/bi)

Baca Juga  Kunjungan Menhan RI Didampingi Pangdam IX/Udayana, Beri Motivasi Prajurit Yonif TP 877/Biinmaffo

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca